AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
MENYIKSA NYA...


__ADS_3

"Sudah lah ayo kita masuk ke kelas" kata ku sambil menarik tangan Alvin pergi.


Saat kami kembali.., aku melihat Kristina dalam keadaan yang sangat sulit untuk di mengerti.


"Apa yang terjadi?!" tanya ku yang melihat ada darah di mana mana.


"si..si..si..si" kata revischa yang tidak bisa menstabilkan suara bahkan dia seperti sedang sesak nafas.


"Apa yang terjadi?" kata ku yang panik.


"TRISH! si Hani di dalam kelas. berkelahi dengan Kristina! kami tidak berani masuk untuk menghentikan mereka. Kristina membawa pisau!" kata Hendra yang segera menunjuk ke arah kelas kami.


"A...APA?!" kata ku yang langsung menerobos masuk ke dalam kelas. aku melihat Hani yang dalam keadaan luka di kaki akibat pisau yang ada di tangan Kristina.


"Kalian! segera bawa Hani ke UKS! CEPAT!" kata ku yang langsung menopang tubuh Hani.


Setelah Hendra dan Kiel membawa Hani ke UKS... aku lah yang sekarang harus berurusan dengan Kristina! tidak peduli apa pun yang terjadi!


"hahahaha ternyata ada pahlawan kesiangan ni" kata Kristina dengan tawa menyeramkan nya.

__ADS_1


"oh ya.. kalau kau seorang pecundang pasti akan menggunakan alat untuk menyiksa orang bukan.." kata ku yang mengambil penggaris kayu yang ada di atas papan tulis.


"kalau begitu ngak usah basa-basi lagi langsung aja!" kata Kristina dengan menancapkan pisau nya ke arah perut ku.


Untung nya aku langsung mengindari pisau nya itu dan bagian tubuh ku yang tertancap oleh pisau nya adalah tangan kiri ku.


Kristina menarik lagi pisau nya yang membuat darah di tangan ku semakin banyak yang keluar.


"Hanya ini kah kemampuan yang kau punya" tanya ku dengan nada meremehkan nya.


Tanpa satu kata lagi aku yang langsung memukul kepala Kristina dengan penggaris yang ada di tangan ku.


"hahahaha hanya ini aja kau udah jatuh. ini belum sesakit pisau yang kau tancapkan ke tangan ku tadi!" teriak ku sambil menjambak rambut Kristina.


"sakit! sakit!" teriak Kristina.


"oh sakit ya? gimana kalau aku tambah kan ini" kata ku sambil mengeluarkan korek api ke hadapan muka nya.


"tidak tidak!" teriak Kristina yang langsung merangkak keluar. semua yang melihat keadaan Kristina tidak separah dengan keadaan ku.

__ADS_1


Darah ku yang sudah berceceran dimana-mana.


"Mau lari kemana kau?!" tanya ku sambil menarik kaki nya agar masuk ke dalam kelas.


"Tidak ku mohon tidak!" kata Kristina yang berusaha melepaskan tangan ku dari kaki nya.


"ingat lah satu hal! aku akan membalas kan dendam ku pada mu!" kata ku sambil berbisik ke telinga Kristina, Kristina terdiam tak berani menatap.


"apa yang terjadi?" tanya alvin yang langsung masuk ke dalam kelas.


"Trish! tangan mu berdarah!" kata Alvin sambil berteriak.


"aku tidak apa apa.." kata ku yang sudah kehilangan banyak darah.


"Trish!Trish!" terdengar suara Alvin yang sudah tidak bisa ku dengar lagi, suara nya semakin lama semakin menghilang, wajah teman teman ku yang berkumpul tidak terlihat jelas lagi.


Seketika waktu aku bangun, aku mencium aroma obat dan aku melihat sekeliling yang berwarna putih.


"dimana ini?" tanya ku yang masih setengah sadar.

__ADS_1


"Trish! kau udah bangun!" kata bibi Angel yang menggenggam tangan ku dengan erat.


__ADS_2