
"ngapain kamu ke sini?" tanya ku tidak suka, karena laki laki yang ada di hadapanku ini adalah Juan, orang yang meninggalkan ku hanya karena bacotan Kristina. "apa kau tidak rindu pada ku?" tanya Juan sambil duduk di hadapan ku. "ngapain aku rindu dengan orang yang ngak berguna kayak kamu, tidak percaya omongan ku, tapi malah percaya dengan omongan Kristina" jawab ku sambil berjalan pergi. tap.. Juan memegang tangan ku, "apa lagi yang kau ingin kan?!" tanya ku dan meninggi kan nada suara ku. "kembali lah ke sisi ku maka aku tidak akan meninggalkan mu lagi" kata nya berbisik di telinga ku. wajah kami terlalu dekat sehingga membuat ku langsung mendorong nya. "menjauh dari ku!" kata ku berteriak, banyak orang yang melihat kami karena teriakan ku tadi. aku langsung membayar nasi bungkus itu dan segera pulang sambil menangis. bagaimana mungkin aku akan kembali pada orang yang meninggalkan ku hanya karena omong kosong Kristina?. aku langsung menghapus air mata ku agar aku tidak di tanya oleh bibi Angel aku kenapa. setelah sampai di rumah.. "ni ini uang kembalian nya" kata ku sambil mengulurkan tangan ku yang menggenggam uang itu. "baik lah jangan lupa bagikan nasi itu pada mereka" kata bibi Angel sambil menyalakan televisi. "iya bi" kata ku sambil berjalan ke atas melalui tangga. saat sampai di depan kamar anggota ku. aku masuk dan melihat mereka sedang memegang perut mereka dengan tangan mereka. "apa kalian baik baik saja?" tanya ku sambil memberikan nasi bungkus itu pada mereka. "ya, kami hanya kelaparan" jawab salah satu dari mereka. "makan lah nasi ini, aku akan mengambil kan air untuk kalian" kata ku sambil berjalan pergi ke bawah. saat aku kembali ke atas dengan minuman air putih di tangan ku membuat mereka tersedak, karena aku membawa gelas yang berukuran besar, atau bisa di bilang itu adalah Aqua galon... "mengapa ketua membawa kan kami Aqua galon?" tanya mereka. "mana tau kalian kekurangan air.." kata santai sambil meletakkan Aqua galon itu di samping kamar mereka.
__ADS_1
pagi hari.... di sekolah...
__ADS_1
aku masuk dengan wajah yang sangat ceria. siapa sangka bahwa wajah ceria ku akan hilang dalam sekejap mata karena melihat Juan ada di depan kelas ku. "ngapain kau ke sini?!" tanya ku sama sekali tidak suka dengan keberadaan nya. "tentu saja untuk membuat mu kembali ke sisi ku" kata Juan dengan percaya diri. "hai Trish.." sapa revischa. "hai juga" sapa ku balik, aku menarik tangan revischa untuk masuk ke kelas sambil menabrak bahu Juan bermaksud untuk mengusir nya. "siapa itu?" tanya revischa yang dari tadi menatap ke arah Juan. "itu mantan orang yang ku suka dulu" jawab ku sambil menaruh tas di bangku ku. "hah?! mantan orang yang kau suka?" tanya revischa heran. aku menjelaskan semua nya tidak kurang dan tidak lebih. "begitu lah ceritanya" kata lu sambil menghela nafas."hmm, tapi kenapa kau tidak mau bersama nya dia kan ganteng" kata revischa dengan mata yang terus menatap Juan. "kalau kau mau kau aja yang sama dia aku ngak mau!" kata ku sambil mengeluarkan permen tangkai dari kantong ku. "kamu serius ngak mau sama dia?" tanya revischa dengan wajah berbinar binar. "iya aku ngak mau!" jawab ku kesal dengan mata nya itu.
__ADS_1