Aku Menyerah

Aku Menyerah
"Perjuangan Cinta Johan"


__ADS_3

Setiap hari David datang mengunjungi kediaman Diana demi mendapatkan hatinya... Meski harus bersaing dengan suaminya yang masih belum diceraikan oleh Diana.


"Diana apa kamu akan kembali bersama dengan Suamimu. " David bertanya kepada Diana yang sedang memberi makan Anaknya.


"Aku juga tidak tau Kakak Johan dulu pernah membuatku sakit hati dan aku tidak mau merasakan rasa sakit itu lagi...? "


"Apa aku boleh mengejarmu Diana....???"


"Apa maksudmu Kakak David.....?? "


"Lupakan saja... Aku cuma bercanda... Jangan di ambil hati.... "


Ketika mereka sedang asik berbicara bersama ada seseorang yang sedang memperhatikannya dari luar pintu dengan tatapan cemburu.


Johan merasa hatinya sangat sakit melihat keakraban kedua orang tersebut perasaanya kini sudah kacau..


Merasa ada yang memperhatikannya dari jauh David menoleh melihat Johan yang sedang berdiri di depan pintu dan segera melambai tangannya.


"Hai.. Johan lama tidak bertemu bagaimana kabarmu" tersenyum melihat johan yang sedang cemburu kepadanya.


Johan yang masih melamun tidak mendengar sapaan David kepadanya. Didalam fikiran johan bagaimana Ia bisa agar Diana kembali mencintainya. Perlahan ia tersadar dari lamunannya ketika seseorang anak kecil memanggilnya.


"Pa.. Paa.... " Abraham menoleh mendengar David menyapa seseorang dan memanggil Johan .


"Sayang sini... Papa mau bermain denganmu" Johan yang tersadar dari lamunanya Langsung mengajak Putranya bermain bersama untuk mengalihkan rasa Camburu yang ia rasakan.

__ADS_1


Abraham yang mudah akrab dengan siapapun langsung menghampiri Papanya..


"Diana aku bisa mengajak Abraham bermain diluar bersamaku".


"Johan... Kau bisa membawanya asal aku ikut bersamamu aku.... Tidak mau anakku terluka untuk kedua kalinya... Jadi kita bisa berangkat bersama"


"kalau begitu aku mau pulang dulu. Sampai jumpa Abraham, Jangan kangen sama pamanyah "


David berpamitan untuk memberikan mereka bertiga waktu bersama meskipun ada rasa tidak nyaman di Hatinya ketika Diana mengatakan bahwa Ia mau ikut dengan Johan Dan Abraham.


***


Di taman bermain Johan hanya mengamatin Putranya dengan tatapan yang terlihat kosong..


Diana yang melihat johan yang tidak seperti biasanya bertanya kepada Johan.


"Diana apakah masih ada kesempatan untuk memilikimu kembali... Bisakah aku mengejar Cintamu"


Diana tidak menjawab perkataan Johan. Ia hanya menatap menghadap johan karena dirinya sendiri masih bimbang untuk kembali membuka hatinya untuk Johan dan kepada lelaki lain. Diana hanya ingin Fokus dengan pertumbuhan Abraham.


"Kenapa tidak menjawabku Sayang. Apa sudah tidak ada lagi kesempatan untukku, Jika begitu aku akan memperjuangkanmu sampai kau percaya dengan perasaanku yang tulus.. "


"Johan untuk saat ini aku belum bisa memutuskan apa-apa aku hanya mau fokus dengan Anakku... "


"Kenapa?? Kita bisa membesarkan Anak kita bersama Abraham juga bisa merasakan keluarganya lengkap "

__ADS_1


"kau sudah pernah membuatku begitu kecewa Johan Dengan sandiwara dan kebohonganmu sehingga aku percaya dengan bodohnya."


"Diana aku memang pernah membuatmu kecewa tapi aku tidak pernah berbohong dengan semua perhatianku kepadamuu saat itu Aku benar-benar mencintaimu dengan segenap Hatiku.. "


"Cukup Johan aku mau kembali kerumahku Abraham sudah lama bermain nanti Dia sakit ada aku tidak mau anakku sakit... Ayo kita pulang saja... "


Diana segera memanggil anaknya untuk kembali kerumahnya melihat waktu yang sudah mau malam.


Johan mengikuti dan mengantar Istri dan Anakknya pulang ke.. Kediaman keluarga Diana yang sudah ditunggu oleh kedua kakak Diana disana.


"Johan sampai jumpa.. Kau kembali saja kerumahmu ada aku yang bisa menjaga Adikku " Deret berkata sambil menatap johan dengan sinis.


Deret memang tidak terlalu menyukai Johan lagi setelah apa yang telah menimpa adikknya.


Ketika johan hendak pulang kerumahnya ia kaget melihat kedatangan seseorang yang sangat dikenalnya sedang menuju rumah Diana.


Hatinya bertanya apa yang dilakukan oleh sahabatnya dirumah Istrinya..


Johan diam-diam mengikuti langkah sahabatnya yang berada di depan pintu rumah mertuanya.


"Apa yang dilakukannya di rumah mertuaku.?, kenapa Ia sendiri bisa tau rumah istriku... "


Bertanya dengan dirinya sendiri.


Seseorang yang membukakan pintu sangat terkejut dengan kedatangan orang tersebut. Bahkan tidak bisa berkutik. Tampa sadar Deret menyebut nama orang tersebut...

__ADS_1


Tbc.........!!!


__ADS_2