Aku Menyerah

Aku Menyerah
"Tamu Tidak di Undang"


__ADS_3

Deret bermain dengan Abraham dan lucas dengan begitu seru.. Kesenangan yang sudah tidak lama dirasakan olehnya semenjak Abraham dan Diana kembali ke sisi johan kini Ia merasanya kembali seperti di masa lalu.


"Abraham... Kau mau tidak bersama dengan pamam sepanjang waktu selama paman berada disini.. " Deret bertanya kepada Abraham yang selalu mencium pipi Lucas setiap saat.


"Umm... Boleh asal tidak bersama dengan paman Donio.. Serem.. "


Abraham berkata pelan karena takut kalau Paman Donio akan mendengar perkataannya.


Deret hanya tertawa mendengar perkataan Abraham yang sangat betul dan Tidak salah.


Kakaknya..


David dan Sisca bergabung dengan mereka dan menbawa beberapa hadiah untuk Abraham dan lucas.. Di hari kedatangannya Ia belum sempat memberikan hadiah yang mereka bawa untuk keponakan Mereka.. Abraham dan Lucas sudah dianggap keponakan oleh David dan Sisca sendiri.


"Abraham ini paman membawa hadiah untukmu dan juga ini untuk adikmu Lucas.. "


Sisca berkata dengan lembut kepada Abraham dan mengelus wajah tampan dari kedua anak Diana dan Johan.


"Wah.... Terima kasih paman.. Bibi... Umahhh"


Abraham mencium pipi kedua orang yang memberikan Hadiah untuknya dan Lucas..


Lucas melihat tidakan Kakaknya juga melakukan hal yang sama ketika di angkat oleh David dan mengendonya.


Wajah David tertegun Karena tiba-tiba di berikan ciuman oleh Lucas yang masih berumur 2 tahun itu.... Tidak menduga akan mendapatkan hadiah yang lebih baik dari Anak kedua Diana.


Deret yang bersama dengan Abraham sedang membuka Hadiah yang diberikan oleh David.

__ADS_1


"Wah... Paman ini mainan yang sudah lama sangat ku inginkan... Terimakasih.. "


"Bukan Apa-apa Abraham ini hanya hadiah kecil dari kami berdua.. Sebagai imbalannya boleh paman bermain dengan Lucas sebentar saja.. "


"Boleh.. Paman yang paling jangan jauh dariku sajaa.. "


Johan yang hanya lewat baru mendegar Abraham membiarkan Lucas di pisahkan darinya mengerutkan dahinya.. Ini tidak seperti sifat Abraham...


"Apa yang telah dilakukan oleh David kepada Abraham sampai-sampai membiarkan Lucas bersama dengan David dan Sisca.. "


Guman Johan dalam hatinya..


Johan berjalan menuju Dapur tempat Istrinya memasak untuk semua orang... Ia ingin membantu Diana yang kelihatan kelelahan.


"Sayang ada yang bisa ku batu... "


"Johan kau siapkan saja peralatan makan untuk semua orang.... Masakanku sudah hampir selesai.. "


"Ok sayang."


Johan segera melakukan permintaan dari istrinya tanpa mau menolaknya...


*****


Ting... Tong... Ting.. Tong...


"Siapa sih.... "

__ADS_1


Donio sangat terganggu dengan suara bel yang terus di pencet oleh seseorang.


Donio berjalan dan membuka pintu rumah.. Dia menatap Dingin orang yang berada di hadapannya...


"Apa yang kau lakukan disini mau merusak kehidupan Adikku lagi... Kau bahkan sudah ku beri peringatan jika berani mengganggu kehidupan bahagia Adikku tidak akan ada ampun bagi wanita kotor sepertimu.. "


Kata Donio kesal dengan kedatangan tamu tidak di undang.


"Aku hanya ingin bertemu dengan Diana dan Johan sebentar saja... Ini akan menjadi yang terakhir kalinya... " ungkap orang tidak di undang tersebut.


"Dasar tidak tau malu kau... Pergi jangan pernah muncul dari hadapanku dan keluargaku.. Lagi.. Wanita Kotor"


Mendengar keributan di depan pintu Diana dan Johan mendekati asal keributan tersebut....


Betapa terkejutnya Mereka melihat siapa yang di ajak berbicara oleh Donio..


"apa yang di inginkan olehnya... "


Kata Diana kesal kepada orang yang hampir menghancurkan pernikahannya dengan johan karena kebohongan wanita itu.


.


.


.


.

__ADS_1


Tbc......!!!


__ADS_2