
"Apa-apaan bocah ini? Bagaimana bisa dia memilih kekuatan kegelapan?" Bertanya Iblis biru.
"Bagaimana rasanya melawan bocah lemah ini?" Bertanya kapten Oliver.
"Bocah ini sangat berbahaya sekali. Kalau tadi aku lengah sedikit maka bocah ini akan membunuhku." Ucap iblis biru.
"Tenaga saja. Kalau kamu mati nanti kan aku bisa menghidupkan kamu kembali." Ucap Kapten Oliver.
"Setelah aku hidup lagi. Aku akan bertarung lagi dengan nya. Itu namanya nyiksa tai." Ucap Iblis biru.
"Sepertinya hari ini cukup sampai sini. Kamu bisa kembali. Terimakasih bantuannya ya." Ucap kapten Oliver.
"Sama-sama." Jawab iblis biru itu.
𝘐𝘣𝘭𝘪𝘴 𝘣𝘪𝘳𝘶 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘮𝘣𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘦 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢.
"Sepertinya anak ini berkembang dengan pesat." Ucap kapten Oliver.
"Gawat. Dia terluka parah, pasti aku di marahi oleh komandan Kyler ni." Berpikir Kapten Oliver.
"Waduh gimana ni. Yasudah lah apa boleh buat." Ucap kapten Oliver.
𝘛𝘪𝘣𝘢-𝘵𝘪𝘣𝘢 𝘵𝘢𝘯𝘥𝘶𝘬 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘭𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘦𝘳𝘭𝘢𝘩𝘢𝘯 𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘴𝘦𝘳𝘵𝘢 𝘭𝘶𝘬𝘢-𝘭𝘶𝘬𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰. 𝘒𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘬𝘦𝘫𝘶𝘵 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘣𝘪𝘯𝘨𝘶𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘬𝘦𝘢𝘯𝘦𝘩𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪.
"Apa? Bagaimana bisa?" Berpikir Kapten Oliver.
"Tanduk anak ini mulai menghilang karena dia sudah tidak menggunakan kekuatan kegelapan nya tetapi luka-lukanya hilang juga." Berpikir Kapten Oliver.
"Sepertinya anak ini mempunyai kekuatan regenerasi yang tinggi ketika pelepasan kekuatan kegelapan nya." Ucap kapten Oliver.
"Anak ini sangat berharga jangan sampai anak ini di ambil oleh orang lain." Berpikir Kapten Oliver.
"Jam berapa ini ya?" Berpikir Kapten Oliver sambil melihat jam.
"Apa jam 1. Sepertinya kami harus pulang." Berpikir Kapten Oliver.
𝘒𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘢𝘬𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘦𝘯𝘥𝘰𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘪𝘯𝘨𝘴𝘢𝘯 𝘎𝘢𝘳𝘢-𝘨𝘢𝘳𝘢 𝘵𝘦𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘴𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢. 𝘈𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘣𝘪𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘦𝘯𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘯𝘺𝘢. 𝘋𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘱𝘪𝘯𝘨𝘴𝘢𝘯.
...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙢𝙖𝙧𝙠𝙖𝙨 𝙪𝙩𝙖𝙢𝙖...
"Yo." Ucap kapten Oliver.
"Anda dari mana saja? Dari siang sampai malam baru muncul." Bertanya komandan Kyler.
"Sepertinya anak ini sudah berkembang dengan cepat. Bahkan dia hampir mengalahkan iblis biru ku." Ucap Kapten Oliver.
"Kamu gila? Baru pertama latihan sudah kamu suruh dia melawan iblis biru mu itu." Ucap Komandan Kyler.
"Ini semua untuk membuat anak ini menjadi kuat." Ucap Kapten Oliver.
"Komandan. Sepertinya anak ini memiliki kekuatan yang istimewa." Ucap kapten Oliver.
"Maksudnya?" Bertanya komandan Kyler.
__ADS_1
"Bocah ini memiliki kekuatan regenerasi yang tinggi. Tetapi kekuatan regenerasi nya muncul ketika pelepasan kekuatan kegelapan." Ucap kapten Oliver.
"Singkatnya kalau dia menggunakan kekuatan kegelapan maka muncul tanduk dari kepalanya dan regenerasi nya tidak aktif tetapi." Ucap kapten Oliver.
"Ketikan dia selesai mengubah kekuatan kegelapan maka tanduk yang muncul di kepalanya menghilang dan regenerasi nya aktif." Ucap kapten Oliver.
"Aneh sekali. Apa mungkin kekuatan regenerasi nya aktif karena berhasil menyerap kekuatan kegelapan nya dalam jumlah banyak jadi ketika dia keluar dari mode iblis maka regenerasi itu akan aktif." Ucap komandan Kyler.
"Sepertinya kita masih tidak tau. Dan kita harus berusaha bagaimana pun untuk mempertahankan nya karena mungkin kalau yang lain tau maka mereka akan berusaha mengambil nya." Ucap kapten Oliver.
"Baiklah kalau begitu." Ucap komandan Kyler.
"Ini gimana komandan?" Bertanya kapten Oliver.
"Bagaimana apanya?" Bertanya komandan Kyler.
"Ini dia pingsan? mau letakan dimana?" Bertanya kapten Oliver.
"Letakkan saja dia di ruangan rawat." Ucap komandan Kyler.
"Baiklah komandan." Jawab kapten Oliver.
𝘒𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘸𝘢𝘵 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘵𝘢𝘬𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢. 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘪𝘴𝘵𝘪𝘳𝘢𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘭𝘢𝘳𝘶𝘵 𝘮𝘢𝘭𝘢𝘮.
...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙙𝙝𝙤 𝙙𝙖𝙣 𝙏𝙤𝙥𝙖𝙣...
"Gimana ini Ridho sama sekali belum kembali?" Bertanya Topan.
"Kamu sudah tanyakan hal ini ke komandan Kyler?" Bertanya Lindu.
"Kapten Oliver siapa itu? dan apakah kamu pernah melihatnya?" Bertanya Rehan.
"Belum sih. Aku cuma tau namanya saja." Ucap Topan.
"Sudah jam 1 tidur aja yok. Sudah kalau soal Ridho serahkan saja kepada kapten Oliver." Ucap Lindu.
"Yasuda lah apa boleh buat." Ucap Topan.
"Kami kembali ya ke kamar kami." Ucap Lindu.
"Baiklah." Jawab Topan.
𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘪𝘴𝘵𝘪𝘳𝘢𝘩𝘢𝘵. 𝘋𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘢𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨-𝘮𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨.
...𝙆𝙚𝙚𝙨𝙤𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙞𝙣𝙮𝙖....
"Semua sudah ngumpul Emilia?" Bertanya komandan Kyler.
"Semuanya sudah komandan kecuali Ridho." Ucap Emilia.
"Emilia panggilan Ridho segera?" Ucap komandan Kyler.
"Tetapi Ridho belum kembali ke kamarnya dari semalam komandan?" Ucap Topan.
__ADS_1
"Oh iya. Ridho sekarang ada di ruangan rawat. Cepat bangunkan dia Emilia." Ucap komandan Kyler.
"Baiklah komandan." Jawab Emilia.
"Tidak perlu komandan saya susah datang." Ucap Ridho.
"Bagaimana bisa Ridho di ruangan rawat?" Bertanya Topan.
"Sepertinya mereka harus tau ini." Berpikir komandan Kyler.
"Ridho mulai sekarang akan di latih oleh kapten Oliver." Ucap Komandan Kyler.
"Wah beruntung sekali dia. Bisa di latih oleh kapten Oliver." Ucap Emilia.
"Hoki sekali dia." Ucap Tasya.
"Kok bisa ya dia bisa dilatih oleh kapten Oliver?" Bertanya Cicilia.
"Yah lah. Yang pasti dia beruntung sekali." Ucap Elsya.
"Komandan kenapa Ridho di latih oleh kapten Oliver?" Bertanya Rehan.
"Dengarkan semuanya. Mulai sekarang Ridho tidak akan berlatih dengan kalian lagi. karena Sebenarnya Ridho memiliki kekuatan kegelapan jadi untuk melatih kekuatan kegelapan itu cuma kapten Oliver yang bisa mengajari nya." Ucap komandan Kyler.
"Begitu ya." Ucap Emilia.
"Apakah kalian keberatan atau merasa tidak adil?" Bertanya komandan Kyler.
"Kalau kalian mau kapten Oliver mulai sekarang akan menjadi pelatih kalian." Ucap komandan Kyler.
"Tidak komandan." Ucap Emilia, Cicilia, Tasya, Dan Elsya dengan nada ketakutan.
"Sepertinya mereka troma kalau kapten Oliver yang menjadi pelatih mereka. Sebenarnya tidak salah sih mereka karena pelatih kapten Oliver sangat lah kuat dan sepertinya di neraka." Berpikir komandan Kyler.
"Baiklah kalau kalian tidak mau." Ucap komandan Kyler.
"Syukur lah." Ucap Emilia.
"Hampir terulang kembali." Ucap Cicilia.
"Bener kali. Syukur lah kapten Oliver tidak menjadi pelatih kita." Ucap Elsya.
"Hampir saja kita kembali lagi ke neraka." Ucap Tasya.
"Mereka kenapa kelihatannya senang kalau kapten Oliver tidak jadi pelatih kita." Ucap Topan.
"Bener kali. Kurasa pelatihan yang di berikan oleh kapten Oliver sangat lah mengerikan makanya mereka ketakutan." Ucap Rehan.
"Sepertinya begitu." Jawab Lindu.
...𝘽𝙀𝙍𝙎𝘼𝙈𝘽𝙐𝙉𝙂...
𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘾𝙖𝙥𝙚𝙧 𝙀𝙧𝙤𝙩𝙞𝙘. 𝘼𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖. 𝘿𝙞 𝙀𝙥𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙞𝙣𝙞.
__ADS_1