Aku Ingin Pulang

Aku Ingin Pulang
Aku Ingin Pulang


__ADS_3

Sabtu besok Kay sudah membuat perjanjian dengan Dr. Kalina Mustafa Sp.og di salah satu rumah sakit swasta di Surabaya, Alhamdulillah kehamilan tidak membuat Kay kerepotan kalau kata orang' hamil kebo, mungkin si jabang bayi tau kalau mama nya adalah singel fighter.


malam ini kay pengen banget makan mie Jawa di perempatan jalan tapi kaki Kay agak bengkak akibat terkilir untung saja ia tidak terjatuh sehingga tidak membahayakan janin tak berdosa diperutnya.


Dengan sedikit tertatih' Kay berjalan pelan menuju tempat Abang mie Jawa berjualan. setelah sampai Kay langsung memesan sebungkus mie Jawa.


Kay meninggalkan pesanan mie nya dan menuju sebuah minimarket yang berada disebelah tukang mie jawa. setelah membeli beberapa keperluannya Kay pun kembali ke tukang mie Jawa dan mengambil pesanannya setelah membayar Kay pun pulang ke rumah kontrakannya.


saat memasuki halaman kontrakannya Kay tertegun ketika melihat sesosok wanita yang sangat kay kenal..


" umi..." panggil Kay seraya berlari menghampiri umi nya


" Kay..." seru umi merentangkan tangannya dan langsung menangkap Kay dalam pelukannya.


" maaf kan Kay umi, maaf kan Kay yang sudah berlari terlalu jauh, Kay lelah Kay ingin pulang " ucap Kay diantara sesenggukan tangisannya.


" ya nak... umi tau karena itu juga umi papi dan bos kesayangan mu datang menjemput mu nak" jawab umi seraya menghapus air mata di pipi Kay dengan sapu tangan milik papi.


" apakah mereka juga ikut kesini mi," tanya Kay


" itu mereka ayah dan calon suami mu itu juga jika kau menerima lamaran Aditya.


" itu tidak mungkin umi, Kay akui Kay sangat menyayangi Aditya sampai' Kay menyerahkan diri Kay kepada Aditya, dan akhirnya Kay memelihara benih Aditya di rahim kay, maafkan Kay umi " Kay kembali menangis terisak'


umi kembali membelai lembut rambut Kay kemudian umi juga membelai kandungan Kay, " berapa usia kandungan mu kau..? " tanya umi


" sembilan Minggu mi, jawab Kay.


" apa kabar anak kesayangan papi " tiba' papi menyapa Kay


" papi... maaf kan Kay sudah melakukan hubungan terlarang dengan Aditya" ucap Kay sambil memeluk papi.


" tidak ada yang salah dengan hubungan mu kay, yang ada hanya kesalahpahaman karena papi telat memberitahu Aditya soal ini " jawab papi


Kay menatap bingung ke arah papi dan umi.


" kita ngobrol didalam aja, ga enak ngobrol diluar mana belanjaan berantakan dijalan lagi " sahut Aditya seraya mengambil kantong belanjaan yang sempat di letakan begitu oleh saja Kay saat kay melihat umi didepan pintu kontrakan.

__ADS_1


Kayla berjalan dengan tertatih, melihat itu Aditya memberikan kantung belanjaannya kepada papi kemudian menggendong Kay seraya bertanya "kenapa kaki mu sayang " .


" hanya terkilir sedikit ay, " jawab Kay.


didalam kontrakan yang terdiri dari tiga petak saja akhirnya papi, umi dan Aditya menjelaskan semua kondisi yang sebenarnya.


setelah mendengar semuanya Kay pun memeluk Aditya. dalam hatinya ia bersyukur karena Aditya bukan lah saudara kandung Kay, malam ini Aditya kembali melamar Kay didepan kedua orang tua Kay .


" Kayla Khairunnisa putri mau kah kamu menerima lamaran ku dan akan ku jadikan kau istri sepanjang hidup ku " ucap Aditya melamar Kay .


Kay hanya bisa mengangguk sambil menangis haru dan bahagia.


malam ini juga papi dan Aditya mengajak Kay meninggalkan kontrakan yang tidak layak menurut penilaian papi dan Aditya, untuk sementara Kay tinggal di apartemen salah satu teman Aditya yang disewakan.


lusa kalian akan melaksanakan akad nikah disini dan bulan depan resepsi akan diadakan di hotel milik papi di Jakarta


pada hari H akad nikah antara Kay dan Aditya tiba² papi meminang umi dan umi pun menyetujuinya maka setelah Aditya mengucapkan ijab kabul sekarang giliran papi yang mengucapkan ikrar akad nikah


suasana akad sangat khidmat karena memang hanya dihadiri oleh beberapa orang saja. di Jakarta nanti akad nikah resmi di KUA akan tetap dilaksanakan.


satu Minggu setelah pernikahan siri dilaksanakan akhirnya Kay diboyong ke Jakarta, Kay tinggal di apartemen dengan Aditya dan umi tinggal di rumah papi.


setelah resepsi papi mengajak Aditya, Kay dan umi untuk bulan madu di Amerika, sekaligus mengantar Kay dan Aditya yang akan menetap di sana.


***


Kay merasakan sakit pada perutnya ia langsung menelpon Aditya...


" sayang sudah dimana...?


" belum jauh dari rumah ay, kenapa...? tanya Aditya


" ayang bisa kembali kerumah sepertinya sudah waktu nya " jawab kay


" ya Tuhan baiklah tunggu di rumah aku langsung balik arah jawab Aditya sambil memutar arah mobilnya.


sepuluh menit menunggu Aditya sudah datang dan langsung membawa Kay ke rumah sakit terdekat,

__ADS_1


sesampainya di UGD RS Kay langsung dibawa ke ruang bersalin Aditya menunggu dengan cemas


Aditya mengabarkan kepada umi dan papi kalau kau dalam proses bersalin saat ini.


tidak putus' Aditya memanjatkan doa untuk keselamatan istri dan anaknya. tak lama kemudian Aditya dipanggil oleh perawat dan mendapat kabar gembira, Kay sudah melahirkan dengan selamat sepasang bayi kembar


Aditya masuk ke ruang bersalin, dikecupnya kening Kay dan mengucapkan terimakasih telah berjuang untuk melahirkan anak'nya


Aditya mengadzani kedua anaknya yang diberi nama Muhammad Adrian sastradiwangsa dan putry Adriani sastradiwangsa.


papi dan umi yang diberikan kabar jika Kay sudah melahirkan anak pertamanya dan kembar pun sangat gembira dan mereka langsung terbang menuju LA tempat tinggal Aditya dan kayla.


dihari ketujuh kelahiran kedua anak kembarnya Kay dan Aditya mengadakan acara aqiqah yang dihadiri oleh beberapa teman, kerabat serta kolega bisnisnya, umi dan papi juga ikut menghadiri acara tersebut


***.


Bulan bersinar terang dengan bentuk yang bulat sempurna menerangi malam yang ditemani oleh ribuan bintang.


" ay, kamu kangen ga sama kehidupan Jakarta, tanya Aditya


" kangen sih, tapi gimana lagi kan kamu sibuk disini sudah menjadi tugas ku menemani mu disini " jawab Kay


" baiklah kalau kamu setuju aku sudah meminta Mr Jhonson untuk menggantikan posisi ku dan papi pun sudah menyetujui nya ucap Aditya.


kamu mau ingin pulang kan...? tanya Aditya lagi.


" mauuuu mom... dad... jawab si kembar bersamaan


" Yee .yeee we are go home .. teriak Adriani


" are you sure ... ledek adrian.


" mommy dady Abang adrian selalu mengejek ku gerutu Andriani.


" Abang jangan nakal, kamu tidak boleh selalu mengejek adik mu kamu seharusnya melindungi adik mu seperti kami " nasehat Aditya


" ok Dady jawab Adrian

__ADS_1


akhirnya Aditya memutuskan untuk kembali pulang ke Jakarta agar bisa berkumpul dengan papi dan umi.


__ADS_2