Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
sembilan belas


__ADS_3

Amel yang sudah dikeluarkan dari kampus sangat tidak terima..dia sangat marah kenapa dia harus dikeluarkan..dia juga berencana akan membalas smua yang telah membuat dia jadi sekarang..


hari ini Rania selesai belajar sampai malam lagi...saat sedang sijalan satria menelponnya lalu dia dan satria telponan sambil jalan..ga seperti biasa suasana hari ini sedikit berbeda..perasaan dari tadi ada yang mengikutinya dari belakang..tapi setiap dia melihat ke belakang tidak ada seorangpun... Rania bersikap biasa dan tidak bilang pada satria waktu sedang menelponnya..


"sayang aku jemput kamu aja ya,,aku khawatir kamu kenapa2 ..ini udah malam Lo.."


"baiklah sayang aku tunggu kamu didepan halte bus aja ya"


"sekarang aku lagi dijalan bentar lagi aku sampai sayang,,tunggu bentar lagi ya" satria dan Rania masih telponan..


"iya,,aku,,aaaaa,,,,tolong"suara Rania terdengar sangat kencang


"sayang kamu kenapa,,jawab aku sayang...jangan bikin aku khawatir"satria yang mendengar teriakan Rania sangat panik dan langsung saja tancap gas,,tanpa peduli lampu merah ..dia juga hendak menabrak pengendara lain untungnya waktu dilihat di spion..pengendara itu selamat..


"sayang bicara kamu kenapa,.. sebentar lagi.. tunggu sebantar lagi sayang.."


tak berapa lama satria sampai di halte bus..tapi disana tidak ada siapapun..satria terus saja mencari dan memanggil Rania..lalu dia melihat benda di bawah bangku..lalu satria mengambilnya..ternyata itu hp milik Rania...satria mulai panik..dia berpikir Rania pasti diculik oleh seseorang...trus dia menelpon teman2 nya supaya kumpul di markas mereka,,..


setelah semua sudah kumpul..satria langsung bicara dengan sorot mata yang begitu menakutkan


"barusan Rania hilang saat dia pulang dari kampus" teman2 nya kaget mendengar Rania hilang


"ko kamu tahu Rania hilang sat,,"


"waktu itu kita lagi telponan dan aku sedang menjemputnya..tapi waktu aku mau sampai aku dengar teriakan Rania...dan aku menemukan hpnya di bawah tempat duduk"


"baik,,kita akan ikut mencari Rania..semoga dia ga kenapa2.."


pada saat mereka sedang mencari..tiba tiba hp satria berdering..lalu satria melihat siapa yang menelpon.. satria yang sedang malas diganggu lalu mematikan telponnya,. beberapa saat kemudian ada SMS masuk.. dan satria menggertakan giginya saat SMS itu dibuka


"mau kamu apa Amel.. jangan kamu lukai Rania sedikitpun..kalau sampai dia lecet kamu akan menyesal seumur hidup kamu" gertak satria waktu menelpon Amel


"tenang sayang..dia sekarang bersama ku..jadi kamu jangan mengancam aku lagi..aku cuma pengen hanya ada kita sayang.. dia itu perusak hubungan kita..jadi lebih baik aku habisi saja dia..lalu kita hidup bersama..kami mau kan"

__ADS_1


"jangan kau lukai dia..baik aku akan kembali bersamamu asal kamu bebasin dia"


"ga akan pernah.."


"trus mau kamu apa sekarang"


"kamu datang sendiri ke gudang kosong di belakang kampus..ingat kalau kamu sampai bilang ke orang lain maka cewe ini ga akan selamat.."


"baik ,,aku akan datang sekarang juga" satria terpaksa menuruti..apapun akan dilakukan asal Rania selamat...


sementara Rania yang baru membukakan matanya terasa sangat sakit di kepalanya... kedua tangan dan kakinya terikat..Rania bingung siapa yang telah menculiknya...lalu dia melihat beberapa orang yang mukanya sangat seram mendekati..


"tolong,,lepasin saya,,apa yang kalian mau.. aku bukan orang kaya..jadi kalau kalian minta tebusan kepada orang tua saya.. ga akan ada... percuma kalian culik saya...kalian salah tangkap"ucap Rania berusaha untuk membela diri


"bodoh,,siapa juga yang mau minta tebusan.. lagian kami juga hanya orang suruhan jadi kamu Diam saja sampai bos kami datang.." kata salah satu orang tersebut..


"siapa yang menyuruh kalian...apa aku punya salah dengan bos kamu"


"nanti juga kamu akan tahu..dia sedang keluar"


"bos,,orangnya udah sadar,,dia penasaran siapa yang telah menculiknya"


"baiklah aku akan kesana...rasakan pembalasanku Rania.."si bos langsung menemui Rania


"halo cewe penggoda,,gimana rasanya..katanya kamu penasaran siapa yang menculik kamu,,ya aku yang udah menculikmu"Rania langsung melihat siapa yang berbicara..ternyata Amel...Rania ga nyangka kalau perkataan Amel kemarin benar terjadi..dia pikir itu hanya gertakan saja..biar Rania takut..


"Amel,, tolong lepasin aku.."


"lepasin kamu,,enak aja..kamu udah bikin aku dan satria berpisah,,sampai2 dia mengeluarkan aku dari kampus..satria bahkan membenci aku..itu semua gara2 kamu cewe murahan" Amel berteriak kasar..sambil menampar pipi Rania..Rania merasakan sakit di kedua pipi..lalu darah pun keluar dari mulutnya


"Amel tolong maafin aku,,tolong lepasin aku.. aku mohon"


"ga akan pernah..aku ga akan pernah lepasin kamu..kamu akan mati di tangan ku.. lalu satria akan kembali padaku" Amel masih saja memukuli Rania ..Rania tidak bisa menghindar..kedua tangan dan kakinya terikat.. dia hanya bisa menangis dan berdoa ada yang mau menyelamatkannya..

__ADS_1


baahgg buuhhgg baaahggg buuuhhhgg..


Rania masih saja di pukuli oleh Amel...sampai Rania tidak merasakan apapun lagi..dia hampir menutup matanya..tapi dia mendengar ada yang berbicara..tapi dia sudah tidak bisa mendengarkan lagi..lalu dia pun menutup matanya...mungki sekarang udah waktunya aku harus pergi..aku akan bertemu dengan ibu lagi..selamat tinggal semuanya..maaf kalau aku banyak salah.. Satria aku mencintaimu..


"maaf bos..ada orang yang datang"


"dia sendiri atau ada orang lain lagi..."


"sendiri"


"baik suruh dia masuk..trus kancing pintunya.. lalu kalian bisa pergi.soal bayaran kalian udah aku transfer ke nomor kalian.."


"baik bos..terima kasih.tapi nanti kalau kita kunci..bos ga bisa keluar"


"tenang saja kalian aku punya kunci cadangannya"


"ok bos..kalau gitu akan aku bawa orangnya kemari" lalu mereka pun menjemput orang itu dan membawanya menemui bos..setelah membawa masuk lalu menutup pintu dan mengancingnya..


satria langsung berjalan perlahan sambil terus waspada..siapa tahu ada jebakan..lalu dia melihat Amel dan satria langsung mendekati


"cepat katakan dimana Rania sekarang,,aku udah datang jadi kamu beritahu dimana Rania berada"


"selamat datang sayang..kenapa buru2 nanyain cewe pelakor itu...emang kamu ga kangen sama aku"


"aku ga mau basa basi denganmu cepat katakan..atau kamu akan tahu akibatnya berurusan denganku"


"sabar sayang,akan aku katakan dimana dia asal kamu mau kembali lagi sama aku,,gimana..kamu mau ya balik lagi sama aku"


"jangan mimpi"


"baiklah kalau kamu ga mau..maka kamu ga akan ketemu lagi sama dia"


satria bingung dia harus cari akal supaya Amel mau bilang dimana Rania sekarang...maka iya pun harus pura2 menerima dan membujuk nya....

__ADS_1


bersambung dulu ya...makasih


__ADS_2