AKU SEORANG AGEN...

AKU SEORANG AGEN...
ANNYEONG...


__ADS_3

4 Tahun kemudian...


Aku bangun dari tidur ku, sekilas melirik ke arah jam, pukul 06.00 pagi, dengan malas nya aku berjalan menuju ke arah kamar mandi.


Menggosok gigi, cuci muka, dan keluar mengambil handuk juga seragam sekolah berwarna putih dan rok warna abu abu.


30 menit kemudian...


Aku turun ke bawah, terlihat seorang wanita tua sedang menyiapkan sarapan dan ada anak perempuan sekitar kelas 5 SD, sedang membantu nya.


"Pagi nenek!" sapa ku sambil memeluk nenek ku yang tengah memasak, nenek membalas pelukan ku.


"Tumben bangun pagi" kata nenek ku sambil memotong sayur bayam, aku membuat wajah yang terlihat seperti anak kecil.


"Emang biasa nya aku tidak bangun pagi?" tanya ku sambil membuat suara seperti anak kecil yang merajuk.


"Bukan nya kau selalu bangun jam 06.45?" tanya nenek yang membuat ku terdiam sesaat.


"Tidak! aku selalu bangun jam 6 pagi nek!" kata ku sambil memasang wajah imut, anak perempuan yang dari tadi membantu nenek pun membuka suara.

__ADS_1


"Kakak sudah umur 17 tahun, apa sifat kekanak-kanakan kakak belum hilang?" tanya albee yang jelas sedang mengejek ku.


Aku membulat kan mata ku, "Apa kau bilang?!" tanya ku sambil menatap ke arah gadis kecil itu.


"Aku bilang, kakak itu seperti anak kecil!" kata nya yang membuat ku geram lantas mencubit pipi nya.


Albee meringis kesaktian karena aku mencubit pipi nya terlalu keras, "Nenek!! kak Trish mencubit pipi ku dengan kuat!" rengek albee pada nenek.


Nenek yang melihat tingkah kami berdua hanya bisa menggelengkan kepala nya lantas berkata,


"Trish, jika kau tidak berangkat ke sekolah, dan masih menganggu adik mu, jangan salah kan nenek memotong uang jajan mu" kata nenek ku sambil menatap tajam ke arah ku.


"Dadah nek.." kata ku sambil melambaikan tangan ku ke arah nenek, aku ke sekolah jalan kaki, toh sekolah ku tidak terlalu jauh.


Sesampainya di sekolah....


"Annyeong eonnie" sapa ku pada kakak kelas yang lewat dari depan ku, kakak kelas itu tersenyum dan membalas sapaan ku.


"Annyeong Trish," sapa nya kembali, kak Risa, iya, kak Risa adalah kakak kelas ku, dia terkenal ramah, baik, tak kalah cantik.

__ADS_1


"Tumben datang pagi?" tanya kak Risa, aku hanya tersenyum lantas menjawab singkat pertanyaan kak Risa.


"Tadi terbangun karena jam alarm eonnie" kata ku sambil mensejajarkan langkah kaki ku dengan kak Risa.


Kami berdua masuk ke sekolah, menyapa satu persatu guru yang lewat di hadapan kami.


"Kak aku masuk kelas dulu kak" kata ku sambil berjalan ke arah kelas ku yang terletak di atas kelas 1 SMK.


Di kelas...


"Whatsap gaes!!" teriak ku yang membuat semua nya menatap ke arah ku, aku heran kenapa mereka menatap ku seperti itu.


Mata ku membesar saat melihat Mr. Jonathan sedang duduk di meja guru, "Ma..maaf pa.. pak" kata ku terbata sambil masuk ke dalam kelas.


Mr. Jonathan adalah wali kelas kami, jadi tidak heran jika bapak itu duduk di kelas kami, toh kami ngapain juga tidak apa apa.


Aku menaruh tas ku ke atas kursi, "Lu udah kerjakan tugas dari Ms. Yenny?" tanya Anjelly, sahabat sekaligus kawan sebangku ku.


Aku mengangguk kan kepala ku, "Tentu, jangan bilang lu gak kerjakan lagi!" kata ku sambil memasang wajah tajam.

__ADS_1


__ADS_2