Aku Menyerah

Aku Menyerah
" Kembali Berharap "


__ADS_3

Diana kembali kerumahnya untuk melihat anaknya yang Ia tinggalkan dengan David karena mengantar Johan kerumah Sakit.


"Kakak David.... Mana Abraham kenapa tidak bersamamu"


"Diana..... Abraham tadi tertidur kerena menunggumu... Bagaimana kondisi Johan"


"Johan Baik-baik saja kakak... Aku mau melihat putraku dulu.. Terima kasih telah menemani Abraham... "


"Ah... Tidak apa-apa Diana aku senang bisa bersama dengan Abraham.. Kalau begitu aku mau pamit pulang... "


Diana kekamar anaknya setelah mengantar David sampai depan pintu. Melihat putranya tertidur Diana mengecup keningnya dan melihat sebuah pesan dari Papanya Johan.


"Diana sayang... Johan sudah sadar.. Dia mencarimu.. Ada yang ingin dikatakannya kepadamu" Adhitama mengirim pesan kepada menantunya.


"Papa aku akan datang setelah Abraham terbangun aku mau mengajaknya juga melihat Ayahnya"


"Baiklah.. Temuilah Johan dengan Putra kalian agar perasaanya semakin baik... "


Setelah membaca pesan dari Adhitama. Diana kembali bersiap-siap sembil menunggu Abraham bangun. Diana melihat seseorang sedang berdiri di depannya dengan wajah murung.. Orang itu adalah Peter yang kembali berharap kepadanya.. Diana sendiri sedang dalam Kebingungan peter kembali... Johan masih sakit... Meskipun mereka berdua adalah orang yang penting bagi Diana...


"Peter apa yang kau lakukan di rumahku... "

__ADS_1


"Diana aku cuma mau melihatmu ... Kau mau kemana dengan penampilan seperti itu.. "


"Aku mau menjenguk Johan dirumah sakit... Ia tadi kesini aku sempat mengantarnya... Tapi aku pulang karena mau mengajak Abraham juga... Aku akan pergi setelah Abraham terbangun"


"Bisa kita pergi bersama aku juga mau melihat kondisi Johan bagaimanapun kami adalah Sahabat... "


...


Setelah Abraham Bangun dari tidur siangnya mereka bertiga segera menuju rumah sakit untuk menjenguk Johan.. Sesampainya Mereka melihat Johan menatapnya. Abraham segera berlari menuju Papanya karena merasa merindukan Johan.


Diana sangat bersyukur karena Abraham mencintai Papanya meskipun mereka baru bertemu setelah sekian lama.... Johan memcium kening putra yang berada dipelukanya.


"Hai... Johan bagaimana keadaanmu.. ?"


"Aku baik-baik saja.. Kenapa kalian bisa datang bersama? "


"Tadi aku kerumah Diana.. Tapi aku mendengar kau sedang sakit jadi sekalian kita berangkat "


Johan tidak menjawab wajahnya tiba-tiba saj murung mendengar perkataan Peter lalu melihat Diana sedang berdiri di sampingnya.


"Diana ada yang ingin aku katakan kepadamu berdua saja.. " johan berkata sembil melirik Peter yang berada di samping Istrinya.

__ADS_1


Peter yang mengerti lirikan johan keluar dari ruangan untuk memberikan mereka berdua waktu untuk bicara berdua. Abraham tidak mau meninggalkan Papanya tetap berada di samping Johan dengan tingkah Manjanya.


"Sayang apa kita masih ada kesempatan untuk bisa kembali bersama.... Aku akan menuruti semua keinginanmu.. Aku tidak akan membuatmu kecewa untuk sekian kalinya... "


Johan mengatakan maksudnya kepada Istrinya tersebut.


"Johan aku tidak tau berikan aku waktu agar bisa berfikir dulu... Aku juga maunya kembali bersamamu tapi ketika mengingat yang kau lakukan kepadaku hati terasa masih sakit.. "


"Diana aku tidak pernah bersandiwara didepanmu aku benar - benar mencintaimu tolong kembalilah dan kita besarkan Abraham bersama"


"Berikan aku waktu johan jangan memaksaku"


Abraham yang belum mengerti apa-apa hanya terdiam mendegar percakapan kedua orang tuanya.


.............


Meskipun tidak berhasil membuat Diana yakin denganya Johan tetap mersa bahagia karena Diana akan mempertimbangkan perasaannya.


"Semoga kita bisa hidup bersama lagi Sayang... Suatu hari nanti kita bertiga akan berada dalam satu keluarga.." Johan yakin dengan perasaanya bahwa Istri dan anaknya akan bersamanya.


Sudah 2 hari Johan berada dirumah sakit dan setiap harinya Diana dan Abraham datang mengunjunginya.. Semangat Johan kembali dan berangsur-angsur pulih dan di izinkan pulang.

__ADS_1


Bahkan ketika Ia kembali Diana dan Abraham mengantarnya pulang kerumahnya meski mereka hanya sampai di gerbang Pagar rumahnya.


Tbc.........!!


__ADS_2