
Pagi-pagi Johan sudah mual-mual membuat Diana menertawakan Johan seharusnya yang mual itu Ia bukan Johan..... Tapi yang aneh itu meski johan sering mual yang ngidam justru Dirinya.
Huek... Huek... Huek...
Johan berlari menuju wastafel memuntahkan cairan.
"Kau tidak apakan.... Aku heran kenapa kau yang malah mual hhehehheh" Diana menyusul Suaminya yang masih mual sudah beberapa hari ini.
"Tidak apa-apa sayang.... Ayo kita makan dulu bukankah kau harus makan banyak supaya Anak kita sehat di dalam"
Setelah merasa baikan Johan mengajak istrinya makan dan membangunkan Abraham.
Di meja makan...
"Johan aku ingin makan sup ayam pedas... Kau kau sendiri yang membuatnya.."
"Sup ayam pedas.... Bagaimana cara membuatnya.. Aku tidak pernah memasak sendiri yang lain aja deh sayang"
"Tidak mau.... aku maunya Sup ayam pedas sekarang kalau tidak lebih baik tidak usah makan" Diana emosi karena hormon kehamilannya.
"...... Baiklah sayang aku akan membuatkanya.. Tunggu sebentar "
__ADS_1
Johan membuat sup dengan bantuan dari juru masak dirumahnya.. Abraham makan dengan lahap disuapi oleh pengasuhnya tidak mempedulikan kedua orangtuanya.
Dengan susah payah Johan menuruti keinginan istrinya... Supnya pun sudah selesai dimasak.
"Nah... Cobalah sayang ini masakan pertamaku.. Spesial untuk Istri tercintaku.. Makan dengan lahap supaya Babynya tidak kelaparan."
Baru mencoba sesendok air supnya Diana sudah tidak selera lagi.. Ia mau makanan yang lain...
"Johan aku sudah tidak mau.. Makan sup itu.. Aku mau makan nasi goreng aja... "
"Sayang... Habiskan dulu supnya baru kubuatkan nasi goreng yah... Makan dong.. Apa mau disuap"
"Aku mau makan nasi goreng bukan sup... Cepat buatkan untukku" lagi-lagi Diana emosi.
Johan bingung dengan tingkah istrinya yang tidak seperti biasanya.. Sungguh kepalanya sudah mau pecah sudah beberapa kali ia harus membuatkan makan untuk istrinya.
"Johan aku mau makan Bakso, somay,batagor tolong belikan....."
" Makan apa itu sayang... Dimana aku harus nembelinya"
"Itu makanan kesukaanku waktu masih sekolah.. Banyak di pinggir jalan... Kau beli saja.."perintah Diana kepada suaminya
__ADS_1
Diana lagi Ngidam jadi banyak yang ingin dimakannya.. Ia sendiri heran dengan dirinya ketika ia hamil Abraham keinginan tidak aneh-aneh justru ia makan apa adanya yang disediakan oleh Keluarga waktu itu.
Setelah mencari kemana-mana Johan akhirnya menemukan semua makanan yang diinginkan oleh Istrinya. Sampai dirumah ternyata Diana sedang terlelap dan juga Putranya di depan tv diruang keluarga.
"Sungguh aku tidak menyangka Diana kita sudah sampai di tahap ini.. Aku berjanji kita akan bahagia.. Jangan pernah meninggalkan aku lagi.. Aku mencintaimu sampai kapan pun"
Johan menatap wajah istrinya sedang tertidur lelap lalu menatap putranya yang sedang memeluk Diana.
"Um... Johan kau sudah datang... Dimana pesanankuu tadi.. "
Sebenarnya Diana hanya pura-pura tertidur ketika mendengar bunyi mobil Johan. Ia tersenyum bahwa Johan sangat mencintai dirinya... Diana memakan semuanya dengan lahap sehingga tersedak
"Hukh.. "
" Hati-hati dong makannya sayang.. Jangan terburu-buru tidak akan ada yang mengambilnya darimu.. Ini minum lah... "
"ummmm" Diana makan seperti orang kelaparan selama 1 bulan lamanya.. hal itu membuat Johan khawatirkan istrinya akan tersedak.
Dan betul saja Diana tersedak sesuai perkiraannyaaa...
"Ini minum dulu... makanya kalau makan itu hati-hati setelah makan kau istirahatlah aku akan memijatmu" kata johan lembut kepada istrinya.
__ADS_1
Selesai dengan acara makannya Diana menguap berkali-kali.. Dirinya merasa lelah padahal tidak melakukan apa-apa johan semua yang melakukan pekerjaannya meski terkadang Johan mual-mual.
Tbc.....!!!