
Di Dalam Rumah....
Lucas yang mulai belajar berjalan dengan Abraham di sampingnya dan Johan yang memegang kedua tangannya.... Tidak menyadari kedatangan Donio dan Diana yang sudah dari tadi melihat kelakuan mereka.
"Lucas keponakan paman yang baik dan penurut... Kesini.. "
Donio memanggil Lucas yang sedang menuju tempat duduknya.
"pa. Pa...pa.." kata Lucas yang belum jelas dengan care bicaranya.
Abraham sendiri tidak pernah cemburu dengan adiknya... Jika lucas mendapat perhatian lebih dari Donio ia justru bersyukur karena tidak akan berada di samping Pamannya untuk sementara waktu.. Dan berpura-pura menjadi anak yang baik.
Ketika hendak pergi Abraham di tahan oleh Johan yang melihat menyelinap pergi dari tempatnya.
"Sayang kau mau kemana di sini aja bersama dengan paman dan lucas.. Papa dan Mama mau keluar dulu sebentar.. " kata johan tersenyum kepada Abraham.
"Umm Abraham ikut aja yah.. Papa.."
"Tidak boleh sayang jika kau ikut siapa dong yang akan menemani Paman Donio dan Lucas... "
Abraham tidak bisa lagi menolak ketika melihat tatapan mata Donio kepadanya..... Ia pasrah dengan keadaan.
Ketika Papa dan Mamanya pergi Abraham di rumah menjadi anak yang sangat patuh apapun yang di perintahkan oleh pamannya ia tidak bisa menolaknya.....
Lebih parah-nya lagi ketika Lucas tertidur dengan begitu Ia akan bersama dengan pamannya sepanjang hari dan di ajari menjadi anak yang baik.
"Abraham kenapa kau belum menyelesaikan tugas yang paman berikan kemarin malam... "
Kata Donio sambil membuka buku Abraham yang masih kosong.
__ADS_1
"Kemarin papa mengajakku ke taman bermain... Jadi belum sempat.. "
"Aduh... Paman juga tau itu sayang... Kerjakan sekarang juga jika tidak paman akan menambah tugasmu.. "
"Ok..."
Abraham segera menyelesaikan tugas yang diberikan oleh pamanya.. Ia tidak mau tugasnya bertambah lebih banyak..... Meski Abraham punya otak yang melebihi orang pada umumnya.. Namun Donio tidak ingin keponakan kesayangan menjadi orang yang malas.
15 menit kemudian...
"Ini paman sudah... "
Abraham menyerahkan bukunya kepada Donio untuk diperiksa.
Donio sungguh kagum dengan Abraham .. Di umurnya yang baru menginjak 5 tahun sudah bisa menyelesaikan soal yang sedikit sulit untuk usianya.... Jika saja perilaku Abraham tidak nakal pasti Ia sudah di kenal dengan kejeniusan dalam pelajaran apapun.. Namun sayang Abraham kini lebih di kenal dengan Anak nakal yang kenakalanya di luar batas kewajaran.
Abraham merasa mengantuk setelah mengerjakan tugas dari pamanya Ia tertidur di pangkuan Donio dengan tenang.... Dah kecil Abraham memang di kenal dengan Tukang Tidur.
Donio mengelus kepala Abraham yang tertidur lelap dalam pangkuannya ...menatapnya dengan penuh cinta dan kasih sayang... Sejujurnya Donio sengat bersyukur karena mempunyai keponakan seperti Abraham meski kelakuannya sangat luar biasa...
"sepertinya aku harus menelepon Deret terlebih dahulu.. "
Donio mengambil ponselnya yang tidak jauh dari tempatnya Duduk dengan perlahan agar tidur abraham tidak terganggu.
Tut...... Tut... Tut....
"Hallo.. Ada kakak...?? " suara Deret dari ponsel Donio.
"Bagaimana dengan perkembangan perusahaan di sana apa.. Ada masalah.. " tanya Donio singkat.
__ADS_1
"semuanya terkontrol dengan baik... Tidak ada masalah sama sekali... Oh iya kapan kakak akan kembali kesini... Kita gantian dong aku juga rindu dengan Kedua keponakan tampanku.. Tidak lama kok kakak cuma 2 bulan saja.. Kau sendiri sudah 5 bulan belum kembali.. "
panjang lebar Deret berbicara Donio hanya mendengarkan perkataannya bagaimanapun jika di potong Deret akan menjadi lebih mengesalkan baginya.
"Kau bisa datang kapan saja.. Tapi aku belum bisa kembali disini Abraham masih butuh didikan dariku.. Kau pasti sudah tau tentang semua kekacauan yang dibuatnya."
"Hehehhe... Iya... Kakak.. Aku tidak menyangka Abraham akan mampu melakukan semua itu...aku akan datang 2 minggu lagi setelah semuanya disini selesai..."
"kalau begitu aku tutup dulu... Sampai jumpa "
Donio menutup teleponnya sebelum Deret berbicara.. Ia tidak ingin mendengar Perkataan Deret yang tidak akan ada habisnya .
Tbc. ......!!!
.
.
.
.
.
Hai... Para Reader's silakan mampir di novel terbaru Author..
"My Life With You (Hidupku Bersamamu) "
Perjalanan cinta dua insang manusia yang saling mencintai namun harus bersabar karena terlalu banyak lika-liku kehidupan yang mereka jalani.
__ADS_1
Thanks You... Alll❤❤❤