Angel Beats School

Angel Beats School
Tekat yang kuat


__ADS_3

"Tetapi kita tidak bisa langsung turun tangan langsung." Ucap Komandan kyler.


"Bener yang di katakan komandan kyler. Jadi apa yang harus kita lakukan komandan?" Bertanya Kapten Oliver.


"Untuk sekarang gak ada yang kita bisa lakukan. karena kota Central city memiliki penjaga yang kuat dan banyak. jadi mereka bisa mengurus para monster itu." Ucap komandan kyler.


"Kita tidak boleh diam saja kita harus memberitahu kepada penduduk kota itu agar segara mengungsi." Ucap Ridho.


"Percuma saja kita tidak ada bukti yang kuat kalau Giant lava golem akan bangkit kembali." Ucap Komandan kyler.


"Dan mereka pun tidak akan percaya apa yang kita sampaikan ke mereka." Ucap Komandan kyler.


"Jadi apakah kita baru bertindak ketika kota Central city itu hancur." Ucap Ridho.


"Kalau emang bener Giant lava golem akan bangkit kembali apakah kamu bisa melawannya?" Bertanya komandan kyler.


"Dengan kekuatan mu yang sekarang ini kamu masih jauh dari Giant lava golem itu. Kamu hanya mengantarkan nyawamu saja. Ingat kita memang pelindung tetapi nyawa kita sendiri itu lebih berarti. Kalau kita tidak bisa melindungi diri kita bagaimana kita bisa melindungi semua orang." Ucap komandan kyler.


"Bener juga yang di bilang komandan kyler tetapi?" Berpikir Ridho.


"Tetapi memang gak ada yang kita lakukan untuk menyelamatkan kota Central city itu komandan?" Bertanya Taysa.


"Untuk sekarang tidak ada yang kita lakukan. Bahkan kekuatan kita saja masih belum cukup untuk melawan Giant lava golem itu." Ucap komandan kyler.


"Apa yang harus aku lakukan?" Berpikir Ridho.


"Aku ingin menjadi penyelamat kota Central city itu dari kehancuran tetapi aku masih terlalu lemah." Berpikir Ridho.


"Komandan tau kalau kalian ingin sekali menyelamatkan kota Central city itu tetapi terkadang kita harus tau dimana posisi kita." Ucap komandan kyler.


"Komandan tolong jelaskan peringkat markas kita ke mereka." Ucap kapten Oliver.


"Baiklah." Ucap komandan kyler.


"Tasya kumpulan semua orang ke sini ada hal penting yang mau komandan sampai kan ke kalian semua. Ini semua tentang markas kita." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Tasya.


𝘛𝘢𝘴𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘨𝘪𝘭𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘰𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘢𝘥𝘢 𝘩𝘢𝘭 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘯𝘵𝘪𝘯𝘨 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘶 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢.


...𝘽𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙢𝙚𝙣𝙞𝙩 𝙠𝙚𝙢𝙪𝙙𝙞𝙖𝙣...


𝘈𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘢𝘯𝘨𝘨𝘰𝘵𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳. 𝘋𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘪𝘯𝘨𝘬𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘮𝘢𝘳𝘬𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢.


"Semuanya kali ini komandan akan memberi tahu kepada kalian semua tentang peringkat markas kita." Ucap Komandan kyler.


"Peringkat markas? maksudnya komandan?" Bertanya Topan.


"Peringkat kekuatan markas kita." Jawab komandan kyler.


"Kalian bisa lihat di layar kita berada di peringat yang mana." Ucap komandan kyler.

__ADS_1


...𝙋𝙚𝙧𝙞𝙣𝙜𝙠𝙖𝙩 𝙥𝙚𝙣𝙮𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙜𝙖𝙡𝙖𝙠𝙨𝙞...


Peringatan 1 : LATPOTG


Peringatan 2 : TSATPOTG


Peringatan 3 : TGOTGPP


Peringatan 4 : SOAM


Peringatan 5 : MEOAM


Peringatan 6 : MS


Peringatan 7 : PS


Peringatan 8 : GR


Peringatan 9 : POAP


Peringatan 10 : SGATW


"Kita berada di peringkat paling bawah. Dan kita di juluki galactic loser." Ucap komandan kyler.


"Semenjak kapan ada sistem peringkat ini komandan kyler?" Bertanya Emilia.


"Baru-baru ini saja. Yang membuat adalah ke lima Laksamana. Para Laksamana berharap dengan adanya sistem ini maka membuat semua markas akan menjadi kuat." Ucap komandan kyler.


"Kita jarang mendapatkan misi karena kita ini sangat lah lemah. Jadi bagaimana kita mau naik peringkat." Ucap komandan kyler.


"Kalau begitu kami akan berusaha untuk membuat markas SGATW akan menjadi peringkat nomor satu." Ucap Emilia.


"Bener. Kalau begitu kita harus rajin berlatih dan harus menjadi kuat agar bisa membawa markas kuta ke peringkat satu." Ucap Emilia.


"Kami akan berusaha." Ucap mereka kecuali Ridho.


𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘤𝘶𝘮𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘥𝘪𝘢𝘮 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘰𝘭𝘰𝘯𝘨 𝘬𝘰𝘵𝘢 𝘊𝘦𝘯𝘵𝘳𝘢𝘭 𝘤𝘪𝘵𝘺 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘬𝘦𝘩𝘢𝘯𝘤𝘶𝘳𝘢𝘯.


"Oke. Sepertinya itu saja untuk pemberitahuan nya. Kalian bisa melanjutkan kegiatan kalian masing-masing." Ucap Komandan kyler.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰. 𝘋𝘪𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘢𝘴𝘢𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘤𝘦𝘸𝘢.


"Sudah jangan khawatir lagi. Serahkan kota Central city kepada markas LATPOTG. Cuma mereka yang pasti di perbolehkan mengambil misi itu." Ucap komandan kyler.


"Kalau begini terus kami tidak akan pernah menjadi peringat satu." Berpikir Ridho.


"Aku tidiak akan menyerah apapun yang terjadi. Aku harus menyelamatkan kota Central city itu dari bangkit nya Giant lava golem itu." Berpikir Ridho.


"Sebelum itu aku harus meningkatkan kekuatan ku dulu sebelum monster itu bangkit." Berpikir Ridho.


"Kapten Oliver tolong latihlah aku. Aku ingin menjadi kuat apa pun yang terjadi. Aku gak peduli walaupun tubuhku hancur aku akan tetap berjuang untuk menjadi kuat. Itulah telat ku, Jadi aku mohon latihan aku kapten Oliver." Ucap Ridho.

__ADS_1


"Kapten hargai tekat mu itu. Apa kamu yakin dengan ucapan mu itu?" Bertanya kapten Oliver.


"Sangat yakin kapten" Ucap Ridho.


"Baiklah kalau begitu. Mulai sekarang dan seterusnya kamu adalah murid saya." Ucap kapten Oliver.


"Terimakasih banyak kapten Oliver." Ucap Ridho berterima kasih kepada kapten Oliver sambil menangis terharu.


"Sama-sama. Kita kan mulai latihan besok. jadi siapkan dirimu ya." Ucap kapten Oliver.


"Baik kapten." Jawab Ridho.


𝘛𝘢𝘯𝘱𝘢 𝘥𝘪 𝘴𝘢𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘶𝘱𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘓𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘳 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘤𝘢𝘬𝘢𝘱𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳. 𝘓𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘮𝘢𝘬𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘋𝘪𝘢 𝘣𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘯𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘵𝘦𝘯𝘵𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘯𝘨𝘪𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘬𝘶𝘢𝘵.


𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘬𝘦𝘫𝘶𝘵 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘬𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


"Aku gak bisa diam saja. Aku harus menjumpai kapten Oliver dan memintanya untuk melatih ku. Aku gak mau ketinggalan orang Ridho." Ucap Topan.


"Kami pun juga." Jawab Mereka.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘵𝘪𝘩 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢.


"Kenapa tiba-tiba begini?" Bertanya kapten Oliver.


"Intinya kami ingin menjadi kuat makanya kami mohon kepada kapten Oliver untuk melatih kami juga." Ucap Mereka.


"Latihan dari saya sangat lah berat loh apa kalian mau?" Bertanya kapten Oliver.


"Tidak apa-apa kapten. Kami bersedia." Ucap Mereka.


"Baiklah kalau begitu latihan kalian di mulai dari besok." Ucap kapten Oliver.


"Terimakasih banyak kapten Oliver." Ucap Mereka.


"Sama-sama." Jawab kapten Oliver.


𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘳𝘢𝘴𝘢 𝘨𝘦𝘮𝘣𝘪𝘳𝘢.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙤𝙢𝙖𝙣𝙙𝙖𝙣 𝙠𝙮𝙡𝙚𝙧...


"Sepertinya mulai besok kamu akan sangat sibuk." Ucap komandan kyler.


"Begitu lah. Tetapi tidak apa-apa. Aku bisa melihat tekat mereka. Aku yakin kita bakal naik ke peringkat satu komandan kyler." Ucap kapten Oliver.


"Sepertinya begitu." Jawab komandan kyler.


"Mereka sedang berjuang untuk markas ini jadi kita pun harus berjuang juga untuk mereka." Ucap komandan kyler.


"Bener komandan." Jawab kapten Oliver.


...𝘽𝙀𝙍𝙎𝘼𝙈𝘽𝙐𝙉𝙂...

__ADS_1


__ADS_2