Angel Beats School

Angel Beats School
kekhawatiran yang besar


__ADS_3

"Sudah ngumpul semua." Ucap komandan kyler.


"Sudah komandan." Jawab Emilia.


"Bagus. Kalian sudah berkenalan apa belum?" Bertanya komandan kyler.


"Belum komandan." Jawab Emilia.


"Baiklah kalau gitu. Komandan mengumpulkan kalian di sini untuk memperkenalkan diri kalian ke anggota baru kita." Ucap Komandan kyler.


"Pertama Dari Kamu Emilia.


"Baik komandan." Jawab Emilia.



"Perkenalkan nama ku Emilia, aku ras Elf. Salam kenal." Ucap Emilia.


"Salam kenal juga." Jawab Ridho, Topan, Lindu, Dan Rehan.



"Perkenalkan nama ku Cicilia, aku ras hewan. Mohon kerja sama nya ya." Ucap Cicilia.


"Baiklah." Jawab Ridho, Topan, Lindu, Dan Rehan.



"Perkenalkan nama ku Elsya, aku ras hewan juga. Hai semuanya." Ucap Elsya.


"Hai juga." Ucap Ridho, Topan, Lindu, Dan Rehan.



"Nama ku Tasya. aku ras manusia." Ucap Tasya dengan jutek.


"Iya." Ucap Ridho, Topan, Lindu, Dan Rehan.


"Sepertinya kami telah membuat kesalahan?." Berpikir Ridho.


"Bagaimana ini?" Berpikir Ridho.


"Sekarang giliran kalian." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab mereka.


"Dari aku dulu ya?" Bertanya Topan.


"Oke." Jawab Mereka.



"Perkenalkan nama ku Topan, aku ras manusia. Salam kenal semuanya." Ucap Topan.


"Salam kenal juga." Ucap Emilia, Cicilia, dan Elsya.



"Perkenalkan nama ku Lindu, aku ras manusia juga. Hai semuanya." Ucap Lindu.


"Hai juga." Jawab Emilia, Cicilia, dan Elsya.



"Perkenalkan nama ku Rehan, aku ras manusia. Mohon kerja samanya." Ucap Rehan.


"Baiklah." Jawab Emilia, Cicilia, dan Elsya.



"Perkenalkan nama ku Ridho, aku ras manusia juga. Mohon bantuannya." Ucap Ridho.


"Baiklah." Ucap Emilia, Cicilia, dan Elsya.


"Semuanya sudah perkenalkan kan." Ucap komandan kyler.


"Sudah komandan." Ucap Mereka.

__ADS_1


"Sekali lagi selamat datang di markas besar SGATW. Semoga kalian semua bisa bekerja sama kedepannya ya." Ucap Komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


"Oke. Kalian bisa bubar. Kecuali Ridho, Topan, Rehan, Dan Lindu. " Ucap Komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab mereka.


Mereka pun bubar semuanya kecuali yang di panggil oleh komandan kyler.


"Kalian ikuti komandan biar komandan tunjukkan kamar kalian." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


Mereka berempat pun langsung mengikuti komandan kyler karena komandan kyler akan menunjukkan kamar mereka.



Nah kita sudah sampai. Ini kamar Ridho, dan Topan." Ucap komandan kyler.


"Kamarnya bagus sekali." Ucap Ridho.


"Benar kali." Ucap Topan.


"Terimakasih komandan atas kamarnya." Ucap mereka berdua.


"Sama-sama." Jawab komandan kyler.


"Kalian istirahat lah karena ini sudah malam." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab mereka.


"Ayo biar komandan tunjukkan kamar kalian.


"Baiklah komandan." Ucap Lindu dan Rehan.



"Nah akhirnya sampai juga. Ini kamar kalian." Ucap komandan kyler.


"Terimakasih komandan." Ucap mereka berdua.


Setelah itu komandan kyler pun langsung kembali ke ruangan nya dan langsung mengurus markas besar SGATW ini.


...𝘿𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙖𝙧 𝙍𝙞𝙙𝙝𝙤 𝙙𝙖𝙣 𝙏𝙤𝙥𝙖𝙣....


"Sepertinya Tasya marah kepada kami." Berpikir Ridho.


"Apa yang harus aku lakukan." Berpikir Ridho.


"Gara-gara memikirkan itu aku tidak bisa tidur jadinya." Berpikir Ridho.


"Apa ini. Kok sepertinya Laptop." Berpikir Ridho.


"Benar ini laptop. Ada game gak ya?" Berpikir Ridho.


Ridho pun langsung turun dari tempat tidurnya dan segera memeriksa laptop itu.


"Topan sudah tidur? sepertinya di kelelahan sekali." Berpikir Ridho.


"Mending aku jangan ganggu dia. Lebih bagus aku memeriksa laptop ini." Berpikir Ridho.


"Laptop nya tidak ada game nya bahkan aplikasi untuk download game aja gak ada." Berpikir Ridho.


"Laptop ini isinya hanyalah Informasi dan ruangan apa-apa saja yang ada di Markas besar SGATW ini." Berpikir Ridho


"Apa ada taman di Markas ini? Gak heran sih." Berpikir Ridho.


"Kesana lah gak bisa tidur aku." Berpikir Ridho.


Ridho pun langsung keluar dari kamarnya dan langsung pergi ke taman untuk memenangkan dirinya.


Akhirnya Ridho sampai juga di taman itu dan dia langsung berbaring di taman itu.


"Taman ini berada di paling atas dan pemandangan nya lumayan bagus karena aku bisa melihat bintang-bintang dari sini." Berpikir Ridho.


"Sepertinya Tempat ini akan menjadi tempat kesukaan ku. Karena tempat ini sangat bagus dan juga damai." Berpikir Ridho.

__ADS_1


Secara tidak di sengaja Emilia melihat Ridho yang lagi rebahan di taman itu. Dan dia langsung menghampiri nya.


"Apa yang kamu lakukan di sini do?" Bertanya Emilia.


"Aku tidak bisa tidur karena gelisah aja." Ucap Ridho.


"Ngomong-ngomong apa yang kamu lakukan? Emmmm. Ehhh." Ucap Ridho.


"Maaf nama kamu siapa aku lupa?" Ucap Ridho.


"Emilia loh." Jawab Emilia.


"Apa yang kamu lakukan di sini Emilia?" Bertanya Ridho.


"Aku setiap malam selalu berjalan-jalan di sini sebelum tidur." Ucap Emilia.


"Oh begitu." Ucap Ridho.


"Ada masalah apa do?" Bertanya Emilia.


"Kalau ada masalah cerita saja mana tau aku bisa membantu." Ucap Emilia.


"Sebenarnya aku masih kepikiran dengan Tasya karena saat perkenalkan tadi dia terlihat marah." Ucap Ridho.


"Oh begitu. Kamu tenang saja dia sifatnya begitu." Jawab Emilia.


"Maksudnya gimana?" Bertanya Ridho.


"Dia sangat benci oleh kekalahan. Makanya dia seperti itu tadi. Tetapi tenang saja besok sudah tidak seperti itu lagi dia." Ucap Emilia.


"Begitu ya." Jawab Ridho.


"Emilia apa aku boleh bertanya sedikit tentang misi." Ucap Ridho.


"Boleh." Jawab Emilia.


"Apakah kamu pernah melawan selain monster Emilia." Bertanya Ridho.


"Pernah kenapa? ." Jawab Emilia.


"Apa kamu tidak takut Emilia?" Bertanya Ridho.


"Untuk apa aku takut?" Ucap Emilia.


"Aku mungkin bisa membunuh monster tetapi kalau dia bukan monster sepertinya aku tidak berani untuk membunuh mereka." Ucap Emilia.


"Aku tau maksudnya kamu tetapi mereka berbeda dengan kita, Mereka bukannya jahat saja melainkan rakus, tamak, dan juga sangat kejam. Jadi untuk apa aku takut untuk membunuh mereka." Ucap Emilia.


"Benar juga ya." Ucap Ridho.


"Sudah larut malam aku pergi dulu ya." Ucap Emilia.


"Baiklah. Dan terimakasih ya." Ucap Ridho.


"Terimakasih untuk apa?" Bertanya Emilia.


"Untuk yang tadi." Ucap Ridho.


"Oke." Jawab Emilia.


Emilia pun langsung pergi menuju kamarnya karena suah larut malam. Sedangkan Ridho masih di taman penuh dengan kegelisahan.


"Bagaimana ini aku merasa gelisah aja." Berpikir Ridho.


"Aku takut salah dalam mengambil keputusan nantinya." Berpikir Ridho.


"Apa yang harus aku lakukan ketika dalam kondisi yang tidak memungkinkan. Aku takut sekali membuat keputusan yang salah." Berpikir Ridho.


"Karena kalau aku mengambil keputusan yang salah maka dampak nya teman-teman ku bakal kehilangan nyawanya. Aku gak mau itu." Berpikir Ridho.


"Dan aku tidak bisa membunuh orang? Apa yang harus aku lakukan." Berpikir Ridho.


"Kenapa tiba-tiba aku ngantuk sekali." Berpikir Ridho.


Seketika Ridho pun langsung tertidur di taman itu dengan tidak di sengaja.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


𝙏𝙚𝙧𝙞𝙢𝙖𝙠𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙠𝙚𝙥𝙖𝙙𝙖 𝘾𝙖𝙥𝙚𝙧 𝙀𝙧𝙤𝙩𝙞𝙘. 𝘼𝙩𝙖𝙨 𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜𝙖𝙣𝙣𝙮𝙖. 𝘿𝙞 𝙀𝙥𝙨 𝙠𝙖𝙡𝙞 𝙞𝙣𝙞.



__ADS_2