AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
CORONA GORENG!!!


__ADS_3

Aku berjalan ke arah pintu itu dan sedikit membuka nya, lantas aku langsung berlari dan tidak sengaja langsung menabrak dinding, dan...


"Hushhhhh........" aku terbangun dari mimpi buruk ku, semenjak ayah meninggal hampir setiap hari aku terus melihat ada bayangan hitam.


Jam berapa sekarang?. Kata ku dalam hati sambil mencari handphone ku dan membuka nya, aku melihat angka 5 yang berada di atas layar.


Aku bangun dan segera mandi, setelah mandi aku pun memasak mie instan, entah kenapa hari ini ada yang sedikit berbeda.


Selesai makan mie aku pun berangkat ke sekolah, adik adik ku tidak sekolah karena mereka libur, sedang kan aku harus sekolah karena ada pemilihan osis.


Aku ke sekolah dengan menaiki sepeda ku dengab kencang agar tidak terlambat, saat sampai di sekolah aku menyalami tangan guru yang berdiri di depan gerbang sekolah.


"Trish... kamu mau ikut ngak? ke lapangan bawah, soal nya tim bastian lagi tanding sama tim Alvin!" Kata feby yang baru saja masuk dan melihat ku yang sedang bersandar di kursi.


"Baik lah.." Kata ku sambil berjalan ke arah feby, kami berdua berjalan ke arah lapangan bawah dengan menuruni anak tangga.


"BASTIAN!!!!BASTIAN...BASTIAN...BASTIAN!!!" Terdengar suara seruan anak perempuan yang pasti itu adalah anak kelas 7³.


Feby menarik ku ke tempat duduk yang ada di paling depan, kami duduk dan memperhatikan dua tim yang sedang bermain.


Awal nya tim bastian kalah telak dari tim alvin tapi tidak tau mengapa tiba tiba saja poin tim bastian naik 50%, wow, terlalu pro.


PRITTTT.....


Suara peluit menghenti kan permainan, petanda waktu habis, "Pemenang nya adalah tim KING WORLD!!!!" Teriak seorang laki laki yang berperan sebagai wasit.


"Kalau tau pun hanya gini doang mending aku pergi ke taman aja,!" kata ku yang tidak puas dengan apa yang aku lihat.


Feby menatap ku lantas berkata, "ayo lah ngapain juga kau ke taman? mau lihat ular apa?". Tanya feby pada ku.


Auk ah mending diam aku. Kata ku dalam hati sambil berjalan pergi bersama dengan feby, saat kami kembali ke kelas.


Kami berdua berhenti tepat di belakang dua pasangan yang sedang mesra mesraan, Feby menatap ke arah pasangan itu.

__ADS_1


"Yang jomblo bisa apa??" Tanya feby sambil menatap ke arah pasangan itu, aku ikut menatap pasangan itu.


"Jomblo diam aja ya" kata ku sambil merangkul pumdak feby, bermaksud mengajak nya masuk ke kelas.


Di kelas ku yang gila...


"Woe, kita happy happy dulu, kan guru nya rapat ****!!!" teriak salah satu teman ku yang naik langsung ke atas meja.


Kami semua mengangguk kan kepala kami petanda setuju dengan ucapan teman ku yang naik ke atas meja itu.


Kami tidak terlalu ribut kami hanya membuat pantun untuk sesama, tapi pantun dan teka teki nya tercampur plus buchin deh :v.


Wibel maju ke depan sambil bergaya, lantas kami menatap nya dengan menahan tawa, saat wibel membuka mulut, kami bersiap mengoyak buku lantas melempar nya ke arah wibel.


"Kalian tau ngak kenapa aku lebih milih angka 2 dari pada angka 7?" tanya wibel pada kami, otomatis kami menggeleng geleng kan kepala kami tanda tidak tau.


Wibel yang hendak menjawab pun sedikit bergaya, "Karena tujuan ku untuk mebahagiakan nya bukan untuk menduakan nya" Kata wibel yang sedikit malu malu.


Kami semua serentak menatap ke arah Melani, kami satu kelas tau kalau wibel suka sama Melani.


Melani terkenal di sekolah karena dia itu adalah murid yang pintar, tapi galak nya ngak kalah tuh sama ku :V.


SEPULANG SEKOLAH....


Aku berjalan sendirian, mau bagai mana lagi? ke tiga adik ku hari ini tidak sekolah, terpaksa deh aku pulang sendiri ke rumah.


Aku mengayuh sepeda ku dengan cepat karena merasa sedang di ikuti seseorang, aku terus masuk ke gang ini dan ke gang yang lain nya.


Setelah merasa sudah aman, aku pun menghentikan sepeda ku di depan toko minuman, biasa lah beli ale ale rasa stroberi.


DI RUMAH......


Aku masuk ke rumah setelah memakir kan sepeda ku di depan rumah tetangga, sebenar nya sepeda itu punya tetangga ku ya, \=>\=.

__ADS_1


"Nek lagi masak apa?" kata ku sambil menatap ke arah nenek ku yang tengah mengaduk kuali.


Nenek menatap ku lantas berkata, "Corona goreng, mau cicipi ngak?" tanya nenek ku dengan mata yang tajam.


Aku sedikit heran dengan apa yang nenek kata kan, "Corona? Goreng?" tanya ku yang sedikit berjalan ke arah kuali, lantas mata ku terbelalak melihat benda yang ada di dalam kuali, bentuk nya seperti bakteri.


"What?! nenek! ini beneran corona yak?!" tanya ku sambil berjalan mundur lantas berlari ke arah belakang dan pergi mandi.


Setelah selesai dengan acara mandi ku sekitar 30 menit aku pun keluar dari kamar mandi.


Semua nya sudah ada di depan meja makan, kami makan dengan canda tawa, tapi, makan hari ini serasa berbeda dari biasa nya, karena bibi angel sudah pindah ke luar negeri untuk melanjut kan pendidikan nya.


Selesai makan, aku pun membersih kan meja makan, saat sedang membersihkan meja makan, aku teringat akan seseorang, tapi aku tidak tau siapa, yang pasti nya perempuan.


Setelah selesai membereskan meja makan aku pun berjalan ke arah kamar ku dan tidur.


Keedokan pagi nya....


Aku yang sudah bangun menggosok gosok mata ku yang masih mengantuk, aku mencari handphone ku dan menatap ke arah atas layar.


Hoammm, hari ini minggu, jadi aku akan pergi ke rumah bastian aja, di sana kan bisa ku suruh dia buat ngajarin aku main basket. Kata ku dalam hati, dan bergegas pergi ke arah bawah.


Di luar rumah...


"Nenek, aku pergi dulu ya" Kata ku sambil menatap nenek ku yang sedang menyisir rambut panjang sepinggang nya.


Nenek menatap ku sedikit heran, "Kau mau kemana? kan hari ini minggu, jangan bilang kau mau ketemu sama gengster lagi!" Kata nenek ku yang menatap tajam.


Astaga, punya nenek kok mata nya setajam ini sih, udah galak, disiplin lagi. Kata ku dalam hati sambil menggeleng geleng kan kepala ku ke arah nenek.


"Aku mau pergi ke rumah bastian nek" Kata ku sambil tersenyum, senyuman ku di balas dengan menyeram kan.


"Baik! tapi kau harus pulang sebelum jam 6.00, karena kita akan kedatangan tamu malam ini!" kata nenek sambil menatap ke arah ku.

__ADS_1


Aku mengangguk kan kepala ku dan naik ke dalam mobil, sebelum pergi, aku melambai kan tangan ku ke arah nenek.


__ADS_2