
Akhirnya pagi pun tiba mereka pun langsung segera bangun karena sudah pagi. Sesudah mereka bangun mereka ngumpul di ruangan makan untuk berdiskusi apa yang harus mereka lakukan untuk hari ini.
"Ketua apakah waktu di sini sama dengan waktu di dunia kita?" Bertanya Topan.
"Bentar coba ku tanyakan dulu sama sistem." Jawab Ridho.
"Sistem apakah waktu di sini sama dengan waktu di dunia asal kami?" Bertanya Ridho.
"Berbeda. Satu hari di dunia ini maka di dunia kalian baru satu jam." Pemberitahuan sistem.
"Kalian sudah mendengar kan. Apa yang sistem bilang." Ucap Ridho.
"Iya. Kami sudah dengar." Jawab mereka.
"Apa yang harus kita lakukan untuk hari ini ketua?" Bertanya Lindu.
"Untuk hari ini aku akan membagikan tugas ke kalian masing-masing. Yang pertama Topan dan Lindu tugas kalian adalah membangun Kebun." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Topan dan Lindu.
"Sedangkan Untuk Rehan tugasnya adalah berkeliling base kita dan lihat ada apa aja yang ada di dekat base kita. Walaupun kabarnya yang tidak penting itu harus kamu laporkan ke aku. Jangan abaikan Karena nanti suatu saat dari masalah kecil itu bisa berdampak besar untuk base kita." Ucap Ridho.
"Dan kamu bertugas dari pagi sampai Sore. terus berkeliling pantau dengan hati-hati. Kalau misalnya menemukan sesuatu. Kalau bisa catat dulu di buku lalu nanti pas Sore baru kasih laporannya ke aku." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Rehan.
"Baik semuanya sudah paham. Sekarang ayo kita mulai." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Mereka.
Mereka pun Langsung berpencar dan melakukan tugasnya masing-masing.
"Ketua kita mau buat kebun apa dulu ini?" Bertanya Lindu.
"Kita buat ladang untuk menanam padi terlebih dahulu supaya kita bisa mempunyai beras." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Lindu dan Topan.
"Pan tolong gali tanah itu, minimal dalamnya semata kaki ya. panjangnya berbentuk persegi panjang." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Topan.
__ADS_1
"Dan Lindu ayo kita buat parit untuk mengalirkan air ke ladang padi kita." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Lindu.
"Ridho dan Lindu pun langsung membuat parit ke arah ladang padi karena padi memerlukan air untuk tumbuh.
"Ketua aku sudah selesai." Ucap Topan.
"Bagus.Tunggu bentar ya, kami bentar lagi selesai juga ini." Jawab Ridho.
"Baiklah." Jawab Topan.
Gak lama kemudian akhirnya tugas Lindu dan Ridho pun selesai. Dan mereka langsung segera menyambung progres nya mereka.
"Oke parit untuk mengalirkan Ari ke galian Topan. Dan sekarang tinggal kita menanam padi saja." Ucap Ridho.
"Ayo semangat." Ucap Ridho.
"Baiklah." Jawab Lindu dan Topan.
Mereka ber tiga pun langsung segera menanam padi supaya ke depannya mereka mempunyai beras dan tidak usah terlalu mengandalkan sistem.
Siang Hari pun tiba dan akhirnya mereka selesai juga progres untuk membuat kebun padi. Dan mereka istirahat sebentar.
"Betul juga Ketua." Ucap Topan.
"Ayo kita makan siang dulu." Ucap Lindu.
"Sialan koki kita lagi sedang bertugas. Terpaksa kita makan siangnya cuma buah-buahan saja." Ucap Ridho.
"Ya mau gimana lagi. Kita ber tiga gak ada yang bisa masak." Ucap Topan.
"Lain kali sebelum di pergi tugas siapkan makan siang dulu lah. Biar pas siang kita bisa makan." Ucap Lindu.
"Benar juga." Ucap Ridho.
Mereka pun langsung memakan buah-buahan untuk makan siang. Karena kokinya lagi bertugas makanya mereka ber tiga terpaksa harus makan buah-buahan.
Setelah mereka selesai makan mereka langsung membuat progres baru lagi. Sebelum itu muncul pemberitahuan sistem ke mereka semua.
"Selamat karena anda telah membuat ladang padi. Dan sebagai hadiahnya Anda mendapatkan 30.000." Pemberitahuan sistem.
__ADS_1
"Oh begitu rupanya cara mendapatkan uangnya." Berpikir Ridho.
"Kita dapat uang lagi 30.000 untuk membuat ladang padi." Ucap Topan.
"Benar kali." Ucap Lindu.
"Oke. Kita sudah membuat ladang padi dan sekarang kita akan membuat kebun kentang dan wortel ya." Ucal Ridho.
"Baiklah." Jawab Topan dan Lindu.
"Oke semangat semuanya." Ucap Ridho menyemangati Lindu dan Topan.
"Baiklah ketua." Jawab mereka.
Mereka ber tiga pun langsung segera membuat kebun kentang dan wortel untuk kedepannya.
mereka ber tiga pun membuat kebun kentang dan wortel dengan semangat. Karena mereka ber tiga makanya membuat sesuatu menjadi lebih gampang dan cepat.
Karena mereka saling tolong menolong jadian progres mereka lancar-lancar aja. Dan Bahkan gak ada halangan sama sekali.
Mereka telah menghabiskan uang 30.000 untuk modal membeli bibit kentang dan wortel karena mereka harus membeli bibit kentang dan wortel terlebih dahulu.
Kalau gak ada bibit kentang dan wortel yang mereka tanam maka sia-sia dong progres mereka. Dan mereka beli bibitnya dengan usum-usuman.
Satu orang 10.000 jadinya mereka tidak perlu takut kehabisan uang lagi. Dan mereka pun harus pandai-pandai menggunakan uang itu dengan bijak.
Beberapa jam kemudian. Akhirnya sore pun tiba. Untung saja mereka sudah selesai untuk membuat kebun kentang dan wortel. Setelah selesai membuat kebun kentang dan wortel mereka mendapat pemberitahuan sistem lagi.
"Selamat karena anda telah berhasil membuat kebun kentang. Dan sebagai hadiah nya anda mendapatkan 30.000." Pemberitahuan sistem.
"Selamat karena anda telah berhasil membuat kebun wortel. Dan sebagai hadiah nya anda mendapatkan 30.000." Pemberitahuan sistem.
"Gila, kita satu hari sudah menghasilkan uang 90.000." Ucap Topan.
"Lumayan lah progres kita. Untuk saja progres kita berjalan lancar." Ucap Lindu.
"Benar sekali. Ini semua karena katua dia yang pandai dalam menyusun rencana." Ucap Topan.
"Terimakasih. Ayo kita bersih-bersih terlebih dahulu sekalian kita menunggu Rehan pulang. Untuk memberikan laporan nya." Ucap Ridho.
"Baiklah ketua." Jawab mereka.
__ADS_1
Mereka ber tiga pun langsung segera pergi mandi untuk membersihkan tubuh mereka. sekalian menunggu Rehan pulang untuk memberikan laporan nya ke Ridho.
...BERSAMBUNG...