
"Aku di mana ini?" Ucap Ridho.
"Bagaimana bisa aku ke sasar sampai sini?" Berpikir Ridho.
"Hey bocah." Ucap Suara misterius itu.
"Siapa kamu dan dimana kamu?" Bertanya Ridho.
"Aku yang telah memberikan ku kekuatan." Ucap suara misterius itu.
"Dia yang memberikan ku kekuatan. Siapa dia?" Berpikir Ridho.
"Oh. Kamu pedang katana itu ya?" Bertanya Ridho.
"Dasar bocah bodoh." Ucap Suara misterius itu.
"Hey bocah, kamu mau melihat ku kan." Bertanya suara misterius itu.
"Dimana kamu?" Ucap Ridho.
"Berjalan lah lurus ke depan, setelah itu kamu bisa melihat ku." Ucap Suara misterius itu.
"Baiklah." Jawab Ridho.
𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘭𝘶𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘦 𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘥𝘪𝘢 𝘱𝘦𝘯𝘢𝘴𝘢𝘳𝘢𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘶𝘢𝘳𝘢 𝘴𝘪𝘢𝘱𝘢. 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘨𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘣𝘦𝘳𝘫𝘢𝘭𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘯𝘺𝘢.
"Kamu bukan katana itu. Siapa kamu?" Bertanya Ridho.
"Inilah diriku yang sebenarnya bocah." Ucap Iblis itu.
"Siapa namamu?" Bertanya Ridho.
"Namaku adalah Ashura?" Jawab Ashura.
"Bagaimana kekuatan yang ku berikan tadi? kuat bukan." Bertanya Ashura.
"Iya." Jawab Ridho.
"Apa kamu mau kekuatan itu. Kalau mau akan ku berikan kepada mu?" Ucap Ashura.
"Pasti kamu mempunyai tujuan lain bukan?" Ucap Ridho.
"Hahahahhah." Tertawa Ashura.
"Apa yang kamu mau dari aku?" Bertanya Ridho.
"Aku memerlukan tubuh mu untuk bangkit kembali. Setelah aku bangkit kembali aku akan menghancurkan alam semesta ini." Ucap Ashura.
"Aku tidak akan membiarkan itu?" Ucap Ridho.
"Terserah apa yang kau ucapkan." Jawab Ashura.
"Hey bocah aku akan memberikan kekuatan ku kepada mu tetapi dengan syarat kamu harus membuka segel ini." Ucap Ashura.
"Aku memang ingin kekuatan mu, tetapi kalau aku membuka segel ini, maka alam semesta ini akan dalam bahaya. Aku tidak mau itu terjadi." Ucap Ridho.
"Cepat lepaskan aku dasar bocah sialan." Ucap Ashura.
__ADS_1
"Tidak mau?" Ucap Ridho.
"Iblis gimana cara aku keluar dari sini?" Bertanya Ridho.
"Lepaskan aku dulu maka aku akan ngasih tau cara keluar dari sini." Ucap Ashura.
"Sudah kubilang berapa kali. Aku tidak akan melepaskan mu." Ucap Ridho.
"Kau curang bocah. Aku sudah membantumu tetapi ini balasan kau?" Ucap Ashura.
"Tidak peduli." Ucap Ridho.
"Bentar-bentar ini dimana sih?" Ucap Ridho.
"Ini di dalam dirimu bocah bodoh." Ucap Ashura.
"Kok sepertinya gak nyambung gini? Katanya kamu di segel di katana itu kenapa bisa pindah ke tubuh ku?" Bertanya Ridho.
"Aku memang tersegel di pedang itu tetapi kau sudah memilih pedang itu jadi segel nya berpindah ke penggunaan nya." Ucap Ashura menjelaskan ke Ridho.
"Bisa di singkat ceritanya aku gak ngerti." Ucap Ridho.
"Intinya Segel pedang itu akan berpindah ke penggunaan pedang itu." Ucap Ashura.
"Begitu ya?" Ucap Ridho.
"Bocah apa yang kau mau lakukan kedepannya?" Bertanya Ashura.
"Tah lah. Aku masih belum menemukan tujuanku." Ucap Ridho.
"Ehh. Kenapa aku mempunyai tanduk?" Berpikir Ridho.
"Apa matamu buta. Aku terkurung di sini bagaimana bisa aku melakukan sesuatu kepada mu?" Ucap Ashura dengan kesel.
"Jadi kenapa bisa tumbuh tanduk di kepala ku?" Bertanya Ridho.
"Kau telah menggunakan kekuatan ku jadi efeknya begitu lah." Jawab Ashura.
"Apa?" Terkejut Ridho.
"Apa tanduk ini akan permanen?" Bertanya Ridho.
"Tenanglah bocah. Tanduk itu akan hilang ketika kamu tidak menggunakan kekuatan ku lagi." Ucap Ashura.
"Syukur lah. kukira tanduk ini tidak bisa di hilangkan." Ucap Ridho.
"Dan mulai sekarang kamu bisa menggunakan kekuatan ku tetapi cuma 5% saja." Ucap Ashura.
"Bagaimana cara ku agar aku bisa berterima kasih kepada mu. karena kamu sudah memberikan kekuatan mu." Ucap Ridho.
"Kalau gitu lepas kan aku dari segel ini." Ucap Ashura.
"Dasar kau ini. Kalau itu aku tidak bisa. Yang lain gimana?" Ucap Ridho.
"Gak ada yang ku ingin kan kecuali lepas dari segel ini. Aku sudah bertahun-tahun di sini." Ucap Ashura.
"Emm. Aku tau." Ucap Ridho.
"Aku tau, pasti kamu sangat kesepian ya. kalau gitu mulai sekarang aku adalah teman mu. Jadi kamu mulai sekarang kamu tidak kesepian lagi." Ucap Ridho.
__ADS_1
"Bocah bodoh. Aku ini iblis sedangkan kau itu manusia bagaimana kita bisa berteman." Ucap Ashura.
"Aku tau kau iblis jadi apa masalahnya kalau kita berteman." Ucap Ridho.
"Kau itu sangat lemah mana mungkin bisa berteman dengan ku." Ucap Ashura.
"Aku memang lemah dan bodoh. Tetapi aku akan berusaha agar menjadi kuat. Dan aku akan buktikan kepadamu." Ucap Ridho.
"Baiklah aku menunggu mu." Ucap Ashura.
"Aku tau sendiri itu sangat membosankan, jadi mulai sekarang kamu tidak akan kebosanan lagi. Karena mulai sekarang aku adalah teman mu." Ucap Ridho.
"Aku akan selalu mampir ke sini setiap hari untuk menemani mu. Jadi kamu pasti tidak merasa bosen lagi karena aku ada bersama mu." Ucap Ridho.
"Dasar bocah bodoh." Berpikir Ashura.
"Apa kau tidak takut dengan ku?" Bertanya Ashura.
"Tidak karena kita adalah teman." Ucap Ridho.
"Teman ya." Berpikir Ashura.
"Sebenarnya benar yang di bilang bocah bodoh ini. Sendiri sangat lah membosankan." Berpikir Ashura.
"Baiklah kalau begitu. Mulai sekarang kita adalah teman." Ucap Ashura.
"Nah gitu dong." Ucap Ridho.
"Sekarang kita adalah teman jadi bisa gak kamu lepaskan aku dari segel ini?" Bertanya Ashura.
"Karena kita teman maka. Aku gak akan melepaskan segel ini karena nanti kamu berbuat seenaknya saja." Ucap Ridho.
"Cih sepertinya gak bisa ya." Berpikir Ashura.
"Sudah sama pergi. Aku mau istirahat." Ucap Ashura.
"Bagaimana aku bisa pergi dari sini kamu saja tidak memberitahu aku? cara keluar dari sini." Ucap Ridho dengan kesel.
"Kamu berisik sekali. Kalau mau keluar tinggal berjalan ke arah kegelapan itu saja apa susahnya." Ucap Ashura.
"Kalau kamu mau datang ke sini tinggal bayangkan aja teman ini maka kamu akan bisa ke sini." Ucap Ashura.
"Begitu ya. Terimakasih bantuannya sobat." Ucap Ridho.
"Pergilah." Jawab Ashura.
𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘪𝘵𝘶.
"Dia bocah yang aneh dan juga sangat baik." Berpikir Ashura.
"Sepertinya menjadi temannya bukanlah hal yang buruk." Berpikir Ashura.
"Bocah cepatlah tumbuh menjadi kuat. Aku tidak sabar ingin bertarung dengan mu." Berpikir Ashura.
...𝘽𝙀𝙍𝙎𝘼𝙈𝘽𝙐𝙉𝙂...
𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘾𝙖𝙥𝙚𝙧 𝙀𝙧𝙤𝙩𝙞𝙘. 𝘼𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖. 𝘿𝙞 𝙀𝙥𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙞𝙣𝙞.
__ADS_1