Aku Menyerah

Aku Menyerah
" Perjuangan David Untuk Diana"


__ADS_3

David kembali keindonesia ingin menemui Diana sekaligus membantunya jika Diana sedang dalam masalah.. Dua tahun lalu setelah mengetahui masalah yang menimpah Diana ia menyesal telah pergi Kelondon dan kali ini ia akan Berjuang demi Diana.


David menuju kediaman Diana dengan membawah hadiah untuk Abraham .


"Semoga Anaknya Diana suka dengan hadiah yang kuberikan " David tersenyum sambil berjalan menuju pintu rumah diana.


"Tante... Apa kabar.. Mana Diana" David melihat Julia sedang menyiram bunga .


"Ehh... David datang.. Silahkan masuk dan duduklah akan aku panggilkan Diana tunggu sebentar " Julia berjalan menuju Kamar memanggilnya .


Diana mengetahui bahwa David datang Untuk menemuinya berlari menemuinya dan langsung memeluknya.


"kapan kakak Datang keindonesia..... "


"Anna aku baru sampai tadi pagi... Oh mana putra mu aku mau melihatnya "


"Kakak kenapa baru datang menemui ku sekarang rindu tau.... " Diana cemberut sambil menatap David.


"Maaf sayang aku baru bisa datang karena Papa memintaku untuk mengurus beberapa masalah perusahaan dua tahun belakangan dan baru bisa menemuimu sekarang... Aku janji deh akan membantumu dan tidak akan keLondon lagi supaya bisa menebus kesalahanku". David tersenyum melihat wajah diana yang cemberut.


"Ayo kak David kita menemui putraku ayo kita kekamarnya mungkin sudah bangun" kata Diana kepada david.


"Abraham kesini sayang Om David mau melihatmu" diana memanggil anakknya yang sedang berjalan menuju kepadanya.


"Ma......Ma. " Abraham melihat ibunya memanggil namanya.


"Oh.. Jadi Namanya Abraham jagoan kecil paman ... Tampan sekali kayaknya sih lebih Tampan dari aku ... Abraham ayo kita main bersama ..paman bawa hadiah untukmu "


Ingin mengendonya namun Abraham yang belum familiar dengan David langsung bersembunyi dibelakang Diana.

__ADS_1


" Kanapa sayang Itu Paman David jangan takut kamu main saja bersama dengannya mama mau mambuat makanan siang mu dulu..." Diana mendorong dengan lembut anaknya menuju David .


"Ma.. Ma. Aku Ta... Cut... " Abraham takut melihat david .


"Main saja dulu jangan takut dia orang baikkok sayang anggap saja sama seperti paman donio dan paman Deret sayang... "


"Iya.. Jagoan kecil jangan takut sama Paman ayo kita main-main" menarik tangan mungil Abraham dan berjalan menuju ruang keluarga.


Diana tersenyum kepada Abraham yang terus menatapnya sambil di tarik oleh David .


Diana bahagia melihat putranya besama dengan David bermain karena kadua saudaranya sedang berada di perusahaan Ayahnya.


" Kak David bawa Abraham kesini dulu nanti dilanjut mainnya "


"Iya tanggu sebentar Anna.... "


............


David menghubungi Deret bahwa dia akan mulai berjuang untuk mendapatkan diana. Deret yang mendengar perkataan David sempat kaget bagaimana dia bisa berjuang mendapatkan adikknya sedangkan diana sendiri belum resmi berpisah dari Johan.


"Deret aku akan memulai perjuanganku untuk adikmu jangan menghalangi ku dan diana .... Donio sudah memberiku dukungan jadi kau jangan menggangguku hubunganku dengan Anna"


" iya aku akan mendukungmu tapi semua keputusan berada di tangan Diana.. Dan jangan coba untuk memaksanya"


Memperingati David agar tidak memaksa diana dalam mengambil jalan hidupnya sendiri.


" Janji mu sudah ditanganku jangan merubah perkataanmu itu Deret"


"Haahhahah selamat berjuang aku pasti tidak mengubah perkataan ku " deret menertawai keseriusan David kepada adikknya.

__ADS_1


...............


"Kakak bagaimana dengan keadaan sisca... Aku merindukannya "


"Dia sedang sibuk jika nanti sudah libur sisca pasti menemui sayang.. Ia juga sangat merindukanmu "


"ah... Iya bagaimana perkembangan perusahaan di london kapan pembukaan dan peresmiannya... Maafkan kami kakak David karena harus membuatmu repot karena kakakku tidak bisa ke london untuk mengurus segalanya.. "


"Jangan pikirkan itu diana... Mungkin pembukaanya dan peresmiannya 2 bulan lagi"


David mengatakan kepada diana bahwa semua sudah beres... Bagi Diana David adalah kakak dan sahabat untuknya... Tapi tidak untuk David.. Ia sangat mencintai Diana sampai-sampai rela berkorban demi orang yang ia cintai.


"Kakak mari kita makan kau pasti sudah lapar aku sudah menyiapkan makanan khusus untuk mu "


"Apa itu Diana sepertinya... Enak atau bisa saja sebaliknya" David tersenyum menatap diana yang tampak kesal dengan perkataannya.


"Kau selalu seperti itu.... Jika tidak suka bilang saja aku tidak akan memasak untuk kakak lagi"


"Hei... Jangan gambek jelek tau... Kayak bebek kehilangan iduknya saja"


Mereka melanjutkan perdebatannya sampai selesai makan...


Abraham menatap mereka dengan tatapan tajam menuju David ia merasa terancam dengan kehadiran David.. Ia berfikir bahwa ibunya akan di sakiti oleh orang aneh itu...


David Joshua Kendra (26 tahun)



Tbc.....?!!

__ADS_1


__ADS_2