AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
PRIA KANIBAL..


__ADS_3

Saat kami masuk ke taman kelengkeng itu, aku langsung mengambil kelengkeng yang ada di atas pohon.


"Itu Trish! yang itu! iya iya yang itu dekat dahan nya!" teriak bibi angel yang menunjuk ke arah kelengkeng yang ada di atas pohon.


"Sabar!! aku cuman punya 2 kaki sama 2 tangan!" kata ku yang memanjat pohon agar dapat kelengkeng itu.


Setelah dapat, aku pun langsung turun memberikan sebagian kelengkeng itu pada bibi angel yang sudah mengulurkan kedua tangan nya ke hadapan ku.


"Ayo, kita pergi sekarang! sudah malam!" teriak nenek yang menyuruh kami untuk pulang.


Bibi angel menyuruh ku untuk mengambil beberapa buah kelengkeng itu untuk di bawa pulang, aku pun mengiyakan permintaan bibi Angel.


"Ayo cepat! nanti di tinggal kita!" teriak bibi angel dari bawah yang membuat ku memetik buah kelengkeng yang besar dari dahan yang tinggi.


"Ayo pulang!" kata bibi Angel setelah mengantongi buah kelengkeng itu dan memasukkan nya ke dalam tas.


Kami berdua berlari ke arah mobil yang sudah siap untuk pulang, demi menghentikan mobil itu bibi Angel langsung melempar kan batu dan membuat ban mobil kempes.


Kami berdua langsung berlari ke arah lain yang ban nya tidak bocor agar nenek tidak memarahi kami berdua.


"Nenek! itu ban nya bocor.." kata ku yang ngos-ngosan karena berlari terus takut di tinggal mobil.


Setelah semua nya keluar kami pun terpaksa memperbaiki ban yang kempes itu atau tidak harus berjalan kaki pulang ke rumah.


Setelah 2 jam memperbaiki ban mobil yang kempes itu kami pun pulang, tidak heran sih, 2 jam..., kami kan baru kali ini memperbaiki ban mobil sendiri, maklum saja ya.


"Akhir nya Ban nya selesai juga.." kata paman Toni sambil meminum air putih dari botol, bibi Angel langsung mengambil air putih dan meminum air putih itu sampai habis.


Saat sampai di rumah...

__ADS_1


"Huawaaa,,, hp ku ngak ada baterai nya!!!" kata ku sambil berlari ke arah belakang dan mencari charger hp.


Ayah!!!! hp ku udah sekarat!!!!. Batin ku yang melihat hp ku yang tersisa 5%, tiba tiba saja ada sahutan yang membuat ku langsung berlari ke arah kamar.


"Trish!!! jangan kau ambil charger itu, aku mau cas hp ku!!!" teriak paman Toni yang berlari ke arah ku.


Aku yang melihat paman Toni yang sudah datang ke arah ku langsung berlari sekencang mungkin agar aku bisa ngecas hp ku yang sudah sekarat.


Click..., suara pintu terkunci, aku mengunci pintu kamar agar paman Toni tidak dapat merebut cas hp dari ku.


Malam nya.....


"Ayo,, semua nya, makanan nya sudah siap, kalau ngak mau kepiting rebus nya nenek makan sendiri!" teriak nenek ku yang berada di bawah.


Kami yang dari tadi menunggu dan terus melihat ke arah jam pun langsung berlari, berdesak desak kan ingin turun ke bawah.


Aku langsung menarik bangku dan langsung duduk melihat keluarga ku yang sibuk ribut karena masalah merebut kursi.


"Eh Angel, tadi kan nampak aku manusia gendut yang tadi lagi makan Miso di kantin," kata paman Toni yang dengan santai nya meminum sup jagung dari mangkuk kecil yang berisi sup jagung.


Aku yang melihat wajah bibi Angel yang sudah merah padam, Paman Toni habis lah kau kali ini..., kata ku dalam hati.


"Benar kah? hmmm siapa?" tanya bibi Angel yang memasang wajah yang tidak tau apa apa.


Bi...bibi Angel apa kah bukan dia? setau ku bibi Angel yang paling kuat makan. Kata ku dalam hati yang menatap tak percaya dengan omongan bibi Angel.


"Sudah lah, ayo makan setelah itu aku akan membantu mu untuk membereskan semua barang barang mu" kata nenek sambil menatap bibi Angel.


"Emang nya bibi Angel mau ke mana nek?" tanya ku sedikit heran, nenek menoleh ke arah ku lantas berkata,

__ADS_1


"Nenek sudah mendaftar kan bibi Angel mu ke dalam SMA luar negeri, itu adalah hadiah ulang tahun nenek untuk nya" kata nenek ku menjelas kan.


Aku langsung tersedak saat nenek mengatakan bahwa bibi Angel akan keluar negeri,


"Nenek, apa kah nenek serius? bibi? apa kah bibi akan pindah ke luar negeri?!" tanya ku yang menahan air mata ku yang sudah ada di ujung mata ku.


Aku menatap bibi Angel yang mengangguk kan kepala nya, aku tidak ingin keluarga ku melihat diri ku menetes kan air mata lagi.


Aku berdiri dari tempat duduk ku lantas diri ku berkata, "Aku sudah kenyang, aku akan kembali ke kamar dulu" kata ku yang sudah menghabis kan nasi dari piring ku.


Aku berlari dari meja makan ke arah kamar ku yang ada di lantai dua, aku berlari sekencang mungkin agar mereka tidak melihat diri ku yang di penuhi dengan air mata.


Kenapa?! kenapa?! apa kah bibi Angel tidak bisa tinggal bersama kami?!. Kata ku dalam hati sambil membanting pintu kamar,


Lima tahun lalu, ayah yang pergi, sekarang bibi Angel?!, apa salah ku sampai keluarga ku tidak bisa utuh, bahkan ibu ku sendiri, meninggal kan kami dan lebih memilih untuk pergi bersama orang asing. Kata ku dalam hati yang terus menghentakkan kaki ku.


"Andai kan aku yang tertembak lima tahun lalu, aku rasa aku juga tidak akan merasa bahwa diri ku adalah pembawa sial!" kata ku yang menatap diri ku di depan cermin.


Semakin lama ku tatap cermin itu, semakin terlihat apa yang ada di samping ku, bayangan hitam yang lewat, lampu yang tiba tiba saja mati, dan ketika aku berjalan ke arah pintu, aku menginjak cairan yang sangat banyak.


Aku menyentuh cairan itu, seketika mata ku terbelalak saat lampu yang tiba tiba saja menyala, cairan yang ku sentuh, Warna merah pekat, aku melihat darah itu yang menjalar ke suatu ruangan.


Aku berjalan ke arah kamar itu, ku buka perlahan lahan pintu itu, kepala ku yang sedikit mendongak ke dalam kamar itu,


Aku melihat seorang laki laki yang sedang memakan tubuh seorang wanita dengan lahap,


Seketika aku langsung mematung saat wajah pria itu menatap ke arah ku, aku langsung berlari, terdengar suara langkah kaki yang mengejar ku dari belakang ku.


Aku berlari tak tentu arah, yang jelas ini sama sekali bukan lah rumah nenek, ini seperti sebuah hotel yang sudah lama tidak terpakai.

__ADS_1


Aku terus berlari dengan kencang tidak ingin pria itu memakan diri ku juga, aku melewati satu ruangan yang bau busuk nya sangat menyengat.


__ADS_2