Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
hari pertama bekerja


__ADS_3

eps 40


hari ini elo datang ke kantor jadi cleaning servis dulu, anggap aja sebagai training pertama elo bekerja di perusahaan gue.


apabila kerja elo bagus, gue akan angkat elo sesuai dengan yang elo inginkan kata Arel menjelaskan.


Arel....!!!! hentikan omong kosong kamu, kata anes tidak terima dengan perlakuan anaknya.


ma apaan sih...??? lagian aku kan cuma nyuruh dia jadi cleaning servis bukan budak kata Arel kasar, sambil membanting Piringnya.


udah enggak papa Tante, lagian pak Arel benar. saya hanya tamatan SMP, jadi wajar saja jika saya training menjadi cleaning servis. lagian jika saya diangkat langsung menjadi angkatan tertinggi di kantor, apa yang akan di katakan orang-orang


terhadap saya......?? kata Caca sambil tersenyum.


kamu memang ada benarnya, tapi Tante tidak mau kamu terlalu capek karena Minggu depan kalian akan menikah...!!


tunggu.....!!! kata Arel memberi jeda pada mamanya, anes dan yang lainnya hanya bisa memandang Arel dengan banyak dugaan dan pertanyaan.


urusan menikah aku yang akan tentukan, tidak bisa....!!!!! kata anes tegas, pokoknya mama yang akan tentukan kapan kalian menikah, tidak perlu lagi pakai acara lamaran. tapi ma kata Arel dan caca, tidak ada


tapi- tapian pokoknya Minggu depan kalian menikah, jika kalian membantah maka hari ini mama akan langsung menikah kan kalian kata anes dengan tatapan tajam.


yang lainnya hanya bisa mengangguk pasrah, tapi tidak dengan Arel dia sangat geram dengan mamanya.


ma....!!???..... kata Arel masih memandang lurus, jangan karena wanita ini mirip dengan Amel jadi mama sesuka hati saja menentukan pernikahanku....???, jika seperti itu aku tidak akan mau menikah kata Arel dengan tatapan membunuh, bahkan Caca sampai merinding melihatnya.


anes langsung kelabakan, takut jika anaknya tidak ingin menikah lagi. bukan begitu maksud mama sayang, mama hanya tidak ingin melihat calon istrimu terlalu lelah sebelum menikah kata anes mencari alasan.


stop...... ya mah, kata Arel mulai muak. aku akan menikah jika wanita ini bisa bekerja dengan baik di perusahaan kita. dan bisa berpakaian bahkan berkata anggun, seperti amel istriku. tapi jika dia tidak mampu melakukan pekerjaan itu selama satu bulan, maka jangan salahkan aku tidak akan pernah menikahi wanita ini. bahkan aku akan mempersulit keadaannya, dalam mencari pekerjaan kata arel mengancam.


baiklah makan malamnya sampai sini aja, oh iya jangan lupa Caca elo harus bekerja keras mulai besok. karena kalau tidak kita bukan hanya tidak jadi menikah, tapi elo juga akan sulit mencari kerja kata Arel mengancam lalu pergi menaiki tangga.


mereka hanya bisa diam saja, tak ada yang berani melarang Arel. setelah selesai makan malam, Caca minta pulang ke rumah meskipun anes dan Ningsih melarang nya tapi Caca tetap memaksa ingin pulang.


akhirnya mereka pun mengantar Caca pulang, sesampainya di rumah Caca langsung mengetuk pintu.


tok...tok...tok... tak lama kemudian keluarlah seorang wanita, sambil memakai handuk.


ya ampun kak.... kak.... dari mana aja sih...??? kok dari tadi ngak ada kabar....???? ana teleponi tapi enggak diangkat, ana fikir kak Caca enggak pulang....???. eh sekali lihat langsung pulang malam kata ana malah ceramah.


udahlah ana, kakak mau istirahat dulu. soalnya besok kakak udah kerja kata Caca, tanpa bicara panjang dan lebar lagi dia langsung tertidur pulas.


Caca bangun sangat pagi sama seperti ana, karena ana hari ini ada kelas pagi.


loh kak, kakak kok cepet banget bangunnya.....????,


iya kan kakak tadi malam udah bilang, hari ini adalah hari pertama kakak bekerja kata Caca sambil menyisir rambutnya. ya udah deh, kakak pergi duluan ya kata Caca sambil berlari keluar.


kak Caca itu kenapa sih...???? batin ana, biasanya dia sangat semangat kalau urusan pekerjaan. apalagi sekarang dia udah dapet kerja, tapi kok mukanya murung gitu batin ana sambil memakai baju.


Caca sudah mulai menjauh dari kosannya, ia ingin menelpon seseorang tapi tiba-tiba hapenya berbunyi


Caca: halo ini siapa...?? kata Caca lembut,


Arel : ini gue kata Arel sambil mengemudi,


Caca: oh pak Arel ada apa...???


Arel : begini saya hanya mau mengingatkan,


masuk kerja jam tujuh. jadi elo tidak


boleh telat, karena hari ini hari


pertama elo bekerja kata Arel

__ADS_1


mematikan teleponnya,


Caca: tapi pak kata Caca kelabakan,


ah sial gue fikir pak tua ini nelpo mau ngasih tumpangan, eh ternyata cuma mau bilang jangan telat sial kata Caca hampir saja membanting hapenya.


Caca kembali berjalan sambil berusaha menumpang bajai maupun becak, naik taksi terlalu mahal, gojek emang tidak terlalu mahal. tapi sebentar lagi bayar uang sewa, gue harus hemat batin Caca sambil terus berjalan berharap ada yang baik hati mau menumpangkan dirinya.


tiba-tiba Michael menabrak seseorang, yang baru saja selesai menelpon dari balik pohon di pinggir jalan.


brak...!!!???... . AW....kata Michael kesakitan, kamu tidak apa-apa...??? tanya pria itu, saya tidak apa-apa. bagaimana dengan kamu...??? kata Caca balik bertanya saya, tidak papa.


maaf ya, ini semua salah saya kata Caca sambil menunduk kebawah. Caca langsung melotot, karena melihat ada handphone yang sudah pecah di atas batu.


ya ampun.... kata Caca langsung berjongkok, dan mengambil handphone mahal itu.


maafkan saya..... ini semua salah saya.... kata Caca ketakutan dan terbata-bata. sudah tidak apa-apa, ini enggak mahal kok. paling hanya empat sampai lima juta doang, kata pria itu dengan angkuhnya.


saya benar-benar minta maaf, kata Caca karena tidak tahu mau ngomong apa. saya tahu, minta maaf tidak akan mengembalikan keadaan seperti semula.


jadi saya janji akan segera mengganti handphone tuan, kata Caca dengan air mata yang ia tahan. sudahlah enggak usah di pikirkan kata pria itu, sambil memegang bahu Caca dan membantunya berdiri.


tapi tiba-tiba hape Caca berbunyi lagi, ia lalu melihat hapenya dengan nomor yang sama. pak tua ini lagi batin Caca, ia lalu melihat jam di hapenya gawat batin Caca dengan raut wajah yang sudah semrawutan.


maaf kan saya, karena saya masih harus bekerja. begini saja kata Caca lalu mengambil pulpen, dan menulis nomornya di tangan pria tak di kenal itu.


ini Nomor handphone saya, jika anda membutuhkan dana untuk memperbaiki hape ini atau jika hapenya perlu di ganti silahkan hubungi saya. sekali lagi saya minta maaf, kata Caca lalu memanggil bajai yang melintas.


setelah lama di perjalanan, sekitar jam tujuh lewat empat puluh delapan menit Caca sampai di tempat perusahaan Arel itu. ia tidak memperdulikan dengan bacaan perusahaan besar dan ternama itu, yang dia tahu semoga ia tidak terlambat.


Caca masuk kedalam perusahaan itu, dan melapor kepada resepsionis perusahaan itu, maaf permisi mbak saya ingin bertemu dengan pak Arel kata Caca lembut. maaf apakah Anda sudah membuat janji...???? kata wanita itu.


sudah.... katanya saya di suruh datang jam tujuh ke perusahaan ini, tak lama kemudian datanglah Ningsih.


Caca....!!!!


apa kak...??? kata Caca sambil mengejar Ningsih, Arel sudah menunggu kamu di ruangannya mari saya antar kata Ningsih lembut.


nah di sini ruangan tuan Arel, jadi kamu silahkan masuk kata Ningsih seolah tidak saling mengenal.


tapi kak...., kata Caca seolah ingin membantah, Ningsih hanya menganggukkan kepalanya lalu pergi.


Caca yang tidak tahu dengan peraturan perusahaan, langsung masuk tanpa mengetuk dahulu pintu ruang CEO itu.


pak Arel....!!!??... kata Caca, setelah ia membuka pintu itu. Arel dan pria yang tadi Caca tabrak sedang berbicara, mereka langsung melihat Caca dengan tatapan bingung.


maaf Drew, sepertinya elo harus keluar dulu. soalnya ada urusan yang harus gue kerjakan, kata Arel sambil melihat Caca yang sudah berdiri di ambang pintu.


ok...!! baiklah, saya harap pak Arel mau bekerjasama kata Andrew lalu berjalan mendekati pintu.


kita bertemu lagi, sepertinya kita jodoh kata Andrew tersenyum lalu pergi Caca juga tersenyum menyambut Andrew.


masih bisa tersenyum terhadap orang lain, setelah kamu terlambat kata Arel yang sudah berdiri di depannya.


maaf pak Arel, soalnya jalanan macet.... saya tidak butuh penjelasan kamu..!! lalu.....????kata Caca pelan, dan takut.


apakah kamu masih mau bertanya... ??? atau menentang saya....??? kata Arel marah. maaf pak, tapi saya janji tidak akan.... mengulangi lagi.


stop....!!??..... jangan janji-janji dengan saya lagi, kata Arel seolah trauma dengan kata janji.


ba...baik kata Caca terbata-bata, sekretaris Ning kata Arel memanggil.tidak lama kemudian, sekretaris Ning datang.


sekarang bawa dia untuk melapor ke administrasi, dan tempatkan dia di bagian cleaning servis kata Arel sambil melipat tangannya.


baik pak kata Ningsih, kemudian membawa Caca dan menempatkan di cleaning servis.

__ADS_1


sejam kemudian Caca sudah bertugas membersihkan semuanya, mulai dari lantai, kaca, toilet, bahkan membuang sampah juga dia. anggota lainnya seperti tidak suka dengan Caca, apalagi saat Caca akrab dengan para office boy di kantor itu.


kenapa sih semua orang kayaknya enggak suka sama saya....??? kata Caca bercerita, dengan beberapa pria office boy itu saat sedang jam makan siang.


perasaan kamu aja paling, mungkin para cewek itu iri secara elo kan cantik kata pria itu mencoba merayu Caca. apaan sih...??? gombal low kata Caca malu-malu. iya seriusan kata Darto, coba kamu tanya sama cecunguk ini kata Darto menunjuk Keling, Faisal, dan Basri mereka hanya mengangguk dan tersenyum.


mereka akhirnya mengobrol sambil tertawa ria, sehingga membuat orang lain yang melihat' nya merasa iri.


Arel kemudian bertanya sama Ningsih saat mereka tinggal berdua saja, kak gimana keadaan wanita itu....??? tanya Arel khawatir dia baik-baik saja. hanya saja menurut info yang kakak dapat, sepertinya dia di benci oleh anggota lainnya. tapi dia di sukai banyak pria di ruangan itu, maksudnya...!!?? kata Arel.


Ningsih lalu memperlihatkan vidio, keakraban Caca dengan office boy saat makan siang dan bekerja. wanita ingin benar-benar batin Arel marah, kamu jangan terlalu mengekangnya kata Ningsih mencoba menasehati Arel.


jam makan siang sudah berlalu, bahkan sekarang sudah memasuki sore hari. gue senang bekerja disini, ya meskipun para wanita nya banyak yang tidak suka gue batin Caca sambil terus mengepel toilet.


Caca.... kata seorang wanita, dia agak pendek tapi centilnya minta ampun.


iya ada apa....???? kata Caca lembut, di sini biar gue aja yang ngerjain elo di panggil kepala office katanya di suruh bersihin gudang.


tapi kok saya sih mbak ...???? kata Caca tak terima, bukan cuma kamu kok semua anggota baru di sini harus bersihin gudang itu.


biar tahu letak peralatan, dan perlengkapan kita kata wanita itu mencari alasan. tapi kamu yakin itu alasannya.....!?!! kata Caca menyelidik.


kenapa kamu enggak percaya.....???? kamu fikir saya bohong... ??? kalau enggak percaya, kamu tanyakan aja sendiri sama kepala office. lagian elo juga enggak sendiri kok, ada yang lainnya di sana kata wanita


itu seolah perkataan nya sangat meyakinkan.


ya udah deh gue percaya, oh iya nah sekalian bawa kain pel nya. di sana soalnya kotor banget, Caca lalu masuk keruangan gelap itu bersama kepala office dan juga dua orang wanita.


kepala office lalu menghidupkan lampu itu, nah disini kita akan membersihkan gudang ini kata kepala kebersihan itu.


oh iya saya cuma mau ingatkan, kalian harus cepat membersikan nya. karena kalau malam disini banyak hantu nya kata kepala pelayan itu, Kya.....!!!???..... kata mereka karena ketakutan.


awalnya Caca dan dua orang lainnya membersihkan gudang itu bersamaan, tapi lama-lama Caca tidak melihat dua orang itu.


kemana dua wanita itu....??? kok aku enggak lihat ya kata Caca bicara sendiri. ah nggak usah mikir yang aneh-aneh, mending aku segera bersihkan tempat ini sebelum sore.


Caca sudah hampir dua jam lebih membersihkan tempat itu, karena dia sangat hobi bersih-bersih dia akhirnya tidak sadar jika sekarang sudah hampir senja bisa di bilang jam tujuh malam.


loh kok dua orang itu hilang ya batin Caca mulai takut, ia kemudian berjalan menyusuri gudang itu kok perasaanku merinding ya kata Caca celingak-celinguk kiri dan kanan.


ia lalu melihat beberapa lukisan yang


seolah-olah hidup, astagfirullah ini perasaan ku atau memang nyata batin Caca dan terus berjalan.


dia mencari hapenya, lalu menelpon seseorang tapi tiba-tiba ada bayangan putih yang melintas di belakang nya.


Caca sebenarnya sangat ketakutan, jantung nya sangat kencang berdetak, bahkan serasa mau meloncat.


ya tuhan siapa dibelakang ku batin Caca, ia tidak berani membalikkan tubuhnya. tapi sepertinya bayangan putih itu mulai mendekat, saat telepon Caca diangkat oleh orang di seberang, tapi hape itu


tiba-tibater jatuh. saat dua orang dengan rambut panjang, yang menutupi wajahnya itu tepat berada di depannya.


Kya..... kata Caca menjerit ketakutan, ia berusaha berlari lalu membuka pintu yang tidak tahu itu pintu apalah. tapi ternyata itu jalan buntu, Caca tIdak tahu harus berlari ke mana lagi.


dia hanya menangis ketakutan, aku mohon hantu aku minta maaf jika mengganggu istirahat kalian kata Caca terbata-bata dan dengan air mata yang sudah mengalir.


rasanya ia sudah tidak sanggup lagi berdiri tegap,


baik kami tidak akan menggangu lagi, tapi kamu harus berhenti dari perusahaan ini kata hantu itu.


baik-baik saya akan berhenti kata Caca, kedua hantu itu makin maju sehingga Caca juga makin mundur-mundur dan dia akhirnya terjatuh dari atas gedung itu dan masuk ke dalam kolam renang yang sudah lama tidak di gunakan.


kedua hantu itu nampak ketakutan, gimana ini kata mereka berdua. udah biarin aja tapi gimana kalau dia mati kata temannya, kita hanya melakukan tugas kalau dia mati kan malah bersyukur daripada dia hidup dia akan tahu siapa kita kata kedua wanita itu lalu pergi.


ca....caca ..... kata Arel menjerit dan mengeringkan mobilnya, ada apa rel...??? pelan-pelan lah bawa mobilnya kakak iparmu ini bisa mati sakit jantung kata Ningsih kesal.

__ADS_1


maaf kak, soalnya Caca tadi nelpon tapi dia bukannya bicara, malah menjerit kata Arel khawatir.


sekarang coba ku hubungi lagi, gimana aktif kak tapi tidak diangkat. Ningsih dan Arel saling pandang memandang, kok kayaknya perasaan kakak jadi enggak enak ya kata Ningsih Arel juga kak kata Arel mulai membayangkan yang tidak-tidak.


__ADS_2