Aku Menyerah

Aku Menyerah
"Diana Fokus kepada Abraham"


__ADS_3

Pertumbuhan Abraham semakin hari terus di berkembang , membuat Diana sebagai ibu sangat bahagia melihat putranya yang semakin aktif dan juga lincah .... Diana mengambil cuti selama beberapa minggu demi putranya sampai cidera lutut yang dialami oleh Abraham sembuh total.


"Sayang bagaimana keadaanmu apa sudah tidak sakit lututnya.. " menayakan kondisi kepada putranya.


"Ma...ma... Aku cu... Dah sembuh jangan khawatir"


"sayang apa kamu benar-benar sudah sembuh.. Mama tidak akan pergi lagi... Mama akan menemanimu sayang"


"iya Mama.. Cup" Abraham mencium Diana yang sedang mengedongnya.


Diana menatap anaknya yang sedang tertidur dangan dengkuran halus. Diana merasa kasihan kepada putranya yang tumbuh tanpa kasih sayang dari seorang ayah,,, jika saja jessica tidak kembali dalam keadaan hamil pasti Diana akan mempertahankan Johan agar tetap disisinya sambil mengingat kehidupan yang pernah ia jalani bersama johan.


"Abraham apa kau mau menemui Papamu " Barguman sambil mengusap kepala Anaknya yang masih tertidur.


Didalam Hatinya paling dalam Diana sangat merindukan Johan dan masih sangat mencintainya kenapa hidupnya begitu rumit dimulai dengan pernikahan yang dijalani dengan johan hancur berantakan.. Kebohongan Johan kepadanya... Mempermainkan perasaanya yang sangat tulus.


Diana lelah berfikir tentang Johan .... Mengalihkan pemikirannya tersebut dengan mencoba fokus kepada Perkembangan putranya.


David setiap Hari mendatangi karumah diana sekedar mengecek kondisi Abraham dan bermain bersamanya.

__ADS_1


................


Kerinduan Johan kepada Diana akhir-akhir ini membuatnya tidak bisa fokus dengan pekerjaannya ... Sangat ingin rasanya ia memeluk Diana mengatakan segala keluh-kesahnya selama Di tinggalkan olehnya.


Mencoba mencari keberadaan Diana dengan menyewa beberapa Detektif swasta. Johan tidak bisa lagi memendam kerinduan kepada Istrinya yang sangat dicintainya.....


"Diana kumohon kembali ke sisiku aku akan memperbaiki segalanya dan segera menemukan semua kebenaran.... Kembalilah sayang bersama dengan anak kita... Aku akan menunggu sampai kau mau kembali kepadaku.... "


menatap foto pernikahannya dengan diana dan foto bayinya di atas meja kerjanya yang setiap hari menjadi penyemangat Hidup untukknya.


Johan berdo'a setiap hari agar bisa menemukan Anak istrinya secepatnya ...


..................


Diana yang fokus dengan perkembangan Abraham memilih mengontrol pekerjaannya dari rumah ia tidak mau melihat putra kesayangannya kembali terluka. Gunawan, Donio , dan Deret sangat setuju dengan Diana supaya Abraham bisa selalu disisi Diana.


"Papa aku akan mengurus pekerjaan dirumah saja agar bisa menjaga Abraham "


"Iya papa juga setuju kamu jangan khawatir hal itu Papa sendiri Bos mu loh.. ." Gunawan tersenyum jahil kepada Diana .

__ADS_1


"Iya papa Bosnya..... Dan aku anak papa yang paling disayangi kan.... " Deret yang mendengar perkataan Diana pura-pura cemberut kapada Gunawan.


" iya papa cuma sayang kepada Diana.... Kami bagaimana apa papa juga sayang kepada aku dan Donio"


Deret protes kepada Papanya... meski cuma bercanda.


" Hehehe Deret kalian bertigakan kesayangan papa dan mama jangan merasa cemburu kepada Adik mu " sambil memeluk ketiga anaknya julia juga ikut bergabung kedalam pelukan mereka.


Abraham yang sedang tertidur disofa terbangun karena mendengar keributan......


"Mama.... Aku.. Ha....us " Diana yang sedang berbicara dengan papanya terkejut melihat putranya terbangun segera mengambilkan air minum untuk putranya .


" Sayang kenapa bangun ini masih tengah malam apa kami terlalu ribut hingga menggangu tidurmu"


Abraham hanya mengangguk dan meminta kepada mamanya untuk kembali kekamar melanjutkan tidurnya.


"Selamat Malam Sayang mimpi yang indah... "


Diana segera membawa Putranya yang terlihat sangat mengantuk kekamar dan menidurkan Abaraham di sampingnya sambil membacakan Dongeng anak... Hingga tertidur pulas bersama dan bermimpi indah.

__ADS_1


Tbc......!!!


__ADS_2