
Eps 10
Amel tidak tahu jika finka sudah sampai di rumah, saat ini ia masih berada di sekolah kursusnya.
Finka kenapa ya nelpon gue tadi batin Amel, lalu mengecek handphone nya 1panggilan tak terjawab jam 18.30, loh ni jam setengah tujuh oh ada SMS ,
"Amel jemput gue di universitas ya"
ni Finka yang SMS gue,batin Amel tak percaya tumben banget.tapi tunggu sekarang Udah jam 20.03 mending gue telpon aja dulu.....ting...Ting.... baterai kosong gawat batin Amel, oh ayolah pinta amel pada handphone nya, sekali telpon saja, ....Ting ...layar pun langsung mati seperti tak bernyawa gimana ini batin amel, Mel kita duluan ya kata temen-temen Amel yang juga sekolah di tempat kursus ini. tunggu kata Amel, ada apa Mel tanya mereka, kalian ada bawa charger?? enggak, emangnya kenapa Mel nggak ada kok. oh ya udah deh kalau gitu kita duluan ya Amel hanya tersenyum.
gimana ini gue jemput enggak ya pikir Amel sambil mengendarai skuternya, jemput aja deh daripada sudah sampai rumah tapi dia belum pulang.
Amel mengendarai skuternya sampai ke depan gerbang kampus Finka, kemudian ia bertanya kepada salah satu murid kampus tersebut. permisi kata Amel, saya mau tanya apakah murid nya udah pada pulang' semua?? nggak tahu juga sih, tapi kayak nya udah soal nya udah nggak ada orang. oh.....,kalau gitu terimakasih kata Amel tersenyum lalu pergi.
buat apa juga gue kesini batin amel lalu pergi, tapi tiba-tiba skuter miliknya mogok ini skuter kenapa ikut-ikutan juga sih, batin amel agak sedikit kesal pasal nya hari ini ia sudah sangat lelah berharap segera sampai rumah. oke Amel rileks katanya menyemangati diri sendiri agar tidak gegabah. amel lalu turun dari skuter nya dan mencoba untuk menghidupkan kembali, aduh gimana ini batin Amel kok ngga bisa sih.
ia lalu membuka bagasi skuter nya itu. ya ampun,minyak nya habis' lagi kok gue bisa-bisanya nggak cek sih batin Amel lalu kembali mendorong skuter miliknya sambil melihat kiri dan kanan berharap ada yang menjual bensin, Mala jalanan sepi banget lagi hari ini.
sudah agak jauh berjalan sambil mendorong skuternya tetapi ia juga masih belum menemukan penjual bensin. ....huh...Amel menghela nafas karena kelelahan mendorong, hari ini gue kenapa sih batin Amel sambil jongkok berharap skuternya bisa hidup.
tak lama kemudian datanglah segerombolan cowok berandal yang mengendarai motor mereka lalu berhenti, Hay cewek cantik kamu kenapa katanya ramah. aku berdiri lalu melihat mereka,sebenarnya aku agak sedikit takut tapi aku tidak mungkin berlari karena jika aku berlari maka mereka akan dengan mudah menangkap ku.
nggak tahu ni kok tiba-tiba mogok skuternya kata ku menjawab pertanyaan nya, dalam hati aku berkata semoga ada yang menolong ku walau aku tahu itu hanya kemungkinan kecil. mereka hanya tersenyum, senyuman itu seperti punya maksud lain.
jantungku rasanya berdetak lebih cepat saat mereka menatap ku, aku sangat ketakutan jika hal yang sudah berlalu terjadi lagi. begini saja gimana kalau kita main-main dulu sembari menunggu bensin nya datang, kakak yang baik ini akan menyuruh dia membelikannya. woy,... belikan dulu bensin untuk adik cantik ini menyuruh anak buah nya. bos mendingan nanti aja deh, lalu membisikkan ke telinga bos nya nanti keburu ada yang datang santapan lezat di depan mata kita akan hilang, katanya merayu' karena sudah tidak tahan mungkin.
lihat bos baju nya yang basah itu seksi...., kata dia pada bos nya, aku saja sudah tegang kata dia menuju area nya kemudian bos itu melihat punya orang' yang berbisik tadi. bos tersebut hanya melotot dan memukul orang tersebut elo, katanya marah ini milik gue, iya sorry-sorry bos katanya ketakutan.
aku tidak tahu apa yang mereka bicarakan tapi sepertinya kali ini lebih baik aku lari batin Amel.
__ADS_1
Hoy,....... jangan lari katanya padaku lalu menyuruh anggota nya mengejar. aku hanya bisa menangis takut jika ketangkap mereka ya tuhan tolong aku pinta amel, pria itu terus mengejar, Amel tak punya cara lain selain berhenti dari berlari, karena ia sudah tidak punya tenaga untuk berlari lagi ditambah lagi ia tersandung kerikil. mau lari kemana cantik katanya pada Amel, buat apa capek-capek lari sayang, mending main sama kakak tampan ini dulu kita janji kok nanti kita anterin pulang kata mereka sambil tertawa.
tidak kata Amel histeris saya mohon jangan,tolong lepaskan saya, saya janji pasti akan membalas kebaikan kalian sambil menangis. apa balas kebaikan kata bos nya lalu mereka tertawa, oke-oke tapi sayang nya kita nggak butuh, ya kan katanya pada bawahan nya itu,....yup betul tuh kata bos,udah bos sikat aja terus **bos** keburu ada yang lewat. tidak, jangan, pokoknya gue harus bisa kabur dari sini batin Amel masih dengan air mata dan keringat yang menetes bercampur jadi satu.
Amel membuka helm yang sedari tadi ia kenakan ia lalu melempar helm tersebut ke lelaki itu sekuat tenaga yang ia miliki saat ini. sayang nya lelaki itu cepat sadar dan langsung menghindar. jadinya helm itu mala mengenai mobil sport mewah yang ingin melintas, tolong kata Amel menjerit namun di tutup mulutnya oleh salah satu dari mereka. mobil itu hanya melaju, aku harus bagaimana kata Amel masih ketakutan dan menangis ia kemudian menutup matanya saat pria itu ingin membuka bajunya karena ia sudah tidak bisa menahan mereka lagi, ya Tuhan tolong aku batin Amel menjerit.
yang di dalam mobil sport itu adalah Arel,dan Vinto. rel mending kita tolongin yok kata Vinto, buat apa sih elo emangnya nggak capek kata Arel, iya sih emang gue lelah tapi kasihan dia.
mereka tidak tahu jika wanita yang minta tolong itu adalah wanita angkuh yang bernama amel.*
pokoknya nya gue nggak mau kata Arel buat apa sih kita cari masalah elo nggak tahu apa ni udah jam berapa?? jam 9 men lagian, cewek itu juga aneh udah tahu jalanan sepi dan gelap masih juga di lewati, kalau cewek itu waras dia pasti nggak lewat situ, kan masih banyak jalan lain kata Arel ceramah.
iya gue juga tahu ini salah dia paling kata Vinto tapi gue nggak tega rel, Vinto lalu melihat' kaca spion mobil nya terlihat cewek itu sudah terbaring di jalan dan meronta-ronta karena baju nya sudah robek, yang terlihat sedikit dari sinar bulan, dan lampu jalan yang agak remang-remang malam ini..
bos, bos apalagi sih kata bos nya marah lihat itu lalu bawahan itu menunjuk mobil sport tadi, elo atasi dia menyuruh bawahannya untuk mengatasi Vinto dan Arel tak beberapa lama semua bawahan dan bos nya itu sudah K..O....di bikin oleh Vinto dan Arel mereka sudah lari tunggang langgang mengendarai motor nya.
awalnya Arel tidak ingin membantu tapi akhirnya ia turun juga karena tidak tega melihat Vinto yang sudah kembali menjadi teman dekatnya itu bertarung sendiri.
Arel dan Vinto menghampiri Amel mereka melihat Amel yang masih berbaring dengan air mata yang terus mengalir yang ditutupi dengan kedua tangan nya, baju yang sudah robek di bagian depan memperlihatkan bra yang berwarna hitam menutupi buah dadanya yang menonjol, dengan kulit yang begitu mulus yang dialiri dengan keringat yang bercucuran, Vinto dan Arel hanya menelan ludah melihat' tubuh seksi wanita di depannya.
dalam hati Vinto berkata patas saja preman-preman tadi menginginkan nya, kalau aku jadi mereka juga pasti tidak tahan batin Vinto masih memandangi tubuh molek milik Amel.
hei wanita kata Arel marah, karena ia sudah tidak tahan memandangi tubuh Amel, mau sampai kapan kamu berbaring di situ?? tanya Arel,
__ADS_1
..ja..ja......nggan..., saya mohon kata Amel
terisak-isak, tolong lepasin ..sa...sa...saya...., jangan lakukan lagi kata dia masih dengan suara yang sama, dan dengan air mata yang lebih banyak. "Amel tidak tahu jika preman-preman itu sudah pergi ia berfikir bahwa hari ini tidak akan ada yang menolongnya".
Arel dan Vinto merasa iba dengan wanita di depan nya. jangan takut kata Vinto lembut para preman itu sudah pergi sekarang ayo cepat bangun, kami akan mengantar mu pulang kata Vinto yang mendapat lirikan dari Arel yang mengatakan bahwa ia tidak setuju'.
Amel pun duduk sambil membuka telapak tangannya ia sangat terkejut saat melihat kedua orang di depan nya, vinto dan Arel juga sangat terkejut saat melihat amel.
elo kata mereka bersamaan, Amel sangat malu begitupun Vinto dan arel. balik kata Amel ambigu, apa kata mereka berdua gue bilang berbalik ........., kata Amel menjerit.
mereka akhirnya pun berbalik ini cewek beneran Gilak ya, udah di bantuin malah bentak-bentak batin Arel.
Amel lalu memegang jaket Arel sembari berdiri, buka baju elo katanya pada Arel, apa kata arel bingung lalu ingin berbalik jangan berbalik ...... kata amel membentak, Arel sangat terkejut dan bingung ia seperti mati kutu di buat cewek ini sedang Vinto hanya bisa cengar-cengir melihat arel di
bentak-bentak.
jadi mau elo apa tanya Arel kesal pada Amel karena Amel sedari tadi berbicara selalu ambigu, dan bentak-bentak. gue bilang buka jaket elo apa???? kata Arel, cepetan gue udah din..di....gin..., kata Amel yang sudah menggigil hal itu terlihat dari suaranya. karena Arel terlalu lamban Amel langsung menarik jaket Arel dari belakang, dan langsung memakainya gue pinjem dulu besok gue balikin kata Amel angkuh.
ya udah ayo kita pulang Arel dan Vinto masih diam namun sudah berbalik, kalian bilang mau anterin gue pulang kata Amel enteng. elo kata Arel hendak marah udah rel, ini udah malem emang Lo nggak dingin?? ya udah deh, oh iya satu lagi kata Amel apalagi sih batin mereka berdua, skuter gue sama helm gue gimana kata Amel memelas ya udah nanti gue yang urus kata Vinto lalu menelpon bawahannya.
mereka semua lalu masuk ke dalam mobil, Awalnya di dalam mobil hanya terasa diam yang mencengkram tidak ada satu pun yang membuka suara. Vinto lalu memberanikan diri untuk bertanya,
nama kamu Amel kan tanyanya pada Amel yang duduk di bangku belakang, emmmm...kata Amel, kalau boleh tahu elo kok bisa sampai sini tanya Vinto penasaran.Amel lalu menceritakan awal mula ia sampai di tempat sunyi ini, dan di dengar kan oleh Arel dan Vinto. elo bodoh ya kata Arel karena sudah mendengar cerita Amel, kan bisa pinjam handphone orang'. buat apa gue pinjem handphone kalau gue nggak ingat no nya kata Amel membuat Arel tidak dapat berkutik. Vinto hanya senyum mendengar perkataan Amel, ia selalu bisa membuat Arel ke habisan kata-kata.
tak lama kemudian telpon Arel berbunyi,Finka batin arel kenapa dia nelpon ya, Arel lalu mengangkat nya,
....halo kata Arel,...halo...kak kata Finka gawat katanya.. dengan suara yang cemas, gawat kenapa Fin kata Arel bingung kak Amel hilang kita udah carik kemana-mana tapi nggak lihat,kita juga udah carik ke sekolah nya tapi mereka bilang udah pulang dan sekarang udah jam 10 malem, gimana ini kak katanya khawatir apa kami lapor polisi aja' kak kata Finka bingung, enggak usah Amel Sekarang udah sama kita dan sekarang kita udah mau sampai kok, loh kok bisa kata Finka bingung nanti kakak ceritain ya, oh kalau gitu ya udah deh kak selamat' malam,malam kata Arel.
siapa rel,tanya Vinto Finka kata Arel dia nyariin Amel kata Arel sinis.
tak lama kemudian mereka pun sampai Amel langsung turun dari mobil dan langsung masuk rumah yang diikuti oleh Arel dan vinto.finka Bik Ijah dan pak supir sudah menunggu di dalam rumah.
non Amel kata Bik Ijah saat Amel sudah masuk Amel masih diam, Amel kata Finka kamu kenapa tanyanya karena ia melihat celana dan rambut Amel kotor,dan ia juga melihat bahwa jaket yang di gunakan Amel itu milik Arel ni sebenarnya kenapa sih batin Finka, sedang Amel tetap diam lalu berkata besok gue balikin jaket nya kata Amel pada Arel lalu pergi.
__ADS_1
kak kenapa sih kata Finka bingung, Arel pun menceritakan semuanya kepada Finka. Finka yang mendengar itu merasa bersalah karena telah membuat Amel dalam masalah.
ya udah deh Fin kalau gitu kita balik dulu ya soal nya udah malem kata Vinto, ya udah kalau gitu makasih ya udah nganterin Amel, sama-sama kata Vinto. kakak' juga pulang ya kamu jangan tidur malem-malem kata Arel mengingatkan Finka hanya mengangguk, Vinto dan Arel pun akhirnya pergi.