
kecelakaan itu berakibat parah pada papi, posisi kaki papi terjepit antara setir dan pintu mobil sedangkan aditya mengalami luka sobek di dahi dan patah pada lengan kanan
.
kay yang mendengar kabar ini bingung harus bersikap bagaimana atas saran umi akhirnya Kay memberanikan diri menemui papi dan Aditya
ditemani mas agung Kay datang ke rumah sakit Kay lebih memilih menemui papi terlebih dahulu ternyata papi dalam kondisi koma dengan kondisi patah kaki dan patah tulang rusuk. dengan menggunakan pakaian khusus Kay menemui papi, " Pi maafkan Kay, gara' Kay papi jadi begini, bukan maksud Kay membuat papi seperti ini.
mas agung membelai punggung Kay mencoba memberikan Kay kekuatan, dan berkata " biarkan papi istirahat. dan kay pun menurutinya, dari ruang ICU Kay menuju ruang VVIP tempat aditya bos kesayangan yang ternyata juga sebagai saudaranya
" mas tunggu disini ya Kay, sepertinya mas agung ingin memberikan privasi kepada Kay.
" baik mas, dan Kay pun membuka pintu kamar dan melihat Aditya yang dibalut kepala dan tangan dengan perban sedang tertidur pulas.
Kay duduk dan hanya bisa menangis, sedih melihat orang' Yang kay sayangi dalam kondisi seperti ini dan hatinya blm siap untuk berbicara dengan mereka semua.
Kay ingin pergi meninggalkan kamar ketika tangannya tiba' ditarik seseorang
ditengoknya kebelakang ternyata Aditya memegang tangan Kay dan menahan nya agar Kay tidak meninggalkannya.
Kay langsung memeluk Aditya dan menangis seraya meminta maaf.
" maaf kan Kay, seharusnya Kay tidak hadir dalam hidup kalian, ini semua salah Kay
" bukan Kay ini bukan salah mu sudah qodarullah jalannya seperti ini, jawab Aditya sambil membelai rambut Kay
" sekarang aa cuma minta agar Kay jangan pergi kita selesaikan semuanya, aku akan menerima mu sebagai adik ku. ucap Aditya yang menyebut dirinya aa kepada kay
" tapi Kay mau pulang dulu, mau mengajak umi kesini bertemu papi. pinta kay
" baik lah aa tunggu kedatangan mu.
akhirnya Kay kembali pulang ke Garut kampung halamannya sudah hampir seminggu Kay berada disini hingga suatu malam Kay meminta umi menceritakan semua yang terjadi pada saat itu...
__ADS_1
umi pun bercerita ....
sore itu umi izin sama Abah dan Ambu untuk pergi ke acara syukuran ulang tahun temannya yang diadakan di Rancabango bersama sahabatnya Caca, dengan menaiki motor beat yang baru saja dibelikan Abah sebagai hadiah kelulusannya di Aliah sebagai juara umum dan secara bersamaan juga sebagai pemenang lomba karya tulis ilmiah sekabupaten Garut dan ditunjuk menjadi salah satu peserta yang mewakili kab. Garut ke tingkat propinsi.
saat itu umi pulang kemalaman, ditengah jalan menuju rumah Abah motor umi kehabisan Bensin karena sudah malam dan tidak ada pom bensin umi menitipkan motornya di rumah Caca sahabatnya yang saat itu ikut bersamanya, dan dengan berjalan kaki umi pulang ke rumah Abah yang berjarak dua km lagi
karena habis hujan jalan yang biasanya ramai pun jadi sepi ditambah penerangan yang minim membuat orang malas keluar rumah. saat umi berjalan tiba' dikejutkan oleh suara orang yang berteriak " hei kamu jangan pergi begitu saja.
umi Yang terkejut mendengar teriakan itu pun berhenti dan seperti mengenali orang yang meneriakinya " seperti a Dadang anak pa lurah ucap umi dalam hati
tetapi saat orang itu mendekat ternyata bukan, merasa tidak kenal umi pun melangkahkan kakinya, akan tetapi lelaki itu menarik tangannya dan berkata " mau kemana, kau sudah ku bayar mahal tapi malah kabur dasar orang kampung tak tau diri, ayo ikut aku ucapnya sambil menarik tangan umi
umi mencoba menolaknya dengan menendang kaki lelaki itu tetapi lelaki itu marah dan langsung membopong umi kedalam mobil nya dan mengancam akan membunuhnya
umi yang ketakutan hanya diam sambil menangis didalam mobil, tak lama mobil memasuki sebuah vila besar lelaki itu langsung membopong umi ke kamarnya dan membanting tubuh umi yang kecil keatas ranjangnya seraya berkata " lakukan tugas mu sesuai aku membayar mu,
umi yang tidak merasa pun menolaknya tapi lelaki itu marah kemudian dengan kasar lelaki itu menindih badan umi, umi memberontak dan membela diri dengan mencakar leher lelaki itu yang berusaha mencium umi, umi menangis ketakutan apalagi dari mulut laki' itu umi mencium bau alkohol yang berarti orang ini dalam keadaan setengah sadar.
saat jam menunjukan pukul empat pagi laki' itu terbangun dan melihat umi menangis masih dengan keadaan tanpa sehelai benang dengan tangan yang masih terikat,
"kenapa kau masih disini dan buat apa kau menangis bukannya asisten ku sudah membayar kau lebih dari cukup
" dasar lelaki biadab lepas kan tangan ku dan biar kan aku pergi pinta umi sambil menangis dan demi tuhan aku tidak pernah menjual tubuh ku ucap umi Kepada laki' itu.
" Halah dasar manusia munafik, ucap laki' itu seraya melepas ikatan ditangan umi
tetapi belum selesai ia melepas ikatan ditangan umi laki' itu menerima telpon dan mengangkatnya
" ada apa kau menelpon ku pagi' sekali teriaknya
" maaf bos saya baru menemukan gadis yang semalam kabur bos dan sudah menuju vila sekarang.
" apa maksud mu... lalu siapa gadis yang bersama ku ini, ah brengsek kau. cepat kesini teriaknya lagi seraya menutup telpon
__ADS_1
lelaki itu kembali melepaskan tali yang mengikat tangan umi, lalu dia memberikan sapu tangan kepada umi " maafkan aku ternyata aku salah orang, hapus air mata mu, pakai lah baju mu biar orang ku yang akan mengantar mu pulang.
umi yang masih menangis menerima sapu tangan lelaki itu dan mengusap air matanya kemudian ia memakai bajunya masih dengan air mata yang terus mengalir
laki' itu menuliskan sesuatu di sehelai kertas dan saat ingin mengambil tas umi tiba' umi juga menarik tasnya sehingga pengait resleting yang ada gantungan kunci berbentuk Ka'bah terlepas dari tas umi.
" akan ku simpan benda ini dan ini alamat ku di Jakarta datang lah kesini dengan tas itu jika terjadi sesuatu pada dirimu dikemudian hari ucap lelaki itu seraya memberikan kertas yang berisikan alamat lelaki itu .
kemudian lelaki itu memberikan lima tumpuk uang pecahan seratus ribu kepada umi .
umi menerima uang itu dan melemparkan kembali uang berserta kertas yang berisi alamat kepada lelaki biadab itu sambil menangis umi berkata aku tidak pernah menjual tubuh ku tapi dengan paksa kau jamah dan kau merenggut apa yang telah ku jaga selama ini. kemudian umi berlari keluar dari vila itu dan terjatuh dijalan raya persis di samping vila besar itu. ya umi pingsan.
lelaki itu yang melihat umi pingsan ingin menolongnya tetapi urung dilakukan karena melihat ada warga yang menolong umi.
kejadian umi yang ditemukan pingsan dijalan dan ternyata telah diperkosa pun heboh dan akhirnya setiap malam warga melakukan siskamling
dua bulan berlalu dari peristiwa pemerkosaan itu baru diketahui jika umi sedang mengandung. hal ini lah yang menyebabkan umi pindah ke Ranca Bango, padahal saat itu ada ustad yang ingin menikahi umi namun umi menolak....
" itulah yang terjadi pada umi saat itu Kay umi menutup ceritanya sambil menangis
" maaf kan Kay mi telah membuka luka lama umi ucap Kay
tidak apa' Kay jangan meminta maaf memang sudah waktunya ya kamu mengetahui semuanya
***
sudah hampir dua bulan peristiwa tabrakan itu terjadi. papi masih dalam keadaan koma, belum banyak perubahan yan g signifikan pada diri papi
Kay pun sudah dua bulan ini tidak memberi kabar, agung yang disuruh Aditya mencari kay pun tidak mendapatkan hasil, Kay sudah tidak tinggal di rumah umi lagi, umi hanya bilang jangan cari Kay dulu biarkan dia menenangkan diri dulu. di rumah Azizah pun agung tidak menemukan Kay.
menghadapi masalah yang pelik ini membuat Aditya kembali ke sifatnya yang dulu, mabuk'an dan **** bebas menjadi kegiatan sehari'nya. setiap pulang kerja pasti akan mampir ke klub' walaupun hanya meminum 2 atau 3 sloki jika libur Aditya akan menghabiskan waktunya dihotel bersama wanita yg gila uang, ya wanita yang menjual tubuhnya demi uang
melihat bos nya yang seperti ini membuat agung sedih dan bertekad untuk mencari kay. karena hanya Kay yang bisa menjadi obat dari segala tingkah laku Aditya yang menyimpang
__ADS_1