Angel Beats School

Angel Beats School
Menemukan Tujuan hidup


__ADS_3

"Bosen juga ya?" Berpikir Ridho.


"Sekarang jam 21.00. Belum malam kali lah tu. Ke taman lah bosen kali di sini." Berpikir Ridho.


𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘱𝘦𝘳𝘨𝘪 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘫𝘶 𝘬𝘦 𝘵𝘢𝘮𝘢𝘯. 𝘜𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘪𝘭𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘣𝘰𝘴𝘦𝘯𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢.


...𝘿𝙞 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙣...


"Akhirnya sampai juga." Berpikir Ridho.


"Untung nya tidak salah pilih tempat aku. Memang taman di markas utama Memanglah terbaik untuk menghilangkan bosen." Berpikir Ridho.


"Hey bocah apa yang kau lakukan di situ?" Bertanya Ashura.


"Bagaimana bisa aku mendengar suara mu? padahal aku kan tidak berada di tempat itu?" Bertanya Ridho.


"Ini namanya telepati. Dasar bocah bodoh." Ucap Ashura.


"Oh begitu. Jadi kamu bisa mendengar suara ku?" Bertanya Ridho.


"Sudah jelas dasar bocah bodoh." Ucap Ashura.


"Kenapa kau pergi dari ruangan itu. Seharusnya kau istirahat di sana?" Bertanya Ashura.


"Aku bosen makanya aku ke sini. Lagi pula tempatnya bagus." Ucap Ridho.


"Bener yang kau ucapkan bocah. aku bisa melihat nya." Ucap Ashura.


"Bagaimana bisa?" Bertanya Ridho.


"Aku bisa melihat apa yang kau lakukan dari sini. Ucap Ashura.


"Begitu ya." Jawab Ridho.


"Hey bocah. Cepatlah jadi kuat agar aku bisa bertarung dengan mu." Ucap Ashura.


"Tenang saja. aku akan berusaha." Ucap Ridho.


"Ashura siapa orang yang berhasil menyegel mu?" Bertanya Ridho.


"Dia seseorang yang sangat kuat. Tetapi sifatnya hampir sama dengan mu." Ucap Ashura.


"Ada apa dengan sifat nya." Bertanya Ridho.


"Dia memang kuat tetapi di orang nya ceroboh dan buta arah. Makanya ku katakan sifatnya seperti kau." Jawab Ashura.


"Aku mengerti. Tetapi kenapa nada bicara mu seperti mengejek aku ya?" Bertanya Ridho.


"Hahahha." Tertawa Ashura.

__ADS_1


"Hey bocah bodoh. Apa tujuan mu untuk ke depannya?" Bertanya Ridho.


"Kalau itu aku belum tau." Jawab Ridho.


"Kalau kau tidak mempunyai tujuan untuk kedepannya maka kau tidak akan bisa berkembang." Ucap Ashura.


"Begitu ya." Ucap Ridho.


"Emm. Aku tau." Ucap Ridho.


"Kau sudah menemukan tujuan mu?Apa itu?" Bertanya Ashura.


"Tujuanku adalah melindungi semua orang yang berharga bagiku dan satu lagi aku ingin kamu mengakui ku. Kamu Dan aku akan menjadi sahabat." Ucap Ridho.


"Hahahhaha." Tertawa Ashura.


"Tujuan yang aneh. Apa kau yakin dengan tujuan mu itu?" Bertanya Ashura.


"Hey bocah apa yang harus kamu pilih ketika kamu menghadapi jalan yang buntu?" Bertanya Ashura.


"Apakah kamu akan mencari jalan yang lain atau mundur?" Bertanya Ashura.


"Kalau seandainya kedepannya aku mendapatkan jalan yang buntu maka ingat lah jawaban ku ini Ashura." Ucap Ridho.


"Aku akan membuat jalan ku sendiri apapun yang terjadi dan aku tidak akan menyerah. Aku akan terus maju. Aku tidak perduli berapa banyak aku akan bertemu jalan yang buntu aku akan membuat jalan ku sendiri." Jawab Ridho.


"Sepertinya bocah ini tidak becanda?" Berpikir Ashura.


"Kalau begitu aku akan memperlihatkan buktinya kepada mu." Ucap Ridho.


"Akan ku tunggu bocah." Ucap Ashura.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙧𝙖𝙬𝙖𝙩...


𝘓𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘙𝘦𝘩𝘢𝘯 𝘱𝘶𝘯 𝘱𝘢𝘯𝘪𝘬, 𝘬𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘱𝘢𝘴 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘪𝘢 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘈𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮. 𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘥𝘶𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘶𝘣𝘶𝘯𝘨𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘬𝘦𝘤𝘶𝘢𝘭𝘪 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳.


𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘢𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘱𝘰𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘰𝘮𝘢𝘯𝘥𝘢𝘯 𝘬𝘺𝘭𝘦𝘳 𝘭𝘢𝘨𝘪. 𝘓𝘪𝘯𝘥𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘭𝘦𝘱𝘰𝘯 𝘌𝘮𝘪𝘭𝘪𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯. 𝘉𝘢𝘩𝘸𝘢𝘴𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘳𝘶𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘴 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘤𝘢𝘳𝘪 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘮𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘌𝘮𝘪𝘭𝘪𝘢 𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘮𝘢𝘯. 𝘋𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘐𝘵𝘶 𝘌𝘮𝘪𝘭𝘪𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘣𝘢𝘳𝘪 𝘓𝘪𝘯𝘥𝘶, 𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯, 𝘋𝘢𝘯 𝘙𝘦𝘩𝘢𝘯 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘶 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘬𝘦𝘵𝘦𝘮𝘶.


𝘋𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘮𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘵𝘢𝘬 𝘥𝘐 𝘭𝘢𝘯𝘵𝘢𝘪 𝘱𝘢𝘭𝘪𝘯𝘨 𝘢𝘵𝘢𝘴 𝘮𝘢𝘳𝘬𝘢𝘴 𝘶𝘵𝘢𝘮𝘢. 𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘥𝘢𝘱𝘪 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘢𝘮𝘢-𝘴𝘢𝘮𝘢.


"Sialan kenapa kamu suka kali menghilang?" Bertanya Lindu.


"Apa yang kalian lakukan rame-rame ke sini?" Bertanya Ridho.


"Kamu khwatir dengan mu. Makanya kami mencari mu." Ucap Lindu.


"Tengah lah. Aku hanya perlu tempat untuk menenangkan diri ku." Ucap Ridho.

__ADS_1


"Oh iya. Lain kali kalian bisa mencari ku di sini karena ini adalah tempat favorit ku." Ucap Ridho.


"Baiklah." Jawab Mereka.


"Bagaimana kondisi mu. Seperti kamu baik-baik saja kan." Bertanya Lindu.


"Aku baik-baik saja." Ucap Ridho.


"Tempat nya bagus sekali. Entah kenapa saat aku ke sini aku jadi merasa tenang." Ucap Rehan.


"Bener yang kamu bilang han." Ucap Topan.


"Semuanya Ada yang ingin aku ucapkan kepada kalian." Ucap Ridho.


"Apa itu." Bertanya mereka.


"Seandainya di masa depan aku tidak bisa mengendalikan kekuatan ku dan aku berubah menjadi iblis. Tindakan apa yang harus kalian ambil." Bertanya Ridho.


"Kenapa kamu bilang begitu?" Bertanya Topan.


"Kan seandainya saja." Ucap Ridho.


"Kami akan berusaha membuatmu sadar. Karena kita ini sahabat jadi kalau salah satu dari kita ada yang kesusahan maka tugas yang lain adalah membantunya." Ucap Topan.


"Benar sekali. Sahabat sejati tidak akan pernah mati." Ucap Lindu.


"Kita adalah sahabat jadi apapun masalahnya kita harus kompak." Ucap Rehan.


"Kamu bukan hanya mempunyai sahabat saja tetapi kamu mempunyai teman-teman yang bisa kamu andalkan di sini." Ucap Emilia.


"Benar kali. Jadi kamu tidak sendirian ada kami semua di sini." Ucap Cicilia.


"Kamu orang bodoh, Buta arah, Dan sangat ceroboh Makanya aku membenci mu. Tetapi di balik sifat yang bodoh, Buta arah, Dan sangat ceroboh kamu memilih hati ya baik Dan kamu tidaklah seburuk yang aku pikirkan." Ucap Tasya.


"Aku harap kita semua akan tetap bersama sampai kapan pun. Apa pun rintangannya kita pasti akan menemukan jalan keluar kalau kita bersama." Ucap Elsya.


"Terimakasih semuanya. Berkat kalian aku mendapatkan tujuan hidup ku. Dan aku tau apa yang harus aku lakukan kedepannya. Sekali lagi terimakasih semuanya." Ucap Ridho Sambil menangis.


"Sepertinya bocah bodoh ini memiliki teman-teman yang sangat sayang dengan nya." Berpikir Ashura.


"Bocah teman-teman mu sudah memercayai mu dan saatnya kamu membuktikan kepada mereka. Dan jangan sampai mengecewakan mereka." Berpikir Ashura.


"Tentu saja aku tidak sabar untuk bertarung dengan mu. Dan aku ingin melihat apakah kamu bisa melampaui aku." Berpikir Ashura.


"Bocah bodoh perjalan mu akan mulai dari sekarang. Dan mulai kedepannya kamu akan menghasilkan jalan yang buntu. Aku tidak sabar. Bagaimana cara mu untuk melewati nya." Berpikir Ashura.


...𝘽𝙀𝙍𝙎𝘼𝙈𝘽𝙐𝙉𝙂...


𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘾𝙖𝙥𝙚𝙧 𝙀𝙧𝙤𝙩𝙞𝙘. 𝘼𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖. 𝘿𝙖𝙣 𝙩𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙠𝙖𝙧𝙚𝙣𝙖 𝙨𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙢𝙚𝙣𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙥𝙚𝙢𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙥𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙣𝙮𝙖𝙠 𝙪𝙣𝙩𝙪𝙠 𝙝𝙖𝙧𝙞 𝙞𝙣𝙞.

__ADS_1



__ADS_2