Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
lima belas


__ADS_3

pada saat Rania akan meninggalkan satria,,tangan Rania di cekal oleh satria..Rania berusaha melepaskan pegangannya tapi ga bisa


"lepasin aku satria"tapi satria tetap ga mau lepasin


"kamu kenapa Rania,,kenapa kamu ngindarin aku"


"aku ga menghindar,aku cuma lagi fokus sama belajar..bentar lagi akan ada perlombaan..dan aku ditunjuk buat ikutin lomba itu"Rania mencoba berdalih


"tapi kenapa hp kamu ga aktif..di kampus kita juga ga pernah ketemu"


"maaf"


"ayo masuk mobil aku antar kamu pulang"satria langsung menyeuh Rania buat masuk mobil..dan buku2 Rania di taruh dibelakang..Rania pun menuruti perintah satria..


di dalam perjalanan pulang Rania terus saja memainkan hp nya tanpa melihat satria..dan satria langsung merebut hp Rania..


"kembalikan hp aku.."Rania meminta supaya hpnya dikembalikan


"coba aku lihat hp kamu"satria berhenti di pinggir jalan dan melihat hp Rania..lalu dia menghubungi nomor nya sendiri..dan dilihat hpnya sendiri dan melihat nomor nya berbeda


"pantas saja aku hubungi kami ga bisa bisa..ternyata kamu ganti nomor..jawab kenapa Rania"satria memegang kedua tangan aku dan tatapannya begitu tajam


"satria,,sekarang aku mau kita putus" kata kata Rania begitu menyakitkan buat satria..


"tapi kenapa??


"kamu bilang kenapa..apa selama ini aku buta dan tuli..aku kan cuma buat taruhan kamu aja..dan lagi kamu sekarang udah sama cewe baru itu yang cantik populer dan sepertinya kalian cocok..",


" kamu jangan dengerin kata orang..belum tentu itu benar"


"kamu bilang kata orang,,justru aku dengar dari kamu sendiri..waktu itu aku baru berangkat ke kampus..baru masuk saja sudah banyak yang mencibirku..tapi aku berusaha buat diam dan aku berniat menemui kamu di ruanganmu..baru aku mau membuka pintu aku dengar kamu bicara dengan teman-teman kamu..aku cuma buat bahan taruhan..aku pikir kamu beneran sayang ke aku..tapi ternyata aku sama saja hanya jadi bahan taruhan..aku begitu bodoh,,padahal Rere dan Risa udah bilang buat ga percaya..tapi aku malah menghiraukan mereka..aku sangat bodoh..kamu tahu sekarang aku benci sama kamu..dan aku ga mau ketemu sama kamu lagi" Rania akhirnya mengeluarkan semua kekesalan pada satria..

__ADS_1


"Rania,tolong maafkan aku..aku memang salah..aku ngaku aku salah..tapi tolong kita jangan putus"satria memegang kedua tangan Rania sambil memohon


"buat apa lagi sekarang kamu udah berhasil kan,,jadi sekarang kamu putusin aku..lagian sekarang kan ada si Amel yang sangat cantik.. sangat jauh berbeda sama aku yang jelek,kuper"


"ga,,di mata aku kamu sempurna Rania,,mereka bukan apa2 buat aku..percaya sama aku yahh,,atau kalau perlu aku putusin Amel sekarang..itu semua karena teman2 aku"


"maksud kamu apa,,taruhan lagi..aku ga habis pikir..mau sampai kapan kamu akan kaya gini"


"maafkan aku Rania,baik aku ceritain smuanya dari awal"dan Rania mencoba buat dengerin cerita satria


"jadi sebenarnya aku deketin kamu memang karena taruhan..waktu itu aku seperti biasa terima tawaran teman teman ku..tapi setelah dekat sama kamu aku jadi suka beneran sama kamu dan aku bilang ke teman-teman kalo aku ngaku kalah dan ga mau mutusin kamu..mereka terima aku kalah karena mereka tahu aku udah sayang sama kamu.. dan mereka mengajukan permintaan buat yang terakhir kali kita smua taruhan ..yaitu deketin si Amel selama 1bulan..dan bodohnya aku terima aja,,waktu itu dipikiran aku cuma taruhan terakhir dan aku lupa bagaimana kalau kamu sampai tahu...dan sekarang kamu malah sudah tahu..jadi aku mohon maafin aku Rania"Rania bingung harus percaya atau ga smua cerita satria..


"kamu masih ga mau percaya..ok sekarang aku SMS Amel dan bilang putus" satria menunjukan SMS-nya dan langsung mengirim ke amel.dan Rania melihat itu dengan seksama..


"dan aku juga akan telp Rangga dan Alex sekarang"satria pun memencet nomor Alex


"ya sat,,ada apa?? kita lagi di tempat biasa kamu kesini kan" hp satria di loud speaker supaya Rania juga ikut mendengar...


"kamu sekarang percaya kan sayang..aku bisa lakuin apapun asal kita ga putus..kamu mau kan"Rania melihat ga ada dusta Dimata satria..dia seperti sangat bersungguh-sungguh mengatakannya..


rania akhirnya luluh dan terima satria kembali.


"baik aku terima kamu lagi..tapi kamu harus janji ga akan bohongin aku apalagi buat bahan taruhan kamu lagi.."


"iya aku janji sayang"satria sangat senang mendengar Rania nya maafin dia ..


"sekarang aku boleh kan peluk kamu,,aku kangen banget sama kamu sayang..udah lama kita ga ketemu..dan tadi aku takut banget waktu kamu mutusin aku sayang"lalu mereka pun berpelukan.. satria memeluk raniai sangat erat sampai2 Rania susah bernapas


"adu jangan kencang2 dong meluknya..aku ga bia napas nehh"


"iya,,maaf ya sayang"lalu dengan cepat satria langsung mencium Rania singkat

__ADS_1


"aku bahagia sayang..dan aku benar2 sayang sama kamu"


"iya aku juga sayang sama kamu"


"Rania,tadi hidung kamu kenapa kok sampai berdarah gitu"


"mungkin aku kecapean,,beberapa hari ini aku selalu sibuk buat perlombaan.."


"kamu jangan terlalu cape dong sayang,,aku kan jadi khawatir sama kamu"dan Rania hanya menganggukan kepalanya..


"sat,,boleh ga aku minta sesuatu "satria pun langsung mengangguk


"emang kamu mau apa sayang"


"gini,, sebenarnya aku sangat lapar dan pengen banget makan. udah dari tadi perut aku keroncongan minta diisi..ditambah barusan aku menangis jadi aku uda ga tahan banget"ternyata Rania kelaparan..satria pikir Rania minta putus lagi..


'kamu mau makan restoran mana sayang"


"aku pengen makan dipinggir jalan..sepertinya pecel lele pake nasi anget trus minumnya es teh manis..wah nikmat banget kayanya"


"kamu beneran mau makan makanan kaya gitu..di pinggir jalan lagi.. kita ke restoran aja ya..disana terserah kamu mau makan apa aku ga akan larang"


"kalau kamu ga mau ya sudah turunin aku disini aja,,aku mau cari sendiri tempatnya.. trus kamu pergi aja ke restoran dan makan sendiri"melihat Rania sedikit marah akhirnya satria mengalah


"ok,,baiklah kita cari tempat makan di pinggir jalan"Rania pun tersenyum melihat satria menuruti perintah nya..dan Rania langsung mencium pipi satria


"aku sayang kamu satria"


"aku juga sayang kamu Rania"


bersambung.....πŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘ŒπŸ‘Œdan makasih

__ADS_1


__ADS_2