AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
PIRING KESAYANGAN..


__ADS_3

Gadis itu langsung berlari ke arah belakang laki laki yang ada di samping nya.


"Ayah lihat itu!" kata nya yang mengadu ke laki laki itu.


"Anak manja!" kata ku yang berjalan pergi dengan lewat dari hadapan nya.


"Dari pada kau.." kata gadis itu terhenti saat aku langsung melihat nya lagi dengan tangan ku yang menggenggam erat pedang di tangan ku.


"Kau mau merasakan masih yang sama seperti wanita ini?!" tanya ku sambil menunjuk Riana yang dalam keadaan terkapar di lantai.


"Kau mengancam ku?!" tanya nya yang langsung mengambil botol sirup dan memegang nya di tangan.


"heh.. kau kita kau sudah hebat karena memegang botol sirup itu?! hahahaha dasar bodoh! lu kira gw takut? hanya karena lu megang botol sirup itu?!" kata ku sambil tertawa melihat kebodohan gadis itu.


"Jika nanti malam kau masih bisa bernapas, aku pasti kan kau akan pergi dari dunia besok pagi jika kau masih macam macam dengan ku!" kata ku yang berbisik ke telinga gadis itu.


Aku langsung pergi ke atas dengan bibi Angel yang mengikuti ku dari belakang menyuruh ku agar hati hati karena luka di bagian tulang rusuk ku yang masih mengeluarkan banyak darah.


"Sakit bi..." kata ku yang menahan rasa sakit saat bibi Angel mengoles kan obat petadin di bagian luka ku.


"Tahan!!" kata bibi Angel yang terus mengoles kan obat petadin ke luka ku.


"Huawaaa SAKIT!!!!" teriak ku yang terus menggelepar kan kaki ku karena sakit.

__ADS_1


"SAKIT KU MOHON HENTIKAN BI... SAKIT!!" teriak ku saat bibi Angel mengoles kan obat yang sangat perih.


"Rasa kan aja! siapa suruh kau mau berurusan dengan musuh kecil mu!" kata bibi Angel yang terus mengoles kan obat yang perih ke luka ku, aku terus berteriak karena kesakitan, yang benar saja ngak akan ada yang mendengar suara ku, karena kamar ku kedap suara, huhhhh mati aku..


makan malam.....


"Ayo makan nenek sudah masak kan ayam goreng!" teriak nenek ku yang membuat kami semua berlari dari atas menuruni tangga dengan terburu buru, ya kami sangat suka ayam, kalau mau makan ayam sih 1 bulan sekali baru dapat.


"AKU LUAN!!" kata ku yang mendesak ingin mengambil piring.


"NGAK AKU LUAN!!" teriak Rocky yang memperebutkan piring dengan ku. Kami berebut ingin menjadi yang pertama mengambil nasi dan ayam.


"JIKA KALIAN MASIH BEREBUT MAKA JANGAN HARAP MAU MAKAN AYAM!!" kata nenek sambil melihat kami dengan tajam, kami terdiam dan lebih memilih duduk di posisi bangku yang ada, nenek yang sudah tenang mengambil kan piring dan nasi ke hadapan kami. Aku terus menelan ludah sambil melihat ke arah ayam goreng yang ada di hadapanku, rasa nya ingin aku makan semua nya.


"Bi.. ayam nya kurang satu potong!" bisik ku pada bibi Angel yang duduk di samping kanan ku.


"Iya aku juga menghitung jumlah ayam itu," kata bibi Angel sambil balas berbisik ke telinga ku.


"Nenek makan lah ayam goreng itu!" kata Albee yang memberikan nenek sepotong ayam bagian dada yang cukup besar ke piring milik nenek.


"Tidak usah.. kalian saja yang makan, nenek makan ikan saja udah cukup" jawab nenek sambil meletakkan ayam itu ke piring milik Albee. Kami terdiam, kami tau arti dari kata kata nenek yang begitu sederhana tapi kami tau arti yang sebenarnya.


"Wah... ada ayam goreng ya..?" kata gadis sialan itu yang mengambil bangku kosong dan mengambil piring dengan nasi yang banyak dan mengambil 2 potong ayam, itu pun bagian dada nya dan juga sayap. Aku langsung berjalan ke arah nya dan langsung mengambil 2 potong ayam goreng yang tadi dia ambil.

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan?! kembali kan ayam ku!!" kata nya sambil berteriak.


"Asal kau tau dalam rumah kami! setiap jatah makan malam adalah satu orang satu lauk dan dengan nasi yang tidak terlalu banyak!" kata ku sambil meletakkan ayam goreng itu ke atas piring yang berisi ayam goreng.


"Emang nya aku peduli?" kata nya sambil mengangkat kaki nya ke atas meja, aku tau nenek tidak akan suka jika ada seorang perempuan Yang mengangkat kaki nya ke atas meja apa lagi waktu makan, aku langsung menendang kaki gadis sialan itu dengan keras yang menyebabkan kaki nya bengkak, huhh...


"Aaaaaaaaa!!! sakit!!!!" teriak gadis itu sambik memegang kaki nya dengan kedua tangan nya.


"Emang nya aku peduli? kau mati sekali pun aku juga ngak peduli.." kata ku sambil menyilang kan tangan ku di depan perut ku.


"Dasar setan!!" teriak gadis itu yang menyiram ku dengan air dari gelas yang tadi sudah di siap kan oleh nenek.


"heh.. kalau aku setan kau apa? Malaikat? oh tentu saja kau adalah iblis!!" kata ku sambil membalas menyiram nya dengan air panas yang membuat kulit tangan nya melepuh.


"hahahaha rasa kan itu!!" kata ku sambil tertawa melihat wajah gadis itu yang sudah merah padam, ya dia tidak tinggal diam, dia juga melempar ku dengan piring yang terbuat dari kaca, oi itu adalah kesayangan nenek ku, Untung nya Rocky langsung menangkap piring itu dari belakang.


"KAU TAU TIDAK?! PIRING INI ADALAH PENINGGALAN AYAH KU, DAN INI ADALAH KESAYANGAN NENEK KU!!!!" kata ku sambil menarik kerah baju perempuan itu dan langsung mengangkat nya ke atas, jika saja tadi piring itu tidak di tangkap oleh Rocky, maka sudah ku pastikan aku akan membunuhnya malam ini juga!..


"LEPAS KAN AKU DASAR GILA!!!" teriak nya yang menggigit tangan ku dengan keras. Aku masih bisa menahan sakit nya di gigit tapi aku tidak akan tahan jika piring itu jatuh dan pecah, maka siapa pun pelaku nya akan aku habisi dalam 5 menit.


"YA!! AKU MEMANG GILA, TAPI AKU YANG INI MASIH BELUM SEGILA APA YANG KAU PIKIR KAN AKU BISA SAJA MEMBUNUH MU DALAM MIMPI YANG TIDAK AKAN MEMBUAT MU BANGUN!!" kata ku yang langsung menjatuhkan gadis itu ke lantai dan menginjak kaki nya dengan keras.


"AAAAAAAAA!! MA.... PA..... TOLONG!!!!" teriak nya pada kedua pasangan itu yang duduk terdiam karena aku menatap mereka, seketika wajah ku berubah saat nenek menatap ku dengan tatapan yang dengan maksud menyuruh ku agar kembali ke kursi ku, aku langsung berjalan dan duduk lagi di kursi ku semula.

__ADS_1


"LIHAT SAJA JIKA KAU MASIH BERANI MACAM MACAM DENGAN KU!!!" kata ku yang menatap tajam gadis yang dengan kondisi menatap ke arah lain. sekarang aku baru puas!


__ADS_2