
Sudah seminggu mertua johan berada dirumahnya setiap hari juga ia menemani Gunawan menonton pertandingan sepak bola sampai tengah malam jika di pagi hari johan harus menemani mertuanya olahraga.
Diana sangat bahagia melihat suaminya sudah tidak mengikutinya ke tempat kerja sebab kehadiran Papa dan mamanya yang terus memaksa Johan bekerja di perusahaannya sendiri agar tidak mengganggu Diana.
Perasaan Diana akhir-akhir ini kurang enak badan sehingga membuatnya pusing dan tiba-tiba pingsan di kantornya... Ia segera dibawa ke klinik oleh beberapa pegawainya.
" Halo. Tuan Johan Istri anda pingsan tadi di kantornya dan sekarang sudah berada di kilinik terdekat" sekretaris Diana menelpon Johan.
"Apa... Kau seriskan Jangan bercanda tadi pagi dia baik-baik saja kenapa bisa tiba-tiba pingsan"
"Tuan Sebaiknya anda menemui Istri anda.. Aku juga tidak tau kenapa Nona Diana bisa pingsan secara tiba-tiba "
Johan segera melajukan kendaraannya menuju tempat Istrinya di bawa. Melihat seseorang Dokter baru keluar dari ruangan istrinya Johan menghampiri bertanya kondisinya.
"Dokter bagaimana kondisi istri saya... Apa dia baik-baik saja tadi pagi waktu aku mengantarnya bekerja kondisi baik-baik saja.. Tapi kenapa bisa Ia tiba-tiba pingsan... Cepat katakan kepadaku.. Apa yang terjadi " Johan yang tidak sabaran terus memaksa Dokter berbicara kepadanya.
Doktet itu tersenyum melihat Johan dan mengucapkan selamat kepadanya.... Membuat Johan semakin kesal saja.
"Tuan..... Selamat Istri anda Hamil 2 bulan... Istri anda pingsan mungkin karena terlalu lelah saja.... Kondisi Janinnya berkembang dengan baik... Temui Dia mungkin saat ini sudah sadar"
"Huh... "
Johan termenung beberapa saat tersadar Ia langsung menemui istrinya dan mencium bibirnya.
"Sayang terimakasih... Aku akan jadi papa untuk kedua kalinya"
__ADS_1
"Apa maksudmu...."
"Diana sayang dengarkan aku... Kau Hamil sudah 2 bulan kita akan punya Baby..."
"Jadi Aku hamil... Bagaimana bisa..!!!"
"Sayangkuuu.... Kau punya suami dan Aku adalah suamimu jadi Bisa dong....."
Diana dan Johan pulang kerumah lebih awal setelah mengetahui kehamilannya.. Johan semakin tidak mau bekerja ia ingin berada di samping Diana sepanjang waktu. Ia tidak ingin lagi melewatkan pores kehamilan istrinya.
"Diana kau sebaiknya tidak bekerja dulu biar papa yang mengurus perusahaan..... kau dirumah saja dengan suami anak kamu"
"Papa liat tuh... Johan tidak pernah masuk kerja ketika mengetahui kehamilanku..." Diana mengeluh kepada Papanya.. Sebab sudah beberapa hari suaminya berada dirumah terus.
"Sayang..... Biarkan saja lagi pula kalian tidak kesusahan biar dia merasakan bagaimana mengurus Istri dan anaknya..."
" Seharusnya kau senang Diana sayang... Lihat wajah suamimu itu bukankah sangat bahagia mengetahui kehamilamu.. Cucu kedua papa akan segera hadir...... Kalau begitu Papa dan Mamamu mau pamit pulang... Sampai Jumpa sayang"
"Sayang jaga kesehatanmu baik-baik dan juga kandungamu mama pergi dulu nanti kesini lagi bermain dengan Abraham... Cup.. Cup.. Cup.. "
Julia pamit pulang kepada putrinya dan menantunya.
.................
Johan telah menjadi suami siaga apa pun kebutuhan istrinya pasti akan di siapkan sekaligus menemani Abraham bermain.. Ia merasa senang karena Istri dan anaknya berada disisinya untuk selamanya....
__ADS_1
"Sayang.. Kau mau makan apa... Biar aku yang menyiapkan kau duduk saja jangan banyak gerak kehamilanmu masih sangat dini... Biar aku yang mengambilkannya... " johan melihat istrinya sedang menuju dapur ...
"Johan aku hanya mau minum Susu untuk ibu hamil.... Kau bermain saja dengan Abraham.... Biar sekalian kubuatkan minum untuk kalian...ini kewajibanku sebagai istri dan seorang ibu johan.."
"Sayang... Biar aku yang buatkan yah.... Kamu saja yang bersama Abraham.. Ia merindukan ibunya.... Biar kali ini aku mengurus kalian berdua.. Tolonglah sayang jangan menolakku"
"Huh... Baiklah"
Diana sungguh pusing menghadapi suami keras kepalanya... Sedangkan Johan bahagia melihat istrinya mau mendengar perkataannya.
Johan segera membawa Susu untuk Istrinya dan untuk putranya sedangkan Dia sendiri membuat kopi karena tidak suka dengan susu dari kecil.
Diana sudah menghabiskan segelas susu dengan cepat... Ia melihat kopi yang di minum oleh suaminya rasanya Ia ingin minum kopi juga langsung menyambar dan meminumnya dalam satu teguk.. Entah apa yang dilakukannya sebelum Ia tidak begitu suka dengan kopi.
Melihat istrinya meminum kopinya johan membulatkan matanya lebar-lebar Diana meminum kopi tanpa gula... Johan segera bertanya karena khawatir dengan Istrinya.
"Sayang kau minum kopi tanpa gula milikku... Biasanya kau hanya minum susu atau teh.. Kenapa tiba-tiba kau meminum kopi"
"Hehheh.. Johan mungkin bawaan Anak dalam kandungan ku... Jangan cemas itu perihal yang biasa untuk Ibu hamil.."
"Apa ketika kau hamil Abraham suka juga dengan kopi.. "
"Waktu Abraham aku tidak pernah meminum kopi tapi aku selalu meminum Jus buah"
Johan menatap Istrinya tidak percaya dengan yang ia dengar anaknya masih di dalam perut suka dengan Kopi...
__ADS_1
Tbc......!!!