
sudah satu Minggu lamanya..Rania dan satria sekarang jadi tambah dekat..tapi kalau sedang tidak ada orang..dan mereka belum jadian...setiap di kampus satria selalu menyuruh Rania datang ke ruangannya ketika sudah tidak ada mata kuliah..teman2 Rania juga tidak tahu kalo dia dan satria telah berteman..yang teman2 tahu Rania sedang belajar untuk menghadapi perlombaan..dan memang ketika di ruangan satria,,Rania juga lebih banyak membaca karena dia pengen menang di perlombaan...tapi selalu saja satria selalu mengganggu waktu belajarnya..
"rania" sebut satria sambil sedikit cemberut
"hemmm"
"Rania..sini lihat aku dong"
tapi karena terlalu sibuk Rania masih mengacuhkan dan tetap setia dengan buku2 nya
"ya udah kalau kamu ga mau lihat aku..aku keluar aja ya" sambil berniat untuk keluar
"maaf..tapi bentar lagi ya..aku bakal nurutin kamu..tapi sedikit lagi ya" minta Rania sambil memohon kepada satria supaya mau menunggu sedikit lagi..dan dengan masih cemberut satria pun mengalah dan menunggu sambil main hp nya
setelah beberapa saat Rania selesai dengan buku2 nya..dan melihat satria serius dengan hpnya..Rania pun mengintip sedikit apa yang sedang satria lakukan dengan hpnya..
"ohhh lagi serius balas chat dari cewenya ya" satria terkejut melihat Rania ikut melihat isi chat dengan seorang cewe..memang tadi setelah Rania menyuruh untuk menunggunya.. satria diam2 balas chat dari cewe lain yang nanti malam akan janjian di salah satu cafe...satria jadi salah tingkah melihat Rania yang terus melihatnya
"ko ga di balas lagi chat dari cewe itu..apa sekarang aku yang ganggu kamu ya..sampai kamu ga balas lagi.."ucap Rania
"kamu apaan se..ya ga ganggu lah..udah selesai ko tadi chat nya.. udah ahh sekarang kamu udah selesai belum belajarnya" pura2 satria biar tidak membahas chat lagi dengan cewe lain..
"udah" sambil menyender di sofa dekat satria.. entah kenapa mata Rania begitu berat. dia sangat mengantuk sekali tapi dia juga lapar sebenarnya
"kamu lapar ga ran,,aku beli makanan buat kamu ya
" iya,makasih ya Satria"
"sama temen jangan bilang makasih dong"
"iya iya aku lupa"
satria pun pergi buat beli makanan buat Rania..saat baru keluar Rania langsung tiduran di sofa itu..tiduran sebentar sambil menunggu satria datang...Rania pun memejamkan matanya
__ADS_1
"Bu,jangan tinggalin Rania sendiri Bu..Rania ikut ibu aja ya..ayah udah ga sayang Rania lagi..Rania cape Bu..Rania pengen tenang.. Rania pengen nyusul ibu aja ya"
"kamu yang sabar anaku..belum saatnya kamu nyusul ibu..ayah kamu cuma salah paham aja sayang..kamu harus kuat..demi ibu ya..kamu janji y..ibu sudah bahagia disini jadi kamu jangan kepikiran ibu lagi" ucap ibunya sambil mengelus rambut Rania..ketika sedang mengusap rambut tiba2 ibunya pergi menjauh dan tersenyum melihat Rania
"tunggu Bu..jangan pergi dulu..Rania masih kangen sama ibu...Rania ga janji bakal bertahan atau tidak..Rania benar2 cape Bu.. Rania benci ayah.."muka Rania begitu pucat dan mengeluarkan banyak keringat Rania terus saja mengigau sambil menangis
satria yang sudah sampai dari tadi dan berusaha membangunkan Rania malah ikut mendengar perkataan Rania..satria jadi ikut sedih mendengarnya..tanpa satria tahu ternyata seorang Rania begitu kesepian dan menderita..karena Rania terus saja menangis di mimpinya satria cepat2 membangunkan tidur Rania lagi..
"ran..bangun ran" tangan satria sambil menepuk pipi Rania dan akhirnya setelah agak lama Rania pun terbangun dan langsung memeluk satria..satria yang di peluk Rania seperti ada sesuatu yang beda dari pelukan cewe lain..jantungnya berdetak lebih kencang dan seperti tidak mau melepaskan pelukannya
"maaf,udah meluk kamu tanpa ijin dulu.." ucapku setelah melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya
"iya ga papa..peluk lagi juga ga papa kok..trus ga perlu minta ijin juga"
"yeee,,itu se maunya kamu"
"rania,,aku boleh tanya ga,"
" apa"
"begini satria,,untuk sekarang aku belum bisa cerita ke kamu..tapi memang aku punya masalah dengan keluargaku"
"trus dimana ibu kamu sekarang"
"udah meninggal waktu aku masih kecil" berati tadi dia bilang pengen ikut ibunya buat nyusul ke surga...apa masalah yang dihadapi begitu menyakitkan?? ..kenapa aku jadi ga rela kalau dia pergi menyusul ibunya di surga???
"maaf..aku ga tahu..tapi kamu tenang aja mulai sekarang sudah ada aku..aku akan menjagamu sebagai pengganti ibumu ya"
"iya makasih"
pada saat sedang makan berdua di ruangan satria..tiba2 saja satria berjongkok dan mengeluarkan cincin dari saku celananya
"Rania"Rania yang sedang makan langsung terkejut melihat satria berjongkok dan memegang sebuah cincin
__ADS_1
"kamu mau kan jadi pacar aku..udah 1 Minggu kita bersama dan aku benar2 jatuh cinta sama kamu.."
"hah,,aku ga percaya...tadi aja kamu habis chating dengan cewe lain"
"itu bukan cewe aku..sumpah deh,,dia terus mengejar aku..dan tadi dia terus saja ngechat aku..jadi aku balas buat bilang jangan ganggu dia lagi.. aku janji kalau kamu mau jadi pacar aku cuma ada kamu..ga ada cewe lain lagi..kalau perlu akan aku hapus semua kenalan cewe aku di hp"
Rania melihat kesungguhan di matanya..dan sebenarnya Rania juga sangat suka akhirnya cintanya terbalas
"iya aku mau jadi pacar kamu..tapi kamu janji ya ga ada cewe lain lagi.."
"iya aku janji sama kamu..brarti sakarang kita udah resmi pacaran kan"
"iya"
satria pun langsung menyematkan cincin dijari Rania dan mencium tangan Rania.. satria begitu senang dan akhirnya memberanikan buat memeluk Rania..dan Rania membalas pelukan satria..
"trus apa sekarang kita beri tahu satu kamus kalau kita udah jadian"
"kamu jangan lebay gitu deh.apa kamu mau aku di hajar habis habisan sama semua fans kamu..udah kaya gini aja..aku lebih nyaman kaya gini.."
"ok baiklah..tapi masa kamu masih panggil nama aku aja se tanpa ada embel embel apa gitu"
"emang mau aku panggil pa"
"gimana kali ayank aja..trus aku panggil kamu cinta"
"ya, baiklah ayank ku cayang....tapi kalau di tempat umum panggil biasa aja ya"
"ok baiklah"
"cinta, aku akan jagain kamu mulai sekarang.. kamu ga akan merasa kesepian lagi karena aku akan ada buat kamu..kapanpun dan dimanapun"
"gombal kamu yank" sambil mencubit tangan satria..
__ADS_1
"aduh sakit yank,,tapi enak se" mereka akhirnya tertawa bersama sama