
Eps 19
hay, para viewers yang setia pada novel saya. sebelumnya saya minta maaf sekali. jika pada eps 18 ataupun yang sebelumnya, terdapat kesalahan dalam penulisan ๐๐๐ฃ๐๐ซ๐ฅ, dan selamat' membaca๐ ๐
ย
sekarang udah pagi, tapi Amel masih juga belum di temukan, dan bahkan belum ada kabar sedikitpun. apa yang harus gue lakuin, batin finka bingung. sambil berjalan mondar-mandir di ruang makan, ia lalu menelpon Arel menanyakan keberadaan Amel.
ย
halo...kak arel gimana, apakah kakak sudah menemukan keberadaan Amel??? , maaf Finka kakak' belum menemukan nya. tapi kakak' janji pasti kakak akan menemukan dia, kata Arel bersungguh-sungguh.
tapi sekarang kita harus ke kampus dulu karena ujian sudah dekat, pulang dari kampus baru kita cari lagi.
tapi kak, kata Finka. tidak ada tapi tapian, kata Arel membentak. tak lama kemudian Amel pun masuk dengan wajah' yang sangat pucat, dan berantakan.
Amel ..... kata Finka terkejut ia otomatis menjatuhkan handphone nya, dan langsung berlari memeluk Amel.
apakah kamu tidak apa-apa??? apa ada yang terluka??? tanya finka khawatir. dan kenapa kamu' jadi berantakan seperti ini??? apakah mereka berbuat tidak senonoh padamu' ??? kata Finka tak berhenti bertanya. Finka sangat menyesal, karena mereka semua tidak bisa menemukan Amel dari semalam.
maafkan aku karena meninggalkan kamu sendirian, sehingga kamu harus mengalami hal seperti ini kata Finka merasa bersalah. tapi aku janji, aku pasti akan membuat penculik itu bertekuk lutut padamu.
sudahlah tak usah pedulikan tentang penculik itu lagi, yang penting kan aku selamat kata Amel frustasi tapi tetap tersenyum.
sekarang aku mau istirahat dulu, kamu pergilah ke kampus. hari ini aku tidak bisa mengantarmu, tidak papa aku bisa pergi dengan pak supir kamu istirahat lah, jika terjadi sesuatu telpon aku kata Finka lalu berlalu meninggalkan Amel.
Amel kemudian masuk ke kamar untuk membersihkan diri dan beristirahat.
ia lalu mengirim pesan terhadap Rama, setelah memindahkan kontak Rama dari handphone Finka ke handphone miliknya.
" kak Rama, bisa tidak kita ketemuan di taman dekat danau Kasman, jam 10.00 pagi, aku tunggu ya kak". by'' Amelia Anesta๐
maafin aku kak batin Amel, aku terpaksa berbuat seperti ini. jika tidak aku akan mati sebelum bisa balas dendam, batin Amel sambil menangis'.
..............
ย
kak Rama mau kemana???? kata Arel melihat' kakak nya sudah berpakaian rapi, aku akan mencari Amel. ini sudah mau satu hari, tapi dia belum ketemu juga kata Rama khawatir. tenang kak kata Arel sambil senyum, ia lalu menceritakan bahwa Amel sudah pulang. karena tadi sempat mendengar, Finka memanggil Amel.
ย
tapi Rama tak mendengarkan sedikit pun perkataan Arel, karena ia sangat terkejut melihat pesan yang tiba-tiba masuk dari nomor asing. ia terdiam sejenak, sambil
mengerjap-ngerjapkan matanya.
apakah aku sedang bermimpi katanya bertanya pada adiknya Arel, kakak kenapa ???
kata Arel bingung. apa kita sedang bermimpi?? ??? katanya masih tak percaya dengan pesan yang ia baca.
apakah segitu bahagianya kakak ku, karena Amel sudah kembali' batin Arel. kita tidak sedang bermimpi kak, ....bagus.... kata Rama hingga membuat Arel terkejut, sial jantung ku hampir saja di buat copot olehnya batin Arel kesal.
aku akan pergi dulu membeli baju baru, dan satu lagi kalian tidak perlu mencari Amel lagi, karena aku sudah menemukan nya kata Rama senang, sambil berjalan pergi.
kemudian ia berhenti kembali',
dan hari ini kata Rama lalu melihat arel, aku tidak boleh mengatakan pada Arel. bahwa Amel sudah kembali' lagi, karena jika dia tahu pasti dia tidak akan suka.
dan kamu akan segera mendapatkan kakak ipar kata Rama bangga, lalu pergi dengan wajah yang amat bahagia.
ada apa dengan kakak ku ini??? apakah cinta sudah membuat kakak dan Vinto menjadi benar-benar gila???? batin Arel bingung. jelas-jelas aku sudah mengatakan bahwa Amel sudah kembali',tapi kenapa kakak' bilang dia sudah menemukan nya.
__ADS_1
akh....... kata Arel lalu menjambak rambutnya karena frustasi, kenapa setiap ada nama Amel aku pasti selalu sial katanya marah. mau dia itu Amel, Amelia kek semuanya bikin aku gila katanya mengoceh sambil berjalan.
lebih baik aku mengerjakan tugas kantor yang menumpuk, dari pada menghadapi Amel kata Arel masih tak henti- hentinya mengoceh
Rama lalu pergi ke salon, dan juga membeli beberapa baju branded keluaran terbaru. ia ingin pertemuan nya dengan Amel menjadi moments yang tak terlupakan oleh Amel.
................
Amel berbaring sambil memikirkan perjanjian yang sudah ia buat dengan keluarga Kusuma, oh tuhan apa yang harus aku lakukan?????.... mengapa aku berani membuat perjanjian seperti itu, bagaimana jika kak Rama tak mau membantu ku kata amel sedih.
maka nyawaku juga akan berakhir, dan itu berarti pembalasan ku juga akan berhenti di sini. setelah perjalanan yang cukup panjang, dan sulit yang aku lalui selama ini semuanya akan sia-sia kata Amel sedih. amel hanya bisa membalikkan badannya ke kiri dan kanan, sambil membaca dan mengingat kejadian tadi malam.
isi perjanjian
(1) pihak pertama akan membantu pihak
kedua agar tidak menjadi tahanan, dalam
satu kali saja.
(2) pihak pertama akan membantu pihak
kedua dalam menstabilkan perusahaan
agar kembali' seperti semula, dalam kurun
waktu satu Minggu.
(3) jika perusahaan pihak kedua sudah stabil
dalam satu Minggu, maka pihak kedua
akan tunduk terhadap semua perintah
(4) jika pihak pertama tidak dapat
menyanggupi poin satu, dan dua. maka
akan bersedia untuk menerima
konsekuensi dalam bentuk apapun,
sekalipun itu nyawa dari pihak pertama.
Tertanda
........................ ......................
Bapak Kusuma Danil kusuma.
........................
Amelia Anesta
Amel kemudian bangkit dari tempat tidur nya, mengingatnya saja bikin kepalaku sakit' batin Amel. pokoknya aku harus bisa membujuk kak Rama, untuk membantu perusahaan Kusuma katanya tegas. ia lalu memakai make up agak tebal, agar tidak ketahuan. memakai baju agak terbuka, serta rok agak pendek karena ia tahu kak Rama agak pemalu orang nya.
kemudian ia pergi ke sebuah tokoh, untuk membeli wig panjang berwarna coklat kemerahan sesuai dengan rambutnya.
ia sengaja' naik taksi untuk menemui Rama, karena tak ingin ada yang melihat dirinya.
__ADS_1
Rama sudah menunggu sedari tadi dengan baju yang lumayan santai, sambil memegang sebuah mawar merah. Amel berjalan mendekati Rama maafin aku kak batin Amel, sebelum memanggil Rama.
kak Rama..... kata Amel lembut, membangunkan Rama dari lamunannya, Amel... kata Rama lalu memeluknya dengan sangat erat, takut jika amel pergi lagi.
aku disini kak aku sudah kembali, maaf telah membuat kakak menunggu lama kata amel berpura-pura. tapi Rama masih tak mau berbicara sepatah kata pun, ia masih tetap memeluk Amel. oh ya kak bisa tidak kakak melepaskan pelukannya, aku kan malu kata Amel tersipu.
Rama hanya tersenyum, ia sangat bahagia. akhirnya Amel datang sendiri, tanpa harus ia cari lagi. tapi tunggu dulu batin Rama jika ini Amelia, lalu Amel yang kemarin dimana?!?? ah masa bodoh, yang penting kan Amelia udah di sini.
ada apa kak tanya amel, enggak kok ini kakak bawa bunga mawar untuk kamu kata Arel lalu mengajak Amel duduk. makasih kak kata Amel, apa kamu suka??? Amel hanya mengangguk dan tersenyum.
Amel kata Rama memulai bicara', maukah kamu menjadi istriku kata Rama sambil tersenyum dan mengeluarkan sebuah kotak yang berisi cincin. Amel sangat terkejut ia tak pernah berfikir bahwa Rama akan melamarnya, ia kembali meminta maaf kepada Rama di dalam hati.
Amel sengaja berpura-pura nangis, kamu kenapa??? kata Rama kelabakan melihat gadisnya menangis'. apakah kamu enggak suka kata rama, bukan kata Amel lalu memeluk rama. sepertinya ini saatnya aku berekting, Rama terkejut saat Amel berinisiatif memeluknya ia sangat yakin bahwa Amel akan bersedia menerimanya.
kakak' aku minta maaf kata Amel,Rama sedikit kecewa dengan penolakan Amel tapi ia tidak akan menyerah. iya enggak papa kok, kata Rama sambil mengelus rambut amel.
jadi berhentilah menangis, karena kamu akan jelek jika menangis kata Rama menghibur. Amel lalu melepaskan pelukannya, kakak aku bukannya enggak mau Nerima lamaran kakak tapi kata Amel kembali' menangis, tapi kenapa???? kata Rama bingung.
kakak enggak akan marah' kan jika aku mengatakan nya, kata Amel dengan wajah sok ciutnya. Rama hanya mengangguk tak bisa berpaling sedikitpun dari wajah Amel. sebenarnya aku akan segerah menikah, dengan anak sulung keluarga Kusuma.
apa???? kata Rama heran, kenapa kamu bisa menikah dengan dia????? dari mana kamu' mengenalnya????. itu hanya sebuah kebetulan kata Amel mengarang. yang terpenting bukan itu kak, kata Amel sambil menghapus air matanya. lalu apa??? tanya Rama bingung.
aku sebenarnya enggak suka sama dia, tapi aku terpaksa melakukan nya. jadi apakah kakak mau membantu aku???? setelah itu aku janji baru kita menikah. baiklah kata Rama yakin, tanpa berpikir kalau ia sedang di perangkap Amel. maaf ya kak kata Amel, berhenti.... meminta maaf terus. dan satu lagi panggil aku Rama dan jangan pakai kakak, baik' Rama kata Amel malu-malu.
rama hanya tersenyum, jadi apa yang bisa aku bantu. apakah Rama yakin mau membantu aku kata amel menggoda, tentu apapun akan aku lakukan untuk kamu kata Rama malu-malu.
bagus batin Amel dengan begini bukan hanya Kusuma yang akan tunduk, tetapi perusahaan Wijaya juga akan ku bikin hancur setelah itu baru milik Williams batin Amel sambil tersenyum licik.
dimata Rama kamu kenapa Amel senyum-senyum sendiri??? kata rama. aku bahagia Rama kata Amel mencari alasan, karena orang yang aku suka mau menolong aku kata Amel sambil tersenyum. Rama juga ikut tersenyum melihat Amel, kamu tenang saja aku enggak akan membiarkan kamu menikah' dengan anak Kusuma.
bagus batin Amel, makasih ya Rama ia hanya mengelus kepala Amel. jadi apa yang bisa aku bantu, tanya Rama.
yang pertama, bisakah kamu mencabut tuntutan hukum pada siska adik nya Danil.
Lo kenapa aku harus mencabut nya???? dia sudah menjelekkan nama baikku bahkan sampai membuat keributan kata Rama marah.
apakah kamu tidak mau membantu aku kata amel dengan wajah' sendu, rama tidak tega melihat Amel ingin menangis.
baiklah aku akan mencabutnya besok, beneran kata Amel girang sambil memegang tangan Rama. Rama terkejut melihat tingkah Amel, tapi dia sangat suka Amel yang seperti ini, Rama hanya mengangguk pasrah.
lalu apa persyaratan kedua???
maukah kamu membantu perusahaan danil Kusuma kata Amel. kenapa aku harus membantunya??? jika kamu tidak membantunya, maka aku benar-benar akan menikah dengan Danil. kata Amel dengan wajah kecewa, lalu ia bangkit dari duduknya. oh ....ayolah Rama tahan aku batin Amel, ia takut jika Rama benar-benar membiarkan dirinya pergi.
tunggu.... kata Rama sambil memegang tangan Amel. Amel hanya tersenyum licik, kamu kan tahu perusahaan mereka akan segera bangkrut. jadi untuk membantunya sangatlah beresiko, aku juga tahu kata Amel. makannya itu mereka sengaja menindas ku, karena Danil tahu kalau aku tidak akan bisa melakukan nya.
sebenarnya aku memiliki hutang dengan Danil, jadi aku tak bisa melunasi hutang nya. kemudian mereka membuat perjanjian padaku, dan jika tidak bisa aku penuhi maka aku hanya bisa menjual dengan tubuhku kata Amel.
hentikan ....... perkataan itu kata Rama marah.
baiklah aku akan membantu perusahaan mereka, kata rama mengalah. ia tidak berfikir dulu sebelum berkata, bagaimana mungkin gadis miskin bisa menikah dengan orang kaya, tapi karena Rama sudah cinta ia tak ada kepikiran sampai kesitu.
beneran!!!!! kata Amel bahagia Rama hanya bisa mengangguk pasrah. Amel lalu duduk di pangkuan rama, dan memeluknya.
seketika itu Rama langsung terangsang, adik kecilnya sudah sangat menegang karena Amel tak henti-hentinya bergerak. ditambah belum ada wanita yang pernah duduk di pangkuannya.
makasih kata Amel sambil mencium pipi rama. dalam hati Rama ingin cepat-cepat bisa memiliki Amel seutuhnya, ia sudah tidak bisa lagi menahan hasratnya. Rama lalu ingin merasakan bibir Amel, tapi ditahan oleh Amel dengan tangannya sabar kata Amel menggoda.
setelah kamu bisa membantu keluarga Kusuma, baru kamu bisa memiliki aku seutuhnya kata Amel. entah setan apa yang memasuki pikiran Amel hingga tega membohongi Rama, pria yang menolongnya sejak kecil.
Rama seperti terhipnotis oleh Amel, lalu ia mencium tangan Amel aku janji secepatnya akan menyelesaikan tugas ini katanya sambil senyum. tapi kata Rama kecewa, tapi kenapa???? kata Amel bingung aku tidak terlalu mengerti tentang perusahaan. jika aku minta tolong pada Arel dia pasti tidak akan membantu.
__ADS_1
kamu tenang saja aku akan membantu kata Amel sambil senyum, ayok aku traktir makan. setelah itu baru itu baru kita pikirkan ini lagi kata Amel lalu menarik tangan Rama, ia hanya bisa mengikuti perintah gadisnya.