
sudah tiga bulan berlalu dari kay dan bos congkak kesayangan pulang kampung sekaligus liburan, hubungan antara keluarga kay dan bos kesayangan juga cukup baik walaupun umi dan papi belum pernah bertemu langsung tapi kita selalu berhubungan via telepon.
pernikahan antara mas agung dan ka cinta pun akan dilaksanakan esok lusa, umi yang sudah menganggap mas agung seperti anaknya sendiri pun ikutan sibuk, umi membuatkan hantaran pengantin yang sangat cantik untuk dibawa ke acara akad nikah esok lusa, dari handuk yang dibentuk menjadi gajah, mukena yang dijadikan bentuk masjid, selimut yang dijadikan bentuk kelinci, seprai yang dijadikan bentuk tempat tidur dan masih banyak lagi.
malam ini kay menginap di rumah mas agung, karena malam ini akan diadakan syukuran pengajian atas dilaksanakannya pernikahan mas agung lusa, tidak banyak sanak saudara dari mas agung yang datang karena kebetulan keluarga mas agung banyak yang menjadi transmigran ke pulau Sumatera dan Kalimantan, mereka hanya bisa mendoakan semoga acaranya berlangsung dengan lancar dan pernikahannya menjadi keluarga yang samawa.
jam tujuh malam bos kesayangan datang dengan rombongan catering yang membawa nasi box dan Snack box untuk acara pengajian, dengan Koko putih dan sarung biru Dongker si bos congklak kesayangan tampak sangat gagah
"assalammualaikum... Kay itu Snack dan nasi boxnya dah Datang .
"wa'alaykumussalam, ya... ay masuk aja biar aku sama Dian adik mas agung yang mengurus makanannya" jawab kay.
Aditya pun masuk kedalam rumah sedangkan Kay dan Dian menghampiri petugas catering yang membawa pesanan Snack dan nasi box agar bisa dibawa masuk kedalam rumah,
jam delapan malam acara pengajian pun dimulai, dan selesai jam setengah sepuluh malam, bos kesayangan pun pamit dengan umi dan keluarga mas agung, dan tiba² saja Dian nyeletuk " mba Kay dan mas Aditya kapan nih mau nyusul "
Kay dan bos kesayangan hanya tersenyum.
" maunya sih nyusul agung secepat nya Dian, tapi kay nya belum mau jawab Aditya seraya menunjuk Kay.
" tuh mba Kay ditantangin sama mas Aditya ledek Dian lagi.
" insyaallah secepatnya doain aja ya de jawab Kay.
" aamiin semua yang ada diruang tengah mengamini ucapan Kay.
" ya sudah karena sudah malam saya pamit dulu sampai ketemu kembali di acara nya agung ya...pamit bos congkak kesayangan.
hari H acara mas agung tiba, Kay yang tidak dapat mengikuti acara ijab kabul akhirnya datang di acara resepsi bersama Aditya bos congkak kesayangan, tadi pagi tiba² papi kena serangan jantung Aditya yang sedang rapat tidak bisa meninggalkan ruang rapat sehingga Kay yang menemani papi sampai kondisi papi stabil dan Alhamdulillah lambat laun kondisi papi membaik dan sekarang ini papi ditunggui oleh
mang darma, Kay sengaja meminta tolong mang darma dan mang darma pun bersedia.
jam 4 sore Kay dan bos congkak kesayangan tiba di sana, umi yang melihat kedatangan mereka langsung menemuinya dan menanyakan keadaan papi.
Kay dan Aditya tidak bisa berlama² di sana karena mereka masih khawatir dengan keadaan papi. mereka pun pamit kepada umi, mas agung dan keluarga mas agung untuk kembali ke rumah sakit tempat papi dirawat.
sesampainya di rumah sakit Kay berterimakasih kepada mang darma karena telah mau menggantikan Kay menemani papi. dan menyuruh mang darma untuk pulang agar bisa beristirahat.
" kamu pulang lah Kay, istirahat... kau terlihat sangat lelah " ucap bos congkak seraya memijit pundak Kay.
" tidak sayang, kamu yang terlihat sangat lelah " jawab Kay seraya memegang tangan bos congkak kesayangan.
" Kay... tiba² papi memanggil Kay.
" Kay disini Pi " jawab Kay seraya mendekati rajang tempat papi terbaring dan memegang tangan papi dengan lembut.
" terimakasih cantik, kalau tidak ada Kay mungkin papi sudah...
Kay langsung memotong ucapan papi dengan
meletakan tangannya dibibir papi dan berkata " papi istirahat aja jangan banyak bicara, Kay akan selalu ada di samping papi ".
" terima kasih sayang...
" sama² Pi ... Kayla pun membelai kening papi dan papi kembali tertidur.
" sini Kay, tidurlah dipangkuan ku panggil Aditya bos kesayangan seraya menepuk paha nya.
Kay pun menghampiri Aditya dan tertidur di sofa panjang dengan paha Aditya sebagai bantalnya.
kurang lebih sepuluh hari papi dirawat di rumah sakit dan selama itu pula Kay menjaga dan menunggui calon mertuanya, hari ini papi diizinkan pulang ke rumah.
__ADS_1
Aditya yang mendengar kabar papi diizinkan pulang langsung membatalkan rapat pemegang saham hari ini dan menundanya
hingga Minggu depan. Karena Aditya merasa Minggu depan papi sudah bisa memimpin rapat anggota pemegang saham.
jam sepuluh pagi Aditya sudah sampai di rumah sakit dan langsung mengurus administrasi untuk kepulangan papi .
setelah semua berkas kepulangan papi di urus akhirnya papi diizinkan pulang Aditya pun membawa papi pulang kerumah.
" sementara ini Aditya akan tinggal disini Pi sampai papi benar² sehat.
" kenapa bukan kay aja protes papi.
" kan aku yang anak papi bukan Kay.
" hahahaha masih cemburuan saja kau dit ucap papi.
" biarin jawab Aditya sambil mendorong kursi roda papi ke kamar.
"istirahat ya Pi, Kay pulang dulu insyaallah besok datang lagi bersama umi.
" baiklah, terima kasih cantik.
" sama² Pi. Kay mencium tangan papi dan berpamitan pulang.
" Aditya antar Kay pulang dulu Pi, pencet saja bel nya jika papi membutuhkan sesuatu, biar pelayan atau perawat yang melayani papi. pamit Aditya.
azan ashar berkumandang saat kay dan Aditya si bos congkak kesayangan sampai di rumah kay, Aditya langsung pamit karena tidak bisa meninggalkan papi terlalu lama.
setelah kepergian bos congkak kesayangan Kay memasuki rumah Azizah, tak terasa sudah hampir setahun setengah Kay tinggal di rumah ini, pernah kay ingin mandiri dengan mengontrak rumah ataupun ngekos tapi tidak diizinkan oleh papi Azizah dengan alasan uang kosannya bisa ditabung untuk keperluan kay.
" sudah sampai Kay, kau terlihat lelah bersihkan badan mu dan beristirahatlah, nanti umi bawakan susu coklat hangat kesukaan mu sambut umi didepan pintu rumah.
" tidak apa² Kay, papi lebih membutuhkan kamu dari pada umi, bagaimana keadaannya sekarang tanya umi
"Alhamdulillah sudah diizinkan pulang mi tapi
masih harus beristirahat, kalau umi mau besuk papi boleh ko jawab Kay.
"alhamdulillah, kalau begitu besok umi ikut Kay ya, sekalian ingin bertemu langsung dengan calon besan ledek umi.
Kay pun langsung masuk ke kamarnya untuk membersihkan diri dan mengambil laptopnya untuk menyelesaikan tulisannya yang sudah memasuki episode terakhir. dengan ditemani segelas coklat panas buatan umi Kay menyelesaikan tulisannya dalam waktu singkat.
esok harinya setelah menyelesaikan tugasnya menjadi asisten bos congkak kesayangan, Kay pulang menjemput umi untuk diajak ke rumah papi calon besannya,
umi tampak cantik dengan gamis coklat tua dan kerudung coklat susu, umi juga memakai tas kulit yang biasanya tidak pernah mau umi pakai, ya tas itu umi pakai mengajar mengaji saat kejadian yang sangat² tidak ingin umi ingat, kata umi hanya tas ini yang sesuai dengan baju yang umi pakai. memang tas ini sengaja Kay bawa untuk menjadi bahan petunjuk Kay mencari ayah biologisnya,
" umi ga pa² pakai tas itu tanya Kay ragu.
" ya kay, ga pa² dengan berjalannya waktu umi sudah mulai mengikhlaskan dan melupakan kejadian itu jawab umi sambil tersenyum.
" baiklah kita berangkat ya mi...
dengan taksi online Kay dan umi pergi ke rumah papi disana Aditya si bos congkak sudah menunggu nya,
ya Aditya kaget waktu Kay telpon sudah berada diperjalanan menuju rumahnya dengan umi makanya aditya terlihat gelisah menunggu Kay didepan pintu rumahnya.
" kenapa ga ngomong sih kalau mau kesini kan bisa ku jemput protes Aditya,
" ga pa² sayang, aku sengaja biar kamu bisa istirahat jawab Kay.
Aditya langsung mencium tangan umi dan mengajak umi masuk ke ruang tamu.
__ADS_1
pelayan langsung menyajikan minuman dimeja dan mempersilahkan umi untuk meminumnya.
" papi masih tidur say kata Aditya seraya menghampiri umi dan Kay.
" sudah biarkan jangan diganggu biarkan papi mu beristirahat jawab umi.
"ya mi, sudah kukatakan kepada perawat agar membawa papi ke taman belakang jika papi bangun ucap Aditya.
setelah menunggu lama dan papi tak kunjung bangun akhirnya umi pamit pulang, Adit pun merasa tidak enak dan menjanjikan akan mengundang umi makan malam dengan papi jika papi sudah sehat.
seminggu berlalu dan Aditya pun mengundang umi untuk makan malam bersama papi, umi yang ingin pulang ke kampung akhirnya menunda kepulangannya untuk memenuhi undangan Aditya
umi terlihat pucat ketika kay sampai dirumah.
" umi kenapa kok pucat banget, tanya Kay.
" umi ga pa² Kay hanya kurang enak badan jawab umi.
" kalau umi sakit kita batalkan saja undangan nya mi, bos kesayangan Kay juga ngerti ko ucap Kayla khawatir.
" jangan kay lagi pula umi ga pa² hanya telat makan aja tadi siang.
karena umi memaksa untuk menghadiri undangan Aditya akhirnya Kay membawa umi ke restoran yang Aditya maksud.
ketika tiba di sana Kay hanya menemui Aditya,
"assalammualaikum, salam Kay dan umi bersamaan.
"wa'alaykumussalam jawab Aditya seraya mencium tangan umi dan mengecup kening Kay.
" papi mana ay... tanya Kayla.
" oh ya papi agak telat, biasa kalau sudah sehat banyak kegiatan jawab Aditya
setelah menunggu papi selama lima belas menit dan yang ditunggu tak kunjung datang akhirnya Aditya memerintahkan pelayan restoran untuk menghidangkan makanan nya.
ditengah² jamuan makan malam umi mencium parfum yang tidak bisa umi lupakan, "wangi ini kenapa sama persis, ah mungkin saja ada orang yang menggunakan parfum yang sama persis dengan lelaki bejat itu", gumam umi dalam hati.
" Hai maafkan karena saya sudah terlambat, ada hal yang harus saya kerjakan dan tidak bisa diwakilkan oleh orang lain... papi menyapa kami.
Degh.... jantung umi berdetak kencang, mungkin kah calon besan ku lelaki bejat itu, jika benar mana mungkin Kay menjadi menantu dari ayah nya sendiri dengan begitu ini akan menjadi pernikahan sedarah, ya Allah Kay apa yang harus umi katakan kepada mu nak... batin umi.
Dengan perlahan umi membalikan pandangannya dan tenyata benar lelaki itu adalah orang yang sudah memperkosanya dalam keadaan setengah sadar karena mabuk dan tato itu..., tato bergambar elang dileher yang jelas² umi lihat saat lelaki bejat itu dengan ganasnya menikmati tubuhnya dan di tato itu juga umi menancapkan cakar kuku tangannya yang meninggalkan luka dan menyebabkan luka yang dalam sehingga mengucurkan darah dan sekarang bekas cakarannya menjadi cacat ditato elang itu.
umi mencoba berdiri menyambut kedatangan calon besannya, tetapi badannya terasa lemah dan pandangannya pun mulai kabur. akhirnya umi terkulai lemas dan pingsan.
" umiiiiiii... teriak Kay,
papi yang kebetulan berada dibelakang umi menahan badan umi agar tidak terjatuh membentur lantai, Aditya dengan sigap mengangkat umi dan membopongnya ke mobil, menidurkan kepala umi di paha Kay kemudian membawa umi ke rumah sakit. dan mobil papi mengikuti mobil Aditya dari belakang.
di UGD umi langsung ditangani oleh tim medis Kay dan yang lainnya disuruh menunggu diluar biar tidak mengganggu jalannya pemeriksaan.
" kenapa bisa begini Kay tanya papi.
" Kay tidak tau Pi, sebelum berangkat umi memang terlihat pucat tapi umi bilang ga pa² jawab Kay cemas.
" sudahlah jangan khawatir kita tunggu saja hasil pemeriksaan dari dokter jawab Aditya.
tidak berapa lama perawat menghampiri Kay dan memintanya menghadap dokter diruangannya.
ditemani Aditya si bos kesayangan kay menemui dokter yang memeriksa umi dan mendapatkan penjelasan kalau asam lambung umi naik, tensi dan Hb umi juga rendah dokter pun menyarankan agar umi dirawat inap, akhirnya Kay menuruti nasehat dokter. setelah di infus akhirnya umi dipindahkan ke ruang rawat inap.
__ADS_1