Angel Beats School

Angel Beats School
Planet Against : Memusnahkan Goblin king | part 3


__ADS_3

"Ada yang tau berapa jumlah mereka?" Bertanya Ridho.


"Kurang lebih ada 15." Jawab Elsya.


"Cuma 15 kan, gak lebih." Ucap Ridho.


"Bener, kenapa emangnya do?" Bertanya Tasya.


"Kalau cuma 15 serahkan kepada ku ada. Aku ingin mengetes jurus yang baru aku dapatkan ini." Ucap Ridho.


"Baik. Kami serahkan mereka kepada mu." Ucap Tasya.


"Tetapi saat menggunakan jurus ini aku akan menebas semua nya yang ada di sekeliling ku karena aku belum bisa mengendalikan nya." Ucap Ridho.


"Jadi mau kamu gimana?" Bertanya Tasya.


"Aku ada rencana." Ucap Ridho.


"Apa rencana mu?" Bertanya Mereka.


"Elsya kamu bawa bom cahaya kan?" Bertanya Ridho.


"Ada." Jawab Tasya.


"Bagus. kita mulai rencananya. Pertama Elsya akan melempar bom cahaya ke bawah lalu saat bom cahaya nya meledak kalian bertiga langsung lari dan bersembunyi. Setelah itu aku akan menggunakan jurus ku ini." Ucap Ridho.


"Apakah kamu akan baik-baik saja?" Bertanya Elsya.


"Sudah percaya saja dengan ku." Ucap Ridho.


"Baiklah." Jawab mereka.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘭𝘢𝘪 𝘳𝘦𝘯𝘤𝘢𝘯𝘢𝘯𝘺𝘢. 𝘌𝘭𝘴𝘺𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘮𝘱𝘢𝘳 𝘣𝘰𝘮 𝘤𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘢𝘬 𝘭𝘢𝘮𝘢 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘣𝘰𝘮 𝘤𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘥𝘢𝘬. 𝘚𝘢𝘢𝘵 𝘣𝘰𝘮 𝘤𝘢𝘩𝘢𝘺𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘥𝘢𝘬 𝘌𝘭𝘴𝘺𝘢, 𝘛𝘢𝘴𝘺𝘢, 𝘥𝘢𝘯 𝘛𝘰𝘱𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘭𝘢𝘳𝘪 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘳𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪.


"Sepertinya mereka sudah berhasil. Saatnya giliran aku." Ucap Ridho.


"Hey goblin sialan maju kalian." Ucap Ridho.


𝘗𝘢𝘳𝘢 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘢𝘫𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


"Tebasan kegelapan." Ucap Ridho.


"Ting Ting Ting." Suara tebasan Ridho.


𝘚𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘚𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘣𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘥𝘶𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯𝘺𝘢.


"Lumayan bagus juga jurus nya." Ucap Ridho.


"Kalian boleh keluar sekarang." Ucap Ridho.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘱𝘦𝘳𝘴𝘦𝘮𝘣𝘶𝘯𝘺𝘪𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘩𝘢𝘮𝘱𝘪𝘳𝘪 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


"Hebat juga ya jurus mu tadi." Ucap Topan.


"Terimakasih." Jawab Ridho.


"Jurus apa tadi itu yang kamu keluarkan?" Bertanya Tasya.


"Namanya tebasan kegelapan." Ucap Ridho.


"Dari mana kamu mendapatkan jurus itu do?" Bertanya Elsya.


"Aku menciptakan nya sendiri. Tetapi itu memerlukan energi yang banyak. Kalau aku gunakan terus menerus maka aku bisa pingsan terlebih lagi aku bisa kehilangan nyawaku. karena Energi ku habis." Ucap Ridho menjelaskan kepada mereka tentang jurus barunya itu.


"Begitu rupanya." Ucap Merkea.


"Sekarang apa yang harus kita lakukan untuk sekarang ini?" Bertanya Ridho.

__ADS_1


"Kami sudah mendapatkan informasi tentang keberadaan goblin king itu. Tetapi kita membutuhkan rencana yang bagus. jadi karena kamu yang pandai dalam menyusun strategi maka. Ku serahkan kepada mu." Ucap Tasya.


"Seharusnya Strategi Ketua yang membuatnya. Ini malah anggota nya. Ketua merepotkan saja." Ucap Ridho.


"Namanya aku tidak pandai dalam menyusun strategi. Mau gimana lagi." Ucap Tasya dengan Expresi kesel.


"Baiklah baiklah baiklah." Ucap Ridho.


"Pertama dimana persembunyian goblin king itu terlebih dahulu." Ucap Ridho.


"Di kaki gunung berapi itu." Ucap Tasya.


"Begitu ya. Emmm. Sepertinya kalau kami mau mengalahkan Goblin king nya maka kami harus melawan pasukan nya terlebih dahulu." Berpikir Ridho.


"Kami boleh saja langsung menyerang nya tetapi itu sangat ceroboh sekali. Apa yang harus aku lakukan ya?" Berpikir Ridho.


"Apa strategi yang kamu miliki?" Bertanya Tasya.


"Aku ada ide. Kita buat jebakan terlebih dahulu." Ucap Ridho.


"Jebakan yang bagaimana?" Bertanya Mereka.


"Kita buat lobang yang besar lalu bawahnya kita isi pakai barang pohon yang sudah kita runcing. Lalu yang jadi umpan adalah aku." Ucap Ridho.


"Aku tau tujuan ku membuat jebakan. pasti untuk mengurangi jumlah mereka kan." Ucap Elsya.


"Benar kali." Jawab Ridho.


"Ayo kita buat jebakan sekarang." Ucap Ridho.


"Ayo." Jawab mereka.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘢𝘮𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭𝘪 𝘴𝘦𝘣𝘶𝘢𝘩 𝘭𝘰𝘣𝘢ng 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘫𝘢𝘮 𝘬𝘦𝘮𝘶𝘥𝘪𝘢𝘯 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘪𝘢𝘱 𝘫𝘶𝘨𝘢. 𝘓𝘢𝘯𝘨𝘬𝘢𝘩 𝘴𝘦𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘱𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘥𝘦𝘱𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘥𝘪 𝘭𝘢𝘯𝘤𝘪𝘱 𝘬𝘢𝘯. 𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘥𝘪 𝘵𝘢𝘯𝘢𝘮 𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘣𝘢𝘸𝘢𝘩 𝘭𝘰𝘣𝘢𝘯𝘨.


𝘊𝘢𝘳𝘢 𝘬𝘦𝘳𝘫𝘢𝘢𝘯. 𝘕𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘯𝘤𝘪𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘣𝘦𝘳𝘢𝘱𝘢 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘪𝘵𝘶 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘸𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘬𝘦 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘵. 𝘋𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘴𝘢𝘯𝘢 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘓𝘰𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘢𝘨𝘢𝘳 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘫𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘯𝘥𝘪𝘳𝘪.


𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘭𝘦𝘸𝘢𝘵𝘪 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘗𝘢𝘴𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘫𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘯𝘺𝘢. 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘪𝘯𝘫𝘢𝘬 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘫𝘢𝘵𝘶𝘩 𝘬𝘦 𝘭𝘰𝘣𝘢𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘭𝘶 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘳𝘵𝘶𝘴𝘶𝘬 𝘰𝘭𝘦𝘩 𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘱𝘰𝘩𝘰𝘯 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘭𝘢𝘯𝘤𝘪𝘱 𝘪𝘵𝘶.


"Hey goblin jelek kalau bisa kejar aku." Ucap Ridho.


𝘚𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘦𝘫𝘢𝘳 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰. 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘭𝘢𝘳𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘶𝘫𝘶 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢.


"Sepertinya perkiraan ku salah. Hampir semua goblin yang mengejar ku. Tetapi itu lebih bagus." Berpikir Ridho.


"Nah itu dia jebakan nya. aku harus melompat." Ucap Ridho.


𝘚𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘮𝘦𝘭𝘰𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘢𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘳𝘢 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘵𝘪 𝘥𝘪 𝘫𝘦𝘣𝘢𝘬𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘠𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘢𝘯 𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯-𝘵𝘦𝘮𝘢𝘯𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘶𝘢𝘵.


"Nah rasakan itu goblin bodoh." Ucap Ridho.


"Sepertinya berhasil ya?" Ucap Tasya.


"Tidak ku sangka kalau hampir semuanya mengejar aku." Ucap Ridho.


"Jadi yang sisa di sana tinggal berapa?" Bertanya Tasya.


"Kalau gak salah tinggal 20 lagi." Jawab Ridho.


"Oke kita musnahkan yang tersisa." Ucap Tasya.


"Baiklah." Jawab Mereka.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙠𝙞 𝙜𝙪𝙣𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙞...


"Benar kan tinggal 20. Ucap Ridho.


"Kali ini kami yang akan beraksi kamu diam aja di sini do?" Ucap Tasya.

__ADS_1


"Baiklah." Jawab Ridho.


"Semuanya tembak yang tersisa jangan sampai ada yang hidup." Ucap Tasya.


"Dimengerti." Ucap mereka.


"Dor dor dor dor dor." Suara dari tembakan mereka.


𝘈𝘬𝘩𝘪𝘳𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘢𝘴𝘶𝘬𝘢𝘯 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘩𝘢𝘴𝘪𝘭 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘬𝘢𝘭𝘢𝘩𝘪𝘯 𝘫𝘢𝘥𝘪 𝘵𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘫𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘪𝘴𝘢.


"Berhasil." Ucap Elsya.


"Bener kali." Jawab Topan.


"Jangan senang dulu. Masih ada satu lagi yang tersisa. Dan dia ada di dalam gua itu." Ucap Tasya.


"Ayo masuk." Ucap Tasya.


"Baiklah." Jawab Mereka.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘱𝘶𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘮𝘢𝘴𝘶𝘬 𝘬𝘦 𝘥𝘢𝘭𝘢𝘮 𝘨𝘶𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘶𝘯𝘵𝘶𝘬 𝘮𝘦𝘭𝘢𝘸𝘢𝘯 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘴𝘦𝘣𝘶𝘵.


...𝘿𝙞 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙜𝙪𝙖...


"Tunggu sebentar kita tidak bisa melawannya di sini. karena tempat nya terlalu sempit dan sangat gelap. Kalau kita melawan di sini, dia yang untung." Ucap Ridho.


"Gini aja satu orang mancing di untuk keluar dari dalam gua. Setelah di keluar maka kita langsung serang dia." Ucap Ridho.


"Boleh juga itu. " Ucap Ridho.


"Siapa yang mau jadi umpan?" Bertanya Ridho.


𝘚𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘴𝘦𝘮𝘶𝘢 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘬𝘦𝘢𝘳𝘢𝘩 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


"Oi oi oi. Tunggu kenapa kalian melihat ke arah aku?" Bertanya Ridho.


"Perasaanku tidak enak ini." Berpikir Ridho.


"Sudah jelas siapa yang cocok untuk menjadi umpan." Ucap Tasya.


"Cih, kenapa selalu aku yang jadi umpan." Ucap Ridho.


"Yasudah lah." Ucap Ridho.


𝘔𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘨𝘶𝘢 𝘪𝘵𝘶 𝘥𝘢𝘯 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘮𝘣𝘪𝘭 𝘱𝘰𝘴𝘪𝘴𝘪 𝘮𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨-𝘮𝘢𝘴𝘪𝘯𝘨. 𝘒𝘢𝘳𝘦𝘯𝘢 𝘴𝘦𝘵𝘦𝘭𝘢𝘩 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘥𝘢𝘳𝘪 𝘎𝘶𝘢 𝘮𝘢𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘮𝘣𝘢𝘬 𝘯𝘺𝘢.


...𝙎𝙚𝙢𝙚𝙣𝙩𝙖𝙧𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙙𝙞 𝙙𝙖𝙡𝙖𝙢 𝙜𝙪𝙖. ...


"Merepotkan saja. Kenapa selalu aku yang menjadi umpan." Ucap Ridho.


"Nah itu dia goblin king nya.



"Tunggu bentar kenapa di menunjuk ke arah aku? Apa aku ketahuan." Berpikir Ridho.


𝘎𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘣𝘦𝘳𝘨𝘦𝘳𝘢𝘬 𝘬𝘦 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰.


"Apa-apaan goblin king itu. Gerakkan sangat cepat." Berpikir Ridho.


"Sepertinya ada seseorang di belakang aku." Ucap Ridho sambil melihat ke belakang.


"Kan dia di belakang ku. Mampus lah aku ni." Ucap Ridho.


"Pelindung" Ucap Ridho.


𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘴𝘶𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘢𝘥𝘢 𝘥𝘪 𝘣𝘦𝘭𝘢𝘬𝘢𝘯𝘨 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘢𝘯 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘬𝘶𝘭 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘥𝘦𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘦𝘯𝘫𝘢𝘵𝘢𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘬𝘶𝘢𝘵-𝘬𝘶𝘢𝘵𝘯𝘺𝘢. 𝘚𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪-𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭 𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢𝘭 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘨𝘶𝘢 𝘪𝘵𝘶. 𝘚𝘦𝘬𝘦𝘵𝘪𝘬𝘢 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘵𝘪𝘨𝘢 𝘬𝘢𝘨𝘦𝘵 𝘮𝘦𝘭𝘪𝘩𝘢𝘵 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘵𝘦𝘳𝘱𝘦𝘯𝘵𝘢𝘭 𝘴𝘢𝘮𝘱𝘢𝘪 𝘬𝘦𝘭𝘶𝘢𝘳 𝘨𝘶𝘢.

__ADS_1


𝘜𝘯𝘵𝘶𝘯𝘨 𝘯𝘺𝘢 𝘴𝘦𝘣𝘦𝘭𝘶𝘮 𝘨𝘰𝘣𝘭𝘪𝘯 𝘬𝘪𝘯𝘨 𝘪𝘵𝘶 𝘮𝘦𝘮𝘶𝘬𝘶𝘭 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰. 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘱𝘢𝘵 𝘮𝘦𝘮𝘢𝘬𝘢𝘪 𝘱𝘦𝘭𝘪𝘯𝘥𝘶𝘯𝘨 𝘵𝘦𝘳𝘭𝘦𝘣𝘪𝘩 𝘥𝘢𝘩𝘶𝘭𝘶 𝘴𝘦𝘩𝘪𝘯𝘨𝘨𝘢. 𝘙𝘪𝘥𝘩𝘰 𝘵𝘪𝘥𝘢𝘬 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘢𝘭𝘢𝘮𝘪 𝘭𝘶𝘬𝘢 𝘺𝘢𝘯𝘨 𝘴𝘦𝘳𝘪𝘶𝘴.


...▀▄▀▄BERSAMBUNG▄▀▄▀...


__ADS_2