Angel Beats School

Angel Beats School
Rumah sakit | Part 4. Tamat


__ADS_3

𝘚𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘬𝘦𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩. 𝘔𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘥𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘶𝘣𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘵𝘶𝘭𝘪𝘴 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘯𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘨𝘢𝘬 𝘯𝘺𝘢𝘮𝘣𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩 𝘬𝘢𝘯 𝘣𝘢𝘳𝘶 𝘯𝘺𝘢𝘮𝘣𝘶𝘯𝘨 𝘥𝘢𝘯 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩 𝘬𝘪𝘵𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘥𝘦𝘸𝘢𝘴𝘢 𝘨𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘨𝘪 𝘴𝘪𝘬𝘢𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘱𝘦𝘳𝘵𝘪 𝘢𝘯𝘢𝘬 𝘢𝘯𝘢𝘬. 𝘔𝘢𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘢𝘺𝘢 𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘮𝘢𝘢𝘧 𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘬𝘦𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘰𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘪 𝘶𝘣𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘶𝘭𝘪𝘢𝘩. 𝘛𝘦𝘳𝘪𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘪𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘩𝘪𝘣𝘶𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘤𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢. 𝘠𝘢 𝘸𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘨𝘢𝘬 𝘯𝘺𝘢𝘮𝘣𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘥𝘪𝘬𝘪𝘵. 𝘏𝘦𝘩𝘦𝘩𝘦𝘩.


'Mamanya Ridho pun langsung mengangkat panggilan dari Nabila.


"Ada apa Nabila? menelepon saya di saat seperti ini? "Bertanya mamanya Ridho"


"Maaf mengganggu waktu ibu. Tetapi ibu kan ada jadwal miting dengan clayen, buk malam ini. "Jawab Nabila"


"Astaghfirullah. Ibu lupa pula, Kalau mitingnya di tunda besok aja bisa apa enggak ya Nabila? "Bertanya Mamanya Ridho"


"Sepertinya gak bisa buk. Kalau mitingnya di tunda nanti clayen nya akan membatalkan kerja sama dengan kita buk. Ini clayen besar loh buk, mending jangan sia sia kan Buk. "Jawab Nabila"


"Benar juga yg dikatakan oleh mu. Tetapi ibu lagi melihat anak ibu yg di rawat di rumah sakit loh. "Ucap mamanya Ridho"


"Emangnya Anak ibu sakit apa buk? "Bertanya Nabila"


"Biasalah anak bandel. Kecelakan naik motor dia. "Jawab mamanya Ridho"


"Oh. Kalau boleh biar saya aja yg merawat anak ibu yg di rumah sakit? "Bertanya Nabila"


"Seperti nya ini waktu yg bagus untuk aku dekati Ridho dan setelah itu aku akan mengambil hatinya dan setelah itu aku pacaran dengannya. Kalau sudah aku akan menguras hartanya. Dan pada akhirnya aku akan menjadi kaya raya. Hahahaha "Berpikir Nabila"


"Terimakasih banyak sudah mau merawat anak ibu. Tetapi anak ibu sudah punya pacar dan pacarnya sudah merawat dia. Jadi ibu gak perlu khawatir lagi. "Jawab mamanya Ridho"


"Oh begitu ya. "Jawab Nabila"


"Sial, gagal lagi. Aku gak akan menyerah aku akan mendapatkan seluruh harta nya. "Berpikir Nabila"


'Mamanya Ridho pun langsung menutup telepon nya. Dan segera menjelaskan apa yg terjadi kepada Aulia.


"Aulia apa boleh ibu minta tolong kepada mu. Untuk jagain anak ibu yg bandel itu sebentar lagi soalnya ibu mau ada rapat malam ini. Jadi terpaksa ibu akan tinggalkan dia di sini. Kamu mau gak jagain anak ibu yg bandel itu. "Ucap mamanya Ridho"


"Boleh kok buk. "Jawab Aulia"


"Sebagai tanda terimakasih coba mana nomor rekening kamu biar ibu transfer uang ke kamu. Untuk uang jajan aja. "Ucap mamanya Ridho"


"Tidak perlu buk. Saya pun sudah punya uang sendiri dari hasil kerja keras saya buk. Maaf ya buk. "Jawab Aulia".


"Syukur lah anak ku yg bandel itu mendapatkan wanita yg baik, cantik, manis, suka membantu, bekerja keras, serta mandiri lagi. "Berpikir mamanya Ridho"


"Yauda kalau gitu. Terimakasih ya. "Ucap mamanya Ridho"


"Sama sama buk. "Jawab Aulia"


"Ayo kita masuk ke dalam lagi. "Jawab mamanya Ridho"


"Baiklah buk. "Ucap Aulia"


'Mamanya Ridho dan Aulia pun masuk kembali ke ruangan yg Ridho di rawat itu. Dan mamanya langsung berpamitan kepada Ridho karena mau rapat ada clayen besar yg akan datang sekarang ini.


"Aulia apa kamu gak apa apa? "Bertanya Ridho"


"Apa maksudnya pertanyaan kamu ini kok bertanya nya kepada Aulia begitu. Apa kamu pikir mama apa apa kan Aulia? "Bertanya mamanya Ridho"


"Waduh gimana ni? "Berpikir Ridho"


"Papa tolong. "Ucap Ridho meminta tolong ke papanya"


"Kamu yg berbuat kamu yg tanggung jawab. Kamu tau kan mamamu bagaimana. Papa saja gak berani dengan mamaku. Rasakan lah. "Jawab papanya Ridho dengan nada pelan"

__ADS_1


"Apa yg kalian ber dua bicarakan itu di sana? "Bertanya mamanya Ridho"


'Seketika Ridho dan papanya terkena mental gara gara mamanya.


"Papa ayo, kita aja jadwal rapat malam ini dengan Clayen besar. "Ucap mamanya Ridho"


"Lalu bagaimana dengan Ridho ma? "Bertanya papanya Ridho"


"Tenang saja kan ada pacarnya. Mama sudah minta tolong kepada nak Aulia untuk merawat nya bentar lagi. "Ucap mamanya Ridho"


"Bagus lah kalau begitu. "Jawab papanya Ridho"


"Mama sama papa pergi dulu ya. Ingat jangan bandel ya. "Ucap mamanya Ridho"


"Baiklah ma. "Jawab Ridho"


"Dan Nak Aulia kalau Ridho bandel cubit aja dia ya. Ibu gak marah kok. "Ucap mamanya Ridho"


"Baiklah buk. "Jawab Aulia"


"Kenapa begitu ma? "Bertanya Ridho"


"Biar kamu gak bandel lagi. "Jawab mamanya Ridho"


'Ridho hanya bisa diam saja. karena Ridho pun orang nya gak suka ngelawan dengan orang tua. Cuma agak bandel aja dia.


'Mamanya Ridho dan papanya Ridho pun akhirnya pergi juga.


"Rupanya kamu penakut juga ya dengan mama mu? "Bertanya Aulia"


"Hahahaha. "Tertawa Aulia"


"Aulia kalau kamu tertawa kamu kelihatan tambah manis loh. "Ucap Ridho"


"Adu adu ampun. "Ucap Ridho"


"Suruh siapa becanda. "Jawab Aulia dengan wajah yg memerah"


"Aku gak becanda itu betulan. "Ucap Ridho"


"Kamu ni. "Ucap Aulia dengan wajah yg memerah dan mencubit lagi Ridho"


"Iya iya ampun. "Jawab Ridho"


"Sekali lagi gak ku lepas ni cubitan aku. "Jawab Aulia dengan wajah yg memerah"


"Iya gak ngulangin lagi aku. "Ucap Ridho"


'Gak lama kemudian Akhirnya sahabat nya Aulia pun datang ya walapun cuma sebentar.


"Hai Aulia dan Ridho. "Jawab Nisa"


"Hai juga. "Jawab mereka"


"Terimakasih ya sudah datang Nisa. "Ucap Ridho"


"Sama sama. "Ucap Nisa"


"Aulia apa Lindu sudah datang apa belum? "Bertanya Aulia"

__ADS_1


"Sudah dari tadi lah dan pulang pun dia. "Jawab Aulia"


"Kenapa Aulia? "Bertanya Ridho"


"Gak. Ini sahabat ku dia datang datang nanya kawan mu yg namanya Lindu itu. Ya kubilang Sudah pulang lah dia. "Jawab Aulia"


"Emangnya kamu gak ada kontak dengan Lindu? "Bertanya Ridho"


"Belum. Makanya sebentar aku tadi cepat cepat datang supaya ketemu juga dengan Lindu tetapi malah terlambat aku. "Ucap Nisa"


'Ridho pun memberikan nomornya Lindu kepada Nisa. Supaya Nisa bisa berkomunikasi dengan Lindu.


"Terimakasih ya do. "Ucap Nisa"


"Sama sama. "Jawab Ridho"


"Maaf ya Do aku cuma bisa bentar aja jenguk nya soalnya Ada urusan lagi aku. "Ucap Nisa"


"Gak papa kok. "Jawab Ridho"


"Paling sampai rumah chatan dengan Lindu kan Nisa. "Bertanya Aulia"


"Emm. gakkk. "Jawab Nisa"


"Hahah. "Tertawa Aulia"


"Aku pulang dulu ya. Dada semuanya. "Ucap Nisa"


"Ya terimakasih sudah jenguk aku. "Ucap Ridho"


"Sama sama. "Jawab Nisa"


' Nisa pun akhirnya pulang juga. Dan tiba tiba Ridho mulai sadar kenapa dia memakai jam tangan. Padahal dia tidak pernah memakai jam tangan. Dan ketika Ridho mau melepaskan jam tangan itu gak bisa di lepaskan.


"Akhirnya sudah pulang semuanya. untuk saja ada kamu jadi gak kesepian kali aku. "Ucap Ridho"


"Kamu ni ada ada aja. "Jawab Aulia"


"Apa ini. "Berpikir Ridho"


"Sejak kapan aku memakai jam tangan? bukannya aku gak suka memakai jam tangan? "Berpikir Ridho"


"Ada apa do? "Bertanya Aulia"


"Sejak kapan aku memakai jam tangan ini? "Bertanya Ridho"


"Bukannya kamu memakainya pas kecelakaan itu. "Jawab Aulia"


"Tidak. "Ucap Ridho"


"Apa apa an ini. Gak bisa di lepas jam nya. Seperti jam nya menyatuh ke tangan ku. "Ucap Ridho"


"Jangan buat panik lah Do? "Bertanya Aulia"


"Tidak ada. Aku serius gak bisa di lepas jam nya. "Jawab Aulia"


"Benar yg kamu katakan kok bisa jamnya tidak bisa terlepas. "Berpikir Aulia"


"Apa yg harus kita lakukan ni do. "Bertanya Aulia"

__ADS_1


"Tah lah. "Jawab Ridho"


...BERSAMBUNG...


__ADS_2