Aku Menyerah

Aku Menyerah
Aku Menyerah


__ADS_3

Selama satu bulan belakangan ini hubungan Johan dan diana baik-baik saja kerena mereka terlihat seperti pasangan yang sudah lama menikah. Gunawan yang melihat hubungan johan dan putrinya semakin membaik merasa bersyukur merasa bahwa Diana bahagia bersama johan.


Begitupun Adhitama bahagia melihat hubungan putranya tidak mempunyai masalah , melihat johan mulai mencintai istrinya.. Adhitama berharap semoga johan sudah melupakan jessica.


"sayang kamu mau kemana dimana johan kenapa tidak bersamamu sepanjang hari "


kata gunawan karena tidak melihat menantunya.


"papa johan akan kesini setelah selesai bekerja"


diana berkata pada Papanya kerena terlihat khawatir .


Diana berada dirumah orang tuanya karena diminta oleh Papanya untuk menginap bersama johan sebagai kunjungan kerumahya karena setelah menikah johan tidak pernah datang kerumahnya.


" Diana apa kamu belum ada tanda-tanda kehamilan nak"


julia melihat putrinya yang sedang duduk diteras menunggu Johan.


"Belum mah mungkin nanti kalau aku dan johan berusaha lebih Bisa saja. Aku hamil"


"Nanti kalau kamu hamil tinggal dirumah sama Mamayah sayang "


"baik mamaku sayang.. "


Diana sambil memeluk julia.


Bib.. Bibb... Bibb..


Johan masuk kedalam halaman rumah papa mertuanya.


"Johan kesini dulu ada yang mau aku bicarakan denganmu "


diana menarik lengan johan menuju kamarnya.


"katakan saja "


"Johan bagaimana ini mama mengiginka seorang Cucu dari kita "


"Yah kalau mama mau kita bisa buatkan ayo jangan menundanya Diana. "

__ADS_1


johan tersenyum kepada diana sambil melepas dasinya.


"Ihh apa sihh aku belum siap jadi ibu johan... Nanti saja aku tidak mau menjadi Janda dengan anak 1 bagaimana jika jessica kembali kau pasti mau meminta cerai kan padaku supaya kalian bisa bahagia dan saat itu pula jika kau tidak mengginkanku aku akan pergi menjauh dari kehidupanmu " diana mengatakan isi hatinya pada johan.


"Heii.... Apa yang kau katakan Aku sudah tidak ada hubungan dengan wanita itu diana dan sekarang kau istriku harus memberikan aku seorang anak sebagai penerus ku dan lakukan tugasmu sebagai istri " johan tampak jenkel kerena Diana membahas perceraian Dia tidak akan mau menceraikan Diana sampai kapan pun.


" Dan ingat dengan ini dengan baik Diana aku TIDAK AKAN MENCERAIKANMU sampai kapanpun"


Johan segera memperingati Diana agar tidak membahas tentang perceraian.


" Johan kenapa Kamu semakin aneh saja apa kamu lupa dengan Jessica pacarmu itu... Bukannya.. "


johan tampak muak langsung memotong perkataan Diana


"Jangan bahas Wanita itu dihadapanku lagi diana kalau tidak aku akan menutup mulut mu itu sekarang juga. " diana langsung menutup mulutnya takut dengan ancaman johan kepadanya.


" ahhh johan kita turun saja mama dan papa sedang menunggu kita makan di bawa cepat yah aku duluan " diana berlari meninggalkan johan dikamarnya.


***


Gunawan melihat putrinya datang sendirian lansung bertanya


"Anu pahh.. Johan sedang ganti baju aku kesini duluan mau menbantu mama ternyata sudah siap semuanya."


"Johan kesini kita makan malam bersama"


julia melihat johan menuju meja makan.


" Johan bagaimana kabarmu kenapa kamu baru menemui papa sih"


gunawan heran kenapa johan tidak pernah menemani diana jika datang kerumahnya.


" Aku punya banyak pekerjaan penting papa.. Aku minta Maaf baru bisa datang sekarang bersama diana. "


"Tidak apa jangan meminta maaf kita kan keluarga lagipula aku cuma bercanda saja jangan diambil hati yah Johan... Dan Tolong menjaga Diana " gunawan terkekeh melihat johan yang terlihat gugup menangapi perkataanya.


"Itu kewajibanku sebagai suami diana papa aku pasti menjaganya selama dia di sisiku " johan mengatakan akan menjaga diana sambil melirik kepada istrinya tersebut.


"Aku percayakan Diana pada mu. Jangan membuatnya kecewa aku tidak akan melepaskan mu jika dia merasa sedih karenamu johan. "

__ADS_1


gunawan tampak serius johan yang mendengar perkataan papa mertuanya hanya bisa menelan air liurnya.


"Papa sudahlah Aku bahagia bersama Johan jangan menekannya terus "


diana berkata pada gunawan karena jengkel mendengar perkataanya.


Setelah makan malam Diana dan johan menuju kamarnya untuk istirahat akibat mersa lelah dengan coltehan papa dan mamanya yang tidak pernah habis bahkan makan saja membutuhka waktu 2 jam karena terus mendegarkan mereka berdua yang begitu cerewet.


" Diana bagaimana kau kita pulang saja besok aku tidak sanggup mendengar mereka lagii"


sambil memeluk diana dari belakang .


"Iya aku juga maunya begitu tapi papa memintaku tinggal selama beberapa hari bersama denganmu " diana tidak menghiraukan pelukan johan kerena suadah terbiasa dengan pelukan johan kepadanya.


"Selamat malam sayang "


tiba-tiba mencium kening diana.


" apa sih johan kenapa menciumku Aku mau tidur saja lahh... "


diana bahagia merasa bahwa johan mulai mencintainya dan terlelap di pelukan johan.


" Diana aku mencintaimu sayang jangan tinggalkan aku "


bebisik ditelinga diana namun sudah tertidur dalam pelukannya.


Diana terbangun subuh melihat johan yang masih memeluknya dari belakang tertidur kembali sambil menunggu johan melepas pelukannya.


Sampai pagi hari johan tidak pernah melepas tubuh diana dari pelukannya.


"Johan bangun kamu bilang hari ini ada pekerjaan penting Bangun cepat nanti terlambat "


diana mencoba membangunkan johan yang masih tertidur sambil memeluknya dengan erat.


" apasih aku libur hari ini tidurlah kembali jangan berisik"


"Tapi aku sibuk johan nanti mama marah kepadaku... Dan lepaslkan dulu tanganmu dari tubuhku aku mau mandi.. " . Johan melepaskan diana dengan raut wajah kesal.


"Awas kau nanti Diana" Johan melanjutkan tidurnya.

__ADS_1


Tbc...!!!


__ADS_2