
Diana mempersiapkan makanan untuk makan malamnya bersama david dan johan.
" Ini sudah cukup untuk tiga orang Uh Capek juga memasak begitu banyak pantas mama dulu selalu mememintaku membantunya"
diana merasa lelah setelah memasak ingin rasanya istirahat namun 30 menit lagi David datang langsung menuju kamarnya membersihkan dan juga menganti baju ..
Johan melihat diana memakai baju yang sederhana namun begitu cantik dimatanya.
"Diana kamu mau kemana kenapa penampilanmu seperti ini "
johan melupakan tentang makan malamnya bersama david.
"johan apa kau lupa malam inikan kita mau makan malam bersama david "
memberi taukan pada johan yang tampak lupa makan malamnya besama david.
"aku lupa karena tadi aku sangat sibuk sampai tidak mengingatnya. Tunggu aku kita turun bersama" meminta agar diana menggunya selesai.
David yang sampai dirumah johan langsung mengetuk pintu dan dipersilakan masuk oleh penjaga rumah johan.
"Tuan saya akan panggilkan nyonya diana dan tuan johan silahkan duduk dulu "
kata salah satu pembantu rumah diana. David menggungu mereka di meja makan sambil memperhatikan sekeliling ruangan.
"David sudah datang silahkan duduk dulu "
johan mempersilakan david untuk duduk dimeja makan.
"Diana dimana? johan kenapa kamu sendirian " bertanya kepada Johan karena tidak melihat diana bersama dengannya.
"Diana sedang menerima telpon, Nanti dia kan turun" Mereka berdua berbincang-bincang sambil Menunggu diana turun.
" Kak David sudah datang silahkan memakan malamnya aku yang buat sendiri loh demi kakak." diana mengatakannya kepada david langsung mendapat tatapan tajam dari johan namun Diana sendiri tidak menyadarinya maupun david.
" Diana kapan kamu belajar memasak perasaan waktu kamu berada dirumah mamamu aku tidak pernah melihatmu memasak maupun membantu mamamu apa masakanmu bisa dimakan diana"
david terkekeh mandengar diana mengatakan bahwa dia memasak sendiri.
" Kak david tidak percaya padaku coba saja masakanku sangat enak Lebih baik aku memesan makana saja kalau kakak datang lagi"
kata diana cemberut.
__ADS_1
" Iya diana sendiri yang membuatnya tadi aku melihatnya sendiri"
johan menyela karena merasa diabaikan oleh diana dan david.
"Diana aku akan berangkat besok pagi jadi ini mungkin pertemuan terakhir kita sebelum aku ke London aku cuma mau mengucapkan salam perpisahan kepadamu" David berkata sambil melirik Johan.
"kenapa cepat sekali pulangnya aku harap Kakak selamat samapi tujuan dan jangan lupa obrolan kita waktu itu "
"Iya sayang aku akan melaksanakan tugas yang kamu katakan "
Setelah selesai makan malam mereka bertiga menuju teras Mengantar David mau pulang menyiapkan keperluannya besok harinya.
" Diana hubungi aku jika ada masalah yang terjadi pada mu "
memeluk diana sebagai pelukan perpisahan johan merasa cemburu melihat istrinya dipeluk oleh orang lain segera berkata.
"David sebaiknya kamu pulang dan istrahatlah supaya tidak terlambat besok "
"Ahh... Iya Diana aku pamit dulu betul kata johan aku harus istirahat Dahh sayang nanti jangan lupa hubungi aku jika kamu punya masalah "
david merasa terusik dengan kata johan .
" sampai jumpa lagi David hati-hati "
***
Akhirnya david pulang diana langsung ditarik Johan masuk kekamarnya.
"Bagus kau diana beraninya bermesraan di depanku Kau harus membayarnya"
johan langsung menindih tubuh diana.
" Johan dia itu sudah kuanggap sebagai kakak kamu jangan seperti ini dulu aku belum mandi "
diana mencoba mendorong tubuh Johan yang menindihnya.
"Nanti kita mandi bersama "
johan kembali menarik diana kubawahnya dan melakukan aksinya.
***
__ADS_1
Hari berikutnya Diana merasa seluruh badanya pegal-pegal karena perbuatan johan. Diana bersiap-siap menuju Hotel nya meskipun merasa lelah.
.Melajukan mobilnya menuju hotel untuk melakukan pekerjaanya yang sempat tertunda karena Johan yang sangat menyebalkan.
"karin katakan pada klien untuk menemuiku di kantor hari ini cepat nanti johan memintaku lagi menemuinya lagi "
meminta kepada karin agar mempercepat petemuannya dengan klien.
"Nona Mereka akan datang 30 menit lagi aku sudah memberikan tahukan kepada mereka"
karin berkata pada diana yang baru duduk di meja kerjanya.
Di sisi lain Johan merasa bingung kepada dirinya yang selalu ingin berada disisi dania. Johan mencoba menghubungi diana bekali-kali namun diana yang sedang berjumpa dengan kliennya tidak mendengar panggilan telpon Johan.
"Tut.... Tut... Tut.... "
"Ada apa dengan diana kenapa tidak mengangkat telpon ku... "
johan tampak kesal karena diana tidak menjawab telponyaa.
Karin yang melihat ponsel diana bergetar terus langsung mengankat ponsel diana.
"Halo Ini dengan siapa? Nona Diana sedang ada klien "
karin bertanya kerena tidak mengenal nomor johan.
"Kau yang siapa mana diana aku mau berbicara dengannya dan ingat ini Saya JOHAN WILLIAM SUAMINYA Diana "
johan berkata sambil menekan kata suami Karena tidak mengenali siapa yang berbicara denganya.
"Maaf Tuan Nona sedang ada pertemuan penting saya akan menyampaikan pesan anda "
karin menyampaikan bahwa Diana sedang sibuk.
"Katakan pada Diana bahwa aku menyuruhnya membawakan makan kekantor ku setiap hari "
"iya tuan saya akan menyampaikannya "
Karin mendatangi diana yang selesai dengan pekerjaannya. Menyampaikan pesan Johan kepada diana.
"Huhhh... Dasar Johan makin hari tingkahnya semakin aneh saja Yahh sudahlah aku ketempatnya saja lah Nanti tambah aneh lagi jika aku tidak datang"
__ADS_1
diana semakin pusing melihat tingkah johan yang sangat aneh akhir-akhir ini. Langsung menuju kantor johan membawa makanan yang telah dibuatnya di Dapur Hotelnya.
Tbc...!!!