Angel Beats School

Angel Beats School
Membangun Rumah : Part 2 Tamat


__ADS_3

Rehan pun terus dan menerus mencari makanan tetapi akhirnya dia sadar juga dia kan bisa membeli makanan di shop ngapain cape-cape nyari lagi.


"Waduh.Kok baru sadar ya, Mending aku beli makanan di shop aja. Dari pada nyari kan cape. Ada yang gampang ngapain yang susah." Ucap Rehan.


"Kalau begitu nanti aja lah aku belinya, untuk sekarang ini aku santai dulu lah nanti Sore aja lah baru pulang." Ucap Rehan.


Setelah itu Rehan pun berhenti mencari makanan dan dia langsung santai di bawah pohon sekalian memakan semua buah-buahan yang dia dapatkan tadi. Untuk makanan nanti Rehan tinggal beli saja di shop langsung.


"Bentar-bentar." Ucap Ridho.


"Kita kan nyari kayu dan batu. Apa gak perlu semen untuk membangun rumah. Kalau kita membutuhkan semen cara dapetinnya gimana?" Bertanya Ridho.


"Ya paling tinggal beli saja di shop. Kan di shop menjual semua barang." Jawab Lindu.


"Tuh tau nya kamu di shop menjual semua jenis bahan. Kenapa kita tidak beli saja?" Bertanya Ridho.


"Betul juga ya. Yaudah kita balik aja untuk sekarang ini. Nanti soal bahan-bahan tinggal beli saja." Jawab Lindu.


Akhirnya Ridho dan Lindu pun kembali lagi ke base mereka yang belum jadi. Dan sesampainya di sana mereka mengumpulkan semua uangnya mereka untuk membeli bahan-bahan untuk membangun rumah.


Setelah bahan-bahan sudah di beli Topan pun langsung segera memulai untuk membuat rumah pertama mereka.


Akhirnya sore pun tiba dan Rehan langsung segera kembali ke base mereka dan tentu saja sebelum pulang di membeli makanan terlebih dahulu di shop.


Setelah membeli makanan Rehan pun langsung segera berjalan pulang menuju base nya soalnya sudah sore.


Sesampainya di sana Pas sekali Topan sudah selesai membangun rumah. Dan karena rumah sudah siap mereka pun langsung masuk ke rumahnya karena bentar lagi malam.



Di dalam rumah tiba-tiba mereka mendapat hadiah dari membuat Rumah.


"Selamat karena kalian sudah membuat rumah yang besar. Dan sebagai hadiahnya kalian masing-masing dapat 50.000." Pemberitahuan sistem.


"Akhirnya kita tau juga cara mendapatkan uang nya." Ucap Ridho.


"Benar jadi kita gak usah mikirin gimana cara mendapatkan uang lagi." Ucap Topan.


"Ngomong-ngomong kamu gila juga ya pan." Ucap Ridho.


"Betul kali. Emang veteran players Minecraft hebat dalam membangun." Ucap Lindu.

__ADS_1


"Betul kali." Ucap Rehan.


"Ini semua karena buku skill itu maka dari itu aku bisa membangun rumah ini. Kalau saja gak ada skill itu pasti rumahnya gak seindah ini." Jawab Topan.


"Tapi ni ya, kita masih memiliki malah besar." Ucap Topan.


"Apa itu?" Bertanya mereka.


"Di antara kita gak ada yang bisa memasak. Bagaimana ini." Ucap Topan.


"Dia antara kita ber 3 harus ada 1 orang yang harus memiliki skill koki tetapi siapa?" Bertanya Ridho.


"Apa boleh buat. Kalau begitu aku saja yang akan menjadi koki. Tetapi sebelum itu aku harus membeli bukunya dulu." Ucap Rehan.


"Harga bulunya mahal kali. Untuk 1 buku skill saja sangat mahal kali." Ucap Ridho.


"Di tempat kalian gimana sama kan harganya. Bertanya Ridho.


"Di tempat ku sama." Jawab Ridho.


"Di tempat ku juga sama." Jawab Topan.


"Tetapi di tempat ku beda. Buku skill koki harganya 5000." Ucap Rehan.


"Baiklah akan ku beli. Dan akan langsung ku gunakan." Ucap Rehan.


"Apakah anda yakin ingin menggunakan skill ini." Pemberitahuan sistem.


"iya." Jawab Rehan.


"Selamat skill koki sudah berhasil di dapatkan." Pemberitahuan sistem.


"Oke aku susah dapat skill nya. Aku masak dulu ya di dapur." Ucap Rehan.


"Baiklah." Jawab mereka.


"Selagi rehan memasak ada yang ingin aku bilang ke kalian." Ucap Ridho dengan expresi serius.


"Kedepannya gimana ini apa yang harus kita lakukan. Kita gak mungkin terus dan menerus mengandalkan shop. Kalau kita terus mengandalkan shop maka keuangan kita akan habis. Dan kita tidak akan bertahan." Ucap Ridho dengan expresi serius.


"Kita pun harus pandai-pandai menggunakan uang ini." Ucap Ridho dengan expresi serius.

__ADS_1


"Betul juga Yang kamu katakan itu do? Jadi apa yang harus kita lakukan? kedepannya?" Bertanya Lindu.


"Emmmm. Kalau begitu mulai kedepannya kita akan berusaha membuat perlahan-lahan dari kebun, Gudang, peternakan, dan yang lainnya." Ucap Ridho.


"Kalau gitu kita memerlukan ketua supaya ada yang ngurus langkah kita selanjutnya." Ucap Topan.


"Kalau gitu. Ketuanya adalah Ridho saja gimana. Karena dia yang paling tau mengatur hal kedepannya untuk kita. Apa kalian setuju?" Bertanya Lindu.


"Aku setuju dan kurasa Rehan setuju juga." Jawab Topan.


"Baiklah mulai besok aku adalah ketua kalian dan aku akan mengatur untuk kedepannya supaya kita bisa lebih aman saja." Ucap Ridho.


Gak lama kemudian Makanannya pun selesai juga dan mereka langsung memakan makanannya karena mereka belum makan dari pagi sampai malam hari.





Setelah mereka selesai makan mereka pun langsung segera istirahat dan ke kamarnya masing-masing.


"Aku pilih kamar yang ini." Ucap Ridho.



"Yaudah kalau begitu. Aku yang ini." Ucap Topan.



"Aku duluan ya. Aku kamar ini." Ucap Rehan.



"Yaudah lah aku ngalah saja sama anak-anak ini." Ucap Lindu.



Setelah mereka mendapat kamarnya masing-masing mereka pun langsung istirahat karena mereka sudah lelah kali untuk hari ini.


Dan besok mereka akan lebih sibuk lagi karena masih banyak yang belum mereka buat.

__ADS_1


...BERSAMBUNG...


__ADS_2