
Johan sedang melajukan mobinya menuju rumahnya.. Kini sudah sore pasti Istrinya sudah menunggunya... Membayangka Diana Hati Johan seketika hangat segera bergegas agar bisa bertemu dengan Istri tecintannya.
"Diana kenapa kau keluar bukannya tadi kau sedang sakit... Ayo cepat masuk udaranya semakin dingin jangan membuat orang khawatir"
"Aku hanya mau menunggumu kenapa kau berkata seperti itu... Kau tidak perlu khawatir kepadaku ".
"Ayo masuk jangan berdiri di sana saja... tentu saja aku khawatir kalau kau sakit nanti aku di marahi oleh papa dan kakak mu.. dan aku suamimu "
" kau masuk saja sana..... "
Kali ini Diana sangat kesal dengan suaminya itu... Sudah ditunggu pulang malah dimarahi....
" Diana kamu masuk... Atau aku memaksamu "
Pada akhirnya mereka melangkah setelah perdebatan johan menyuruh Istrinya untuk menyimpakan mekanan untuknya namun Diana saat ini sedang mode kesal tidak mau meladeni Johan dan langsung menuju kamarnya tanpa mau membuatkan makanan.
Johan melangkah mengikuti istrinya meskipun ia sangat lapar.. Johan hanya mau makan jika Diana yang memasak untuknya. Tapi istrinya itu tampak sedang kesal dengan perkataannya.
" Dasar Diana istri macam apa.... Dia membiarkan suaminya kelaparan " beguman untuk dirinya sendiri.
Johan tidur dalam keadaan lapar sedangkan Diana agak menjauh dari jangkauan Johan karena sangat kesal.
........................
Kekesalan Diana perlahan hilang mungkin karena Hormon kehamilannya Ia sendiri yang mulai mendekati johan dipagi hari dengan wajah seperti orang yang bersalah.
__ADS_1
"Johan aku minta maaf kemarin aku agak kekanak-kanakan dan kau kemarin baru pulang sehabis bekerja aku malah marah kepada mu bahkan sampai tidak menyiapkan makanan untukmu" berkata dengan melemas
" Iya aku maafkan... Apa kamu sudah merasa baikkan"
" kalau marah sama aku katakan saja johan hukumlah aku... Agar... "
Sebelum Diana melanjutkan perkataanya johan langsung memeluknya dan bekata.
" Diana aku tidak marah jangan menangis atau aku akan dihabisi oleh kakak dan papamu... Masalah kemarin tidak usah kau pikirkan... Sebaiknya kita berangkat sekarang ini sudah mau terlambat... "
Kerena Diana merasa tidak nyaman ia langsung menuju wastafel dan muntah..
Uek.. Uek... Uek....
Johan khawatir dengan kondisi diana karena tiba-tiba saja mual.
"Tidak usah johan aku baik-baik saja ini hanya asam lambungku yang naik.... Ayo kita kekantor besok papa sudah kembali "
Meski merasa khawatir dengan kondisi Istrinya johan pada akhirnya berangkat kekantor asal Diana tetap berada disisinya. ia bisa mengawasi istrinya sambil menyelesaikan tugas dan pekerjaannya di hari terakhir sebelum Papa mertuanya kembali.
mereka segera bergegas menyelesaikan semua permasalahan di perusahaan dan kembali kerumah.
.....................
Gunawan dan istrinya sudah sampai di Indonesia dijemput oleh seorang supir dari kediamannya dan mengantar mereka ke Rumah Johan dan Diana.
__ADS_1
Melihat mertuanya berada di depan pintu Johan segera mempersilakan mereka masuk.
"Papa sudah pulang... Maaf karena kami tidak menjemput papa.... "
"Tidak apa-apa johan lagi pula kami sudah berada disini bagaimana dengan Diana di mana Dia..? "
"Papa.... Diana sedang tertidur karena kondisi tubuhnya sedang tidak baik akhir-akhir ini aku sudah mengajaknya ke Dokter namun Ia bersih keras tidak mau dan selalu ingin bekerja jadi sekarang Diana istirahat di kamar "
" Bagaimana....... dengan kondisinya sekarang .. Sebelum Diana itu Sangat jarang sakit... aku mau melihatnya " julia sangat khawatir dengan anaknya sebelumnya Diana itu orang yang jarang sakit.
"Ayo kita keatas saja melihatnya jangan takut seperti itu sayang" Gunawan menenangkan istrinya yang sangat panik.
Johan mengarahkan keduanya menuju kamarnya untuk menemui diana.
Diana baru bangun menbawa haduk karena ia mau mandi badannya terasa lengket kaget melihat kedua orangtuanya yang berada dihadapannya dengan wajah seperti orang Khawatir dan takut.
" eh.... Mama...papa kapan kalian mendarat kok tidak menghubungi aku sihh.. Dan ada apa dengan wajah kalian.. Apa telah terjadi sesuatu di london??? "
"Sayang bagaimana keadaanmu tadi johan bilang kepada kami bahwa kau sakit dan sudah beberapa hari" julia heran melihat putrinya yang tampak baik-baik saja.
" Sayang kami sudah sampai beberapa jam yang lalu dan kami langsung menuju rumahmu.. Kami sangat merindukanmu... " gunawan ikut menimpal.
"Ah... Itu... mama jangan khawatir asam lambung ku akhir-akhir ini tidak baik mungkin karena merasa lelah mengurusi perusahaan papa"
Julia menatap suaminya dengan tatapan mata tajam.. Kenapa harus menyusahkan putri kesayangannya ia harus menghukum suaminya itu jika susah sampai di kediamannya.
__ADS_1
Mereka pamit setelah bertemu dan melepas kerinduan dengan anak dan menantunya setelah berbicara dengan mereka sekaligus makan bersama.
Tbc............!!!