
"Halo kapten Oliver." Ucap komandan Kyler.
"Kapten Oliver bagaimana dengan misi mu?" Bertanya komandan Kyler.
"Berjalan lancar komandan." Jawab kapten Oliver.
"Komandan sudah kembali ya? Bagaimana komandan dengan perekrutan pasukan baru nya?" Bertemu kapten Oliver.
"Semuanya baik-baik saja." Jawab komandan Kyler.
"Berapa lama lagi kamu sampai di markas utama?" Bertanya kapten Oliver.
"Paling tidak nanti malam komandan." Jawab kapten Oliver.
"Baiklah kalau begitu." Ucap komandan Kyler.
𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙢𝙖𝙧𝙣𝙮𝙖 𝙍𝙞𝙙𝙝𝙤.
"Hey Ashura apa kabar?" Bertanya Ridho.
"Ada apa Bocah bodoh." Jawab Ashura.
"Sampai kapan kamu memanggilku bocah bodoh?" Bertanya Ridho dengan kesel.
"Selamanya." Jawab Ashura.
"Terserah kau saja lah." Ucap Ridho.
"Hey Ashura apakah aku bukan manusia lagi?" Bertanya Ridho.
"Kau sekarang adalah manusia setengah iblis. Jawab Ashura.
"Ashura bagaimana cara ku untuk mengendalikan kekuatan kegelapan itu?" Bertanya Ridho.
"Dengan cara berlatih lah." Jawab Ashura.
"Sepertinya aku tidak boleh menggunakan jurus kegelapan ku itu. Kalau aku menggunakan nya aku akan menjadi iblis." Berpikir Ridho.
"Aku harus belajar untuk mengendalikan kekuatan kegelapan ku terlebih dahulu. Tetapi siap yang bisa melatih aku untuk mengendalikan kekuatan kegelapan ku ini." Berpikir Ridho.
Bagaimana ini?" Berpikir Ridho.
"Sepertinya di kebingungan." Berpikir Ashura.
"Aku harus menghasutnya agar di berubah menjadi iblis dan membunuh semua orang yang di dekatnya." Berpikir Ashura.
"Tetapi bagaimana caranya?" Berpikir Ashura.
"Ke taman lah." Ucap Ridho.
"Karena cuma di sana tempat yang bagus menenangkan diri ku." Berpikir Ridho.
𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘵𝘢𝘮𝘢𝘯.
...𝘿𝙞 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙣...
"Lah gak biasanya si Tasya ke taman." Berpikir Ridho.
"Datangi lah." Berpikir Ridho.
"Kamu kenapa ke sini Tasya?" Bertanya Ridho.
"Emangnya tidak boleh aku ke sini." Jawab Tasya.
"Maksudnya aku gak gitu." Ucap Ridho.
"Jadi gimana?" Bertanya Tasya.
"Dah lah." Jawab Ridho.
"Do ada yang ingin aku tanyakan." Ucap Tasya.
"Apa itu?" Bertanya Ridho.
"Bagaimana bisa muncul tanduk di kelapa ku?" Bertanya Tasya.
__ADS_1
"Jadi kamu sudah tau ya." Ucap Ridho.
"Tenang saja yang tau cuma aku yang lain tidak." Ucap Tasya.
"Kurasa." Ucap Tasya.
"Sebenarnya apa yang terjadi do?" Bertanya Tasya.
"Kamu rahasiakan ini ya." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Tasya.
"Sebenarnya aku bukan manusia lagi. Tetapi aku manusia setengah iblis." Ucap Ridho.
"Maksudnya?" Bertanya Tasya.
"Kamu tau pedang ku ini kan?" Bertanya Ridho.
"Tau. Emangnya kenapa?" Bertanya Tasya.
"Pedang katana ku ini di dalamnya ada iblis yang tersegel. Jadi aku tanpa sengaja memilih katana ku ini untuk menjadi senjataku jadinya iblis yang tersegel di dalam katana ini berpindah ke pemakainya." Ucap Ridho berusaha menjelaskan ke Tasya.
"Jadi maksudnya kamu. Iblis yang tersegel di katana itu berpindah ke tubuh mu." Ucap Tasya.
"Benar sekali. Kalau aku menggunakan kekuatan kegelapan maka aku akan berubah menjadi setengah iblis. Tetapi kalau aku tidak bisa mengendalikan nya maka tubuhku akan di ambil ahli oleh iblis itu." Ucap Ridho.
"Jadi apakah kamu sudah bisa mengendalikan kekuatan kegelapan itu?" Bertanya Tasya.
"Aku belum bisa. Untuk mengendalikan kekuatan kegelapan itu tidak lah mudah." Ucap Ridho.
"Jadi aku harus mencari seseorang yang bisa membantu ku untuk mengendalikan kekuatan kegelapan ku ini." Ucap Ridho.
"Jadi kamu sudah ketemu dengan orang itu?" Bertanya Tasya.
"Masih belum dan aku ingat bertanya ke komandan Kyler tentang diri ku ini." Ucap Ridho.
"Kalau begitu kasih tau saja. Mana tau komandan Kyler bisa membantu mu." Ucal Tasya.
"Baiklah kalau begitu." Ucap Ridho.
"Kenapa? kita kan teman." Jawab Tasya.
"Maksudnya apakah kamu tidak takut kalau aku tiba-tiba berubah menjadi iblis?" Bertanya Ridho.
"Kalau kamu berubah menjadi iblis maka kami akan membantu untuk membuatmu sadar kembali. Ingat kamu tidak sendirian." Ucap Tasya.
"Terimakasih ya sudah mau mengerti?" Ucap Ridho.
"Sama-sama." Jawab Tasya.
"Kalau begitu aku akan memberitahu kepada komandan Kyler apa yang terjadi dengan ku." Ucap Ridho.
"Aku pergi dulu ya?" Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Tasya.
𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘦𝘳𝘪𝘵𝘢𝘩𝘶 𝘬𝘦𝘱𝘢𝘥𝘢 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘢𝘱𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢.
...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝘼𝙨𝙝𝙪𝙧𝙖...
"Aneh sekali? aku bisa merasakan kekuatan Fimela?" Berpikir Ashura.
"Siapa dia sebenarnya dan apa kaitannya dia dengan Fimela?" Berpikir Ashura.
"Apa mungkin dia adalah wadah Fimela?" Berpikir Ashura.
"Kalau benar bocah perempuan itu adalah wadah Fimela. Jadi Siapa yang membunuh nya?" Berpikir Ashura.
"Dia adalah salah satu iblis yang terkuat sama seperti ku. Kenapa dia bisa mati? Siapa yang membunuhnya?" Berpikir Ashura.
"Bahkan kalau semua iblis bersatu kekuatan mereka masih tidak akan cukup untuk mengalahkan Fimela?" Berpikir Ashura.
"Jadi kenapa bisa Fimela mati?" Berpikir Ashura.
"Teka-teki seperti apa ini?" Berpikir Ashura.
__ADS_1
"Fimela berhasil di kalahkan jadi siapa dia? Dan kekuatannya sebesar apa? Sehingga di bisa mengalahkan Fimela?" Berpikir Ashura.
"Iblis yang mempunyai kekuatan yang tak terbatas adalah?" Berpikir Ashura.
"Apa?" Tiba-tiba Ashura terkejut.
"Bagaimana bisa di terlepas dari segel itu? Bukannya Aku, Fimela, Astaroth, Dan Asmodeus. Berhasil menyegel nya?" Berpikir Ashura.
"Bagaimana cara di berhasil melepaskan dirinya dari segel itu?" Berpikir Ashura.
"Aku harus menanyakan hal ini kepada Fimela. Tetapi dia bangkit kembali?" Berpikir Ashura.
"Aura Fimela sudah sangat kuat kemungkinan Fimela akan bangkit lagi dengan jangka waktu tidak lama lagi." Berpikir Ashura.
"Kalau begitu aku akan menunggunya bangkit kembali. Setelah itu aku akan menanyakan bagaimana bisa dia terlepas dari segel itu." Berpikir Ashura.
𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙍𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙠𝙤𝙢𝙖𝙣𝙙𝙖𝙣 𝙆𝙮𝙡𝙚𝙧
"Tidak seperti biasanya kamu lama sekali menyelesaikan misi mu ini?" Bertanya komandan Kyler.
"Maaf komandan. Ada yang aneh." Ucap Kapten Oliver.
"Aneh gimana?" Bertanya komandan Kyler.
"Intinya aneh lah." Ucap Kapten Oliver.
"Ya sudah lah." Jawab komandan Kyler.
"Satu lagi ketiga iblis terkejut hilang tanpa jejak." Ucap Kapten Oliver.
"Kemungkinan mereka telah di bunuh oleh sesuatu?" Ucap Kapten Oliver.
"Tidak mungkin. Kamu tau kan kekuatan dari salah satu iblis itu." Ucap komandan Kyler.
"Kekuatan mereka tidak masuk akal." Jawab Kapten Oliver.
"Jadi siapa yang membunuh mereka bertiga?" Bertanya kapten Oliver.
"Sekarang ini kita masih belum tau." Ucap komandan Kyler.
𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘫𝘶𝘨𝘢 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘪𝘯𝘵𝘢 𝘪𝘫𝘪𝘯 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬.
"Ijin masuk ya komandan." Ucao Ridho.
"Ya masuk aja." Jawab komandan Kyler.
𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘪𝘣𝘢-𝘵𝘪𝘣𝘢 𝘒𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘬𝘢𝘱𝘵𝘦𝘯 𝘖𝘭𝘪𝘷𝘦𝘳 𝘱𝘪𝘬𝘪𝘳 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘢𝘥𝘢𝘭𝘢𝘩 𝘢𝘯𝘤𝘢𝘮𝘢𝘯.
"Siapa kau?" Ucap kapten Oliver sambil mengarahkan pedangnya ke Ridho.
"Sudah kapten Oliver. Dia adalah anggota baru kita." Ucal komandan Kyler.
"Kenapa bisa di memegang katana terkutuk itu?" Bertanya kapten Oliver sambil mengarahkan pedangnya ke Ridho.
"Apa katana terkutuk?" Ucap komandan Kyler.
"Maksudnya?" Bertanya Komandan Kyler.
"Di dalam katana itu ada salah satu iblis yang tersegel. Dan mana iblis itu adalah Ashura. Salah satu iblis terkuat yang memiliki kekuatan yang tidak masuk akal." Ucap kapten Oliver sambil mengarahkan pedangnya ke Ridho.
"Apa?" Terkejut mereka berdua.
"Tenaga dulu kami baru tau itu." Ucap komandan Kyler.
𝘒𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘒𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘱𝘶𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘦𝘭𝘢𝘴𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘯𝘢𝘱𝘢 𝘬𝘢𝘵𝘢𝘯𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘥𝘪 𝘱𝘦𝘨𝘢𝘯𝘨 𝘰𝘭𝘦𝘩𝘯𝘺𝘢.
"Begitu rupanya." Ucap Kapten Oliver sambil menurunkan pedangnya.
"Apakah kamu tau sekarang kamu bukan manusia lagi." Ucap kapten Oliver.
"Tahu kapten. Saya sekarang adalah manusia setengah iblis." Ucap Ridho.
"Apakah kamu sudah bisa menggunakan kekuatan kegelapan itu?" Bertanya kapten Oliver.
"Kenapa bisa kapten Oliver tau." Bertanya Ridho.
__ADS_1
...BERSAMBUNG...