Aku Menyerah

Aku Menyerah
" Kekacauan Di Tk Abraham"


__ADS_3

Abraham sudah masuk Tk beberapa bulan yang lalu namun dia tetap ingin bersama dengan Adiknya Lucas... Dia selalu merasa bosan jika berada diluar Rumah terlebih tidak ada Adiknya.


Para guru yang mengajar di Tk Abraham tidak habis pikir dengan tingkah laku cucu keluarga terkenal itu... Abraham selalu bertingkah dan menrengek ingin pulang kerumahnya.. Jika tidak pasti ada saja kekacauan yang terjadi.


Diana dan johan sudah beberapa kali dipanggil karena para guru sudah tidak bisa menangani Abraham yang sangat Usil kepada semua teman sekelasnya..


"Aku mau pulang... Aku tidak suka berada disini.." suara abraham sedikit berteriak.


"Ummm Abraham.. Belajar itu baik untuk masa depanmu coba pikiran jika Lucas nanti sudah besar sepertimu kau bisa mengajarinya yang sudah kau ketahui... Pasti Adikmu akan bangga memilik Kakak yang pintar sepertimu"


kata seorang Guru yang mencoba membujuk Abraham agar mau belajar.


"Aku sudah pintar tidak perlu belajar lagi.. Pokoknya aku mau pulang kalau tidak... Abraham akan membuat kacau kelas" bekata dengan sombong.


Benar saja Abraham sudah mulai mengacaukan ruang kelasnya... Ia berlari-lari mengajak teman lainnya yang juga sama nakalnya dengannya..... Barang-barang yang berada diruangan itu berserakan tidak berbentuk..


Kekacauan bertambah ketika Anak dari ruangan lain ikut bergabung dengannya...


Kepala sekolah tidak bisa berkata-kata lagi dengan apa yang dilihat oleh matanya.. Sekumpulan anak kecil dengan umur 4-5 tahun membuat kekacauan yang melebihi orang dewasa.

__ADS_1


Panggilan orang tua sudah dikirimkan kepada para orang tua para pembuat onar itu. Bahkan Abraham sendiri sudah tidak peduli dengan kemarahan para Guru yang melihatnya.


............


Dirumah... Diana


"Surat panggilan lagi.... Abraham sungguh sangat keterlaluan ini sudah ke 20 kalinya selama dia masuk Tk... " Diana sudah pusing dengan tindakan anaknya sudah sangat keterlaluan ini.


"Sayang... Tenang tidak baik marah didepan Lucas.. Kalau masalah Abraham biar aku yang mengurusnya...." Johan sendiri sebenarnya sangat terkejut dengan Anak pertamanya.


"Ini pasti seperti sifatmu ketika masih kecil.... Kenapa Abraham mengikuti jejak Papanya yang seperti ini... "


Johan dan Diana sudah berangkat menuju Tknya Abraham di dalam mobil Diana tidak henti-hentinya berfikir bagaimana caranya agar Abraham tidak bertingkah lagi..


Mereka sudah sampai di sana dan melihat sebuah kekacauan yang sangat parah.. Pandangan mereka beralih melihat Abraham yang tersenyum dengan wajah tanpa dosa kepada mereka.


"Papa Aku mau pulang.... Di sini sangat membosankan tidak ada dedek lucas bersamaku" Abraham mendekati orang tuanya.


"Coba katakan kepada Papa dan mama tentang ini semua Abraham" Diana berkata dengan lembut namun ada penekanan di dalamnya.

__ADS_1


"......" abraham terdiam.


Pada akhirnya kepala sekolah mendatangi Johan dan Diana menjelaskan yang telah dibuat oleh Anak mereka.


Diana berfikir apa yang ditakuti oleh Abraham...


Otaknya mengingat dimana hari Abraham sangat penurut bahkan terdiam sepanjang waktu jika orang itu berada bersama dengannya...


Ia tersenyum cerah setelah mendapatkan ide untuk Abraham yang kenakalanya sudah diluar batas.... Hanya ada satu jawaban orang itu adalah kakaknya sendiri... Donio..


"Johan kita hubungi kakak saja.... Kau pasti ingat waktu itu sifat Abraham berubah jika kakak berada di sampingnya... " Diana mengatakan kepada suaminya.


"Maksudmu kakak Donio.. "


"Iya.... "


Diana mengganguk cepat ia berharap bahwa Suaminya mau mengikuti saran darinya.


Tbc....!!!

__ADS_1


__ADS_2