Angel Beats School

Angel Beats School
Ice slime king part 1


__ADS_3

"Semuanya tolong diam. Biar komandan jelaskan misi kalian." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


"Misi kali ini adalah memburu Ice slime king. Bentuk nya seperti ini." Ucap komandan kyler.



"Ice slime king memiliki pertahanan yang lumayan kuat dan serangan yang kuat. Dan Ice slime king bisa membekukan kalian. Jadi kalian harus berhati-hati." Ucap komandan kyler.


"Untuk misi kali ini akan komandan berikan ke Tim dua." Ucap komandan kyler.


"Dan untuk tim satu kalian bisa melanjutkan aktifitas kalian." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Tim satu.


"Sekarang kalian bisa bubar." Ucap komandan kyler.


𝘛𝘪𝘮 𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘪𝘴𝘪𝘯𝘺𝘢. 𝘚𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘛𝘪𝘮 𝘴𝘢𝘵𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘵𝘪𝘧𝘪𝘵𝘢𝘴 𝘯𝘺𝘢. 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘴𝘦𝘬𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘢𝘥𝘢 𝘮𝘪𝘴𝘪.


...𝘿𝙞 𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙞𝙨𝙞...


"Hari ini tidak ada misi jadi kamu mau kemana pan?" Bertanya Ridho.


"Tah lah. Kurasa aku mau ke perpustakaan aja mau baca-baca lagi tentang para monster itu." Jawab Topan.


"Kalau kamu mau kemana do?" Bertanya Topan.


"Aku mau jumpai kapten Oliver untuk latihan." Jawab Ridho.


"Kalau gitu semangat ya?" Ucap Ridho.


"Ya. Kamu semangat juga. Dan jangan sampai mati ya." Jawab Topan.


"Ahhahaha." Tertawa Ridho.


𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘱𝘦𝘳𝘱𝘶𝘴𝘵𝘢𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘱𝘦𝘯𝘨𝘦𝘵𝘢𝘩𝘶𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘯𝘢𝘪 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘮𝘰𝘯𝘴𝘵𝘦𝘳 𝘪𝘵𝘶. 𝘚𝘦𝘥𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘶𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘭𝘢𝘵𝘪𝘩𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢.


"Kita mau kemana ini Tasya?" Bertanya Cicilia.


"Tah lah. Kalau kamu?" Bertanya Tasya.


"Kalau aku ke perpustakaan, biasa." Jawab Cicilia.


"Kalau gitu aku ikut sama kamu aja lah." Ucap Tasya.


"Boleh." Jawab Cicilia.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘱𝘦𝘳𝘱𝘶𝘴𝘵𝘢𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘤𝘢 𝘣𝘶𝘬𝘶.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙥𝙩𝙚𝙣 𝙊𝙡𝙞𝙫𝙚𝙧...


"Kapten hari ini saya tidak ada misi jadi bisa mulai sekarang latihannya?" Bertanya Ridho.


"Boleh." Ayo kita pergi ke dimensi semu." Jawab kapten Oliver.

__ADS_1


"Baiklah kapten." Ucap Ridho.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘥𝘪𝘮𝘦𝘯𝘴𝘪 𝘴𝘦𝘮𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘭𝘢𝘵𝘪𝘩𝘢𝘯.


...𝘿𝙞 𝙙𝙞𝙢𝙚𝙣𝙨𝙞 𝙨𝙚𝙢𝙪...


"Kali ini coba kamu bertarung dengan iblis biru tetapi coba jangan pakai kekuatan kegelapan mu. Karena kamu tidak boleh terlalu mengandalkan kekuatan kegelapan mu itu." Ucap Kapten Oliver.


"Baiklah kapten." Jawab Ridho.


"Kapten akan membagi latihan kamu menjadi dua. Pertama kamu harus melatih kekuatan murni mu terlebih dahulu bersama iblis biru. Nanti yang ke dua kamu akan berlatih kekuatan kegelapan mu itu tetapi bukan dengan iblis biru melainkan dengan yang lain lagi." Ucap kapten Oliver menjelaskan kepada Ridho.


"Kenapa tidak dengan iblis biru?" Bertanya Ridho.


"Kekuatan kegelapan mu itu telah berkembang pesat jadi kapten akan mencarikan lawan mu yang lebih kuat dari iblis biru." Ucap kapten Oliver.


"Baiklah kalau begitu kapten." Jawab Ridho.


"Summon." Ucap Kapten Oliver.


"Pasti kau mau meminta ku untuk melatih bocah ini kan?" Bertanya iblis biru.


"Ada apa dengan mu? melihatnya kamu ketakutan." Bertanya kapten Oliver.


"Tidak." Ucap Iblis biru.


"Tenaga saja kali ini dia tidak akan menggunakan kekuatan kegelapan. Karena aku mau dia juga melatih kekuatan murninya. Dan tidak boleh terus menerus bergantung dengan kekuatan kegelapan nya." Ucap kapten Oliver.


"Kalau seperti itu. Baiklah ayo kita mulai bocah." Ucap iblis biru dengan semangat.


"Ahahhahah. Ternyata iblis biru pengecut juga ya?" Berpikir Kapten Oliver.


...𝘿𝙞 𝙥𝙚𝙧𝙥𝙪𝙨𝙩𝙖𝙠𝙖𝙖𝙣...


"Lah itu kan Topan gak biasanya dia di sini?" Bertanya Cicilia.


"Bener juga. Mau kita tanyakan?" Bertanya Tasya.


"Boleh." Jawab Cicilia.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳𝘪 𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯.


"Gak biasanya kamu ada di sini?" Bertanya Tasya.


"Emang nya aku tidak boleh di sini?" Bertanya Topan.


"Boleh. Tetapi aneh aja." Ucap Tasya.


"Entah kenapa aku malah suka tempat ini karena aku bisa menambah pengetahuan ku di sini." Ucap Topan.


"Begitu ya." Ucap Cicilia.


"Tetapi Ridho dimana?" Bertanya Tasya.


"Ridho pergi dengan kapten Oliver untuk latihan." Jawab Topan.

__ADS_1


"Apa?" Terkejut Cicilia dan Tasya.


"Hebat juga dia masih mau latihan dengan kapten Oliver meskipun sudah tau kalau latihannya seperti di neraka?" Ucap Tasya.


"Benar kali. Sepertinya anggota baru ini aneh-aneh semua." Ucap Cicilia.


"Siapa yang kamu bilang aneh. Cuma ingin menambah pengetahuan di bilang aneh." Ucap Topan.


"Hehehheh. maaf." Ucap Cicilia dengan merasa bersalah.


"Gak papa." Jawab Topan.


"Oh iya. Sebenarnya Ridho sengaja mau berlatih dengan kapten Oliver karena katanya. Aku ingin menjadi kuat supaya aku bisa melindungi kalian semua dan orang yang berharga bagi ku. Aku tidak peduli kalau latihan itu berat." Ucap Topan.


"Aku harus tetap berjuang. Meskipun nyawaku adalah taruhannya. Itulah tekat ku.


Dan aku berterimakasih kepada kalian semua karena kalau bukan dari dukungan kalian aku pasti tidak mendapat tujuanku kedepannya." Ucap Topan.


"Nah begitu lah yang di katakan nya sebelum dia pergi latihan dengan kapten Oliver. Dia sudah berjuang maka dari itu aku tidak mau kalah darinya." Ucap Topan.


"Dia rela latihan dengan kapten Oliver hanya untuk melindungi kita. Kalau begitu aku akan berjuang juga. Dan aku tidak mau kalah juga darinya." Ucap Cicilia.


"Kalau gitu aku harus berjuang juga. Cicilia aku pergi dulu aku mau latihan saja." Jacob Tasya


"Baiklah." Jawab Cicilia.


𝘛𝘢𝘴𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘵𝘪𝘩𝘢𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘵𝘪𝘩 𝘥𝘪𝘳𝘪𝘯𝘺𝘢 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘣𝘢𝘩 𝘬𝘶𝘢𝘵. 𝘉𝘦𝘨𝘪𝘵𝘶 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘊𝘪𝘤𝘪𝘭𝘪𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯. 𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘶𝘢𝘯𝘨 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘱𝘶𝘴𝘵𝘢𝘬𝘢𝘢𝘯 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙏𝙞𝙢 𝙙𝙪𝙖...


"Kita mau mencari Ice slime king dimana?" Bertanya Lindu.


"Bener juga komandan belum ngasih tau kita?" Bertanya Elsya.


"Coba hubungi komandan kyler dan langsung tanyakan. Tidak mungkin kita balik lagi ke markas utama." Ucap Rehan.


"Baiklah." Jawab Emilia.


𝘌𝘮𝘪𝘭𝘪𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪𝘮𝘢𝘯𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 Ice slime 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶.


"Ada apa Emilia?" Bertanya Komandan kyler.


"Komandan dimana kami bisa menemukan Ice slime king itu. Komandan belum kasih tau." Ucap Emilia.


"Oh iya. Komandan lupa. Dia muncul di planet Ferris. Suhu di sana -10 derajat celcius. Semangat ya." Ucap komandan kyler.


𝘒𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘵𝘶𝘱 𝘵𝘦𝘭𝘱𝘰𝘯 𝘯𝘺𝘢.


"Dasar komandan kenapa tidak bilang dari awal kalau suhunya -10 derajat celcius." Ucap Emilia.


"Apa? -10 derajat celcius." Terkejut mereka semua.


...𝘽𝙀𝙍𝙎𝘼𝙈𝘽𝙐𝙉𝙂...


𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘾𝙖𝙥𝙚𝙧 𝙀𝙧𝙤𝙩𝙞𝙘. 𝘼𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖. 𝘿𝙞 𝙀𝙥𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙞𝙣𝙞.

__ADS_1



__ADS_2