Angel Beats School

Angel Beats School
Nyasar


__ADS_3

...𝙆𝙚𝙚𝙨𝙤𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙧𝙞𝙣𝙮𝙖...


"Dimana anak baru itu? kok masih belum datang." Berpikir Komandan kyler.


"Ada apa komandan?" Bertanya Emilia.


"Sepertinya anggota baru itu masih tidur?" Ucap komandan kyler.


"Apa komandan sudah beritahu kalau setiap pagi mereka harus sudah ada di sini sebelum jam 08.00." Bertanya Emilia.


"Gawat komandan lupa." Ucap komandan kyler.


"Aduh komandan. Jadi bagaimana ini." Bertanya Emilia.


"Emilia tolong bangunkan mereka ya." Ucap Komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Emilia.


Emilia pun langsung bergegas memanggil Anggota baru itu karena komandan kyler lupa kalau setiap hari mereka harus sudah ada di ruangan misi sebelum jam 08.00.


Emilia pun langsung mendobrak pintu kamar Ridho dan Topan. Seketika Topan terkejut.


"Ada apa ini?" Bertanya Topan.


"Kalian di panggil komandan kyler. Di suruh ngumpul di ruangan bisa segera." Ucap Emilia.


"Baiklah." Jawab Topan.


"Ridho dimana?" Bertanya Emilia.


"Dia di tempat tidurnya lah." Jawab Topan.


"Tetapi dia gak ada di tempat tidurnya." Ucap Emilia.


"Apa?" Terkejut Topan.


"Bagaimana ini Emilia." Bertanya Topan.


"Kamu bangunkan teman-temanmu yang lain. Abis itu langsung ke ruangan misi segera. Ridho serahkan kepada ku." Ucap Emilia.


"Baiklah." Jawab Topan.


Topan pun langsung pergi ke kamarnya Lindu dan Rehan. Setelah itu mereka langsung pergi ke ruangan misi. Untuk berkumpul di sana.


Sedangkan Emilia langsung melapor kepada Komandan kyler karena Ridho tidak ada di kamarnya.


"Lapor komandan. Ridho tidak ada di kamarnya dari pagi." Ucap Emilia.


"Kemana dia?" Bertanya Komandan kyler.


"Kata Topan dia tidak tau." Jawab Emilia.


"Baiklah kalian tunggu di sini biar komandan melihat CCTV dulu. Biar tau Ridho ada di mana." Ucap Komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙍𝙞𝙙𝙝𝙤...


"Aku dimana ini? Padahal aku mau menuju ke kamar mandi." Berpikir Ridho.


"Merepotkan sekali. Bukanya menemukan kamar mandi malah nyasar aku." Berpikir Ridho.


"Ini aku sebenarnya berada dimana sih?" Berpikir Ridho.


"Halo ada yang bisa mendengar suara ku." Ucap Ridho dengan nada kuat.


"Komandan kyler tolong." Ucap Ridho.


"Bentar-bentar kenapa banyak sekali pipa-pipa dan mesin di sini. Apa aku tanpa di sengaja nyasar ke bagian bawah markas SGATW.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙞𝙨𝙞...


"Merepotkan saja anak baru itu." Ucap Tasya.


"Maklumin lah kan mereka anak baru jadi kurang mengerti markas kita ini." Ucap Cicilia.


"Ridho dimana ya? Padahal tadi malam dia ada di taman." Berpikir Emilia.


"Apa jangan-jangan dia ketiduran di taman itu." Berpikir Emilia.

__ADS_1


"Bisa jadi." Berpikir Emilia.


"Pasti komandan kyler menemukan Ridho itu. Karena komandan kyler kan lagi melihat CCTV pasti ketemu." Berpikir Emilia.


Gak lama kemudian Topan dan teman-temannya akhirnya datang juga.


"Bagaimana apakah Ridho sudah ketemu." Bertanya Topan.


"Masih belum." Jawab Elsya.


"Tenang saja komandan pasti akan menemukan nya." Ucap Emilia.


"Kuharap begitu." Jawab Topan.


Gak lama kemudian Komandan kyler kembali lagi ke ruangan misi.


"Bagaimana komandan sidah ketemu?" Bertemu Emilia.


"Komandan sudah melihat semua CCTV tetapi Ridho tidak terlihat dimana pun." Ucap Komandan kyler.


"Bagaimana ini komandan?" Bertanya Topan.


"Kita harus berpencar dan mencarinya setiap sudut markas markas ini." Ucap Komandan kyler.


"Boleh itu komandan." Jawab Emilia.


"Biarkan saja dia paling nanti muncul sendiri." Ucap Tasya.


"Maksudnya kamu apa?" Ucap Topan dengan expresi marah.


"Dia sahabat ku gak akan ku biarkan dia kenapa-napa." Ucap Topan.


"Untuk apa mencarinya dia hanya jadi beban saja." Ucap Tasya.


"Walapun di beban tetapi dia tetap sahabat ku." Ucap Topan.


"Kalau kamu gak mau membantu memacari nya. Lebih bagus diam saja." Ucap Topan dengan Expresi marah.


"Sudah Tasya sepertinya ucapan mu sudah kelewatan." Ucap Emilia.


"Apa kamu membela mereka Emilia?" Bertanya Tasya.


"Kalau begitu kenapa kamu bilang kata-kata ku kelewatan." Ucap Tasya.


"Sudah jangan bertengkar." Ucap Cicilia.


Seketika Ruangan itu mulai memanas.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙍𝙞𝙙𝙝𝙤...


"Aku kan berada di bawah berarti tinggal hancurkan saja bagian atas supaya aku bisa naik ke atas." Berpikir Ridho.


"Untung nya aku membawa katana ku." Ucap Ridho.


"Nah tinggal cari tempat yang bagus untuk ku hancurkan." Berpikir Ridho.


"Abu dari mana ini." Ucap Ridho.


"Huk huk huk." Batuk Ridho karena abu.


"Apa yang ada di atas aku ini?" Berpikir Ridho.


"Hancurkan saja lah." Ucap Ridho.


"Kawan bantu aku menghancurkan bagian atas ini." Ucap Ridho.


Ridho pun langsung menebas bagian lantainya dengan katana nya. Seketika lantainya langsung retak dan perlahan hancur.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙢𝙞𝙨𝙞...


"Ada apa ini?" Ucap Tasya.


"Ada apa Tasya?" Bertanya Emilia.


"Ada yang aneh dengan lantai nya." Ucap Tasya.


"Aneh gimana?" Bertanya Emilia.


"Lantainya seperti mau roboh." Ucap Tasya.

__ADS_1


"Tidak mungkin." Ucap komandan kyler.


"Merkas kita sangat kuat dan aman. Bagaimana bisa lantainya mau roboh." Ucap Komandan kyler.


"Benar juga." Jawab Emilia.


"Sikit lagi hancur." Ucap Ridho.


"Kalau gitu akan ku tebas sekali lagi." Ucap Ridho.


Tiba-tiba terdengar suara lantai yang mau roboh.


"Suara apa itu?" Berpikir Ridho.


"Sepertinya suaranya dari atasku." Berpikir Ridho.


"Apa mungkin lantainya akan hancur. Kalau gitu aku harus menghindar." Ucap Ridho.


"Sial tidak sempat." Ucap Ridho.


Lantai itu pun langsung roboh dengan Tasya di atasnya dan langsung menimpa Ridho.


Sontak mereka semua pun kaget karena lantai nya tiba-tiba hancur.


"Tasya." Ucap Emilia.


"Kamu baik-baik saja." Bertanya Emilia.


"Aku baik-baik saja." Jawab Emilia.


"Bagaimana bisa lantainya bisa hancur?" Berpikir komandan kyler.


"Bantu Tasya untuk naik lagi." Ucap komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


"Tasya Pegang tangan ku, ayo naik." Ucap Emilia.


"Baiklah." Jawab Tasya.


Akhirnya Tasya pun bisa di tarik keluar dari lobang itu. Dan tiba-tiba ada yang aneh dari reruntuhan itu.


"Lihat ada yang aneh dengan reruntuhan itu." Ucap Topan.


"Kenapa reruntuhan itu bisa bergerak." Ucap Topan.


"Apa mungkin di bawah sana ada monster." Ucap Topan.


"Semuanya ambil posisi masing-masing." Ucap Komandan kyler.


"Baiklah komandan." Jawab Mereka.


Setelah itu Ridho pun langsung berusaha bangkit dari reruntuhan itu. Dan setelah dia berhasil bangkit mereka semua terkejut.


"Hah. Untung nya aku tidak mati." Ucap Ridho.


"Apa?" Terkejut Mereka semua karena yang keluar dari reruntuhan itu bukan monster melainkan Ridho.


"Kenapa kalian terkejut?" Bertanya Ridho.


"Apa yang kamu lakukan dibawah sana?" Bertanya Tasya.


"Aku tersesat dan aku langsung menghacurkan bagian lantai yang ada di atas ku untuk aku keluar. Rupanya aku gak sempat menghindar jadi ketimpa sedikit." Ucap Ridho.


"Pantes saja lantai nya tiba-tiba hancur. Rupanya kerjaan mu." Ucap Tasya.


Ridho pun langsung di bantu naik ke atas dan setelah itu Ridho menjelaskan kenapa di bisa kesasar di bagaimana bawah markas SGATW itu.


"Begitu ceritanya." Ucap mereka.


"Kamu baik-baik saja do?" Bertanya Emilia.


"Aku baik-baik saja." Jawab Ridho.


"syukur lah. Kamu ini ceroboh sekali." Ucap Emilia.


"Maaf maaf." Jawab Ridho.


...BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2