Aku Hanyalah Mainan

Aku Hanyalah Mainan
dua puluh tujuh


__ADS_3

keesokan harinya saat dikampus Rania sedang bercanda dengan Rere dan Risa..tiba2 ada orang yang mencarinya


"permisi,apa anda Rania" bertanya kepada ku


"iya ada apa ya,,"


"tadi saya disuruh Bu Tika,katanya Rania disuruh ke ruangannya sekarang"


"oh iya makasih ya"Rania pun pamit ke Rere dan Risa


saat sudah sampai didepan pintu ruangan Bu Risa


tok tok tok


"masuk" suara dari dalam..dan Rania pun masuk


"misi Bu,katanya ibu mencari saya"mendekati dan duduk di sofa


"iya,rania..begini rania.seperti janji ibu waktu itu..bila kamu ikut perlombaan kamu akan mendapat beasiswa..apalagi kamu memenangkan perlombaan itu.maka pihak sekolah akan memberikan beasiswa plus tempat yang akan kamu tempati disana..semua yang kamu perlukan akan ditanggung sepenuhnya oleh pihak kampus..


"beneran Bu Tika..aku sangat senang mendengarnya..lalu kapan saya akan berangkat dan di mana saya akan perginya"


"kamu akan berangkat ke Amerika..dan kamu akan berangkat 1 Minggu lagi..kamu mendapat beasiswa selama 1 tahun"


"yang bener Bu,Minggu depan saya berangkat''


"iya rania 1 Minggu lagi"


"aku ga percaya Bu,,akhirnya aku bisa mendapatkannya.." menangis dan memeluk Bu Tika


"terima kasih Bu..ini kabar yang sangat berharga buat aku"

__ADS_1


"iya rania"


"kalau begitu saya pamit dulu..permisi Bu Tika. terima kasih banyak" pergi meninggalkan Bu Tika


sementara satria yang sedang reuni di sebuah gedung bersama teman2 nya juga Rangga dan Alex..setelah mereka datang semua bersorak karena memang dari dulu mereka masih tetap idola..terutama satria yang jadi idola dimanapun..


"wah sudah lama ya kita tidak bertemu mereka" Rangga bertanya sambil meminum minumannya


"yah kamu benar,,tapi tetap saja kita2 yang selalu mereka tunggu''imbuh Alex


"sat,ko kamu diam aja sih" melihat satria yang sedang memegang pinggiran gelas dengan tatapan kosong


"entahlah,malas aku sebenarnya harus datang kemari"duduk menyenderkan tubuh.sebenarnya satria tidak mau untuk ikut reuni..pasti dia akan bertemu lagi dengan seseorang yang dulu pernah ada dihatinya..


"kamu malas atau kamu memang ga mau bertemu dengannya sat" satria langsung terdiam


"kami tahu kamu sat,,tapi sekarang kamu harus mencoba lupain semua..jangan buat ini menjadi bumerang kamu di kemudian hari.. kamu harus menyelesaikannya..''


"kami memang udah selesai kan.." dengan penuh emosi mengatakannya


"tapi dia yang mutusin begitu saja tanpa ada penjelasan"


"tenang satria,,kamu jangan emosi seperti ini"


"makanya kalian jangan bicarakan dia lagi.. bikin emosi aja"


"sampai sekarang apa kamu masih ada rasa yah walaupun itu sedikit"tanya Alex langsung,, tapi satria tidak bisa menjawabnya


"kalau kamu masih ada rasa dengannya,lalu bagaimana dengan rania'' sekarang giliran Rangga yang bertanya


"aku tidak tahu,,yang penting sekarang aku memang cinta sama Rania,,bila didekatnya bikin aku nyaman dan selalu ingin ngelindungin dia." saat sedang berbicara tentang Rania tiba2 terdengar seseorang menyapa dari belakang

__ADS_1


"hai semua" mereka bertiga langsung menengok dan melihat orang yang sedang mereka bicarakan..


"Sinta" menjawab bersama2..mereka terpukau melihat Sinta yang sekarang..jauh lebih cantik..Sinta adalah bunga sekolah dan juga mantan pacar satria yang pernah ia cintai.. tapi karena suatu kejadian yang mengharuskan mereka berpisah dan Sinta meninggalkan tanpa ada penjelasan..padahal waktu itu satria sangat mencintai Sinta,,tapi kalau sekarang tidak ada yang tahu


"kalian masih ingat sama aku,,aku pikir kalian tidak akan ingat" mendekati dan duduk disebelah satria


"kamu pikir aku bakal lupain begitu aja" ngedumel dalam hati dan cuek seperti tidak ada Sinta...Sinta sendiri terus melihat ke arah satria.dia paham kalau satria masih marah padanya


"hai satria.sudah lama ya kita ga jumpa"berusaha tersenyum dan berharap satria mau menjawab..tapi apalah daya satria masih saja diam


"sat,kita mau ke sana dulu yah.kalian ngobrol aja"Alex dan Rangga berdiri dan meninggalkannya dengan Sinta..karena malas sendirian satria langsung bangun dan meninggalkan Sinta sendiri


"apa segitu bencinya kamu sama aku sat, sampai berbicara pun kamu ga mau"


"aku ga mau kenal sama kamu lagi"


"maafin aku sat,,aku tahu aku salah,,tapi apa ga ada maaf darimu"


"ga akan"


"sat,tolong jangan siksa aku dengan kamu tidak memaafkan saya..aku ga tahu harus gimana caranya supaya kamu maafin aku"


"aku benar2 minta maaf sama kamu" Sinta menangis di depan satria, sebenarnya satria merasa kasian melihat Sinta menangis tapi karena ingat betapa sakit hatinya dan lama untuk sembuh dari luka itu..satria memutuskan pergi dari sana dengan perasaan campur aduk


saat dijalan menaiki mobil sendiri dengan kecepatan yang tinggi satria memukul mukul setir mobil..


"bodoh,seharusnya aku tidak perlu datang ke tempat itu,,semua gara2 mereka sehingga aku terpaksa ikut.." satria benar2 emosi dan sangat marah..


"susah payah aku lupain kamu,,aku berhasil setelah sekian lama,,tapi kenapa setelah aku berhasil lupain..kamu datang lagi..ga akan aku biarin aku jatuh untuk kedua kalinya..aku harus ingat sama Rania yang aku cintai sekarang..sementara Sinta hanya akan jadi masa lalu yang tidak perlu aku ingat.. aku ga mau menyakiti hati Rania.. aku cinta sama rania.dan dia adalah masa sekarang dan masa depan aku..."


satria sangat frustasi setelah melihat Sinta lagi.ia jadi ingat masa2 dimana mereka bersama.. walaupun banyak sekali yang tidak menyetujui hubungan kita..tapi kami tetap bertahan..hingga suatu hari tiba2 Sinta menemuinya dan bilang ingin mereka putus..dan meninggalkannya sendiri tanpa ada penjelasan kenapa Sinta memutuskannya begitu saja..sejak saat itu satria tidak pernah bertemu lagi dengannya..dari dulu satria masih berpikir sebenarnya kesalahan apa yang telah dia perbuat sampai Sinta memutuskannya..atau mungkin Sinta memiliki pria lain selain dirinya dan memilihnya lalu meninggalkan satria sendiri.. pemikiran satria terus bertanya tanya tapi tetap tidak ada jawabannya...

__ADS_1


"brengsek brengsek..kenapa aku jadi mengingatnya terus..sudah cukup satria kamu harus bisa fokus..kamu sekarang sudah memiliki Rania..kamu cinta sama Rania.. itu saja..jangan pernah memikirkan orang lain" satria mengacak acak rambutnya sendiri..tanpa ia sadari dia hampir saja menabrak seseorang yang sedang menyebrang..lalu ia banting stir dan menabrak pohon.. untungnya dia tidak apa2 dan keluar dari mobil untuk menolong orang yang baru saja ia hampir tabrak...dia berlari mendekati dan langsung diam berdiri ketika tahu siapa yang ia hampir tabrak......


bersambung dulu yah...terima kasih yang sudah membaca episode ini..jangan lupa untuk tekan tanda like nya ya..makasih semuanya


__ADS_2