AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
MEMOTONG LIDAH MU...


__ADS_3

back ke cerita ku...

__ADS_1


"kak!" teriak adik laki laki ku, Rocky. "apa?" tanya ku sambil menoleh ke arah nya. "tadi aku dapat piala loh" kata adik ku yang menunjukkan piala yang ada di tangan nya. "piala apa itu?" tanya ku heran, karena sejak TK dulu sampai kelas 3 mana pernah mendapat kan ranking, apa lagi piala. "tadi kak aku menang lawan si Josep," kata Rocky yang sedang memamerkan piala nya. "jangan bilang kau menang karena kalian tawuran sama sekolah sebelah!" kata ku sambil meninggi kan suara ku. "eh.. bukan kok kak, ini aku dapat karena kami tadi bertarung" kata Rocky yang menyimpan piala nya itu. "ya sudah lah, ayo kita pulang udah jam 2 siang ini" kata ku sambil memegang kedua tangan adik ku. kami pulang seperti biasa melewati gang itu.

__ADS_1


"nek kami pulang...." kata ku yang masuk ke rumah tingkat 3, setiap aku masuk pasti akan melihat banyak sekali ikan. ya, nenek ku dan kakek ku dulu adalah nelayan, itu sih di kampung kami. tapi karena kami sudah pindah ke kota. nenek dan kakek pun berjualan ikan. "wah apa yang nenek masak?" kata ku yang langsung mendekati kuali yang mengeluarkan asap. "ayam asam manis" kata nenek ku yang menatap ku dengan maksud agar aku pergi mandi. aku langsung berlari ke arah kamar mandi dan mandi dengan lama, kira kira sih 30 menit. di antara semua keluarga ku, cuman aku yang paling lama mandi, kecuali mau ke sekolah. selesai mandi aku langsung berlari ke arah kamar dan mencari doggy. "doggy...doggy... dimana kau?" kata ku sambil mencari di mana anjing berwarna putih itu. "gug gug" gonggong anjing itu yang membuat ku menoleh. "hai doggy" kata ku sambil menggendong anjing itu. aku langsung berlari ke bawah sambil menggendong doggy di pelukan ku. "nek aku pergi dulu ya ke Alfamart. mau beli makanan anjing untuk doggy," kata ku sambil memberikan doggy ke kedua adik ku yang TK itu. "jaga baik baik, sempat kalau di tubuh doggy ada lecet sedikit,!" kata ku mengancam dengan wajah seram. yang di ancam mengangguk kan kepala nya. aku langsung mengayuh sepeda ke arah Alfamart yang tidak jauh dari rumah nenek. setelah membeli makanan anjing, aku langsung kembali. "doggy!" kata ku sambil berjalan ke arah mereka. "kak anjing ini sangat imut!" kata Albee yang terus mengelus elus rambut doggy. "iya kak, apa lagi kalau di goreng pasti lebih enak!" kata Vincent yang mata nya tertuju pada doggy. "jika kau berani memakan doggy, maka aku akan memakan mu tanpa sisa!" kata ku sambil menatap tajam ke arah Vincent. yang di tatap langsung berlari ke arah kakek yang baru saja turun dan mengadu. "kakek tadi kak Trish bilang ingin memakan ku tanpa sisa!" kata Vincent yang terus memperlihatkan wajah tidak berdosa nya. "berbohong aja terus. lihat bagaimana aku akan memotong lidah mu itu!" kata ku sambil mengambil pisau untuk memotong bungkus makanan anjing untuk doggy. Vincent langsung sembunyi di belakang kakek. "TRISH!!!" teriak kakek yang membuat ku terkejut. oh pasti karena aku bilang, aku akan memotong lidah mu!, aku lupa jika Vincent adalah cucu kesayangan kakek dan Albee adalah cucu kesayangan nenek. "iy kek iya, ngak aku ulangi lagi" kata ku yang menatap kakek dengan mata yang sangat besar.

__ADS_1


__ADS_2