
tanpa Rania tahu ternyata satria mengikuti kemana pun mereka pergi..satria terus menatap Rania dari kejauhan..dan akhirnya mereka masuk kedalam bioskop..Rania duduk dipinggir dan mas Sandy disebelah Rania..sementara satria tepat setelah lampu dimatikan satria langsung duduk di belakang Rania..
"ikut aku keluar sekarang"bisik satria tepat ditelinga Rania..Rania pun sedikit terkejut..tapi Rania pura2 diam..
"ikut aku atau aku paksa kamu keluar sekarang"ucap satria yang masih berbisik sambil menekan bicaranya...dan satria pun keluar dulu dari sana dan menunggu di belakang pintu
"maaf..aku mau ke toilet bentar ya"
"mau aku temani kamu ga ran" satria bertanya
"ga usah mas,,nanti aku juga kesini lagi..bentar ya" Rania pun pergi meninggalkan teman2 dan juga mas Sandy
saat baru mau keluar pintu tanganya sudah dipegang dengan sangat erat oleh satria..tanpa satria sadar pergelangan tangan Rania sedikit memar..
"lepas..sakit tahu tangan aku" Rania berusaha melepaskan.tapi ga berhasil
"siapa dia..kenapa kamu begitu dekat dengannya tadi"
"ohh,,itu mas Sandy bos aku si tempat kerja.."
"bos ko dekat banget sama kamu..sampai2 tadi rambut kamu di pegang sama dia."
"ko kamu marah..aku ma dia cuma berteman aja..trus tadi juga apa..kamu asik memeluk cewe itu bahkan kamu selalu tersenyum..keliatanya kalian senang banget ya"
"itu..itu tidak seperti yang kamu pikirkan"
"katanya kemarin ada yang bilang ga akan Deket lagi sama cewe lain..tapi di belakang munafik"Rania langsung melepas pegangan tangan satria dan kabur..tapi sayang satria menangkap tangan lagi setelah beberapa langkah lari..
"denger aku dulu dong..sebenarnya tadi Rangga dan Alex datang kerumah..mereka ngajakin aku pergi tapi biasa dengan cewe2. karena kita masih sembunyi2. aku jadi bawa dia aja. tapi aku ga ngapa ngapain dia.."
__ADS_1
"emang mata aku buta apa??,,kamu meluk dia trus ketawa2..itu namanya apa..kamu malah seneng banget tuh.."
"iya..ok aku salah dan aku minta maaf..biar kamu ga marah lagi aku kenalin sama temen2 aku ya"satria menggandeng tangan aku dan menyeret aku supaya bertemu dengan teman2nya..
"sat,hentikan..jangan seperti ini"
"kamu yang jangan seperti ini..sekarang aku udah ga mau diam2 pacaran lagi..aku mau smua orang tahu"
"tunggu..tapi aku belum siap..aku takut satria"
Rania memohon pada satria
"belum siap apa lagi..apa kamu mau aku jalan sama cewe lain lagi.."Rania menggelengkan kepalanya..
"kalau aku ga mau kamu Deket sama cowo manapun..aku cemburu Rania sayang..aku emosi waktu cowo itu perhatian sama kamu"
"bagaimana sekarang aku kenalin sama temen2 aku ya..kamu ga perlu takut..selama ada aku kamu aman sayang"akhirnya dengan berat hati Rania mau ajakan satria..dengan langkah yang sangat berat..Rania memasuki ruangan itu dan melihat cewe yang tadi sama satria masih ada disana
"rangga,Alex kenalin ini Rania pacar aku"aku yang masih berdiri di pintu menundukan kepala dan takut mereka tidak suka.."
"Hay Rania,,kenalin aku Alex dan dia Rangga.." mereka membawaku duduk di samping satria...tapi saat aku melihat cewe itu dia mukanya begitu sangat marah..
"satria,,ko kamu gitu se..aku kan sayang sam kamu..kenapa kamu bawa cewe lain..apa kamu pengen lihat aku cemburu" si cewe bersikap manja dihadapan aku
"maaf..tapu aku udah punya cewe..tadi aja dia sempat marah sama aku gara2 kita dekat..jadi mulai sekarang jauhin aku ya..aku ga mau pacar aku marah"tangan satria sambil melepas tangan dari si cewe itu..
"ko kamu gitu se satria..trus aku gimana sekarang"sambil cemberut
"ya udah kamu sekarang pulang aja ya,,dan ini buat kamu karena udah temenin aku tadi" satria pun mengeluarkan uang yang cukup banyak..si cewe pun akhirnya tersenyum senang melihat uang yang begitu banyak
__ADS_1
"ok..baik sekarang aku mengalah .aku pulang dulu ya,,"si cewe pergi sambil membawa uang itu..
"ternyata setelah dilihat dari dekat kamu cantik banget ya"tanpa sadar Alex mengagumi Rania...tahu kaya gini biar aku aja yang jadi cowonya...akujuga ga bakal nolak..
setelah berkenalan dan mengobrol cukup lama..akhirnya satria membawa aku pergi lagi..aku pun hanya mengikuti kemana satria pergi..
"kita mau kemana sayang,,ini udah malam Lo"
tanya Rania waktu di dalam mobil..
"udah kamu diam aja,,nanti kamu juga akan tahu.."entah kenapa satria sangat bahagia..satria terus aja memegang tangan Rania,dan akhirnya mereka sampai
"kamu tutup mata kamu dulu ya"satria pun menutup mata Rania dan menyuruh untuk berjalan pelan2,,
"kita udah sampai ayank..semoga kamu suka tempat ini..ini adalah tempat rahasia aku..ga ada yang tahu kecuali kamu sayang" satria pun membuka penutup mata Rania..dan Rania sangat terkejut melihatnya..begitu indah dan damai..itu adalah danau.rania begitu terpukau
"kamu tahu..aku pengen suatu hari nanti aku ingin membangun istanaku di dekat danau ini.."Rania pun memeluk satria
"aku sayang kamu Rania"ucap satria sambil menatap Rania lekat
"iya,aku juga sayang kamu"mata Rania dan satria bertemu.semakin lama wajah mereka semakin dekat..sudah tinggal beberapa senti lagi bibir mereka bertemu,,deru napas sangat terasa dan Rania pun memejamkan matanya.. bibir mereka pun bertemu..ciuman yang sangat mesra untuk beberapa saat..tapi makin lama ciuman itu semakin panas..satria semakin menuntut dan berusaha untuk mebuka mulut Rania,,Rania yang masih awam sedikit2 mulai membuka mulutnya dan tanpa basa basi lagi lidah satria langsung masuk.. dan bermain disana..satria sangat lihai dan terus mengeksplor isi mulut Rania,,hingga terdengar suara yang membuat satria begitu sangat suka.. Rania sudah kehabisan napas dan menyuruh satria berhenti..tapi kenapa susah sekali mengatakannya..
dan setelah lama mereka berciuman..satria melepaskan ciumannya..Rania langsung menghirup udara sebanyak banyaknya..melihat itu satria pun tersenyum... dan akhirnya menciumnya lagi..Rania yang tidak siap hanya bisa pasrah..
"aku pengen buat tato buat kamu disini"sambil menunjuk leher Rania dan sebelum Rania menjawab bibir satria sudah mendarat di leher Rania. lidah satria terus saja bermain disana..hingga Rania merasa sesuatu yang aneh didirinya..satria terus saja membuat berkutat di leher Rania..satria akhirnya menggigit dan menghisap nya..sehingga timbul tanda yang sangat merah dan sangat jelas..
"aku suka hasil karya ku yang ini"ucap satria setelah melihat tanda di leher Rania..
"itu adalah tanda cinta aku ke kamu sayang,, i love you"mereka pun akhirnya berpelukan di malam yang indah ini.ditemani bulan dan bintang yang sangat indah..
__ADS_1