
"mata mu itu akan kakek congkel pake Obeng dan akaan kakek rebus!" kata kakek ku sambil mengambil garpu yang ada di atas meja. aku terdiam. "tang!!!!" kata nenek ku yang memanggil kakek ku dengan maksud jangan menakut nakuti kami dengan garpu itu.
malam hari nya.....
kami makan dengan suasana yang sangat menyenangkan dimana aku dan bibi Angel yang akan menyiapkan makanan, seperti sate, ikan, cumi-cumi, kepiting, dan sayur kol, tidak lupa ayam!. kami makan di lantai dengan mengelilingi kompor kecil yang sedang menyala, memasak ayam, bau nya enak sekali, tidak tahan lagi aku langsung mengambil sumpit dan mengambil ayam itu ke piring ku, kami makan dengan canda tawa yang membuat suasana menjadi menyenangkan.
pagi hari nya.....
hari ini aku kembali ke kelas yang ku dengan mata yang memerah. yang benar saja tadi pagi aku tidak sempat untuk makan sarapan dan memilih untuk minum air putih, eh saat lagi minum kedua adik ku ini berlarian ke sana ke sini dan menyenggol ku sampai aku menumpahkan air putih ke arah mata ku. perih!!!. "ada apa dengan mata mu itu?" tanya putra yang sembari terus melangkah ke kelas sambil memperhatikan wajah ku. "tidak apa apa" jawab ku sambil berjalan pergi ke arah kelas.
jam pelajaran.....
"ini adalah guru bahasa Indonesia kalian, kalian sudah kenal kan" tanya Bu Dessy sambil memperkenalkan guru yg ada di samping nya itu, Bu Anastasya, "bu.... ibu ngak salah guru ya Bu.?!" tanya raynold yang memasang wajah tidak senang nya karena akan di ajar oleh guru cerewet itu. "tidak ibu tidak salah" kata Bu Dessy. "kalau begitu ibu tinggal dulu ya" kata ibu Dessy sambil pergi ke kelas lain. "kemarin kalian sampai bab ke berapa?" tanya bu Anastasya. "bab tentang Antonim!" kata kami serentak. "siapa yang tau tentang Antonim?" tanya Bu. "ngak tau kami do bu." kata Hendra yang sedang mencoret-coret buku nya.
Bu Anastasya: Antonim adalah perlawanan kata! jadi apa pun yang ada di atas dunia ada lawan nya, misal nyo langit lawan nyo bumi! kalau siang lawan nyo malam!, mengerti!!!" kata Bu Anastasya yang sok mengajar kami dengan tegas.
kami: mengerti Bu..!
__ADS_1
Bu Anastasya: kita mulai lah Yo. tinggi..
kami: rendah
Bu Anastasya: jauh...
kami: dekat
Bu Anastasya: lapar...
kami: makan
kami: kok lapar?
Bu Anastasya: itu bukan pertanyaan bodoh
kami: itu bukan jawaban pintar!
__ADS_1
Bu Anastasya: murid bodoh!
kami: guru pintar!
Bu Anastasya: murid gak berguna
kami: guru gak berjasa
Bu Anastasya: keluar keluar
kami: masuk masuk
Bu Anastasya: bubar bubar
kami: kumpul kumpul
setelah selesai berdebat :v
__ADS_1
"kapan lah istirahat?!?!" tanya teman ku raynold sambil berteriak, dan tiba tiba... kring..., "YESSSSSSS" teriak kami sekelas yang langsung loncat sana loncat sini berlari keluar dari kelas dan langsung menuju ke arah kantin atas. "woi anjelly!! mau ke kantin ngak?!" tanya ku sambil berteriak teriak di dalam kelas anjelly. "iya aku mau ikut!!!" teriak anjelly dan kami langsung berlari ke kantin secepat kilat karena takut bakwan nya habis. setelah selesai jajan dan kembali ke kelas.. "anjelly gimana? kamu ada bawa Rancangan pistol nya ngak?" tanya ku sambil mengunyah bakwan ku. "ada sih di tas ku" kata anjelly sambil menelan bakwan yang ada di mulut nya.