Aku Menyerah

Aku Menyerah
" Pertemuan "


__ADS_3

Usaha Johan untuk menemukan Diana tidak sia-sia Detektif yang disewanya mengatakan bahwa Diana dan putranya sudah kembali kekediaman keluarganya.


" Sayang tunggu aku, Kita akan segera bertemu dan memulainya dari awal Aku akan menjemputmu bersama putra kita "


Johan sangat bahagia mengetahui keberadaan putranya dan Diana. Dan segera menyelesaikan pekerjaannya.


***


Diana sadang perjalanan menuju Hotelnya untuk menemui berapa klienya tidak menyadari bahwa sedang diikuti oleh seseorang


DiHotel Diana yang sedang menunggu kliennya mendapat telpon dari Donio bahwa Klien yang akan ditemui olehnya Tidak jadi ke Hotel. Lebih memilih KePerusahaan.


"Huh.. Apa ini gara-gara mau menemui klien aku harus meninggalkan putraku dasar" Diana sedikit kesal mendengar kabar dari kakaknya Segera meninggalkan Hotelnya.


Johan yang sejak tadi mengikuti. sedang memperhatikan Diana dari jauh yang hendak meninggalkan Hotel.. Ia langsung menghampiri Diana dengan jantung bedengup dengan kencang Kegugupan kini sudah melanda perasaanya sudah lama sekali mereka tidak pernah bertemu Air matanya tiba-taba menetes Setelah berhadapan dengan Istrinya.


"Diana.. Sayang.. "


Diana tampak mematung melihat Johan kini berada dihadapannya tidak melakukan apa-apa dan memanggil Namanya. Rasanya Ingin berlari menjauh dari hadapan johan namun tubuhnya tidak merespon


pikirannya.


Johan memeluknya dengan lembut penuh kerinduan pikiran diana sangat pusing, Ia sebenarnya sangat merindukan Johan tapi tidak mau membalas pelukan Johan kepadanya.


Mereka berdua melepas kerinduannya


"Sayang akhirnya aku menemukanmu"


Johan tidak sadar bahwa mereka dilihat banyak orang.. Setelah beberapa saat diana menyadari bahwa mereka sedang di perhatikan.

__ADS_1


"Johan kita... Bisa berbicara disana.. " Diana menujuk sebuah ruangan untuk bisa berbicara berdua dengan johan tanpa gangguan orang lain.


" Katakan apa maumu johan.... Kau mau menghancurkan diriku lagi atau... Apa katakan... " Diana mengawali pembicaraan menatap johan.


"Diana kamu kemana saja selama ini aku sudah mencarimu kemana-mana.. Aku sangat merindukanmu"


"Johan apa... Lagi rencanamu apa ini juga permintaan jessica agar kau menemuiku karena kau takut tidak mendapat yang kalian inginkan"


"Diana aku sudah tidak berhubungan dengan Jessica dan aku hanya ingin kita kembali bersama seperti dulu kala.... Waktu itu aku sangat menyesal telah membuatmu menderita tapi sekarang aku akan membuat mu bahagia Sayang ....." johan menatap Diana agar mempercayai perkataanya.


" aku sudah tidak memiliki hubungan apapun denganya... Taukah kau tanpa kamu hidupku kosong.... Diana aku benar-benar mencintaimu Dari sejak kita pertama kali berhubungan malam itu"


" Wah.... Sandiwara apa lagi yang kau lakukan apa yang aku dengar, Tidak salah johan kau mau kembali seperti dahulu. Oh Kau mau menghancurkan aku lagi Sudah kukatakan padamu sebelumnya Kita sudah selesai " Diana tersentak mendengar johan memintanya kembali bersama.


Johan menatap Istrinya yang kini berada didepanya tidak menyadari bahwa Diana sedang marah kepadanya..


"Hei... Johan kamu kenapa tidak menbalas perkataan ku apa memang benar.... Sungguh lelaki penuh tipu daya... "


" Diana dengar dulu Aku tidak pernah bersandiwara dari awal aku sangat tulus memperlakuanmu waktu itu. Aku sangat mencintaimu Jadi kumohon Kita kembali bersama yah Sayang.. " johan memohon agar Diana mau kembali kepadanya.


" Johan bagaimana dengan jessica kau jangan lupa dengannya.. Dia juga mempunyai anak darimu aku sudah bahagia tanpamu.... "


"Kau jangan mengacaukan kehidupanku yang kini sudah bisa melupakan Dirimu Johan" ucap Diana berbohong.


"Sayang aku akan menemukan kebenaran dan mendapatkanmu lagi.. Maukah kau menberiku kesempatan kedua.... Kumohon akan aku lakukan apapun demi bisa bersamamu sepanjang waktu.."


"Jika kau mau kembali kepadaku buktikan ketulusanmu Johan... Aku akan mancoba mempertimbangkan"


"Itu tergantung dari usahamu Johan Dan aku mau pamit nanti putraku mencari ibunya.. Sampai bertemu kembali.. " Diana berjalan menjauh dari hadapan johan dengan senyuman tipis.

__ADS_1


Johan ditempatnya masih tidak percaya bahwa Diana memberikan kesempatan kepadanya... Ketika mendengar Diana bahwa ia akan mempertimbangkan perasaannya hatinya langsung berbunga-bunga.


Pertemuannya Dengan Diana membuatnya tersenyum setiap saat dan terlihat orang gila.


Johan akan membuat Diana jatuh hati kepadanya dan tidak akan melepas kesempatan yang diberikan oleh diana.


***


Setelah pertemuan mereka Johan sangat Bahagia Diana masih memberikan kesempatan kedua jika ia berhasil menemukan semua kebenaran tentang jessica.


"Aku pasti tidak akan melepasmu kali ini Sayang... Kita akan bahagia bersama bagaimanapun caranya aku akan mendapatkanmu. Kau satu-satunya istriku"


"siapa yang kau bicarakan Johan ?"


Tiba-tiba ada seseorang yang menyelah perkataanya.


"Kau kapan? Kau kembali dari Singapura... "


Johan kaget melihat sahabatnya waktu kecil.. Pertemuan terakhir mereka 4 tahun yang lalu sebelum Sahabatnya itu tiba-tiba pergi kesingapura meninggalka kekasihnya.


"aku kembali kemarin siang aku mau menemui kekasihku yang aku tinggalkan tanpa kabar.. Aku pasti akan membuatnya kembali kesisiku.. Aku dengar Dia sudah menikah dengan orang lain karena perjodohan sialan... "


"Bagaimana kau akan mendapatkannya jika sudah menikah... Kau mau merebut Istri orang "


" aku mendengar kabar bahwa suaminya tidak mencintainya bahkan suami berengseknya itu punya anak dari wanita lain... Aku pastikan membawanya kesisiku "


Mendengar perkataan sahabatnya johan merasa bahwa kisah yang diceritakan olehnya seperti kisah hidupnya.. Namun tidak berfikir bahwa sahabatnya mengetahui tentangnya.


Mereka bercerita tentang pengalaman hidupnya selama mereka bersama diwaktu kecil hingga dewasa.

__ADS_1


Tbc.....?!!


__ADS_2