
jam tiga pagi Kay terbangun, ia membuka hp nya, dilihat ada beberapa notif pesan wa masuk diantaranya dari bos congkak kesayangannya.
" Alhamdulillah jika sudah sampai, perjalanan ku ke Paris dibatalkan mendadak 10 menit sebelum menaiki pesawat jadi aku langsung ke los Angels saat ini sedang transit di bandara Narita Jepang .
" baik bos, hati² dijalan. balas kay
Kay membuka jendela kamar nya, ia menatap bulan yang sebagian tertutup awan gelap, " ya Allah... alam pun sepertinya mengerti perasaannya, diingatnya perkataan umi tadi pernikahan sedarah haram hukumnya. Kay pun kembali menggenang awal perjumpaannya dengan Aditya bos congkaknya, tiba² Kay teringat dengan orang yang mempunyai sapu tangan yang sama dengan nya, Kay mengambil hpnya kemudian membuka messenger nya di scroll layar hp nya untuk mencari adiwangsa. dapat... kemudian Kay mulai menulis...
" hai apa kabar mu, maaf jika malam ini aku mengganggu mu, aku ingin sekali bertemu dengan mu bisa kah kau meluangkan waktu mu untuk ku, Jika bisa tolong kabari aku.
ditunggunya jawaban messenger itu tapi tak kunjung dibalasnya hingga azan subuh berkumandang pun belum ada jawaban dari adiwangsa. Kay pun membuka pintu kamarnya ketika akan ke kamar mandi kay berpapasan dengan bi Kokom, tak ada yang diucapkan oleh bi kokom ia hanya menepuk pundak kay seakan² mencoba menguat kan Kay, Kay pun hanya membalas dengan senyuman yang dipaksakan.
setelah kay mengambil wudhu ia kembali ke kamarnya, kemudian Kay menunaikan sholat subuh. dalam doanya Kay meminta untuk diberikan kekuatan untuk menghadapi masalah yang kay hadapi saat ini. Kay Kembali tertidur setelah lelah menangis dalam doanya.
sudah dua hari ini Kay tidak keluar dari kamarnya, bi Kokom pun sudah beberapa kali membujuk Kay untuk keluar kamar, selama dua hari ini juga Kay tidak memberi kabar sampai akhirnya Aditya si bos congkak kesayangannya melakukan panggilan telpon. sudah dua kali Kay mengabaikan panggilan itu hingga umi masuk ke kamar dan berkata "angkat lah nak, tidak baik membiarkan orang yang tidak tau permasalahan ini khawatir, belajar hadapi kenyataan umi yakin kamu bisa dan kuat karena kamu lahir dari orang yang sanggup dan ikhlas menjalani masalah ini.
mendengar perkataan umi Kay memeluk umi dan menangis, dalam tangisnya ia meminta maaf akan sikapnya " maafkan Kay umi...
" tidak ada yang perlu dimaafkan, tindakan Kay tidak salah, itulah sebabnya umi melarang bi kokom mengejar mu, umi tau kau butuh waktu untuk semua ini jawab umi seraya membelai rambut Kay
"coba belajar menerima keadaan biar Kay tidak terbebani dengan keadaan sekarang ini
, telepon balik lagi Aditya selesaikan masalah ini jika Aditya sudah sampai Jakarta ucap umi lagi seraya memberikan hp kayla.
Kay mencari no aditya dan melakukan panggilan.
"assalammualaikum ay, maaf tadi kau sedang di kamar mandi jadi tidak mendengar panggilan telpon ay, Kayla memulai pembicaraan.
" wa'alaykumussalam sayang ku, ga pa² sayang maaf ya kalau dua hari ini aku sibuk.
" ya, Kay juga maklum ko, ay sehat² ya disana jangan lupa makan.
" ya sayang, bagaimana keadaan umi...?
" Alhamdulillah umi sehat ay, lusa Kay kembali ke Jakarta waktu cuti kay sudah habis.
__ADS_1
" baiklah, nanti biar ku suruh supir menjemput mu.
" jangan ay, kasihan biar kay naik travel saja .
" baiklah kalau begitu, aku harus kembali ke tempat meeting sampai ketemu di Jakarta ya sayang. i love you
" i love you to, Kay menutup telponnya dan menangis.
melihat itu umi memeluk Kay dan tangis Kay pun kembali pecah.
semalam Kay sampai di jakarta dan hari ini Kay sudah masuk kerja. karena bos congkak kesayangannya Belum datang tugas Kay hari ini membantu mas agung
" Kay tolong kau persiapkan berkas yang akan dibawa bos presentasi dengan klien lusa, bahan presentasi nya ada di meja bos dan tolong ambilkan juga berkas kontrak kerja yang ada di Bu Inge pastikan sudah ditandatangani oleh big bos.
" ya mas, jawab Kay singkat, ini kesempatan ku untuk mengetahui tanda tangan big bos apakah sama atau tidak ucap Kay dalam benaknya.
sebelum Kay meminta berkas yang dimaksud Bu Inge sudah terlebih dahulu menyerahkan berkas itu kepada Kay.
Kay memasuki ruang bos congkak kesayangan dan dengan jantung yang berdebar kencang dan tangan gemetar Kay membuka berkas kontrak itu dan benar saja tanda tangan yang tertera disana sama persis dengan apa yang tertera di sapu tangan yang kay pegang. Kay terduduk lemas ditatapnya bergantian sapu tangan dan berkas kontrak tersebut dengan rasa tidak percaya dan tidak ingin percaya.
tiba² mas agung masuk keruangan, " sudah kau periksa kontrak itu kau...? tanya mas agung
" makasih Kay, jangan lupa tolong dipersiapkan berkas untuk meeting lusa ya...
" siap mas jawab Kay.
hari ini Aditya bos kesayangan minta dijemput di bandara, dari jam sembilan Kay sudah berada di bandara dengan supir. hampir jam sebelas pesawat yang membawa Aditya mendarat di bandara Soekarno Hatta. Kay langsung memeluk bos kesayangannya dan mengecup pipi kiri dan kanan Aditya, mereka melepas kerinduan mereka. sepanjang perjalanan Kay hanya duduk bersandar dipundak Aditya, seakan² ini hari terakhir Kay bersamanya. mobil yang ditumpangi Kay dan bos congkak kesayangan langsung menuju apartemen aditya. Kay menemani Aditya ke unit nya sedangkan supir langsung kembali ke kantor
" aku sangat merindukan mu sayang ucap Aditya sambil mengecup bibir Kay berkali².
" me too jawab Kayla membalas kecupan Aditya
" beristirahatlah ucap Kay,
" temani aku tidur sayang, aku masih jet lag pinta bos congkak kesayangan.
__ADS_1
" baiklah jawab Kay sambil mengajak Aditya ke rajang berukuran besar itu, Kayla memeluk manja Aditya dan Adit pun mengecup kening Kay. dalam hatinya Kay berkata " nikmatilah Kay... nikmati tidur bersama Aditya yang terakhir karena besok² kau tidak bisa melakukan ini. Aditya sudah tertidur ketika Kay melihat wajahnya, wajah tampannya terlihat lelah dan Kay pun akhirnya tertidur dipelukan Aditya
Kay terbangun ketika ia merasakan ada benda keras yang tersentuh oleh tangannya, setelah menyadari jika yang dipegangnya adalah junior Aditya Kayla berteriak kaget.
" ada apa kay tanya Aditya,
Kay menunjuk kearah juniornya Aditya. Aditya tertawa dan menempel kan tangan Kayla ke juniornya, rasakan ini sayang, ini yabg akan memberikan kenikmatan untuk mu sayang kau buru² menarik tangannya dan bangun dari ranjang dan berlari ke kamar mandi.
jam lima sore Aditya mengantar Kay pulang dan Kay pun mengingatkan bos congkak kesayangannya kalau besok ada meeting dan mas agung yang akan menemaninya saat Aditya meeting Kay akan menemani papi di rumah nya.
jam tujuh Kay sudah dijemput bos congkak kesaya.ngan dan diantar ke rumah papi. setelah itu Aditya langsung ke kantornya.
" pagi Pi, sapa Kayla menghampiri papi di taman belakang rumah.
" pagi sayang, ayo temani papi ngopi disini ajak papi
"Kay ga minum kopi Pi...
" ya sudah temani papi ngobrol aja.
saat mereka mengobrol tiba² pelayan rumah memberikan sebuah kotak, berisi gantungan kunci yang masih menggantung di pengait resleting, dan bertanya kepada tuannya " tuan benda ini mau disimpan dimana.
"letakan saja di meja biar aku sendiri yang menyimpannya. jawab papi
" apa itu Pi tanya Kayla penasaran
" ini gantungan kunci milik seorang gadis desa yang sagat cantik, tapi sayangnya aku melakukan kesalahan yang sangat fatal terhadap gadis itu dan aku mengetahuinya setelah gadis itu menghilang.
" ya Allah ternyata benar orang dihadapan ku ini adalah ayah biologis ku" pekik Kayla dalam hatinya.
" tolong kau simpan benda itu di laci meja kerja ku ya Kay, pinta papi.
Kay mengangguk dia pun mengambil kotak tersebut dan berjalan ke ruang kerja papi, sebelum meletakkannya di meja Kay memotret gantungan kunci itu.
jam dua belas siang Kay dan papi pergi ke restoran untuk makan siang bersama Aditya setelah itu Kay diantar pulang oleh supir papi dan Aditya kembali ke kantor.
__ADS_1
sesampainya di rumah kay langsung masuk ke kamarnya ia langsung mengambil tas dan membuka galeri telponnya untuk menyamakan pengait resleting yang di foto dan tas miliknya.
dan hasilnya sama persis, air mata Kay pun menetes lagi, tubuhnya lemas mengetahui kebenaran ini