
Eps 6
karena jam pelajaran pertama sudah selesai, Finka berinisiatif mengajak Arel untuk makan ke kantin karena sedari tadi Arel hanya sibuk melihat berbagai jenis lomba yang diadakan pihak university untuk acara perpisahan kakak-kakak senior.
setiap kelas harus memiliki masing-masing perwakilan dan harus menunjukkan bakat mereka masing-masing. dan Arel sangat suka dengan yang namanya perlombaan karena menurut dia perlombaan itu menyangkut tentang harga diri seseorang agar dapat diakui oleh orang lain bahwa ia lebih baik' tanpa harus mengandalkan siapapun. karena sedari kecil ia sudah kaya dan pintar sehingga banyak yang mengatakan bahwa Arel dapat melakukan apapun. itu semua di karenakan kedua orang tuanya yang kaya, sehingga tinggal menyuap sudah selesai perkara begitulah kata teman-teman Arel saat mereka kecil. hingga ambisi Arel menjadi lebih baik dari siapapun sangatlah tinggi, dan Finka tahu akan hal itu.
tapi kan nggak segitu nya kali, gue yang dari tadi disini di lirik pun enggak batin Finka kesal.
kak kata Finka lalu mengambil kertas brosur itu, Arel hanya melihat finka. kak kita ke kantin yuk Finka laper ni kata Finka berkata manja sembari memegang perutnya, loh emangnya kamu belum makan kata Arel khawatir, Finka hanya menggeleng kan kepala dan bersikap sangat lugu. melihat hal itu Arel yang awalnya ingin marah hanya bisa menghela nafas ,,,.....hemmm.... baiklah kata Arel. ia tidak ingin memarahi wanita yang diam-diam ia sukai, apalagi dengan sikap Finka yang Sangat polos begitulah Arel menganggap nya, padahal dalam hati Finka berkata,,,, yes... akhirnya kak Arel mau diajak ke kantin dan dia masih juga khawatir sama gue seneng nya batin Finka sambil merangkul tangan Arel, melihat hal itu Arel hanya tersenyum begitupun sebaliknya.
Ketika hendak berjalan Angel dan Ami memanggil Finka, .......
Finka .... tunggu, kalian mau kemana tanya Ami, ke kantin jawab Finka, oh ya kata Ami senang karena dapat makan secara gratis seperti saat kemarin mereka ke kantin. kita ikutan boleh nggak tanya Ami.
emm .....kata finka sambil berfikir....bukan nya elo masih ngerubunin cowok itu ya lalu ia menunjuk Vinto dengan menggunakan mulut dan mata nya, dan saat itu juga matanya bertemu dengan mata Vinto meski agak sedikit jauh. Vinto tersenyum melihat finka sedang Finka merasa takut kalau-kalau Vinto mengatakan bahwa ia pacarnya di depan Arel, karena pria itu sepertinya agak nekad begitulah pikir Finka. ya udah deh kalian boleh ikut lagian kalian kan udah jadi temen gue kata Finka sembari melihat arel dan tersenyum.mereka pun berjalan ke arah Kantin Ami dan Angel berjalan mendahului Arel dan Finka. ya udah kita duluan biar langsung cari tempat yang cocok,.....Ok.....!!, kata Finka.
Arel lalu mengacak-acak rambut Finka dan berkata; ternyata kamu sekarang sudah dewasa semenjak kakak nggak di sini kata arel, iya dong emangnya kakak yang masih cengeng karena nggak punya temen ejek Finka balik. kamu ya kata Arel,,,, sekarang sepertinya sudah semakin pandai berbicara .Finka hanya menjulurkan lidahnya centil seolah mengejek dan berlari meninggalkan Arel untuk mengejar Ami dan Angel.Arel hanya tersenyum melihat kelakuan Finka yang dianggap sangat imut oleh Arel.
pemandangan itu dapat dilihat oleh Vinto yang sedari tadi mengikuti mereka, iya sangat membenci hal itu, kenapa iya harus melihat arel lagi setelah apa yang Arel lakukan padanya waktu di London.
mereka sudah sampai di kantin dan memilih tempat duduk paling pojokan, lebih tepatnya Ami yang memilih kan tempat tersebut itulah kebiasaan aneh ami katanya biar enak saat bercerita, kami hanya mengikuti saja. kami pun memesan makanan dan minuman, sambil menunggu makanan datang kami pun bercerita, tapi tak lama kemudian datanglah seorang pria.
....Halo .... bro...., apa kabar lalu memukul pundak Arel sembari duduk, Arel hanya melihat sekilas dan kembali ke posisi awal, apa elo masih ingat gue??? kata Vinto atau elo udah lupain gue???, gimana elo sama dia apa masih bersama katanya lagi atau elo udah dapat pengganti sehingga ke sini kata Vinto tanpa ada Jedah sedikitpun, Arel hanya tersenyum sambil meminum air putih yang ada di meja. kami juga hanya bisa menatap dengan bingung,dan heran kemana sebenarnya arah tujuan dia bercerita batin kami, karena tiba-tiba muncul dan langsung berkata seperti para wartawan yang sedang mencari informasi.
karena Arel seperti nya tidak menggubris perkataan nya, Vinto kembali' lagi bercerita, Finka kamu tahu tidak seketika itu Arel langsung menoleh seolah tak memperbolehkan Vinto menceritakan hal yang tidak penting, melihat tatapan itu vinto langsung merasa ketakutan ia akhirnya mengurungkan niatnya. dan Finka tahu akan hal itu, karena penasaran Finka akhirnya pun bertanya, apa emangnya yang ingin kau katakan Vinto kata Finka, gue cuma mau bilang kalau kita semuanya satu kelompok,
apa???? kata Ami heboh beneran, Vinto hanya mengangguk, bagus batin Ami dengan begini gue bisa makin dekat sama Vinto.
oh ya,. kata Finka seperti tak puas dan kesal namun tetap tersenyum dengan Jawaban Vinto,tak lama kemudian makanan pun datang.
__ADS_1
jadi gimana kapan kita ngerjain nya kata Angel, karena jadwal gue juga sangat padat katanya masih dengan logat barat nya, Finka yang mendengar itu tambah merasa sangat kesal ingin rasanya ia mengatakan bahwa jadwal gue juga lebih padat. tapi karena ada Arel ia mengurungkan niatnya dan berkata Sangat lembut,. ....oh ya, kalau begitu bagaimana kalau kita mengerjakan nya setelah pulang kuliah, sekalian di rumah gue katanya lagi, ...Ok..... setuju' itu kata Vinto karena ia penasaran dengan rumah keluarga Williams, bagaimana dengan kalian kita juga setuju, kak Arel kata Finka, kakak ikut kamu aja dan tersenyum.
tak sadar pelajaran hari ini sudah berakhir mereka akhirnya pulang, sebelum pulang mereka sudah berjanjian akan bertemu di parkiran karena sebagian dari mereka memiliki kegiatan sehingga harus menundanya dahulu atau langsung menyelesaikan nya.
jadi gimana guys apa sudah pada siap semuanya kalau sudah kalian mau pulang dulu atau langsung ke rumah gue, kata Finka ke rumah elo aja Fin biar cepet selesai, ok deh kalau gitu kalian bawa kendaraan nggak??? enggak kata Ami dan Angel.
gue bawa kata Vinto, elo bawa mobil atau motor??? gue bawa mobil kenapa elo mau nebeng kata Vinto, ya enggak la kata Finka sambil tersenyum. maksud gue kalau elo Bawak sekalian bawa angel dan Ami,jadi elo kata Vinto lupa akan keberadaan Arel yang sudah di dalam mobil, gue sama kak arel kata Finka lalu memasuki mobilnya kalian hati-hati kami duluan. akhirnya mobil Vinto juga ikut melaju mengikuti mobil yang di kendarai Arel.
sebenarnya dari tadi ada pertanyaan yang menggeliat di kepala Vinto ia sangat penasaran bagaimana bisa Finka memiliki kakak seperti Arel,
ia tidak sadar jika di depan ada orang yang sedang lewat, Vinto awas kata Ami dengan suara yang kencang sehingga membuat Angel terkejut saat sedang melukis, begitupun juga Vinto ia kemudian membanting setir mobil dan langsung mengerem nya. wanita yang ingin tertabrak tadi hanya terdiam dan terkejut akan kejadian yang menimpanya, semua buku yang ia bawa berserakan tapi ia tidak apa-apa.
vinto kemudian turun dari mobil nya ia tidak ingin berlari dari masalah karena memang ialah yang bersalah, begitupun juga Ami dan Angel mereka mengikuti Vinto turun.
... kamu' tidak apa katanya khawatir melihat cewek itu hanya berdiri dan diam, Arel sangat terpukau dengan kecantikan gadis ini kulitnya tidak hitam, rambutnya hanya sebahu dan berwarna agak merah,badan nya bagus tidak pendek juga tidak tinggi, dan yang paling membuat nya kagum ia tidak mengenakan pakaian yang seksi melainkan pakaian traning dan kaus oblong serasi sekali dengan perpaduan wajah yang tanpa
make-up sedikitpun, terpapar sinar matahari sore sungguh sangat manis, begitulah batin Vinto, ia sampai lupa tujuan nya tadi keluar dari mobil,.......... Amel mengumpuli kertas,dan bukunya yang berserakan ia tak perduli orang yang masih terpukau olehnya. melihat hal itu ami sangat lah marah, masak iya gue kalah sama cewek dekil, and kampungan ini begitulah batin Ami.
Ami kemudian memijak kertas' yang akan di pungut amel, melihat hal itu amel hanya tersenyum melihat tingkah Ami, ia tahu bahwa tatapan Ami menandakan ia tidak suka keberadaan Amel yang itu artinya kalau bukan ia pacarnya pria ini,maka ia pans nya pria ini.
vinto akhirnya tersadar ketika angel mendatangi nya lalu angel menunjuk ke tempat Ami, Vinto melihat posisi Ami yang berdiri memijak kertas' yang hendak di ambil oleh wanita itu. Ami, kata Vinto marah elo apa-apaan sih bukan nya di bantuin malah di pijak lalu Vinto mengambil kertas dari kaki Ami, aku kata Ami kelabakan karena kepergok oleh Vinto. tetapi Vinto tak memperdulikan hal itu kemudian ia memberikan kertas yang ingin di ambil wanita tadi......
__ADS_1
maaf kata Vinto kaku, oh gak papa kata wanita tersebut, kamu' nggak papakan kata Vinto khawatir. Amel hanya mengangguk, aku benar-benar tidak sengaja' maaf kata Vinto lagi karena ia orang nya sangat gugup jika bertemu dengan orang yang ia suka.
Amel hanya tersenyum lalu berkata ;
maaf tuan buat apa mempermasalahkan hal-hal kecil yang sepele,hanya akan membuang waktu kita yang sia-sia bukan, kalau begitu saya permisi kata Amel kemudian.
vinto hanya bisa diam membatu tak bisa berkutik, sedang orang Ami dan Angel hanya bisa tertawa karena lucu'. tunggu kata Vinto lagi, menyuruh Amel untuk berhenti Amel pun akhirnya diam di tempatnya dan tidak menoleh sedikit pun. lalu Vinto berkata lagi karena ia merasa tidak puas jika ia tidak mengetahui nama wanita tersebut, karena dengan adanya nama maka ia dapat mencari informasi tentang gadis di depannya ini begitulah pikir Vinto dalam hati.
.......** bukan nya kata orang kalau tak kenal maka tak sayang maka dari itu ijinkan saya memperkenalkan nama saya, layaknya seorang pangeran yang sedang merendahkan diri. Amel hanya terdiam dan tidak menoleh sedikitpun, saya berasal dari keluarga Anarto katanya agar terlihat terpandang sehingga Amel dapat berfikir yang seharusnya banyak menghabiskan waktu sia-sia adalah pria di depannya ini. Amel hanya tersenyum masih dalam posisi yang sama, lalu menoleh sekilas apakah nama tuan,.... Vinto Anarto kata Amel, seketika itu membuat Vinto bahkan bukan hanya dia, Ami dan juga angel sangat terkejut, pasalnya tak ada yang pernah tahu bahwa Vinto sudah sangat terkenal karena nama Vinto jarang di cantumkan di dalam koran maupun majalah sehingga banyak yang tidak tahu kecuali Vinto sudah berumur 22 tahun begitulah peraturan bagi beberapa keluarga kaya dan jika pun ada itu hanya nama kepala keluarga nya saja dan bagaimana wanita ini tahu kalau di depannya ini adalah Vinto Anarto.
mereka semua pada bingung dan heran siapa sebenarnya wanita ini begitulah pikir mereka. kemudian Amel berbicara lagi maaf jika saya sudah menghabiskan waktu tuan dan nyonya sekalian. kalau begitu saya permisi dulu,Amel pun berlalu kemudian berhenti sejenak di depan angel yang memegang sebuah gambar yang tadi ia gambar.
gambar kamu' bagus tetapi pewarnaan kamu masih salah, jika ingin mewarnai jangan berlawanan arah Amel pun tersenyum dan pergi memasuki mobil yang sudah menunggunya di depan. angel hanya bisa melongo seperti orang bodoh ia sangat terpukau dan bahkan terhipnotis dengan perkataan Amel.
Vinto dan Ami melihat mobil yang di kendarai wanita itu bertuliskan nama keluarga Williams di plat belakang mobil, itu kata Ami dan Vinto serentak dan saling menatap,, sedang angel masih melongo melihat kepergian Amel.
tin...tin.... Vinto mengklekson mobilnya sehingga menyadarkan angel dari tingkah bodohnya,,,,,,, ......woy..... angel mau sampai kapan kamu' berdiri di situ kata Vinto yang sudah di dalam mobil. Angel pun akhirnya masuk, kita ikuti mobil itu kata Vinto Ami hanya mengangguk mantap iya hanya penasaran sedang angel kebingungan, loh kenapa kita ikuti bukan nya kita mau ke rumah Finka nanti kamu' juga tahu kata Ami.
kali ini Vinto percaya bahwa itu adalah kakak iparnya Arel, makannya Arel dan finka bisa memanggil kakak dan adik, tapi kapan nikah nya pikir Vinto lagi......ah....masa bodoh yang penting gue udah tahu siapa dia, memang ya keluarga Wijaya ini tidak Abang tidak adik semuanya sama saja suka nikung cewek yang gue taksir, kali ini gue nggak boleh gagal.
**ha....ha....ha...lucu kan guys Arel salah
persepsi 😂😂😂😂😂
mohon dukungan nya ya guys,semua yang
pada suka' novel 🤗
__ADS_1