Aku Menyerah

Aku Menyerah
" Satu Keluarga "


__ADS_3

Selama beberapa hari Johan dan Diana selalu bersama demi menjaga putra mereka karena Abraham menginginkan Papa dan Mamanya bermain bersama dengannya.. Peterpun tidak mengganggu kebersamaan mereka.


Keberatan mereka ke london merupakan hal yang membahagiakan bagi Johan karena bisa bersama dengan Istrinya.


"Sayang.. Bisa kita keluar Jalan-jalan bersama sebagai keluarga"


Johan berharap bisa bersama dengan Anak dan istrinya tanpa di ganggu oleh orang lain dan ingin mengajak mereka keluar bersamanya.


"Mama...." Abraham menatap mata Diana agar bisa pergi bersama dengannya.


Melihat tatapan anaknya Diana menyetujui ajakan Johan.


"kau bersiaplah... Aku akan menunggumu disini bersama dengan Abraham"johan berkata pada Diana.


Mereka terlebih dahulu memberitahukan kepada orang tua mereka agar tidak yang merasa cemas .


Diana dan anaknya ikut bersama dengan Johan kesuatu tempat untuk piknik di pinggiran kota. Johan sudah menyiapkan segala kebutuhan untuk piknik. Jhon diminta oleh Johan untuk menyiapkan temat piknik beserta kelengkapannya.


...........

__ADS_1


Di tempat Piknik....


"Sayang kita duduk disini tadi aku sudah menyiapkan... Ayo.. Duduk "


"Johan kau yang menyiapkan semuanya... Kenapa tidak memberitahuku agar aku bisa membantu... Menyiapkan makanan untuk kita bertiga.. "


"Tidak apa-apa sayang aku dibantu kok oleh Jhon kita nikmati saja... Abraham kesini... "


Johan menepuk pahanya menyuruh putranya duduk dipangkuannya... Abraham segera menuju pangkuan Papanya meski setiap hari bertemu namun jika Donio atau deret berada di dekatnya Abraham lebih memilih kedua pamanya dibanding oleh Johan... Wajar saja Abraham tumbuh dengan kasih sayang dari kedua pamanya.. Sedangkan Johan baru beberapa bulan mereka bertemu.


Abraham tertidur dipangkuan Johan... Diana melihat suami dan Anaknya bersama hatinya terasa hangat.. Johan begitu mencintai Abraham dan memberikan perhatian lebih untuknya dan Juga Anak mereka.


"Diana sayang aku tidak pernah capek jika itu menyangkut Kau dan Juga Anak kita..... "


"I Love you Wife" membisikkan ditelinga Diana dan mencium bibirnya.


Diana menatap lurus kedepan setelah mendengar perkataan Johan dan juga ciumanya. Johan menyandarkan kepalanya ke bahu Istrinya sudah lama ia tidak bermanja-manja dengan Istrinya tersebut... Rasa yang sudah lama ia simpan akhirnya tidak terbendung...


"Sayang maafkan Aku.... Kumohon kita bisa kembali bersama sebagai satu keluarga aku berjanji tidak akan pernah menyakitinmu dan juga Anak kita..... Jangan memilih orang lain... Aku sungguh akan hancur jika aku kehilangan kalian berdua... "

__ADS_1


"Beri aku waktu berfikir johan...... Aku akan memberikan jawaban kepadamu setelah aku yakin kepadamu.... Bersabarlah "


"Aku akan menunggumu sampai kapanpun kau siap kembali kepadaku... "


Diana terdiam tidak menaggapi Johan johan yang masih bercerita ketika ditinggal olehnya.. Tidak terasa air matanya menetes mendengar kehidupan suaminya tanpanya..... Johan melihat istrinya menangis langsung mengusap air mata Diana dengan lembut dan mengecup kedua matanya agar Diana berhenti menangis.


"Jangan menangis Sayang.. Aku minta maaf telah membuatmu menangis... "


"Jika saja aku tidak pergi meninggalkanmu Johan... Pasti kita sudah bahagia bersama ... Kau tau kehidupanku tanpamu sangat berat merindukanmu setiap saat.... Bahkan ketika aku melahirkan kau tidak bisa melihat putra kita..... "


"Dan ketika aku ditemani oleh keluargaku aku masih merasa ada yang kurang aku menginginkan kehadiranmu Johan... "


"Diana sayang maaf karena tidak berada disampingmu ketika kau membutuhkan ku..... Aku sungguh minta maaf..."


"sudah lah Johan itu semua sudah berlalu... Sebaiknya kita kembali kerumah saja ini sudah sore"


Johan segera mengajak Istri dan anaknya pulang cuacanya juga semakin dingin... Bisa-bisa mereka kedinginan.


Tbc.......!!!

__ADS_1


__ADS_2