Antara janji benci dan cinta

Antara janji benci dan cinta
SATU RUMAH


__ADS_3

Eps 28


 


sesampainya di parkiran bawah Arel langsung menyuruh Amel untuk masuk ke dalam mobil, Amel hanya mengikuti perintah Arel karena ia tidak mau berdebat lagi dengan Arel.


 


Arel langsung melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang, hei wanita.... kata Arel mencoba berbicara dengan Amel. hapus air matamu, dan jangan bilang kalau gue telah membuat elo menangis. oh ya satu lagi tanda tangan kontrak ini, Arel lalu menyodorkan surat perjanjian yang telah ia buat.


Amel lalu mengambil surat itu dan langsung menandatangani nya tanpa harus membacanya terlebih dulu, nah kata Amel karena ia sudah selesai menandatangani kontrak perjanjian itu.


Arel lalu menerima kertas itu dengan tangannya yang kiri, hei....kata Arel sambil tetap melajukan kendaraannya. elo enggak baca dulu tanya Arel bingung, emang nya elo enggak takut kalau gue nulis yang tidak menguntungkan bagi elo.


peduli amat kata Amel acuh tak acuh, gue juga tahu. paling surat itu isinya kita akan mengakhiri kontrak ini jika finka sudah siuman, dan kita juga tidak boleh berhubungan atau bersentuhan kecuali dalam keadaan terpaksa kata Amel enteng.


oh ya kata Arel sambil tersenyum licik, elo yakin gue hanya nulis itu kata Arel sambil melirik amel. tapi Amel tetap tak perduli pada Arel, oke.... elo udah tanda tangan kontrak ini, jadi elo enggak boleh ingkar janji kata Arel.


di dalam surat itu tertulis, bahwa elo tidak boleh berhubungan dengan lelaki manapun apalagi kak rama kata Arel menjelaskan.


apa...!!!..???? kata Amel melotot sambil melihat arel, elo gila' ya. ngapain elo


ngatur-ngatur gue berhubungan dengan siapa....!!!????.... kata Amel marah, Arel hanya mengangkat bahu seolah tak perduli.


lantas bagaimana dengan mu kata Amel, Arel kembali' Tersenyum. ya gue tentu saja boleh, kalau enggak siapa yang memenuhi hasrat gue kata Arel sambil tersenyum mesume.


memang semenjak Finka koma, Arel selalu ke bar tapi tidak tahu ngapain apakah dia bermain dengan wanita atau hanya membuang suntuk.


Amel kembali' menatap tajam Arel, iya tidak terima dengan perjanjian itu. tapi dia sudah menandatangani kontrak itu.


aku enggak nyangka kalau elo selicik itu kata Amel ketus, Arel tetap tidak perduli pada Amel.


pokoknya gue nggak setuju dengan perjanjian itu kata Amel marah, bukannya elo udah tanda tangan kata Arel.


oh ya gue lupa satu lagi, elo dilarang pakai baju seksi di depan lelaki lain selain di depan gue kata Arel bangga.


dia sangat tidak suka jika Amel memakai pakaian yang seksi di depan pria lain, apalagi di depan kak rama. sedangkan di depan dirinya, Amel selalu pakai pakaian yang bisa dibilang tertutup sekali.


Amel benar-benar tidak tahan dengan Arel,


ia lalu mengambil kertas itu dari tangan Arel namun arel mengangkat tangannya ke atas.


apa yang elo mau lakuin...???.. kata Arel terkejut, elo gila ya kata Arel karena ia hampir saja menabrak tiang.


elo yang gila kata Amel marah, bawa sini kertas itu kata amel saat mobil Arel menepi.


kenapa juga gue harus penuhi, kan elo udah tanda tangan kata Arel datar. Amel sangat tidak sabaran, ia lalu membuka sabuk pengamannya dan langsung mendekati Arel untuk mengambil kertas itu.


Arel sebenarnya terkejut saat Amel merangkak di depan nya, apa yang akan dilakukan wanita ini batin Arel gugup. Amel menggapai tangan Arel,. hingga membuat posisinya di atas Arel. pokok nya gue harus bisa merobek kertas ini segera, kalau tidak dia bisa melonjak batin Amel.


apa yang mau elo lakuin....!!!..???? kata Arel terbata-bata, karena dia sangat gugup melihat posisi Amel yang sudah sangat menggoda.


Amel tak memperdulikan Arel, ia semakin mendekat kan dirinya ke wajah Arel. Arel benar-benar sangat tegang saat wajah nya berada tepat di buah montok Amel, bahkan sampai bisa mencium nya ya walaupun masih tertutupi oleh pakaian.


kasih ke gue surat ini kata Amel marah, ia masih berusaha untuk mengambilnya. Arel benar-benar sudah tidak tahan lagi, karena wajahnya benar-benar sudah sangat menempel dengan buah peach montok, dan Kenyal milik Amel. apalagi Amel


menggosok-gosok kan buah dadanya, karena ingin mengambil surat itu. ia tidak sadar bahwa, Arel sangat menegang karena ulahnya.


Arel lalu memeluk pinggang Amel dengan menggunakan tangan yang satunya, Amel terkejut saat ada yang menyentuh pinggang rampingnya.


apa yang elo lakuin...!??? kata Amel, tapi


tiba-tiba mereka terjatuh kebawah.karena arel menekan tombol kursi mobil dalam posisi tidur, sehingga menyebabkan mereka jatuh kebelakang.


AW....... kata Amel karena ia merasakan sakit di bagian dadanya, ia sangat terkejut. karena dadanya sudah berada tepat di atas wajah Arel, menempel dan menutupi semua wajah pria itu.


Kya........kata Amel menjerit, apa yang elo lakuin...!!!???... katanya, sambil memukul-mukul dada bidang Arel. dasar mesum kata Amel marah, lalu bangun dan langsung duduk di kursi nya dengan wajah yang sangat merah karena menahan rasa malu.


Arel mengembalikan posisi duduknya, dan menyimpan kertas itu ia lalu melirik Amel dengan tatapan menggoda. apa kau malu...??? bukannya elo udah terbiasa kata Arel mengejek.


diam kau.... kata Amel marah lalu memiringkan kepalanya ke dekat jendela, ia sangat malu dengan perbuatannya yang sangat gegabah.


Arel lalu melajukan mobilnya lagi sambil membayang kejadian mesum itu, sebenarnya ia juga sangat malu.


untung aja gue bisa nahan, batin Arel lalu melirik Amel dasar cepet banget tidurnya.


sesampainya di rumah Arel langsung memarkirkan mobilnya, ia lalu membuka pintu mobil Amel tanpa membangun kan amel yang sedang terlelap.


girang, anes dan juga Rama datang menghampiri mereka, Arel...???..!! kata anes mama mereka. kemana kamu membawa Amel....???? katanya marah, Arel hanya diam saja.


ia lalu mengendong Amel, layaknya seorang princess. anes sangat terkejut, saat melihat Amel tertidur.


kenapa dia Arel....???? kamu apakan Amel....???? kata anes khawatir. emm....kata Amel merenggang kan tangan nya lalu mengapit keduanya di leher Arel.


arel lalu melihat mamanya ma, hush....kata Arel memberi kode dengan bibirnya. Amel sedang tidur, mungkin dia lelah aku akan membawanya ke kamar dulu. kata Arel sambil berjalan melewati kakak nya, yang sedang terbakar api cemburu.

__ADS_1


syukurlah pa, sepertinya hubungan mereka sudah lebih baik kata anes bahagia. mama benar, kata girang lalu mereka pun ikut masuk.


ma ....tunggu, kata Rama. ada apa nak...??? kata anes. aku yakin Arel pasti bohong, dia pasti telah melukai Amel kata Rama. mungkin kamu benar sayang, kata anes membelai rambut Rama. tapi kamu lihat sendiri Amel bisa tidur gitu, bahkan dia digendong oleh Arel pun tidak bangun.


tapi ma.... kata Rama kekeh, sudahlah Rama lupakan Amel. dia sudah menjadi istri adik kamu kata anes, lalu masuk meninggalkan Rama di luar sendiri. anes tahu jika Rama sangat mencintai Amel, sehingga ia tidak akan pernah mengikhlaskan jika Amel menikah' dengan Arel.


pokoknya gue harus bisa buat mereka percaya, bahwa arel selalu buat Amel menderita batin Rama geram.


..............................


 


di dalam kamar, Arel membaringkan tubuh Amel pelan-pelan agar Amel tak terbangun.


 


entah kenapa ia sangat suka dengan wajah Amel yang damai saat tertidur, ia memandangi wajah Amel sambil membuka baju ia kemudian masuk ke kamar mandi untuk mandi.


Amel kemudian bangun dari tidurnya saat ada yang mengetuk pintu kamar mereka...tok...tok...tok


huam . ..kata Amel menguap, sambil merenggangkan kakinya. iya tunggu sebentar kata Amel, dia berfikir bahwa sekarang dia sedang ada di rumah.


ada apa ma...???? kata Amel sambil membuka pintu kamar mereka. Amel sangat terkejut saat Rama sudah berdiri di depan kamarnya, dengan membawa koper miliknya. loh....!!! kakak ngapain di depan kamar Amel...??? dan kenapa kakak' membawa koper Amel....????..!!!! tanya Amel bingung.


Rama hanya tersenyum, melihat tingkah lucu amel saat bangun tidur. Rama lalu


mengacak-acak rambut coklat kemerahan milik Amel,. kakak kata Amel sambil merapikan rambut nya. ini memang koper kamu, tapi sekarang kamu sudah tinggal di keluarga Wijaya kata Arel menyambung perkataan Rama.


ia baru saja selesai mandi dan hanya memakai sehelai handuk kecil, karena tadi dia mendengar ada yang berbicara. dia langsung mendatangi sumber suara itu, apa yang kakak lakukan di sini....???? kata Arel sinis.


aku hanya ingin mengantarkan koper Amel kata Rama, Amel tidak sadar jika Arel hanya mengenakan handuk dia pikir Arel telah memakai baju. oh iya kak makasih ya, kata Amel sambil menarik kopernya. Rama hanya tersenyum melihat Amel, mama menyuruh kalian untuk segera turun makan malam sudah siap kata Rama.


oh...ya... kata Amel girang, iya sudah tidak pernah makan masakan mama anes. kalau gitu ayok kata Amel santai. tidak tahu jika orang di belakangnya, sudah terbakar cemburu.


mau kemana kamu...???? kata Arel sambil memegang tangan Amel. ya tentu saja mau makan malam sama paman dan bibi, memangnya mau lihatin wajah mu kata Amel ketus. Rama hanya tertawa melihat Amel, tidak boleh...!!!! kata Arel marah. kenapa tidak boleh kata Amel ikut marah' juga, kau pikir aku tidak lapar apa kata Amel tanpa melihat wajah Arel sedikitpun.


ayo kak kata Amel, tapi tiba-tiba anes datang melihat mereka semua.


anak-anak kenapa kalian lama sekali kata anes, sambil berjalan menaiki tangga. saat sudah sampai di atas anes sangat terkejut, saat melihat Arel yang hanya mengenakan handuk. sambil memegang tangan Amel, yang ingin pergi.


ada apa ini....??? kata anes bingung, dan kamu Arel kenapa kamu hanya mengenakan handuk saat keluar...????...!!! kata anes. karena di rumah mereka, banyak sekali pembantu yang masih gadis.


Arel juga terkejut, ia lupa kalau dia tidak mengenakan pakaian. Amel juga terkejut saat anes berkata seperti itu, ia lalu melihat kearah belakang dan mendapati dada bidang dan perut sixpack Arel. maklum namanya sering GYM.


Arel dapat melihat tangan Amel gemetar karena malu, iya lalu menarik Amel ke pelukan nya. hingga membuat Rama, dan anes terkejut.


apa yang kau lakukan...???? kata Amel berbisik di dada bidang itu. Arel dapat merasakan tiupan di dada bidangnya, Arel lalu menekan kepala Amel hingga hingga membuat Amel benar-benar mencium tubuh nya.


mama,... maaf kata Arel. tadi Arel habis mandi, terus mau minta Amel pakaikan baju Arel kata Arel sambil memeluk Amel erat.


Rama benar-benar sudah tidak tahan dengan pemandangan di depannya, ia ingin sekali menarik amel dari Arel.


oh ....gitu, dasar kalian mama pikir kenapa.


ya udah Amel kamu bantuin suami kamu pakai baju dulu. setelah itu baru makan malam kata anes, lalu menarik tangan Rama. tapi ma...., kata Rama ingin menolak mamanya. ayok, kata anes memaksa Rama turun ke bawah.


setelah itu Arel langsung merenggangkan pelukannya, Amel langsung menjauh dari arel. kau gila ya, kau ingin membuat aku mati tak bernapas kata Amel marah dan kesal terhadap Arel. Arel hanya tersenyum bangga, karena dia bisa menang dari kakak' nya.


masuk kata Arel sambil membawa koper Amel, enggak.... ngapain juga gue ikut elo...??? kata Amel ketus. Arel langsung menarik tangan Amel, dan masuk ke dalam kamar mereka.


ya.... .. Arel, kata Amel marah. elo lupa ya kalau mama tadi bilang apa, elo harus bantuin gue pakai baju kata Arel lalu mengunci kamarnya.


kenapa kau menguncinya...??? kata Amel takut, ya gue enggak mau aja kalau ada yang melihat kita kata Arel menggoda Amel lagi.


siapa juga yang mau lihat elo, paling juga cicak yang mau ngintip kata Amel sambil tertawa. ha....ha...ha... Arel sangat kesal sama wanita di depannya, beraninya dia berkata seperti itu.


diam....!!!???... kata Arel marah, Amel hanya memanyunkan bibirnya tanda dia tidak suka. cepat ambilkan bajuku kata Arel memerintah, emangnya aku pembantu mu kata Amel marah. cih kata Arel meludah, bukannya elo juga pernah jadi pembantu kata Arel mengejek Amel.


Amel hanya bisa tersenyum miris, mendengar nya. kamu benar aku pernah menjadi pembantu, tapi aku sekarang istrimu kata Amel masih dengan ekspresi yang sama.


benarkah....???? kata Arel sambil memegang handuk kecilnya, kalau begitu lakukan tugasmu sebagai seorang istri kata Arel. hentikan..... kata Amel sambil menutup matanya, dengan menggunakan tangan nya.


baik aku akan mengambilnya baju mu, tapi kata Amel sambil menunjuk Arel dengan menggunakan tangan kanan nya tetap pakai handuk mu dan jangan buka kata Amel kesal lalu pergi ke lemari baju Arel.


dasar pria gila, tak punya malu kata Amel mengupat arel.


Arel hanya tersenyum mendengar ocehan Amel, dasar apa sebenarnya yang dia pikirkan padahal aku hanya ingin memperbaiki handuk kecil ini karena sudah mau melorot batin Arel.


ia lalu ke ruang ganti untuk memakai CD, Amel lalu mengetuk pintu itu...tok...tok .tok.. nah ini baju kamu kata Amel.


bawa koper kamu kesini, apa...??? kata Amel bingung.


pria ini enggak mungkin kan mau pakai bajuku batin Amel bergidik, apa yang kau pikirkan....??? kata Arel mengintip dari pintu ruang ganti itu.


enggak ada kata Amel lalu mengambil koper nya, masuklah kata Arel.

__ADS_1


Amel hanya mengikuti perintah Arel karena ia malas berdebat dengan arel, ia lalu masuk kedalam ruangan besar itu.


Amel sangat terkejut saat melihat ruangan itu, terlalu banyak sekali baju,sepatu, dan bahkan tas semuanya branded keluaran terbaru batin Amel, kamar ku aja enggak sepenuh ini.


kenapa kamu terpukau....??? kata Arel membuyarkan lamunan Amel, enggak biasa aja kata Amel sambil melihat kearah lain karena dia malu.


ini semua punya kamu kata Arel sambil memakai baju, oh... kata Amel acuh tak acuh padahal dalam hati ia sangat senang.


tunggu bukannya kau tadi meminta baju padaku, kata Amel sambil melihat Arel. betul sekali, tapi baju yang kau pegang itu sudah jelek'. apakah kau ingin suami mu pakai baju ini, kata Arel lalu menunjuk baju yang Amel pegang aku bisa alergi kata Arel mengejek.


kau....kata Amel marah, sudah lah hentikan kemarahan mu itu. lebih baik kita makan dan tinggal kan baju itu, kata Arel lalu memegang tangan Amel. trik apa lagi yang akan elo lakuin kata Amel mulai muak dengan tingkah kekanakan Arel, diamlah .....!!!! pegang tangan gue aku enggak ingin mama dan papaku tahu kalau kita tidak akur kata Arel sambil menuruni tangga.


selamat malam bibi, paman kak Rama kata Amel sopan. selamat malam kata mereka, anes langsung berdiri menyambut menantunya itu jangan panggil bibi panggil mama kata anes sambil tersenyum. iya ma...mama.. kata amel gugup.


ya sudah ayok kita makan kata anes, Amel hanya mengangguk.


oh iya ngomong-ngomong kamu jadi memakaikan baju Arel tanya anes penasaran, Amel hanya tersenyum canggung. sedang Rama hanya diam, penuh dengan tanya dan kebencian. Arel kembali memanasi kakak nya itu, tentu saja dong ma. Amel sudah membantu aku memakai kan pakaian mulai yang kecil, sampai yang besar ya kan sayang kata Arel sambil tersenyum.anes dan girang hanya tersenyum melihat keromantisan mereka.


Amel seketika itu langsung memijak kaki Arel AW.....kata Arel karena merasakan kakinya cenat- cenut.


ada apa Arel ...???? kata anes, enggak ada kok ma. ini tangan Amel katanya, menyalahkan Amel. Amel seketika itu langsung melotot ia langsung mencubit perut Arel kuat. aw......AW...AW.... kata Arel lagi ia benar-benar merasakan sakit di bagian perut nya.


sayang tidak bisakah kau menghentikan nya sekarang, kata Arel sambil memegang tangan Amel kuat agar iya menghentikan aksi mencubit nya. nanti kita lanjutkan lagi di kamar,. kamu emang enggak malu ada papa, sama Mama, bahkan ada kak rama kata Arel menahan sakit di bagian perut nya.


girang dan anes hanya tertawa ha....ha...ha.... dasar kalian, jangan karena tidak bertemu kalian tidak tahu menempatkan lagi. kata anes sambil tertawa, mama tidak sabar ingin menggendong cucu kata anes lagi.


hingga membuat pipi Amel benar-benar merah, karena menahan rasa malu dan rasa marah akibat ulah Arel. sedangkan Rama hanya bisa diam tak bergeming sedikitpun.


ya udah ayo kita makan kata anel mempersilahkan, Amel lalu mengambil nasi dan lauk nya. ketika ia ingin menyuap ke mulutnya, tiba-tiba makanannya dimakan oleh Arel.


sayang tidakkah kau ingin mengambil kan milikku, kata Arel manja hingga membuat anes dan girang tertawa melihat mereka.


Amel benar-benar sudah tidak bisa lagi menahan kemarahannya, ia pingin sekali mencubit dan mencabik-cabik Arel. tapi tangannya di tahan oleh Rama, Amel kemudian melihat kearah Rama. yang dilihat hanya bisa menggeleng dan Tersenyum, Amel juga tersenyum melihat Rama ditambah lagi tangannya di pegang saja oleh Rama.


Arel dapat melihat Amel yang tidak memperdulikan dirinya, ia sangat marah namun dia juga harus menahan kemarahannya.


sayang kamu lihat kemana, suami kamu' disini kata Arel manja. amel hanya bisa menarik napas panjang, menghadapi cecunguk alay ini.


maaf kata amel sambil tersenyum terpaksa, enggak papa kok kata Arel. suapin aku kata Arel lagi, Amel benar-benar telah habis kesabaran nya. namun tangan Rama masih memegang tangan nya erat, seolah memberi semangat kepada Amel.


bukankah kamu ingin makan sendiri kata Amel sambil tersenyum, tapi aku mau kamu yang menyuapinya kata Arel manja. lalu bagaimana aku makan...??? kata Amel, kan tangan kamu ada dua. Arel tahu bahwa kaka nya Rama,sedang memegang tangan istrinya.


ia benar-benar cemburu, lalu bagaimana dengan kamu' ...??? apakah tangan kamu tidak bisa memegang sendok...??? kata Amel masih tetap tersenyum palsu. Arel hanya bisa diam, sudahlah Arel jangan ganggu istrimu lagi kata anes. Arel masih tetap diam tak berkutik sedikitpun, Amel lalu menyodorkan piring yang sudah berisikan lauk pauk yang banyak.


nah ini aku sudah ambilkan buat kamu, makan yang banyak supaya kamu bertenaga kata Amel sambil tersenyum licik. Arel hanya bisa melotot melihat makanan yang menumpuk di piring nya, wanita ini benar-benar licik batin Arel kesal.


kamu benar sayang aku harus bertenaga, supaya bisa memuaskan kamu kata Arel sambil memakan nasinya. Amel seketika itu langsung tersedak dengan kata-kata Arel uhuk...uhuk...uhuk.... ya ampun apa yang terjadi sayang kata Arel sambil mengambilkan air minum, namun sudah keduluan oleh Rama terimakasih kata Amel lembut pada Rama.


Arel sangat marah tapi iya tidak bisa berbuat apa-apa, ia hanya melahap makanan nya dengan kasar. Amel hati- hati makannya, udah jangan dengerin Arel kata anes. Amel hanya tersenyum, makan malam pun selesai.


ya udah ma kalau begitu kami tidur duluan, soalnya besok aku ada rapat kata Arel mengajak istrinya untuk tidur.


pria ini benar-benar bikin gue emosi batin Amel, ya padahal mama masih ingin mengobrol dengan Amel kata anes sedih'. bagus ada cela batin Amel, ya udah arel kamu duluan tidur gih. aku kan masih mau ngobrol sama mama juga, kata Amel mencari alasan.


Arel hanya menatap Amel, padahal ia berencana ingin menghukum Amel. wanita licik ini mau kabur takkan aku biarkan kata Arel dalam hati. tapi mama ingin cepat punya cucu jadi gimana Amel bisa ham..


Amel langsung menutup mulut busuk' Arel, mama ayok kita ngobrol jangan dengar kan Arel kata Amel lalu pergi. tunggu apa kamu tega meninggalkan suamimu tidur sendiri, kata Arel manja.


pria ini benar-benar tidak punya malu berkata hal-hal yang tidak masuk akal', jadi kayak gini isi perjanjian itu. nggak akan aku ikuti batin Amel masih tetap berjalan keruang tamu, sedangkan Arel hanya naik ke tangga dan masuk ke kamar.


apakah kamu yakin tidak ingin menemani Arel tidur, kata anes khawatir terhadap anaknya. anes sebenarnya sangat menyayangi Rama dan Arel, hanya saja Arel memang kurang kasih sayang karena ada Rama.


nggak papa kok ma kata Amel, merekapun bercerita sambil menonton. kemudian Arel datang lagi dan duduk di samping Amel, pria gila ini ngapain lagi sih batin Amel.


kamu ngapain ke sini.....????? tanya Amel.


tapi tanpa aba-aba Arel langsung tidur di pangkuan Amel, Kya...... kata amel menjerit tak percaya dengan tingkah Arel. anes, girang, dan Rama juga terkejut dengan perubahan Arel.


diamlah ..... kata Arel, aku mau tidur sebentar. kemudian bibi datang membawa kan buah segar, yang sudah dipotong-potong.


Bibik tolong matikan Lampunya kata Arel, baik den kata bik Isa. loh kenapa dimatikan....??? tanya Amel bingung, apa kamu tidak tahu....??? kata anes juga bingung kenapa Amel tidak tahu kebiasaan Arel.


kamu lupa ya sayang kalau aku tidak suka tidur terlalu terang, kata Arel agar tidak membuat orang tuanya curiga. Amel hanya cengengesan, oh iya aku lupa kata Amel canggung.


mereka akhirnya mengobrol dengan suasana yang remang-remang, tak sadar jam sudah 12 Malam. semua orang sudah sangat mengantuk, begitu juga dengan anes dan girang mereka sudah tidur duluan.


sedang Arel dan Amel juga sudah ketiduran, dengan posisi Amel duduk dan Arel tidur di pangkuan Amel.


sedangkan Rama, ia hanya menatap kekasihnya itu dengan tatapan sendu karena sekarang ia harus bersama adiknya. Rama kemudian bangkit dari duduknya, ia ingin memegang wajah Amel tapi tiba-tiba Arel bangun. apa yang kakak lakukan...??? kata Arel hingga membuatnya kaget. Arel lalu mengangkat Amel, sudahlah kak lupakan wanita ini bagaimanapun aku akan menyiksanya kata Arel lalu pergi meninggalkan Rama sendiri.


sesampainya di kamar Arel langsung meletakkan Amel pelan di ranjang agar iya tidak terbangun, iya lalu menyelimuti tubuh Amel sambil mematikan lampu kamar, dan menghidupkan lampu tidur.


Arel kemudian membelai rambut Amel yang lembut itu, ia kemudian berbicara sendiri. kenapa kau tega meracuni finka...??? kenapa....??? kata Arel sedih.' jika kau tak berbuat seperti itu aku tidak akan terlalu membencimu, walaupun kau telah merebut kasih sayang mereka dariku.


aku berjanji, akan membuat kamu membalas semua nya kata Arel lalu berbalik badan.

__ADS_1


__ADS_2