
'Malam hari pun akhirnya berlalu dan pagi pun datang. Mereka pun mempersiapkan diri untuk nanti malam. Karena nanti malam adalah hari spesial antara Lindu dengan Nisa, karena mereka akan kencan.
'Waktu pun berlalu dengan cepat dan pada akhirnya malam pun tiba dan saatnya Lindu pergi untuk menjemput Nisa.
'Dan akhirnya Lindu sampai juga di dekat rumah nya Nisa. Dan Lindu langsung chat Nisa. Minta ngasih tau yg mana rumahnya Nisa.
"Nisa. Aku sudah sampai tetapi rumah kamu yg mana Nisa?.
"Rumah yg cat warna putih dan juga ada mobil warna putih.
"Yg ini ya Nisa?
'Lindu pun langsung me moto salah satu rumah di sana. Dan setelah itu langsung di kirim ke Nisa. Agar Lindu tidak salah rumah.
"Benar kali.
"Oke.
'Lindu langsung mematikan HP nya dan dia langsung datangi rumahnya Nisa.
"Assalamu'alaikum. "Ucap Lindu"
"DING dong. DING dong. "Suara bunyi bel rumahnya Nisa"
"Assalamu'alaikum. "Ucap Lindu"
"Ya. Waalaikumsalam, bentar ya. "Ucap Mamanya Nisa"
"Selamat malam bu. "Ucap Lindu"
"Ya. nyari siapa ya dek? "Bertanya mamanya Nisa"
"Ada Nisa nya bu? "Ucap Lindu"
"Ada. Di dalam. Kamu siapanya Nisa ya? "Bertanya Mamanya Nisa"
"Saya temannya bu. "Jawab Lindu"
"Oh temannya. Ibu kira pacarnya. "Ucap mamanya Nisa"
"Ayo masuk dek. "Ucap mamanya Nisa"
"Baik bu. "Jawab Lindu"
'Lindu pun langsung masuk ke rumahnya Nisa, karena sudah di perbolehkan masuk ke dalam rumahnya oleh mamanya Nisa.
"Duduk dulu dek. Biar ibu panggil kan Nisa ya. "Ucap mamanya Nisa"
"Terimakasih bu. "Jawab Lindu"
'Lindu pun duduk dulu sekalian menunggu Nisa yg lagi di panggil oleh mamanya.
"Nisa cepat kawan mu sudah nungguin dari tadi tu. "Ucap mamanya Nisa"
"Sabar ma. "Jawab Nisa"
"Cepat buka pintu nya. Kasihan kawan mu itu. nungguin nya lama sekali. "Ucap mamanya Nisa"
"Iya iya. Ku buka ni ma. "Ucap Nisa"
'Dor. "Suara pintu terbuka"
"MasyaAllah, cantik nya anak mama. "Ucap mamanya Nisa"
"Hehheh. Terimakasih ma. "Jawab Nisa"
"Yauda cepat. Kawan mu itu sudah ada di ruang tamu. Jumpai dulu gih. "Ucap Mamanya Nisa"
"Baik ma. "Jawab Nisa"
'Nisa pun langsung menjumpai Lindu yg lagi menunggunya di ruang tamu. Setelah melihat Nisa alangkah terkejutnya Lindu.
"Maaf lama ya nunggunya. "Ucap Nisa"
"Gak kok. "Jawab Lindu"
"Wah. Cantik nya. "Berpikir Lindu"
__ADS_1
"Cantik sekali beda dengan yg seperti di kafe. "Berpikir Lindu"
"Apakah aku gak salah lihat. Atau aku lagi bermimpi ini. "Berpikir Lindu"
"Mimpi apa aku semalam. Bisa jalan jalan dengan cewe secantik dia. "Berpikir Lindu"
"Ada apa du? Kok kamu bengong? "Bertanya Nisa"
"Soalnya kamu cantik sekali. Aku seperti bermimpi ini. Ketika melihat mu. "Jawab Nisa"
"Ahh. Kamu bisa aja. "Ucap Nisa"
"hahahha. "Tertawa Mereka"
"Lindu malam ini ganteng juga. "Berpikir Nisa"
"Lindu kamu malam ini ganteng juga. "Ucap Nisa"
"Terimakasih. "Jawab Lindu"
"Kalian ber dua seperti nya cocok. "Ucap mamanya Nisa"
"Seperti nya begitu. "Ucap Lindu"
"Mama ni. "Ucap Nisa"
"Nisa ayo berangkat. "Ucap Lindu"
"Baiklah. "Jawab Nisa"
"Bu kami pergi dulu ya bu. "Ucap Lindu"
"Hati hati ya. "Ucap mamanya Nisa"
"Dan jaga ya anak ibu itu. "Ucap Mamanya Nisa"
"Baiklah bu. "Jawab Lindu"
'Mereka ber dua pun langsung keluar dari rumahnya Nisa. Dan langsung masuk ke mobilnya Lindu. Ya secara teknis itu mobil nya papanya Lindu. Lindu minjam aja. Dia malas bawa mobilnya karena bensinnya habis.
"Baiklah. "Jawab Nisa"
'Mereka pun langsung berjalan dan sekalian ngobrol ngobrol.
"Ini mobil mu du? "Bertanya Nisa"
"Tidak. Mobilku di rumah abis bensinya. Aku lupa isi jadinya mogok lah di rumah gak bisa jalan. Makanya aku minjam mobil papa ku. "Jawab Lindu"
"Kenapa gak naik motor saja? "Bertanya Lindu"
"Masaan jemput cewe secantik kamu naik kereta. Gak mungkin lah. "Jawab Lindu"
"Kamu ni bisa aja. "Ucap Nisa Dan pipinya memerah"
"Tapi kita akan pergi ke mana Du? "bertanya Lindu"
"Aku mau membawa mu ke tempat yg indah menurut ku. Biasanya kalau aku ada masalah akan ke sini. Karena tempatnya tenang dan indah karena kita bisa melihat keindahan dari bintang bintang yg ada di langit. "Ucap Lindu"
"Dan setelah itu kita akan pergi makan. Karena pasti laper nanti makanya setelah kita melihat keindahan bintang bintang baru kita ke restauran untuk makan malam bersama. "Ucap Lindu"
"Aku gak sabar mau lihat tempat nya seindah apa? "Ucap Nisa"
"Aku yakin. Gak salah kita pergi ke sana karena pas aja gitu. Bisa melihat keindahan alam, Tenaga, romantis, dan bisa melihat keindahan kamu. Yg sangat indah dari pada bintang bintang yg ada di langit. "Ucap Lindu"
"Ahhh. kamu gombal aja. "Ucap Nisa"
"Akhirnya sampai juga kita Nisa. "Ucap Lindu"
"Mana tempatnya? "bertanya Nisa"
"Tempatnya di atas sana. Mobil di parkir di sini soalnya ke sana gak boleh membawa kendaraan. "Ucap Lindu"
"Dan mulai dari sini kita berjalan. Tenang saja kita berjalannya gak jauh kok cuma dekat saja. "Ucap Lindu"
"Baiklah kalau begitu. "Jawab Nisa"
'Mereka pun melanjutkan perjalanan nya dengan berjalan karena tempatnya sangat di jaga dan bahkan tidak boleh buang sampah di sana kalau ketahuan akan terkena denda. Karena di anggap merusak pemandangan.
__ADS_1
"Kita sudah sampai. Tetapi rame sekali. "Ucap Lindu"
"Namanya tempat bagus makanya rame du. "Jawab Nisa"
"Semoga saja tempat biasa ku. Gak ada orang nanti kalau campur dengan mereka gak ada romantis romantis nya. "Ucap Lindu"
"Oh begitu. "Jawab Nisa"
"Nah ini dia temannya. Syukur lah gak ada orang yg nempatin. "Ucap Lindu"
"Ayo duduk Nisa. "Ucap Lindu"
"Baiklah. "Jawab Nisa"
"Bagus bukan tempatnya. "Bertanya Lindu"
"Benar kali. Tempatnya bagus sekali. Untung saja kita tidak salah tempat. "Ucap Nisa"
"Hahaha. Siapa dulu yg mencari tempat nya. "Ucap Lindu"
'Mereka pun lalu duduk dan memandangi pemandangan alam yg sangat indah itu dan sekalian Lindu mau ngomong sesuatu kepada Nisa.
"Nisa. Ada yg mau aku katakan. "Ucap Lindu"
"Apa itu? "Bertanya Nisa"
"Sebenarnya pas pertama kali aku melihat mu. Sebenarnya aku menyukai mu. "Ucap Lindu"
"Aku pun mau mengatakan sesuatu juga. "Ucap Nisa"
"Apa itu Nisa? "bertanya Lindu"
"Gak jadi. "Ucap Nisa"
"Pas pertama kali kita ketemu aku pun suka juga dengan mu. Tetapi aku terlalu takut untuk mengungkapkan nya kepada mu. Makanya aku menunggu waktu yg tepat untuk mengungkapkan nya. "Berpikir nisa"
"Nisa. Kamu mau gak menjadi pacar ku. "Bertanya Lindu"
"Emmm. "Masih bingung Nisa"
"Kalau gak mau pun gak papa. Aku gak memaksa. "Ucap Lindu"
"Dan aku tau kok. Kalau kamu gak mau. Kan soalnya kita baru kenal. "Ucap Lindu"
"Dah lah lupain saja. Mending kita lihat saja keindahan alam ini. "Ucap Lindu"
"Aku gak ada bilang gak mau kok du. "Tiba tiba Nisa jawab begitu"
"Apa? "Terkejut Lindu"
"Jadi apakah kamu mau? "Bertanya Lindu"
'Nisa pun cuma bisa mengangguk saja. Dan pada akhirnya mereka berpacaran juga. Setelah itu mereka langsung makan malam. Dan setelah makan malam selesai mereka pulang karena waktu sudah larut malam.
'Akhirnya sampai juga di rupanya Nisa. Dan Topan berpamitan kepada mamanya Nisa dan juga dengan Nisa. Untuk pamit pulang.
"Bu saya ijin pamit pulang dulu ya soalnya sudah larut malam. "Ucap Lindu"
"Baiklah nak. Hati hati sudah malam ini. "Ucap mamanya Nisa"
"Baiklah bu. "Jawab Lindu"
"Nisa terimakasih ya untuk hari ini. "Ucap Lindu"
"Sama sama. "Jawab Lindu"
"Waduh seperti nya ibu masuk dulu ya. Takut mengganggu kalian berdua. "Ucap mamanya Nisa"
'Mamanya Nisa pun langsung masuk deluan karena tidak mau mengganggu mereka ber 2.
"Aku pamit pulang dulu ya. "Ucap Lindu"
"Hati hati. Nanti sampai rumah ngabarin ya. Dan pelan pelan saja nyupir nya soalnya sudah malam. Aku gak mau kamu seperti teman mu. "Ucap Nisa"
"Baiklah. Aku akan berhati hati. "Jawab Lindu"
'Tiba tiba Nisa pun langsung mencium Lindu. Sebagai tanda bahwasanya mereka pacaran.
"Dan sana pulang. Dan malam "Ucap Nisa dengan mukanya memerah"
__ADS_1
"Baiklah. "Jawab Lindu dengan muka yg memerah juga"
...TAMAT...