Aku Menyerah

Aku Menyerah
"Ketakutan dan Kepatuhan Abraham"


__ADS_3

"Kakak.... Aku merindukanmu... Kapan datang berkunjung lagi kerumah Keponakan kakak merindukanmu"


Diana berbicara dengan Donio melalui telepon.


"Sayang... Ada apa kenapa tiba-tiba kau mengatakan hal itu.. "


"Kakak.... Aku minta Tolong bantu kami untuk mengubah sifat Abraham yang tidakmau patuh kepada Guru yang berada di Tknya.. "


"Apa.....??? "


"Bahkan sampai membuat kekacauan di sekolahnya.. Aku dan johan sudah menasihati Abraham agar tidak berbuat kacau... "


Diana akhirnya menelepon Kakaknya Donio karena sudah merasa dongkol dengan tindakan Putranya yang benar-benar diluar batas kesabarannya....


Donio tidak menyangka bahwa Keponakannya akan sangat tidak patuh dan tidak sopan dengan orang lain.. Dia akan akan datang dan mengajari tentang tingkah laku yang baik untuk Abraham.


Lega itu yang dirasakan oleh Diana dan Johan setelah meminta Donio untuk datang mengunjungi mereka... Namun beda hal dengan Abraham raut wajah sudah seperti orang yang sedang ketakutan... Ia tidak menyangka bahwa kedua orangtuanya sampai menelepon pamannya.


Abraham menyesali perbuatannya hari ini di sekolahnya.. Ia perlahan mengubah sifatnya kepada orang tuanya... Berharap bahwa mamanya akan berubah pikiran dan mencegah kedatangan Pamanya...


Johan dan Diana melihat perubahan sifat Abraham tidak akan tertipu lagi dengan wajah yang sok polos itu.. Karena sudah beberapa kali mereka di bodohhi oleh Putranya sendiri.


"Johan apa kau menyadari perubahan Abraham kepada kita.... "


Diana bertanya kepada Suaminya yang tampak mengetahui rencana Abraham.


"Sayang... Jangan tertipu dengannya kali ini... Dia itu memang anak kita tapi harus di berikan pelajaran dulu agar bisa mengubah sifatnya.. Jangan sampai kita kembali tertipu seperti hari-hari sebelumnya... "

__ADS_1


"Kau benar Abraham hanya mencoba mengelabui kita... Ayo Aku sangat ingin bertemu dengan Lucas... "


Seraya mengajak suaminya untuk menemui Lucas yang sedang tertidur dikamarnya.


****


Di bandara....


Seorang lelaki tampan dengan wajah tegasnya berjalan dengan beberapa pengawal di belakangnya.. Dia sudah menelepon kedua orang tuanya bahwa sudah kembali Karena perihal Abraham yang sudah diluar kendali Johan dan Diana....


Donio menajukan mobil miliknya yang dibawakan oleh seorang supir dari kediaman Papanya..


Setengah jam kemudian ia sudah sampai di rumah Johan... Ia berencana akan tinggal disana beberapa waktu untuk mendidik Abraham.


Bib.. Bib... Bib....


Abraham yang mendengar suara mobil yang tidak asin baginya.. Tubuhnya tiba-tiba tegang melihat pamannya yang sudah berada di hadapannya dengan wajah penuh kerinduan namun juga ada sedikit kekesalan untuknya...


Diana menyambut kedatangan Donio dengan sengaja melirik Abraham yang sedang di belakang pintu rumahnya..


"Iya.. Aku disini karena seseorang yang tidak patuh.. " melirik Abraham...


"Kakak ayo kita masuk.. Aku sudah menyiapkan makan siang untuk semua orang.."


"Kebetulan kakak juga lapar.... Oh dimana Abraham....?" Donio pura-pura bertanya kepada Diana.


"Mungkin Abraham sedang bermain di belakang pintu... "

__ADS_1


Diana mulai menjahili anaknya sendiri.. Dia menunjuk Abraham yang berdiri di belakang pintu dengan wajah tersenyum kecut kepada mereka.


"Diana Biarkan Kakak saja yang mengurus Abraham selama kakak tinggal di sini.. Ok"


"Itu tergantung dari kakak saja.. Lagi pula aku dan Johan Sangat Sibuk dengan Lucas sekarang.. Jadi kakak saja yang mengurus Abraham.."


Tubuh Abraham ketakutan mendengar perkataan dari pamanya..


"Tamatlah Riwayatku.. " di dalam hati Abraham..


Johan yang bersama dengan lucas juga melihat kedatangan Kakak iparnya mereka menghampiri dan menyapanya...


Tbc.....!!!


.


.


.


.


.


Hai... Para Reader's silakan mampir di novel terbaru Author..


"My Life With You (Hidupku Bersamamu) "

__ADS_1


Perjalanan cinta dua insang manusia yang saling mencintai namun harus bersabar karena terlalu banyak lika-liku kehidupan yang mereka jalani.


Thanks You... Alll❤❤❤


__ADS_2